cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan
ISSN : 26857111     EISSN : 23386061     DOI : 10.21831
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan memuat dan menyebarluaskan hasil-hasil penelitian pendidikan dosen, dan penelitian disertasi mahasiswa S3 dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Hasil-hasil penelitian yang disampaikan pada jurnal ini tidak terbatas pada bidang evaluasi pendidikan tetapi juga hasil penelitian dan evaluasi pendidikan dalam arti luas, seperti bidang teknologi dan kejuruan, ilmu pengetahuan sosial, pendidikan luar sekolah, linguistik terapan, teknologi pembelajaran, manajemen pendidikan, pendidikan sains, dan pendidikan matematika. Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan dengan Nomor ISSN cetak 1410-4725 dan ISSN online 2338-6061 telah terakreditasi kembali dengan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 040/P/2014 yang berlaku selama 5 (lima) tahun sejak ditetapkan pada tanggal 18 Februari 2014
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 2 (2004)" : 10 Documents clear
Program Rehabilitasi Korban Narkoba (Studi Kasus pada Pesantren Al Islamy Kalibawang Kulonprogo) Sapriansyah Alie
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 2 (2004)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v6i2.2052

Abstract

Penelirian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) kinerja awal, selama proses, dan setelah rehabilitasi korban narkoba; 2) penerapan nilai-nilai agama dalam proses rehabilitasi korban narkoba; 3) penerapan asumsi pendidikan orang dewasa (adult education) dalam proses rehabilitasi narkoba; 4) penerapan prinsip-prinsip keterampilan manajerial dalam program rehabilitasi korban narkoba; dan 5) masalah-masalah yang dihadapi dalam program rehabilitasi korban narkoba di pondok pesantren Al Islamy Kalibawang, Kulon Progo, DIY. Penelitian ini merupakan penelitian campuran antara kualitatif dan kuantitatif. Data dikumpulkan dengan kuesioner, observasi, inter­view mendalam, dan dokumentasi dari segenap orang tua korban narkoba dan para pelaksana serta kepala Madrasah di pesantren Al Islamy. Analisis data menggunakan model interaktif versi Keeven Souden yang meliputi perencanaan penelitian, pengumpulan data, reduksi data, presentasi dalam bentuk matriks, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Program rehabilitasi dilaksanakan dalam bentuk terpadu antara nilai-nilai agama, tindakan medis, dan sosial dalam dua tahap. Tahap awal, mengidentifikasi tingkat kecanduan, tipe obat, dan penentuan tindak lanjut. Tahap kedua, merupakan penyembuhan secara keagamaan. 2) Rehabilitasi korban narkoba dengan nilai-nilai agama; 3) Rehabilitasi korban narkoba dengan pendekatan pendidikan orang dewasa; dan 4) Rehabilitasi korban narkoba dengan panarapan kemampuan belajar dasar psikoterapi secara Islam. Kata kunci: program rehabilitasi, korban narkoba, pondok pesantren.
Kinerja Tenaga Lapangan Dikmas (TLD) di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Kamtijo Kamtijo
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 2 (2004)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v6i2.2047

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan tingkat kinerja tenaga lapangan dikmas (TLD) dan hubungan antara tingkat motivasi berprestasi, tingkat kemampuan dan tingkat iklim organisasi dengan kinerja TED di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Populasi penelitian adalah TLD yang bekerja pada 4 kecamatan di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta pada tahun 2000. Setiap kecamatan memiliki satu orangTLD. Instrumen penelitian berupa angket model skala Likert Instrumen penelitian terdiri dari empat macam, yaitu untuk mengungkap variabel kinerja, variabel motivasi berprestasi, variabel kemampuan, dan variabel iklim organisasi. Instrumen diujicobakan dan telah memenuhi syarat kehandalan Cronbach Alpha. Butir-butir instrumen yang memenuhi syarat analisis isi dan telah diperiksa validitasnya. Teknik analisis data adalah deskriptif dan korelasi product moment. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa kinerja TLD termasuk kategori tinggi, motivasi berprestasi dalam kategori cukup, kemampuan dalam kategori cukup, dan iklim organisasi dalam kategori tinggi. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa korelasi antara motivasi berprestasi, kemampuan, dan iklim organisasi dengan kinerja TLD pada kategori rendah. Hubungan angata kemampuan dengan kinerja TLD memiliki koefisien korelasi tertinggi dibanding-kan dengan motivasi berprestasi dan iklim organisasi dengan kinerja TLD. Kata kunci: kinerja, motivasi berprestasi, kemampuan dan iklim organisasi TLD
Produktivitas Kerja Perempuan dalam Industri Rumah Tangga di Dusun Mlangi Yogyakarta Suprihatin Suprihatin
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 2 (2004)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v6i2.2053

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan: (1) tingkat produktivitas kerja perempuan dalam industri rumah tangga; (2) pengaruh motivasi kerja, jiwa kewirausahaan, dan keterampilan kerja terhadap produktivitas kerja. Populasi penelitian adalah perempuan yang bekerja dalam industri rumah tangga konveksi di Dusun Mlangi. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik random sampling. Berdasarkan rumus Kohen diperoleh sampel sejumlah 108 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi untuk memperoleh data kuandtas kerja, kualitas kerja, dan keterampilan kerja. Angket digunakan untuk memperoleh data motivasi kerja, jiwa kewirausahaan, dan produktivitas kerja. Dokumentasi digunakan untuk mengungkap data kuantitas dan kualitas kerja. Wawancara digunakan untuk memperoleh data kuandtas dan kualitas kerja. Analisis data dilakukan secara kuantitatif dengan regresi ganda. Hasil analisis menunjukkan tingkat produktivitas kerja tinggi, motivasi kerja cukup memadai, jiwa wirausaha yang cukup, dan ketrampilan kerja tinggL Analisis regresi ganda menunjukkan sumbangan motivasi kerja pada produktivitas kerja sebesar 5,9%, sumbangan jiwa kewirausahaan pada produktivitas kerja 6,4% dan sumbangan keterampilan kerja pada produktivitas kerja sebesar 13,4%. Analisis regresi juga menunjukkan ada pengaruh yang positif antara motivasi kerja, jiwa kewirausahaan, dan keterampilan kerja terhadap produktivitas kerja sebesar 35,4%. Kata kunci: motivasi kerja, jiwa kewirausahaan, keterampilan kerja, produktivitas kerja
Penyusunan Perangkat Soal Ujian Akhir Mata Pelajaran Sains-Biologi SMP dalam Rangka Pengembangan Bank Soal Kustriyono Kustriyono
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 2 (2004)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v6i2.2048

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh butir soal Ujian Akhir mata pelajaran Sains-Biologi SMP yang memenuhi syacat untuk pengembangan bank soaL Model Rash digunakan untuk menentukan parameter butir. Peserta uji coba adalah kelas 3 SMP, baik negeri maupun swasta. Penentuan SMP ini didasarkan pada mutu sekolah dengan kategori baik, sedang, dan kurang. Paket soal yang diujikan meliputi dua paket soal yang setiap paketnya berisi 50 butir soaL Soal paket A dikerjakan oleh 771 siswa, sedangkan soal paket B dikerjakan oleh 759 siswa sebagai peserta uji coba. Analisis butir soal dilakukan melalui analisis kualitatif dan analisis kuantitatif. Analisis kualitatif didasarkan pada kesesuaian butir soal dengan kartu telaah butir dengan 16 kriteria dari segi mated, konstruksi, dan bahasa. Analisis kuantitatif dilakukan melalui dua program analisis butir soal yaitu program Iteman untuk analisis dengan Teori Tes Klasik dan program Bigsteps untuk analisis dengan Teori Respons Butir model satu parameter. Hasil analisis menunjukkan bahwa dari 50 butir soal paket A diperoleh 47 butir soal yang relevan untuk diangkat ke bank soal, sedangkan dari paket B diperoleh 46 butir soal. Rerata tingkat kesukaran soal paket A sebesar 0,45 logit, sedangkan soal paket B sebesar 0,32 logit. Besarnya daya pembeda soal paket A antara 0,07 sampai 0,48 logit sedang soal paket B antara 0,08 sampai 0,45 logit Untuk soal paket A, nilai fungsi informasi maksimum berada pada q=0,0 sedang soal paket B pada q=0,5. Soal paket A lebih efektif 1,049 kali dari pada soal paket B. Formula konversi sekor untuk penyetaraan paket soal A ke soal paket B adalah B = 0,659949 a -0,226549. Soal paket A lebih sukar dibanding soal paket B. Ke-93 butir soal yang meliputi soal paket A dan soal paket B dapat diangkat ke bank soal dalam rangka pengembangan bank soal di Kabupaten Wonosobo. Kata Kunci: soal ujian akhir sains, analisis butir, bank soal
Implementasi Model Pembelajaran Portofolio dalam Mata Kuliah Metode Penelitian Pendidikan di IPS UNY 2004 Muhsinatun Siasah Masruri
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 2 (2004)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v6i2.2054

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pembentukan kompetensi menyusun proposal penelitian pada mata kuliah Metode Penelitian Pendidikan (MPP) bagi mahasiswa S2 Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian Tindakan Kelas, dengan sasaran mahasiswa S2 semester pertama Program Pascasarjana UNY (gabungan prodi PIPS, PSn, PTK) angkatan 2004. Peneliti bertindak sebagai pelaksana tindakan, dibantu oleh dua kolaborator sebagai ob­server. Penelitian dilaksanakan dalam tiga siklus, setiap siklus terditi atas dua kali tatap muka. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi terhadap aktivitas dosen, aktivitas mahasiswa, dan situasi pembelajaran. Analisis data dilakukan dalam dua tahap, refleksi terhadap pelaksanaan tindakan setiap siklus, dan setelah selesai pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model pembelajaran portofolio pada mata kuliah MPP berhasil meningkatkan efisiensi dan efektivitas pembentukan kompetensi menyusun proposal penelitian pada mahasiswa S2 Pascasarjana UNY Efisiensi terjadi karena model pembelajaran portofolio meneraqpkan disiplin waktu yang ketat Efektivitas tercapai karena model pembelajaran portofolio menerapkan sistem pentahapan. Setiap tahap dituntaskan dengan diskusi, konsultasi, revisi, dan pendokumentasian secara sistematik hasil kerja setiap mahasiswa. Dengan demildan model pembelajaran portofolio dapat diterapkan pada semua mata kuliah, terutama yang menghasilkan sutu product. Kanta kunci: implementasi model pembelajaran portofolio, metode penelitian pendidikan
Insdustrialisasi dan Perubahan Masyarakat Studi tentang Dampak Industri Mebel Asing terhadap Perubahan Masyarakat di Kabupaten Jepara Ali Muhson
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 2 (2004)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v6i2.2045

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dampak industri asing terhadap perubahari-perubahan peluang kerja, kinerja karyawan, perkembangan industri lokal, dan pola kehidupan masyarakat di desa Ngabul, kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan mengambil setting penelitian di Desa Ngabul, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumehtasi, observasi, dan wawancara. Untuk memperoleh data yang akurat dilakukan dengan perpanjangan waktu penelitian dan triangulasi data, baik sumber maupun metode. Teknik analisis yang digunakan meliputi analisis domain, taksonomi, komponensial, dan analisis tema. Penelitian ini mengungkap dampak hadirnya perusahaan asing ditandai dengan bermunculannya perusahaan-perusahaan mebel baru, bertambahnya peluang kerja baru, baik pada sektor formal maupun informal, mengajarkan kedisiplinan dalam bekerja, muncul kesadaran pada orientasi prestasi, desain mebel makin berkembang dan bervariasi, meluasnya jaringan kemitraan antara pengusaha asing dengan pengusaha lokal, dan munculnya orang kaya baru (OKB). Kata Kunci: industrialisasi,perubahan masyarakat, dampak industri mebel asing.
faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Guru SMP Kabupaten Magelang Muh Rofi
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 2 (2004)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v6i2.2051

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap pengaruh usaha dalam memenuhi kebutuhan, kemampuan, dan persepsi terhadap tugas terhadap kinerja guru SMP di Kabupaten Magelang. Populasi penelitian ini adalah 2.559 orang guru SMP di Kabupaten Magelang. Sampel penelitian meliputi 300 orang guru SMP ditentu-kan dengan teknik stratified random sampling dengan memperhatikan status sekolah, kategori sekolah, jenis kelamin, tingkat pendidikan, dan usia. Hasil analisis deskriptif mengungkapkan bahwa usaha yang dilakukan oleh guru SMP dalam mencapai tujuan berada dalam kategori cukup (rerata = 61,66); kemampuan berada pada kategori cukup (rerata = 43,02); persepsi terhadap tugas berada pada kategori tinggi (rerata = 50,84); dan kinerja berada pada kategori cukup (rerata = 73,61). Hasil analisis korelasi parsial menunjukkan usaha mencapai tujuan memberikan sumbangan yang positif dan sangat signifikan sebesar 2,781% terhadap kinerja; kemampuan memberikan sumbangan positif dan sangat signifikan sebesar 5,828% terhadap kinerja; sedangkan persepsi tugas memberikan sumbangan positif dan sangat signifikan sebesar 3,190% terhadap kinerja. Hasil analisis regresi ganda mengungkapkan adanya sumbangan positif dan sangat signifikan antara usaha mencapai tujuan, kemampuan, dan persepsi tugas secara bersama-sama sebesar 11,802% terhadap kinerja guru SMP di Kabupaten Magelang. Kata kunci: faktor-faktor kinerja guru SMP
Efisiensi Internal Pendidikan di Sekolaha Dasar Islam Terpadu Luqman Al Hakim Yogyakarta Tahun Ajaran 2000/2001-2002/2003 Hupron Muntako
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 2 (2004)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v6i2.2046

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat efisiensi internal pendidikan ditinjau dari indikator dan biaya pendidikan. Subjek penelitian adalah SDIT Luqman Al Hakim Yogyakarta. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara, dokumen-tasi, dan observasi. Validitas instrumen berdasarkan pertimbangan para ahli. Data dianalisis secara deskriptif dan cost-effectiveness analysis. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: (1) ditinjau dari input pendidikan: a) tingkat guru berkualifikasi 100%, b) tingkat guru berkeahlian yakni: guru Pendidikan Agama Islam 86,46%, guru pendidikan umum 85,78%, dan guru pendidikan khusus 100%, (2) ditinjau dari produk pendidikan: a) kenaikan kelas = 100%, b) mengulang kelas = 0%, c) putus sekolah = 0%, dan d) tingkat produksi pendidikan = 100%, (3) ditinjau dari output pendidikan: a) proporsi kelulusan 100%, dan b) nilai STTB adalah 7,60. Ditinjau dari indeks efisiensi internal semuanya sebesar 1, (4) ditinjau dari: a) besarnya biaya kelulusan per lulusan selama enam tahun adalah Rp 103.616.136,50; b) besarnya biaya kelulusan per lulusan berdasarkan gaji guru selama satu tahun adalah Rpl 7.269.356.08, dengan biaya paling minimal adalah Rp 4.776.146.55; dan c) besarnya attrition cost index adalah 36 yang berarti penyelenggaraan pendidikan ini efisien secara internal. Kata Kunci: efisiensi internal pendidikan, sekolah dasar islam terpadu
Pelaksanaan Bimbingan Kejuruan di SMK (Studi Kasus di SMK Kristen Petra Surabaya) J. A. Pramukantoro
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 2 (2004)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v6i2.2049

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan pelaksanaan bimbingan kejuruan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kristen Petra Surabaya yang meliputi: (1) aktivitas pelaksanaan bimbingan, (2) kemampuan dan pengalaman guru pembimbing, (3) ketersediaan fasilitas, (4) pelaksanaan bimbingan kejuruan di SMK, dan (5) manajemen bimbingan kejuruan Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif positivistik. Seeing lokasi penelitian adalah SMK Kristen Petra Surabaya pada 4 Program Keahlian yaitu Teknik Elektronika Komunikasi, Teknik Listrik Instalasi, Teknik Mekanik Otomotif, dan Teknik Mesin Perkakas. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah: (1) pedoman wawancara, (2) pedoman observasi pelaksanaan Bimbingan Kejuruan, (3) angket, dan (4) dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis interaktif yang dikemukakan oleh Miles dan Huberman melalui langkah-langkah pengumpulan data, reduksi data, sajian data dan penarikan kesimpulan. Temuan-temuan hasil penelitian menggambarkan pelaksanaan bimbingan kejuruan di SMK Kristen Petra Surabaya yang meliputi: (1) aktivitas kegiatan dalam bimbingan kejuruan telah sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Depdiknas; (2) aktivitas kegiatan bimbingan ke-juruan disampaikan oleh semua guru bidang studi sesuai kompetensi masing-masing, dan telah mendapatkan pengalaman industri; (3) sarana dan prasarana yang mendukung pelaksanaan bimbing-an kejuruan secara umum sangat baik dan sangat kondusif. Hal ini dapat diketahui dan kelengkapan peralatan laboratorium masing-masing Program Keahlian; (4) pelaksanaan bimbingan kejuruan di SMK baik dan telah sesuai dengan petunjuk pelaksanaan yang diberikan Depdiknas; dan (5) manajemen yang diterapkan pada bimbingan kejuruan menjadi satu kesatuan tak terpisahkan dari seluruh aspek/kegiatan di sekolah, menggunakan komputerisasi dan menggunakan jaringan lokal (LAN) sehingga segala informasi dapat diakses sesuai kebutuhannya. Kata kunci: bimbingan kejuruan, SMK kristen petra surabaya
Kinerja Pengawas dalam Pelaksanan Supervisi Pendidikan Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama dan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas di Kota Fakfak Abdul Chalik Woretma
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 2 (2004)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v6i2.2050

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan perencanaan, pelaksanaan, dan hasil program supervisi pendidikan yang dilakukan oleh pengawas pendidikan sebagai pembimbing, pengembang, peningkat mutu, pelindung, dan pelayan pada sekolah lanjutan tingkat pertama dan sekolah lanjutan tingkat atas di Kota Fakfak. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian 11 kepala sekolah, 28 guru, dan 2 pejabat Dinas Pendidikan di Kabupaten Fakfak, dengan melibatkan 11 sekolah di Kecamatan Kota. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para pengawas telah melak-sanakan supervisi, tetapi belum merata, berkesinambungan, berkelanjutan, dan belum sesuai dengan jadwal yang direncanakan. Hasil supervisi pada pembimbingan tercapai 56,73%; hasil supervisi pada pengembang-an 61,86%; hasil supervisi pada peningkatan mutu 56,09%; hasil super-visi pada perlindungan 69,87%; hasil supervisi pada pelayanan 51,92%. Pencapaian hasil supervisi tersebut menunjukkan bahwa hasil pembim-bingan, pengembangan, peningkatan mutu, perlindungan, dan pelayanan terhadap sekolah binaannya belum sesuai dengan harapan karena belum diadakannya tindak lanjut yang semestinya atas temuan-temuan dalam supervisi; saran dan pembinaan dari pengawas tidak dilakukan langsung, tetapi lewat kepala sekolah. Berdasarkan wawancara diperoleh rangkum-an hasil: 1) semua responden mengatakan kinerja pengawas cukup; 2) para pengawas tidak pernah berkoordinasi dengan atasan, tidak pernah melaporkan hasil supervisinya kepada atasannya, dan tidak pernah menindaklanjuti hasil supervisinya; 3) ada sekolah yang belum pernah dikunjungi oleh pengawas pembinanya meskipun jaraknya hanya ±1 km. Fasilitas untuk para pengawas pendidikan adalah sepeda motor dan dana operasional dari APBD dan subsidi pemerintah daerah. Kata kunci: kinerja pengawas, supervisi pendidikan

Page 1 of 1 | Total Record : 10