cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan
ISSN : 26857111     EISSN : 23386061     DOI : 10.21831
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan memuat dan menyebarluaskan hasil-hasil penelitian pendidikan dosen, dan penelitian disertasi mahasiswa S3 dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Hasil-hasil penelitian yang disampaikan pada jurnal ini tidak terbatas pada bidang evaluasi pendidikan tetapi juga hasil penelitian dan evaluasi pendidikan dalam arti luas, seperti bidang teknologi dan kejuruan, ilmu pengetahuan sosial, pendidikan luar sekolah, linguistik terapan, teknologi pembelajaran, manajemen pendidikan, pendidikan sains, dan pendidikan matematika. Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan dengan Nomor ISSN cetak 1410-4725 dan ISSN online 2338-6061 telah terakreditasi kembali dengan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 040/P/2014 yang berlaku selama 5 (lima) tahun sejak ditetapkan pada tanggal 18 Februari 2014
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 2 (2007)" : 10 Documents clear
Pengembangan Program Macromedia Flash 8 untuk Pembelajaran Fisika di SMA Wiji Susilowati
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 10, No 2 (2007)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v10i2.1987

Abstract

Tujuan penelitian adalah membuat dan mengevaluasi media pembelajaran fisika SMA menggunakan program Macromedia Flash 8. Subjek coba pada penelitian ini berjumlah 40 orang yang terdiri dari 10 siswa untuk uji coba instrumen penelitian, 10 siswa untuk ujicoba kelompok kecdl, dan 20 siswa untuk uji coba lapangan. Pengumpulan data dilakukan dengan mengguna­kan kuesioner dan tes fisika (pre-test dan post-test). Evaluasi terhadap program ditinjau dari aspek pembelajaran dan aspek media. Kritik dan saran digunakan untuk memperbaiki program.Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Macromedia Flash 8 untuk pembelajaran fisika di SMA: (1) dirancang sesuai dengan prinsip-prinsip desain pembelajaran, (2) terbukti mampu menaikkan skor rerata tes fisika siswa sebesar 55,42%, (3) memiliki efisiensi waktu yang tinggi, (4) ditinjau dari aspek media Hinilai cukup bagus/menarik (dinilai/dikategorikan sedang) oleh siswa, (5) ditinjau dari aspek pembelajaran secara keseluruhan program ini dinilai tinggi/jelas dimengerti oleh siswa, (6) ditinjau dari aspek media dinilai menarik (bagus/kategori tinggi) oleh guru fisika, dan (7) ditinjau dari aspek pembelajaran juga dinilai menarik (bagus/kategori tinggi) oleh guru fisika.Kata kunci: media pembelajaran fisika diSMA.
Pengembangan Budaya Sekolah di SMAN 3 Tanjung Kabupaten Tabalong Kalimantan Selatan Rahmani Abdi
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 10, No 2 (2007)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v10i2.1982

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan: karakteristik dan upaya pengembangan budaya sekolah di SMAN 3 Tanjung, serta manajemen pengembangan budaya sekolah. Penelitian ini menggunakan metode campuran dan Sequential Explanatory Strategy. Data dikumpulkan melalui angket tertutup dan terbuka. Responden sebanyak 24 guru, empat staf, dan 179 siswa; serta observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan kepala sekolah, guru, staf, siswa, orang tua siswa, dan petugas kebersihan sekolah. Analisis data dirrmlai dari analisis deskriptif kuantitatif dan kemudian analisis deskriptif kualitatif. Budaya sekolah di SMAN 3 Tanjung, yang terdiri atas: atmosper sekolah, budaya kerjasama, budaya disiplin, dan budaya bersih, belum mencapai taraf positif; dan budaya baca masih negatif. Budaya kerjasama dikembangkan melalui senam pagi bersama, rapat MGMP, sosialisasi visi dan misi sekolah, penataan tata ruang, dan pembuatan mars SMAGA. Budaya disiplin dikembangkan melalui pembuatan peraturan dan tata tertib sekolah. Budaya bersih dikembangkan melalui lomba kebersihan. Budaya baca dikembangkan melalui pembuatan buletin sekolah. Manajemen pengembangan budaya sekolah tidak rrmksimfll, khususnya pada aspek pengelolaan ketenagaan, sarana dan prasarana, dan keuangan. Kata kund: budaya sekolah, pengembangan, manajemen sekolah.
Pencapaian Standar Kompetensi Siswa SMK Negeri Program Keahlian Tata Busana di Kota Yogyakarta dalam Pembelajaran dengan KBK Widihastuti Widihastuti
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 10, No 2 (2007)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v10i2.1988

Abstract

Artikel ini ditulis berdasarkan hasil penelitian evaluasi keefektifan pembelajaran pada penerapan KBK di Program Keahlian Tata Busana Kota Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian meliputi 671 siswa Program Keahlian Tata Busana SMK Negeri di Kota Yogyakarta yang telah melaksanakan KBK. Sampel penelitian sebanyak 137 siswa yang ditentukan dengan teknik proportional stratified random sampling menggunakan rumus Krejcie Morgan. Data penelitian diperoleh dari dokumen nilai prestasi akademik siswa, yang meliputi nilai normatif, adaptif, dan produktif. Teknik analisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial dengan bantuan komputer paket program SPSS 10 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pembelajaran pembentukan kompetensi normatif cukup efekti£ dan pembentukan kompetensi adaptif dan produktif kurang efektif. Kata kunci:  pencapaian standar kompetensi siswa
Hubungan Kultur Sekolah dengan Kinerja Seklah di SMP Negeri Kabupaten Bantul Titik Sunarti Widyaningsih
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 10, No 2 (2007)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v10i2.1983

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendiskripsikan: (1) kultur sekolah, (2) kinerja sekolah, dan (3) hubungan kultur sekolah dengan kinerja sekolah di SMP Negeri 2 Bantul, SMP Negeri 4 Sewon dan SMP Negeri 2 Pundong Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif yang diperkuat dengan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian adalah guru, karyawan, siswa, dan kepala sekolah. Penentuan subjek penelitian dilakukan dengan purposive dan teknik snowball sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner, pengamatan, wawancara mendalam dan kajian dokumen. Data kualitatif dianalisis menggunakan siklus analisis data model interaktif, dan data kuantitatif dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kultur SMP 2 Bantul mempunyai kecenderungan positif, kultur SMP 4 Sewon mempunyai kecenderungan negatif, dan kultur SMP 2 Pundong menunjukkan kecenderungan positif. Ditinjau dari kinerja kepala sekolah dan guru, kinerja SMP 2 Bantul menunjukkan kecenderungan cukup baik, kinerja sekolah SMP 4 Sewon menunjukkan kecenderungan kurang baik, dan kinerja sekolah SMP 2 Pundong secara keseluruhan menunjukkan kecende­rungan cukup baik. Kultur positif di SMP 2 Bantul dan SMP 2 Pundong berdampak pada kinerja sekolah yang cukup baik, sedangkan kultur negatif di SMP 4 Sewon berdampak pada kinerja sekolah yang kurang baik. Kata kunci: kultur sekolah, kinerja sekolah.
Meningkatan Keterampilan Menulis dalam Bahasa Inggris untuk Siswa SMP dengan Memberdayakan Objek Nyata yang Berada dalam Kehidupan Siswa Sehari-Hari Ani Pujiastuti
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 10, No 2 (2007)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v10i2.1989

Abstract

Tujuan penelitian tindakan ini adalah untuk meningkatkan keterampilan menulis siswa dalam bahasa Inggris dengan memberdayakan objek yang sering dijumpai dan dilabikan siswa dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian tindakan kelas ini mempergunakan model Kemmis McTaggart yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Kegiatan yang dilaksanakan setiap tahap mehputi perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Data yang dikumpulkan adalah nilai kemampuan menulis yang didapatkan melalui observasi kelas, catatan lapangan, wawancara, petekaman, dan studi dokumenter. Hasil penelitian menunjukkan (1) siswa menjadi lebih aktif dalam mengekspresikan ide dan gagasan, baik secara lisan maupun tertulis, (2) motivasi dan gairah siswa dalam belajar bahasa Inggris meningkat, dan (3) keterampilan siswa dalam menciptakan teks berbahasa Inggris meningkat. Dengan demikian, melalui pengembangan keterampilan menulis dengan memberdayakan objek yang sering dijumpai siswa dalam kehidupan siswa sehari-hari, keterampilan menulis siswa dalam bahasa Inggris menjadi lebih baik.Kata kunci: keterampilan menulis, objek nyata.
Pembentukan Karakter Remaja Awal melalui Pendidikan Nilai yang Terkandung dalam Pendidikan Konsumen: Kajian Evaluasi Reflektif Kurikulum SMP di Yogyakarta Sri Wening
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 10, No 2 (2007)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v10i2.1980

Abstract

Penelitian ini bertujuan: mengembangkan dimensi pembentuk karakter nilai-nilai pada pendidikan konsumen, mengeksplorasi dimensi pendidikan nilai, mengetahui faktor-faktor lingkungan yang berpengaruh, dan pencapaian pembentukan karakter remaja melalui pendidikan konsumen. Penelitian evaluasi reflektif ini membandingkan pendidikan nilai dari berbagai kurun waktu. Pendekatan yang digunakan adalah export facto model kausal komparatif. Partisipan penelitian diambil secara acak, yang terdiri dari 15 guru PKn, 15 guru IPS Ekonomi, dan 9 guru PICK serta 744 siswa dari 39 kelas pada 10 SMP di Kodya Yogyakarta. Teknik analisis yang digunakan adalah deskriptif, regresi, analisis jalur, dan t-test. Temuan penelitian adalah sebagai berikut: (1) ada 17 nilai kehidupan dalam konsep pendidikan konsumen yang berkaitan dengan dimensi pembentuk karakter; (2) pendidikan nilai dirasakan sangat penting untuk dimiliki; (3) faktor lingkungan bersama dengan pendidikan konsumen berpengaruh signifikan pada pembentukan karakter siswa; dan (4) pembentukan karakter siswa dalam kelas-kelas melalui buku cerita lebih berpengaruh dibanding tanpa diberi buku cerita. Kata kunci: pembentukan karakter, pendidikan konsumen, evaluasi reflektif.
Evaluasi Program Sekolah Binaan Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Propinsi Papua Eko Purnomo Tunyanan
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 10, No 2 (2007)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v10i2.1986

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program sekolah binaan LPMP Propinsi Papua yang mencakup: relevansi materi; partisipasi peserta; kualitas pelaksanaan; kemanfaatan; dan kesiapan widyaiswara. Penelitian evaluatif ini menggunakan model Stake. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, guru, kepala seksi peningkatan sumber daya pendidikan, staf, dan widyaiswara LPMP. Fokus penelitian adalah pelaksanaan program. Data dikumpulkan melalui angket, kaji dokumen, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: materi binaan sangat relevan dengan kebutuhan sekolah; partisipasi guru tinggi; kualitas pelaksanaan sangat balk; program bermanfaat; dan kesiapan widyaiswara dalam melaksanakan program masuk kategori baik. Kata kunci: evaluasi, modelpembinaan sekolah.
Efektivitas Model Pengukuran Kreativitas dalam Pembelajaran Hemisphere Kanas (HK) untuk Meningkatkan Kreativitas Siswa Kelas V dalam Mata Pelajaran IPA di Sekolah Dasar Abdul Kamil Marisi
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 10, No 2 (2007)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v10i2.1981

Abstract

Tujuan dari penelitian adalah untuk mendiskripsikan: efektivitas model pengukutan kreativitas verbal, kebethasilan pengembangan pembelajaran hemisphere kanan (HK), dan komponen kreativitas yang dapat dikembangkan setelah diberikan perlakuan pembelajaran HK. Penelitian dilakukan dalam dua tahap, yaitu penelitian quasi eksperimen pengembangan tes kreativitas dan tahap pembelajaran HK. Responden penelitian adalah 60 siswa. Tes kreativitas dikembangkan dari Test of Torrance Creative Thinking atau (TTCT). Keefektifan pengembangan model pengukuran kreativitas dianalisis dengan persamaan struktural atau Lisrel. Peningkatan kreativitas siswa dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian sebagai berikut: model yang digunakan efektif; penggunaan model pengukuran dapat meningkatkan kelancaran siswa dalam membuat pertanyaan, menebak sebab -akibat dari peristiwa, mengembangkan manfaat suatu benda, dan menggunakan sesuatu dengan cara yang luar biasa; pembelajaran HK dapat meningkatkan kemampuan siswa dqlqm membuat kategori menebak sebab - akibat dari peristiwa dan meningkatkan kemampuan kerja sama, keaktifan, kemampuan mengerjakan tugas; dan meningkatkan kemampuan guru dalam membangun hubungan dengan sesama guru dan hubungan dengan siswa.Kata kunci: kreativitas, model tes kreativitas, pembelajaran hemisphere kanan.
Pengembangan Bank Soal Keterampilan Proses IPA (Biologi) Kelas X Tingkat Madrasah Aliyah Heni Prilantari
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 10, No 2 (2007)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v10i2.1984

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: menyusun, mengetahui karakteristik, dan melakukan penyetaraan soal Biologi yang mengukur keterampilan proses, perumusan hipotesis, identifikasi variabel, prosedur eksperimen, dan penafsiran data. Populasi penelitian adalah respons siswa Madrasah Aliyah di Propinsi DIY terhadap tes yang dikembangkan. Sampel sekolah dan kelas sebagai uji coba ditentukan dengan menggunakan teknik stratified proposional random sampling. Ada dua paket soal yaitu paket tes 1 (kode KP-BIO/MA/P-1/2007) dan paket tes 2 (kode KP-BIO/MA/P-2/2007). Soal tes pilihan ganda sebanyak 36 butir tiap paket. Butir soal dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Analisis butir tes secara modem menggunakan program BIGSTEP. Berdasarkan analisis ITEMAN, 11 butir tes perlu diperbaiki dan dua butir harus digand. Menurut analisis modern, rerata tingkat kesukaran paket tes 1 sesuai dengan paket tes 2, yaitu 0,00 logit. Daya pembeda soal paket 1 antara 0,02 - 0,39 logit dan antara 0,01 - 0,40 logit untuk soal paket 2. Fungsi informasi maksimum pada 6 = 0,00 baik untuk soal paket 1 dan 2. Penyetaraan soal paket 1 dengan paket 2 pada teori respon butir ini menggunakan desain Tes Anchor. Penentuan konstanta konversi menggunakan metode rerata dan sigma. Formula konversi skor untuk penyetaraan soal paket 1 ke dalam soal paket 2 adalah by = 0,929bx + 0,467, yang berarti soal paket 1 lebih mudah dari paket 2. Kata kunci: soal keterampilan proses IPA (Biologi), teori respon butir.
Karakteristik Soal Tes Masuk SMP Negeri di Kabupaten Bantul Kabul Mulyana
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 10, No 2 (2007)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v10i2.1985

Abstract

PeneHtian ini bertujuan untuk mengetahui: karakteristik, kualitas, dan daya prediksi tes seleksi masuk SMP Negeri Kabupaten Bantul tahun pelajaran 2004/2005. Subjek penelitian ini adalah butir soal tes seleksi masuk SMPN di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Sumber data adalah 1.657 lembar jawaban (respon) peserta tes seleksi atas 100 butir soal pilihan ganda dengan 4 pilihan jawaban. Data dianalisis secara kuantitatif dengan teori tes klasik berbantuan komputer program MicroCat Iteman versi 3.00 dan dengan teori respons butir menggunakan bantuan komputer program MicroCat Bigsteps versi 2.30. Daya prediksi butir soal dianalisis secara regresi menggunakan program SPSS versi 11.00. Hasil analisis menggunakan teori tes klasik menunjukkan bahwa lima mata pelajaran (Kewarganegaraan, Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, dan IPS) mempunyai indeks reliabilitas 0,70 dan hanya mata pelajaran matemarika yang mempunyai tingkat kesukaran baik. Berdasarkan teori tes modern untuk kelima mata pelajaran, tingkat kesukaran, daya beda, fungsi informasi, dan kecocokan dengan model semuanya baik. Berdasarkan analisis butir soal menggunakan teori tes klasik 45% jumlah butir soal baik, sedangkan berdasarkan analisis menggunakan teori respon 90% butir baik. Butir soal mata pelajaran matematika memiliki daya prediktif tertinggi ((5=0,282). Kata kunci: karakteristik, tingkat kesukaran, daya prediksi.

Page 1 of 1 | Total Record : 10