cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan
ISSN : 26857111     EISSN : 23386061     DOI : 10.21831
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan memuat dan menyebarluaskan hasil-hasil penelitian pendidikan dosen, dan penelitian disertasi mahasiswa S3 dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Hasil-hasil penelitian yang disampaikan pada jurnal ini tidak terbatas pada bidang evaluasi pendidikan tetapi juga hasil penelitian dan evaluasi pendidikan dalam arti luas, seperti bidang teknologi dan kejuruan, ilmu pengetahuan sosial, pendidikan luar sekolah, linguistik terapan, teknologi pembelajaran, manajemen pendidikan, pendidikan sains, dan pendidikan matematika. Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan dengan Nomor ISSN cetak 1410-4725 dan ISSN online 2338-6061 telah terakreditasi kembali dengan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 040/P/2014 yang berlaku selama 5 (lima) tahun sejak ditetapkan pada tanggal 18 Februari 2014
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 13 No. 1 (2009)" : 8 Documents clear
PENGEMBANGAN TES DAN ANALISIS HASIL TES YANG TERINTEGRASI DALAM PROGRAM KOMPUTER Suwarto, Suwarto
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 13 No. 1 (2009)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta in cooperation with Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI) Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v13i1.1401

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan program basis data untuk bank soal, membuat tes, dan menganalisis hasil tes secara terintegrasi. Lima paket tes matematika yaitu MAT-SK1, MAT-SK2A, MAT-SK2B, MAT-SK3A, dan MAT-SK3B dikembangkan dan kemudian diujicobakan kepada 1648 siswa dari delapan SMA di kabupaten Sukoharjo. Hasil ujicoba dianalisis dengan Bilog 3. Soal-soal tes tersebut kemudian dimasukkan ke basis data bank soal dan dibuat buku panduan untuk diujicobakan tahun berikutnya. Program komputer basis data bank soal yang dikembangkan memberikan beberapa keuntungan. Pertama, secara efektif dan optimal dapat memisahkan tabel-tabel kecil satu dengan yang lain. Kedua, proses entry data TrKerjaw dapat dilakukan secara acak dan serentak. Program komputer bekerja secara sistematis, cepat, tepat, dan akurat sehingga dapat mengatasi kerumitan dan kesulitan perhitungan, fungsi logistik, dan fungsi likelihood.Kata kunci: pengembangan tes, analisis hasil tes
MODEL PEMBELAJARAN DILEMA MORAL DAN KONTEMPLASI DENGAN STRATEGI KOOPERATIF Budiningsih, C. Asri
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 13 No. 1 (2009)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta in cooperation with Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI) Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v13i1.1402

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan model Pembelajaran Dilema Moral, Kontemplasi, dan Strategi Kooperatif. Penelitian tindakan kelas dilakukan di Prodi Teknologi Pendidikan FIP-UNY. Subjek penelitian 37 orang mahasiswa. Tindakan dilakukan dalam dua siklus masing-masing terdiri atas empat kali tatap muka. Data tentang proses pembelajaran, kerjasama mahasiswa, situasi yang berpengaruh terhadap upaya peningkatan kualitas pembelajaran, penalaran moral, dan keimanan mahasiswa, digali melalui pengamatan, tes penalaran moral yang diadaptasi dari Kohlberg, tes perkembangan iman yang diadaptasi dari Fowler, panduan kontemplasi, angket terbuka, dan cerita-cerita dilema moral. Analisis data dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) model pembelajaran terintegrasi mampu meningkatkan penalaran moral, dan keimanan mahasiswa, sehingga tidak ada lagi penalaran moral responden yang berada pada tahap II, 24,3% meningkat dari tahap II ke tahap III, 32,43% meningkat dari tahap III ke tahap IV dan 2,7% meningkat dari tahap IV ke tahap V, 48,65% meningkat dari tahap III ke tahap IV, dan 5,4% meningkat dari tahap IV ke tahap V. Penggunaan strategi kooperatif membuat mahasiswa mampu melakukan kerjasama di dalam kelompok; 35,13% mahasiswa dalam kategori sangat baik, 56,76% dalam kategori baik, dan 8,1% dalam kategori sedang.Kata kunci       :           model pembelajaran dilema moral, kontemplasi, strategi kooperatif, penalaran moral, keimanan
KEEFEKTIFAN PROGRAM SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN TEKNOLOGI DAN INDUSTRI (SMKTI) Sumarno, Sumarno
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 13 No. 1 (2009)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta in cooperation with Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI) Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v13i1.1403

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan program pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan Teknologi Industri (SMKTI), yang mencakup: (1) angka partisipasi lulusan Jurusan Mesin, Elektro, dan Bangunan pada industri utama dan unit produksi, dan (2) indikator pasar tenaga kerja lulusan pada waktu mendatang. Subjek penelitian ini adalah tenaga kerja lulusan SMKTI Kota Bandar Lampung. Data penelitian dikumpulkan melalui dokumentasi dan dianalisis secara deskriptif. Untuk mengetahui indikator prospek pasar tenaga kerja lulusan SMKTI digunakan persamaan Grip dan Heijke (1998). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pada unit produksi, jurusan teknik mesin mempunyai angka partisipasi 0,66 sampai 0,76 (efektif), jurusan teknik bangunan mempunyai angka partisipasi 0,58 (efektif), dan jurusan teknik elektro mempunyai angka partisipasi 0,36 sampai 0,43 (tidak efektif). (2) Indikator pasar tenaga kerja yang akan datang bagi lulusan SMKTI = 4,66. Indikator ini menunjukkan bahwa program pendidikan SMKTI tidak efektif.Kata kunci:      efektivitas program, angka partisipasi, indikator pasar tenaga kerja lulusan
KEMAMPUAN MUSIKALITAS SEBAGAI SARANA PENGEMBANGAN KETERAMPILAN SOSIAL Djohan, Djohan
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 13 No. 1 (2009)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta in cooperation with Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI) Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v13i1.1405

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen kepekaan musikalitas sehingga dapat memberikan kontribusi terhadap perkembangan peran musik dalam pendidikan serta peningkatan keterampilan sosial pada siswa sekolah dasar. Penelitian ini dilakukan terhadap 381 siswa kelas 3, 4, dan 5 sekolah dasar di Jakarta dan Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepekaan musikalitas siswa dapat diukur melalui instrumen kepekaan terhadap musik dan kemampuan ini memiliki korelasi yang signifikan dengan skor kecerdasan sosial.Kata kunci:      penghargaan diri, musik pendidikan, penilaian kemampuan musikalitas
PERPADUAN PCL DAN PELATIHAN METAKOGNITIF DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA Dewanti, Sintha Sih
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 13 No. 1 (2009)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta in cooperation with Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI) Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v13i1.1400

Abstract

Penelitian ini bertujuan memperoleh data empiris mengenai: (1) keefektifan Problem-Centered Learning (PCL); (2) ketuntasan belajar klasikal; dan (3) sikap siswa terhadap pembelajaran pemecahan masalah matematika menggunakan perpaduan pendekatan PCL dan pelatihan metakognitif. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain tes prasyarat dan tes awal – tes akhir dengan tiga kelompok eksperimen. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri di Kota Yogyakarta. Sampel diambil secara acak bertingkat. Data dikumpulkan menggunakan tes kemampuan pemecahan masalah dan skala sikap dan dianalisis dengan statistik deskriptif dan inferensial dengan Anakova dua kovariat dilanjutkan dengan uji Tukey's HSD, sedangkan ketuntasan belajar dianalisis dengan uji Chi-kuadrat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jika dibandingkan dengan pendekatan ekspositori, perpaduan pendekatan PCL dan pelatihan metakognitif lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika dan menghasilkan ketuntasan belajar yang secara signifikan lebih besar. Siswa juga bersikap positif terhadap pembelajaran pemecahan masalah matematika menggunakan perpaduan pendekatan PCL dan pelatihan metakognitif.Kata kunci:      pembelajaran matematika, PCL, pelatihan metakognitif, kemampuan pemecahan masalah
PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN KARYA SENI LUKIS ANAK DI SEKOLAH DASAR Retnowati, Tri Hartiti
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 13 No. 1 (2009)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta in cooperation with Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI) Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v13i1.1406

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan instrumen penilaian yang sahih dan andal untuk mengukur hasil belajar seni lukis anak. Melalui instrumen tersebut para guru seni lukis pada pendidikan dasar dapat melakukan penilaian secara objektif. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Penetapan konstruk instrumen penilaian proses dan produk dilakukan melalui pendapat pakar pendidikan seni, pakar seni lukis anak, pakar pengukuran, dan praktisi. Subjek penelitian adalah peserta didik sekolah dasar kelas satu, dua, dan tiga dan guru seni lukis di SD Muhammadiyah Sapen Yogyakarta, MIN Tempel, dan SDN Langen Sari Yogyakarta. Penentuan koefisien reliabilitas instrumen dilakukan dengan menggunakan paket program genova berdasarkan teori Generalizability yang dikembangkan oleh Crick dan Brennan yang terdiri atas teori G (Generalized study) dan D (Decision study) yang komponen variansinya adalah person, rater, item, interaksi person dan rater, dan kesalahan, serta dengan koefisien interrater Cohen's Kappa. Validitas instrumen penilaian seni lukis anak di sekolah dasar telah teruji melalui focus group discussion sebanyak 3 kali dan sekali seminar. Reliabilitas instrumen diukur menggunakan koefisien genova dan koefisien cohen's kappa. Rata-rata koefisien Genova secara keseluruhan adalah 0,71. Adapun rata-rata koefisien Cohen's Kappa yaitu 0,82. Kedua nilai rata-rata ini telah  memenuhi kriteria minimum yang disyaratkan yaitu 0,70.Kata kunci: Karya seni lukis anak, teori Generalizability, teori G (Generalized study), dan D (Decision study)
IMPLEMENTASI BIMBINGAN KEJURUAN DI JURUSAN MESIN SMKN 2 WONOSARI Sukardi, Th.
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 13 No. 1 (2009)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta in cooperation with Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI) Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v13i1.1404

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan bentuk bimbingan kejuruan yang tepat, dampak terhadap prestasi pembelajaran produktif, kendala dan pemecahannya di Jurusan Mesin SMKN 2 Wonosari. Penelitian ini merupakan penelitian expost facto dengan metode korelasional dan diskriptif kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa Jurusan Mesin SMKN 2 Wonosari dan sampelnya adalah siswa kelas 2 yang berjumlah 108 siswa yang ditentukan dengan teknik stratified sampling, dibantu oleh 8 orang pelaksana pembelajaran (6 guru, 1 kepala bengkel, 1 kepala bidang). Data pemahaman bimbingan kejuruan dikumpulkan menggunakan angket. Reliabilitas angket diestimasi dengan Cronbach's Alpha 0,750. Prestasi kerja praktik diambil dari dokumentasi guru praktik dan data lain dikumpulkan melalui wawancara pada subjek yang berkompeten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan bimbingan kejuruan dilaksanakan secara klasikal, selama 10 menit diawal dan 10 menit diakhir pembelajaran praktik. Tingkat pemahaman siswa tentang bimbingan kejuruan sangat memuaskan dan kinerja, mental, disiplin dan sosialisasi kerja terbentuk dengan baik. Ada hubungan positip antara prestasi praktik dengan bimbingan kejuruan. Kendala yang dihadapi adalah siswa masih canggung dan kurangnya komitmen, kompetensi, dan pengalaman guru.Kata kunci: bimbingan kejuruan, pembelajaran produktif
KETEPATAN METODE MANTEL-HAENSZAL, SIBTEST, DAN REGRESI LOGISTIK UNTUK MENDETEKSI DIFFERENTIAL ITEM FUNCTION Budiyono, Budiyono
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 13 No. 1 (2009)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta in cooperation with Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI) Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v13i1.1398

Abstract

Penelitian dilakukan untuk mengetahui (a) urutan ketepatan pendeteksian Differential Item Functioning (DIF) antara metode Mantel-Haenszel, the Simultanous Item Bias Test (SIBTEST), dan regresi logistik, (b) persentase kandungan DIF, Mantel-Haenszel, SIBTEST, dan regresi logistik tidak melakukan kesalahan. Simulasi dipilih dengan desain sebagai berikut (a) peserta tes sebanyak 1000 orang untuk kelompok acuan dan 1000 orang untuk kelompok fokus, dan (b) tiga kelompok tes pilihan ganda dengan 5 pilihan jawaban. Ada 20 buah tes masing-masing terdiri dari 25 butir soal, 40 buah tes masing-masing terdiri dari 50 butir soal, dan 60 buah tes masing-masing terdiri dari 75 butir soal. Muatan DIF pada tes ke-i sebesar 4i% pada kelompok pertama, 2i% pada kelompok kedua, dan  pada kelompok ketiga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (a) urutan ketepatan mendeteksi DIF, secara berturut-turut adalah metode SIBTEST, metode Mantel-Haenszel, dan metode regresi logistik, (b) pada kandungan DIF paling banyak 8%, metode Mantel-Haenszel tidak melakukan kesalahan, metode SIBTEST tidak melakukan kesalahan pada setiap persentase kandungan DIF, dan pada kandungan DIF paling banyak 24% (untuk panjang butir 25), 8% (untuk panjang butir 50), dan 7% (untuk panjang butir 75), metode regresi logistik tidak melakukan kesalahan.Kata kunci:      DIF, perbandingan ketepatan, Mantel-Haenszel, SIBTEST, regresi logistik

Page 1 of 1 | Total Record : 8