cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan
ISSN : 26857111     EISSN : 23386061     DOI : 10.21831
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan memuat dan menyebarluaskan hasil-hasil penelitian pendidikan dosen, dan penelitian disertasi mahasiswa S3 dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Hasil-hasil penelitian yang disampaikan pada jurnal ini tidak terbatas pada bidang evaluasi pendidikan tetapi juga hasil penelitian dan evaluasi pendidikan dalam arti luas, seperti bidang teknologi dan kejuruan, ilmu pengetahuan sosial, pendidikan luar sekolah, linguistik terapan, teknologi pembelajaran, manajemen pendidikan, pendidikan sains, dan pendidikan matematika. Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan dengan Nomor ISSN cetak 1410-4725 dan ISSN online 2338-6061 telah terakreditasi kembali dengan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 040/P/2014 yang berlaku selama 5 (lima) tahun sejak ditetapkan pada tanggal 18 Februari 2014
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol. 14 No. 2 (2010)" : 9 Documents clear
Komparasi Standard Setting Metode Group Contrast dan Bookmark pada Mata Pelajaran Akuntansi Brataningrum, Natalina Premastuti
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 14 No. 2 (2010)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta in cooperation with Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI) Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.034 KB) | DOI: 10.21831/pep.v14i2.1080

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menentukan cut score (batas lulus) ujian nasional mata pelajaran akuntansi dengan menggunakan metode Group Contrast dan Bookmark. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Data berupa perangkat UN kompetensi kejuruan teori akuntansi tahun 2009 dan respon peserta dari dokumen sebanyak 8 SMK Bisnis dan Manajemen di wilayah Kota Yogyakarta sebanyak 314 peserta didik. Analisis data butir tes dilakukan secara klasik dengan program microcat Iteman, sedangkan analisis secara modern (Rasch Model) menggunakan program AcerConQuest. Judgment ahli digunakan dalam penentuan cutscore. Cut score yang dihasilkan dengan metode Group Contrast adalah sebesar 63,09 (skala 100) dan dengan metode Bookmark adalah sebesar 68,96 (Respon Probability/RP 0,67) dan 67,36 (RP 0,5). Metode Bookmark relatif lebih akurat dalam menentukan cut score karena butir diungkap parameter indeks kesukarannya kemudian dilakukan analisis kemampuan peserta tes dengan menggunakan model Rasch atau Teori Respon Butir, dan adanya judgment ahli.Kata kunci: batas lulus, metode group contrast, metode bookmark
Pengembagan Model Asesmen Kompetensi Siswa SMK dalam Konteks Pembelajaran Berbasis Kerja di Industri Syahrul, Syahrul
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 14 No. 2 (2010)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta in cooperation with Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI) Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.861 KB) | DOI: 10.21831/pep.v14i2.1081

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah mengembangkan dan menemukan model asesmen kompetensi siswa SMK dalam konteks pembelajaran berbasis kerja di industri yang valid, praktis, dan efektif. Model asesmen yang dikembangkan diberi nama Model Asesmen Autentik Terintegrasi (Model-AAT), dengan metode mengintegrasikan asesmen teman sejawat dan asesmen unjuk kerja. Subjek penelitian adalah siswa SMK peserta Praktik Kerja Industri (Prakerin), guru pembimbing, dan instruktur pada institusi pasangan (bengkel-bengkel otomotif) di Makassar. Pengembangan Model-AAT ini mengacu pada model pengembangan pendidikan yang dikemukakan Plomp (1997) dengan mengacu pada kriteria kualitas produk pengembangan, yang meliputi kriteria kevalidan, kepraktisan dan keefektifan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Model-AAT memenuhi kriteria valid, efektif, dan praktis, untuk diterapkan pada pembelajaran berbasis kerja di industri; (2) Penerapan Model-AAT memungkinkan guru dan instruktur untuk menilai unjuk kerja siswa dengan lebih objektif; (3) Penerapan ini dapat meningkatkan kerjasama antara sekolah dan dunia industri.Kata kunci:   model asesmen kompetensi, siswa smk, pembelajaran berbasis kerja, industri
Pengembangan Tes Keterampilan Renang Anak Usia Prasekolah Susanto, Ermawan
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 14 No. 2 (2010)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta in cooperation with Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI) Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.476 KB) | DOI: 10.21831/pep.v14i2.1076

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) mengembangkan instrumen tes keterampilan renang usia prasekolah, (2) mengetahui validitas dan mengestimasi reliabilitas instrumen tes keterampilan renang usia prasekolah, (3) menciptakan butir-butir instrumen tes keterampilan renang usia prasekolah yang valid. Metode penelitian menggunakan research and development. Subjek penelitian adalah 50 siswa prasekolah usia 4-6 tahun. Instrumen pengumpulan data berupa lembar observasi dan kuesioner. Validitas diketahui dengan validitas isi dan reliabilitas instrumen diestimasi menggunakan formula alpha dari cronbach. Hasil penelitian berupa instrumen tes keterampilan renang usia prasekolah yang valid. Hasil estimasi reliabilitas sebesar 0,0994, yang selanjutnya direvisi hingga memeroleh produk final.Kata kunci: prasekolah, instrument, tes, keterampilan renang
Perbandingan Keefektifan Bentuk Tes Uraian dan Teslet dengan Penerapan Graded Response Model (GRM) susongko, Purwo
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 14 No. 2 (2010)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta in cooperation with Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI) Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (510.622 KB) | DOI: 10.21831/pep.v14i2.1082

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menemukan: (1) perbandingan nilai fungsi informasi item pada bentuk tes uraian dan testlet secara empirik dan simulasi, (2) pengaruh banyaknya item dan ukuran sampel terhadap perbandingan nilai fungsi informasi item pada bentuk tes uraian dan testlet secara simulasi, dan (3) keakuratan pemodelan GRM pada bentuk uraian dan testlet. Data empirik diambil dari respons siswa terhadap tes bentuk uraian dan bentuk testlet dari 772 siswa SMA kelas XI yang tersebar di lima SMA di Kabupaten Tegal. Bentuk tes uraian dan testlet bersama-sama diberikan pada siswa pada akhir semester I dan di awal semester II dengan waktu tenggang minimal 1 bulan. Data pada penelitian simulasi dibangkitkan dari parameter item hasil estimasi pada penelitian empirik dengan program WinGen 2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) secara empirik dan simulasi, tes yang disajikan dalam bentuk uraian cenderung memiliki nilai fungsi informasi item yang lebih tinggi dibanding dengan tes yang disajikan dalam bentuk testlet, (2) secara simulasi, ada pengaruh banyaknya item dan ukuran sampel terhadap perbandingan nilai fungsi informasi item pada bentuk tes uraian dan bentuk testlet, dan (3) pemodelan GRM pada bentuk tes uraian dan testlet paling akurat pada kondisi banyaknya item 20 dan ukuran sampel 2000.Kata kunci: keefektifan, bentuk tes, graded response model
Peranan Inteligensi, Penguasaan Kosakata, Sikap, dan Minat terhadap Kemampuan Membaca pada Anak Wulan, Ratna
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 14 No. 2 (2010)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta in cooperation with Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI) Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (104.528 KB) | DOI: 10.21831/pep.v14i2.1077

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran inteligensi, penguasaan kosakata, sikap terhadap membaca, dan minat membaca terhadap kemampuan membaca siswa kelas 4 sekolah dasar, berusia 9-10 tahun. Subjek penelitian adalah siswa yang tidak terganggu penglihatan dan pendengarannya serta tidak mengalami retardasi mental. Alat pengumpul data adalah CFIT Skala-2 untuk mengukur inteligensi, Tes Kosakata untuk mengukur penguasaan kosakata, Skala Sikap Terhadap Membaca untuk mengukur sikap terhadap membaca, Skala Minat Membaca untuk mengukur minat membaca, dan Tes Membaca untuk mengukur kemampuan membaca. Subjek penelitian adalah 377 murid dari 16 SDN di kota Yogyakarta, terdiri dari 180 laki-laki dan 197 perempuan. Hasil analisis regresi dengan empat prediktor, menunjukkan keempat prediktor secara bersama-sama berperan terhadap kemampuan membaca (R = 0,592, F = 50,154 dengan p < 0,05) dan sumbangannya sebesar 35% (penguasaan kosakata 29%, inteligensi 5,4%, sikap terhadap membaca 0,6%, dan minat membaca 0%).Kata kunci:      kemampuan membaca, penguasaan kosakata, inteligensi, sikap terhadap membaca, minat membaca
Penyetaraan Vertikel Model Kredit Parsial Soal Matematika SMP Sugeng, Sugeng
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 14 No. 2 (2010)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta in cooperation with Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI) Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.693 KB) | DOI: 10.21831/pep.v14i2.1083

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan menemukan ukuran sampel minimum, pengaruh panjang tes, panjang tes anchor minimum, dan metode penyetaraan tes dalam penyetaraan vertikal model kredit parsial soal Matematika SMP menggunakan common-item nonequivalent groups design. Pembangkitan data melibatkan variasi peringkat kelas terhadap ukuran sampel (300; 600; 1000), panjang tes (10; 20), dan distribusi kemampuan (N(0,1), N(1,1)) sebanyak 50 replikasi menggunakan Program WinGen2. Penyetaraan vertikal melibatkan (a) panjang tes anchor 2, 3, 4, 5, dan 8 butir (panjang tes 20 butir); dan (b) panjang tes anchor 2, 3, 4, dan 5 butir (panjang tes 10 butir). Kriteria pengujian keakuratan penyetaraan menggunakan RMSD dan RMSE. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Penyetaraan vertikal pada sampel 300 memiliki rata-rata RMSD dan RMSE cukup kecil untuk semua situasi; (2) Keakuratan penyetaraan meningkat seiring meningkatnya panjang tes; (3) Dengan rentang panjang tes anchor 25% sampai 30% untuk butir politomus, penyetaraan vertikal model kredit parsial memerlukan panjang tes anchor minimum 5 untuk panjang tes 20 butir dan 3 untuk panjang tes 10 butir; dan (4) Metode Mean/Mean cenderung lebih akurat, dalam penyetaraan vertikal IRT butir tes Matematika model kredit parsial diikuti Stocking-Lord, Mean/Sigma, dan Haebara.Kata kunci:      penyetaraan vertikal, model kredit parsial, tes anchor, kalibrasi, RMSD, RMSE
Konstruk dan Faktor Jasmani yang Berpengaruh terhadap Prestasi Renang Gaya Bebas 50 Meter Sriundy, I Made
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 14 No. 2 (2010)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta in cooperation with Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI) Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (582.764 KB) | DOI: 10.21831/pep.v14i2.1078

Abstract

AbstrakTujuan penelitian untuk: (1) Mengembangkan model konstruk pengukuran prestasi renang gaya bebas 50 meter; (2) Mendapatkan model persamaan struktural prestasi perenang gaya bebas 50 meter kaitannya dengan faktor-faktor jasmani terhadap teknik; dan (3) Membuktikan faktor-faktor jasmani yang mempengaruhi prestasi renang gaya bebas 50 meter. Subjek penelitian 150 orang diambil menggunakan purposif random sampling. Analisis data dengan program SPSS 10.0 dan LISREL 8.71 for Windows. Hasil analisis menunjukkan bahwa (1) indikator pengukuran prestasi renang meliputi proporsi tubuh, biomotorik, dan status gizi, (2) model yang dihipotesiskan merupakan model yang fit, (3) faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi renang gaya bebas 50 meter meliputi biomotorik, teknik renang, dan proporsi tubuh.Kata kunci:      prestasi renang, proporsi tubuh, biomotorik, status gizi, dan teknik renang
Bias Item Tes Keterampilan Proses Sains Pola Divergen dan Modifikasinya sebagai Tes Kreativitas Subali, Bambang
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 14 No. 2 (2010)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta in cooperation with Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI) Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.235 KB) | DOI: 10.21831/pep.v14i2.1084

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan mengetahui bias item tes keterampilan proses sains pola divergen dan modifikasinya sebagai tes kreativitas biologi SMA untuk assessment for learning. Penelitian menggunakan intrumen keterampilan proses sains pola divergen untuk biologi SMA (Bambang Subali, 2009). Dua dari enam instrumen pengukur keterampilan proses sains tersebut dimodifikasi menjadi instrumen pengukur kreativitas keterampilan proses sains dan diujikan pada 1095 peserta didik. Penskoran dalam skala politomus dan dianalisis menurut Partial Credit Model 1-PL dengan program QUEST. Analisis bias didasarkan faktor gender, lokasi, dan jenjang kelas. Hasil pengukuran menunjukkan, dengan kriteria mean INFIT MNSQ  1,0 ± 0,0 tes fit dengan model. Berdasarkan kriteria batas INFIT MNSQ 0,77 - 1,30 seluruh item fit dengan model. Hasil penyelidikan bias ternyata sebagian item bias, baik dari segi gender, lokasi, atau jenjang kelas.Kata kunci:      alat ukur keterampilan proses sains pola divergen, alat ukur kreativitas keterampilan proses sains, bias item, PCM-1PL
Pengembangan The Two-Tier Diagnostic Tes pada Bidang Biologi secara Terkomputersisasi Suwarto, Suwarto
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 14 No. 2 (2010)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta in cooperation with Himpunan Evaluasi Pendidikan Indonesia (HEPI) Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/pep.v14i2.1079

Abstract

AbstrakPenelitian bertujuan mengembangkan tes diagnostik dua tingkat (the two-tier diagnostic test) pada bidang biologi dan mengembangkan program komputer untuk mendiagnosis kesulitan belajar siswa. Tes disusun melalui tiga fase, yaitu (1) defining the content boundaries; (2) identifying students' misconceptions; dan (3) developing instrument. Pengembangan program komputer terkait dengan soal, siswa, tabel kerja, SQL (Structured Query Language), ketuntasan, dan grade. Tes diagnostik yang dikembangkan ada 3, yaitu tes A, tes B, dan tes C. Responden untuk tes A dan tes B ada 130 siswa dan untuk tes C ada 128 siswa. Analisis statistik dilakukan dengan program iteman versi 3,00. Program komputer yang dikembangkan diujicobakan di SMAN 1 Tawangsari dan SMA Veteran 1 Sukoharjo. Hasil penelitian adalah Tes A terdiri atas 73 butir, dengan rentang kesulitan butir 0,031-0,962, rentang daya beda butir 0,013-1,000 dan reliabilitas 0,871; Tes B terdiri atas 39 butir, dengan rentang kesulitan butir 0,038-0,762, rentang daya beda butir 0,009-0,918 dan reliabilitas 0,768; dan Tes C terdiri atas 79 butir, dengan rentang kesulitan butir 0,102-0,938, daya beda butir 0,029-1,000 dan reliabilitas 0,894. Program komputer untuk mendiagnosis kesulitan belajar telah berfungsi dengan baik.Kata kunci: tes terkomputerisasi

Page 1 of 1 | Total Record : 9