cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan
ISSN : 26857111     EISSN : 23386061     DOI : 10.21831
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan memuat dan menyebarluaskan hasil-hasil penelitian pendidikan dosen, dan penelitian disertasi mahasiswa S3 dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Hasil-hasil penelitian yang disampaikan pada jurnal ini tidak terbatas pada bidang evaluasi pendidikan tetapi juga hasil penelitian dan evaluasi pendidikan dalam arti luas, seperti bidang teknologi dan kejuruan, ilmu pengetahuan sosial, pendidikan luar sekolah, linguistik terapan, teknologi pembelajaran, manajemen pendidikan, pendidikan sains, dan pendidikan matematika. Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan dengan Nomor ISSN cetak 1410-4725 dan ISSN online 2338-6061 telah terakreditasi kembali dengan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 040/P/2014 yang berlaku selama 5 (lima) tahun sejak ditetapkan pada tanggal 18 Februari 2014
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 2 (2005)" : 9 Documents clear
Nilai Kerja dalam Budaya Organisasi Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Salatiga Suwardi, Suwardi
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 7, No 2 (2005)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v7i2.2025

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan budaya organisasi Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Salatiga. Penelitian ini difokuskan pada nilai budaya yang diyakini warga STAIN Salatiga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif interpretif model Geerta. Pemilihan informan dilakukan secara purposif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, observasi partisipan, dan dokumentasl KredibiUtas data ditempuh dengan teknik pengecekan data melalui trianggulasi, dan pengecekan informan. Penelitian ini menyimpulkankan bahwa kerja hakikatnya untuk mencari bekal ibadah. Nilai budaya ini mewujudkan perilaku kurang disiplin, produktivitas rendah, kualitas kerja rendah, motivasi kerja rendah, menimbulkan rasa iri (men), kerja sama rendah, dan pembagian kerja tidak proporsionaL Kata kunci: nilai kerja, budaya organisasi
Efektivitas Penggunaan Alat Peraga IPA (Fisika) Kelas I SLTPN Yogyakarta Sri Wahyuningsih
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 7, No 2 (2005)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v7i2.2020

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan efektivitas penggunaan alat peraga IPA (Fisika) dilihat dari ketersediaan alat peraga di sekolah, penggunaan alat peraga, baik di kelas maupun di laboratorium, dan prestasi belajar siswa kelas I pada 10 SLTPN di Kota Yogyakarta dalam mata pelajaran Fisika. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan populasi penelitian seluruh siswa kelas I pada 10 SLTPN di Kota Yogyakarta. Data dikumpulkan melalui observasi di kelas dan di laboratorium, wawancara dengan guru fisika, angket untuk guru fisika, dan dokumen prestasi belajar IPA (Fisika) siswa kelas I. Analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa alat peraga di sekolah-sekolah lengkap (rata-rata 93,2%), penggunaan alat peraga adalah: 56% alat peraga efektif, 36% alat peraga kurang efektif, dan 8% alat peraga tidak efektif disebabkan beberapa hal, antara lain, kemampuan guru, keadaan laboratorium, kesejahteraan guru, jumlah guru, tidak adanya tenaga laboran, dan rendahnya prestasi belajar siswa (rata-rata 55). Kata kunci: efektivitas, alat peraga ipa fisika.
Peran Surau Syaikh Burhanuddin sebagai Lembaga Pendidikan Islam Tradisional di Pariaman Sumatera Barat Muhammad Natsir Yunas
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 7, No 2 (2005)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v7i2.2021

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan awal perkembangan surau sebagai lembaga pendidikan Islam tradisional Selain itu, penelitian ini berupaya mendeskripsikan peranan surau sebagai lembaga pendidikan Islam tradisional pada saat ini ketika masyarakat mudah kena bias modernisasL Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif naturalistik. Pengumpulan data dilakukan dengan cara pengamatan partisipatif, wawancara, dan analisis dokumentasi. Sementara itu, analisis data menggunakan model Hubermen dan Miles. Surau Syaikh Burhanuddin didirikan oleh Syaikh Burhanudin (1646-1704), sekembalinya belajar dari Aceh dan menjadikan Ulakan sebagai lokasi suraunya pada tahun 1680. Surau Syaikh Burhanuddin sejak paruh pertama Abad ke-17 sudah menjadi pusat penyebaran Is­lam di rantau pesisir Minangkabau. Surau ini merupakan surau tertua di Minangkabau yang berfungsi sebagai lembaga pendidikan Islam tradisional dalam meletakkan dasar-dasar proses pembelajaran. Surau menjadi sentral aktifitas masyarakat, yang tidak hanya dirungsikan sebagai lembaga pendidikan agama tetapi juga sebagai lembaga adat dan budaya. Surau berhasil membentuk learning society dalam masyarakat Minangkabau. Sampai saat ini, di tengah arus globalisasi dan kapitalisme pendidikan, surau Syaikh Burhanuddin sebagai lembaga pendidikan Islam tradisional masih eksis, dengan segala kekurangan dan kelebihannya. Kata kunci: peranan surau, lembaga pendidikan islam
Penerapan Pembelajaran Kontekstual dalam Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial di Sekolah Dasar Isyanti Isyanti
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 7, No 2 (2005)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v7i2.2022

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterlibatan siswa secara aktif dan menyenangkan dalam pembelajaran IPS di sekolah dasar. Salah satu alternatif pendekatan itu adalah pembelajaran kontekstual. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang bersifat partisipatif dan kolaboratif. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV Sekolah Dasar (SD) Piyungan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta, dan guru kelas sebagai kolaboratornya. Instrumen penelitian berupa for­mat lembar pengamatan untuk guru dan siswa selama proses pembelajaran IPS. Kemudian, data pengamatan tersebut ditabulasikan dan dianalisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan pembelajaran IPS dengan pendekatan kontekstual sebagai berikut: putaran 1, adanya peningkatan yang tajam (75%) pada fokus perhatian, kegiatan belajar dan pencatatan dibandingkan dengan pengamatan awal; putaran 2, menunjukkan keterlibatan belajar siswa yang dikategorikan pasif tidak ada (0%), dan pada putaran 3, menunjukkan hasil kerja kelompok siswa yang berkategori benar meningkat (90%) dan tagihan akhir, menunjukkan adanya konsistensi kualitas pembelajaran IPS. Kesimpulannya, pem-belajaran IPS dengan pendekatan kontekstual di sekolah dasar menjadikan keterlibatan belajar siswa meningkat jauh lebih baikjdan guru menjadi lebih siap dalam proses pembelajaran di kelas. Kata kunci: pembelajaran kontekstual, penilaian alternatif
Miskonsepsi Stoikiometri pada Siswa SMA Suandi Sidauruk
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 7, No 2 (2005)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v7i2.2024

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik TDS (Tes Diagnostdk Stoikiometri) yang dikembangkan dalam penelitian ini, mengidentifikasi, dan mendeskripsikan penyebab miskonsepsi stoikiometri yang terjadi serta menguji perbedaan firekuensi miskonsepsi stoikiometri pada siswa SMA berdasarkan perbedaan jenis kelamin, jenjang kelas, dan bahasa yang digunakan. Penelitian ini melibatkan 1096 siswa SMA kelas 2 dan kelas 3 di Kota Palangkaraya, Banjarmasin, dan Samarinda. Miskonsepsi stoikiometri yang dimiliki siswa diungkapkan menggunakan TDS bentuk pilihan ganda dan wawancara. Karakteristik TDS yang dikembangkan adalah: (1) stoikiometri disusun oleh tiga subkonsep dan terdiri dari 15 P3S, (2) panjang soal 48 butir, (3) waktu mengerjakan 90 menit, (4) tingkat kesesuaian P3S subkonsep rata-rata 1,30 - 1,90 (diterima), (5) tingkat KBP = 0,85 - 0,96 (sesuai), (6) tingkat KBS; harga Stress 0,1 -0,15 dan RSQ 0,92 - 0,93 (sesuai dengan model), (7) indeks TK = 0,31 - 0,68 (ideal), (8) indeks DB = 0,27 - 0,63 (ideal), dan (9) indeks koefisien a Cronbach 0,93 (baik). Hasil analisis konsentrasi mengidentifikasi 30 miskonsepsi stoikiometri yang dilakukan siswa, yaitu 13 miskonsepsi tentang persamaan reaksi, satu miskonsepsi tentang massa atom/molekul relatif, dan 16 miskonsepsi tentang moL Hasil uji c2 menunjukkan firekuensi miskonsepsi stoikiometri terbukti tidak tergantungpada perbedaan jenis kelamin, tetapi tergantung pada bahasa yang digunakan dan jejang kelas pada taraf 5%. Siswa yang menggunakan bahasa Indonesia dan siswa kelas 3 memiliki peluang lebih kecil melakukan miskonsepsi stoikiometri. Kata kunci: miskonsepsi, stoikiometri, tes diagostik stoikiometri, jenis kelamin, jenjang kelas, dan bahasa
Perbandingan Metode Mantel-Haenzel, Sibtest, Regresi Logistik, dan Perbedaan Peluang dalam Mendeteksi Keberadaan Fungsi Butir Budiono Budiono
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 7, No 2 (2005)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v7i2.2019

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui urutan sensitivitas dan ketepatan deteksi DIF antara metode Mantel-Haenszel, regresi logistik, SIBTEST, dan perbedaan peluang, baik secara keseluruhan maupun jika ditinjau dari distribusi kemampuan peserta tes, ukuran sampd, dan panjang tes. Penelitian ini terdiri dari penelitian simulasi dan dengan data riiL Data simulasi dikembangkan dengan menggunakan model logistik tiga pa­rameter. Data nil, diambil secara random 600 siswa laki-laki sebagai kelompok acuan dan 600 siswa perempuan sebagai kelompok fokus dari siswa SMA/MA jurusan IPA yang menempuh UAN Matematika tahun ajaran 2003/2004 di Kota Surakarta. Studi simulasi menyimpulkan hal-hal berikut: (1) urutan sensitivitas metode, mulai dari yang paling sensitif: (a) regresi logistik, (b) Mantel-Haeaszel, dan (c) perbedaan peluang atau SIBTEST; (2) pada tiap-tiap kategori distribusi kemampuan peserta tes, urutan sensitivitas metode, mulai dari yang paling sensitif: (a) regresi logistik, (b) Mantel-Haenszel, dan (c) perbedaan peluang atau SIBTEST; (3) pada tiap-tiap kategori ukuran sampel dan panjang tes, urutan sensitivitas metode, mulai dari yang paling sensitif: (a) regresi logistik atau Mantel-Haenszel dan (b) perbedaan peluang atau SIBTEST; (4) urutan ketepatan metode, mulai dari yang paling tepat adalah: (a) SIBTEST, (b) perbedaan peluang, dan (c) regresi logistik atau Mantel-HaensqeL 5) pada tiap-tiap kategori distribusi kemampuan peserta tes, ukuran sampel, dan panjang tes, metode yang mempunyai ketepatan paling tinggi . selalu sama, yaitu metode SIBTEST disusul oleh metode perbedaan peluang. Kata kunci: mantel-haenszel, sibtest, regresi logistik, perbedaan peluang, mendeteksi keberbedaan jungsi butir.
Pengembangan bahan Pembelajaran Berbantuan komputer (PBK) untuk Memfasilitasi Active Learning dalam Mata Kuliah Landasan Kependidikan Surtikanti Surtikanti
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 7, No 2 (2005)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v7i2.2017

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengembangkan software PBK mata kuliah Landasan Kependidikan sebagai salah satu sumber media alternatif dalam rangka mencapai efektivitas, efisiensi dan daya tank untuk belajar; (2) menerapkan prinsip-prinsip desain pembelajaran (in­structional design) dalam software pembelajaran Landasan Kependidikan; (3) Menentukan kelayakan produk pembelajaran landasan kependidikan berbantuan komputer agar dapat memfasilitasi active learning. Subjek penelitian terdiri dari 2 orang, (1 orang ahli mated dan 1 orang ahli media), 6 orang mahasiswa untuk uji coba kelompok kecil, dan 20 orang mahasiswa untuk uji coba lapangan. Data yang dijaring sesuai dengan jenisnya. Data kuantitatif dianalisis dengan statistik deskriptif sedangkan data kualitatif dengan naratif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa: (1) Bahan PBK yang dirancang efektif digunakan untuk mencapai tujuan pembelajaran; (2) Bahan PBK memiliki efisiensi waktu yang tinggi dalam penyampaian isi pembelajaran; (3) Bahan PBK yang digunakan memiliki daya tarik yang tinggi; (4) isi program PBK sesuai dengan prinsip-prinsip desain pembelajaran; dan (5) program PBK ini dapat memfasilitasi strategi active learning. Kata kunci: pembelajaran berbantuan komputer, strategi active learning.
Pengembangan Instrumen Analisis Kompetensi Tutor Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Agus Tiyono Teguh Maryanto
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 7, No 2 (2005)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v7i2.2023

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) mengidentifikasi standar kompetensi dan indikator yang dapat dijadikan tolok ukur untuk menyusun standar kompetensi tutor PAUD, dan (2) mengembangkan instrumen untuk uji kompetensi tutor PAUD yang tepat dan handal berdasarkan indikator kompetensi yang telah tersusun. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang terdiri dari dua tahap yaitu tahap, pengembangan standar kompetensi dan pengembangan instrumen uji kompetensi tutor PAUD. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah focus group discussion ( FGD ) dan teknik Delphi 2 x putaran. Subjek uji coba adalah 110 orang tutor yang mengikuti Pelatihan Tenaga Pendidik PAUD Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2004. Subjek uji coba instrumen pertama sebanyak 20 orang dari Kabupaten Magelang, dan subjek uji coba instrumen kedua sebanyak 32 orang dari Salatiga, Kota Magelang, dan Kabupaten Magelang. Temuan penelitian ada dua. (1) standar kompetensi tutor PAUD terdiri atas 4 dimensi dan 50 indikator, meliputi dimensi personal, dimensi sosial, dimensi profesional, dan dimensi akademik; (2) instrumen untuk menguji kompetensi yang berupa inventori tes dengan indeks validitas berupa angka muatan faktor terendah di atas 0,300 (kriteria yang telah ditetapkan). Koefisien reliabilitas tiap faktor pada uji coba pertama adalah . 0,879 dan tertinggi 0,984, sedangkan koefisien reliabilitas tiap faktor pada uji coba kedua terendah 0,889 dan tertinggi 0,995, telah melebihi syarat minimal untuk pengukuran kelompok yaitu 0,65. Koefisien reliabilitas tes uraian ditentukan dengan reliabilitas antar-rater dengan teknik ANAVA, dan diperoleh koefisien reliabilitas dari 3 orang penilai yaitu 0,957, sedangkan estimasi untuk seorang penilai adalah 0,881. Kata kunci: pengembangan instrumen, anahsis kompetensi, tutor paud
Pengembangan Media VCD Pembelajaran "Memerankan Drama Pendek" di Sekolah Dasar Siti Mariyah
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 7, No 2 (2005)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v7i2.2018

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan tahapan-tahapan dalam pengembangan media VCD pembelajaran memerankan drama pendek, (2) menghasilkan media VCD pembelajaran memerankan drama pendek. Penelitian ini termasuk penelitian pengembangan, dengan subjek uji coba 49 responden, yang terdiri dari tiga orang ahli desain pembelajaran, tiga orang ahli materi, tiga orang ahli media, sembilan orang siswa untuk uji coba kelompok kecil, 25 orang siswa dan 6 orang responden guru mata pelajaran Bahasa Indonesia SD untuk uji coba lapangan. Instrumen yang digunakan untuk penelitian ini adalah angket dan wawancara dengan kriteria meliputi aspek isi materi, aspek pembelajaran dan aspek media. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas VCD pembelajaran memerankan drama pendek ini berada pada kategori tinggi (rerata skor 3,84 dari 4,5). Hasil ini menunjukkan bahwa VCD pembelajaran ini layak digunakan sebagai sumber belajar dan media alternatif dalam memecahkan masalah belajar di sekolah dasar. Kata kunci: pengembangan, vcd pembelajaran, drama pendek.

Page 1 of 1 | Total Record : 9