Articles
15 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 22, No. 1, Juni 2021"
:
15 Documents
clear
METHOD OF MEMORIZING AL-QUR’AN FOR LANSIA IN THE ISTIQOMAH TAKLIM ASSEMBLY GIWANGAN UMBULHARJO, YOGYAKARTA CITY
K Kafindi;
Bambang Sumardjoko;
Taufik Kasturi;
Meti Fatimah
Profetika: Jurnal Studi Islam Vol. 22, No. 1, Juni 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/profetika.v22i1.14761
This study aims to find out why the elderly are interested in memorizing the Al-Qur'an. This research uses a qualitative approach. The form of this research is a case study, a case study is a form of study that is very suitable for studying an event or situation in more depth, And to get a more comprehensive understanding of individual aspects, events, or situations and the focus of the study is the elderly who memorize Al-Qur’an in the Istiqomah Giwangan Umbulharjo Taklim Council, Yogyakarta City. The data were collected using the methods of documentation, observation and interviews. The results of this study indicate that the elderly are interested in memorizing the Al-Qur'an because they want to learn more about the Qur'an by memorizing. In this study, it was also found that age did not prevent them from memorizing the Qur'an. A strong desire for the elderly to memorize the Al-Qur'an is that they want to gain many benefits because as a basis for religion, reach for glory, And carry out obligations, all based on motivation to worship God. Meanwhile, the method used by the elderly in memorizing Al-Qur'an uses the Wahdah method.
ISLAMIC CURRICULUM MANAGEMENT AT PONDOK PESANTREN SALAFIAH BAITUL RAFKI AS-SA’DIYAH TALU TALAMAU DISTRICT PASAMAN BARAT
R Refinal;
Ahmad Lahmi;
Mahyudin Ritonga
Profetika: Jurnal Studi Islam Vol. 22, No. 1, Juni 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/profetika.v22i1.14762
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana pengelolaan kurikulum keislaman di pondok pesantren Salafiah, tujuan ini didasarkan pada realita bahwa kurikulum keislaman pada masing-masing lembaga pendidikan swasta memiliki perbedaan antara satu dengan yang lainnya, hal ini dikarenakan setiap pengelola lembaga pendidikan khususnya pondok pesantren memiliki wewenang untuk mengelola kurikulumnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah kualitatif, sumber data penelitian pimpinan pondok pesantren, wakil bidang kurikulum, guru yang ada di pondok pesantren dipilih secara purposive, teknik pengumpulan data yang digunakan ialah observasi, wawancara dan studi dokumentasi, data dianalisis dengan pendekatan interaktif. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa pengelolaan kurikulum di pondok pesantren Salafiah Baitul Rafki As-Sa’diyah Talu ialah: 1) perencanaan kurikulum keislaman didominasi oleh hasil pemikiran dan keinginan pimpinan pondok pesantren, 2) pelaksanaan kurikulum keislaman di pondok pesantren ini dilaksanakan semua SDM sesuai dengan arahan wakil kurikulum, 3) Evaluasi kurikulum pada pondok pesantren ini tidak dilakukan sesuai dengan tuntutan perubahan zaman.
FIKIH BERNEGARA DALAM PEMIKIRAN YUSUF AL-QARADAWI
S Sudarto
Profetika: Jurnal Studi Islam Vol. 22, No. 1, Juni 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/profetika.v22i1.14778
Para sarjana Muslim dalam menyikapi hal baru dalam fikih bernegara, antara kejumudan dan kebablasan. Al-Qaradawi sebagai sosok ahli hukum kontemporer berusaha menjembatani antara dua kubu yang berseberangan tersebut demi memberi landasan hukum bagi praktek bernegara umat Islam saat ini. Oleh karena itu, peneliti mengangkat isu fikih bernegara dalam konteks dunia modern perspektif Yusuf al-Qaradawi dan bagaimana corak pemikirannya. Penelitian ini berupa kajian pustaka dengan menggunakan metode analisis konten. Penelitian menghasilkan bahwa pemikiran fikih bernegara Yusuf al-Qaradawi bersifat idealis-fleksibel-realistis. Idealis dari sisi relasi negara dan agama, konstitusi negara dan kepemimpinan wanita. Fleksibel dari sisi sistem dan bentuk negara. Realistis dari sisi menyikapi demokrasi, multi partai, pencalonan wanita dan non Muslim, dan koalisi dengan pemerintahan non Islam. Fleksibilitas dan realistis sikap al-Qaradawi didasarkan pada pertimbangan bahwa as-siyasah asy-syar’iyyah termasuk hukum muamalah, bersikap moderat, memberi kemudahan, meminimalisir keburukan (taqlil asy-syarr), dan mengambil resiko yang lebih ringan (irtikab akhaff ad-dararain).
IMPLEMENTASI BLENDED LEARNING DALAM PEMBELAJARAN PAI DI MAN 4 PASAMAN BARAT PADA MASA COVID-19
T Tasniwati
Profetika: Jurnal Studi Islam Vol. 22, No. 1, Juni 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/profetika.v22i1.14764
Madrasahs ranging from ibtidaiyah level to Aliyah have Islamic religious education curriculum, in accordance with the results of readings on various literature and initial observations made in MAN 4 West Pasaman islamic religious education learning is still faced with complex problems, the right logic for this is normal conditions are still difficult especially covid-19 conditions. The purpose of this research is to describe how blended learning is implemented in PAI learning during covid-19, this research method is descriptive qualitative, the data source used is the head of madrasah, deputy head, teacher of PAI field and some students selected purvosiv, to get data from informants used techniques that are prevalent in qualitative research namely observation, interview and documentation studies. The result of this study is, learning planning using blended learning there are differences in planning during and offline, the implementation of PAI learning with blended learning during covid-19 in MAN 4 Pasaman is done by dividing the learning ship based on odd weeks and odd classes. Third, evaluation of PAI learning with Blended learning is done by utilizing google form and video practice made by students.
PENGARUH PENDIDIKAN AIKA TERHADAP PERILAKU KEAGAMAAN SISWA DI SD MUHAMMADIYAH SEWON BANTUL YOGYAKARTA
Yunita Syafitri;
Mahli Zainuddin Tago
Profetika: Jurnal Studi Islam Vol. 22, No. 1, Juni 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/profetika.v22i1.14765
Manusia adalah ciptaan Allah yang memiliki keistimewaan bila dibandingkan dengan makhluk-makhluk lainnya. Keistimewaan itu ditentukan oleh akal pikirannya dan hati nuraninya dan senantiasa tumbuh dan berkembang. Perkembangan anak selalu diikuti oleh pertumbuhan baik fisik maupun psikis. Pertumbuhan sendiri artinya perubahan secara fisiologis sebagai hasil dari proses pematangan fungsi-fungsi fisik yang berlangsung secara normal pada diri anak yang ditunjang oleh faktor lingkungan dan proses belajar. Pendidikan agama merupakan salah satu dari tiga subyek pelajaran yang harus dimasukkan dalam kurikulum setiap lembaga pendidikan formal di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pembelajaran pendidikan agama Islam terhadap perilaku keagamaan siswa kelas V dan VI di SD Muhammadiyah, mengetahui pengaruh pendidikan kemuhammadiyahan terhadap perilaku keagamaan siswa kelas V dan VI di SD Muhammadiyah, mengetahui perilaku keagamaan siswa kelas V dan VI di SD Muhammadiyah serta mengetahui pengaruh pendidikan agama Islam dan pendidikan kemuhammadiyahan secara simultan terhadap perilaku keagamaan siswa kelas V dan VI di SD Muhammadiyah. Jenis penelitian ini adalahkorelasional dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 73 orang siswa di SD Muhammadiyah se-Kecamatan Sewon, Kab. Bantul Yogyakarta dengan pengambilan sampling proportionate stratified random sampling dengan menggunakan rumus Slovin. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel pendidikan agama Islam dan pendidikan kemuhammadiyahan mempunyai pengaruh positif terhadap perilaku keagamaan siswa. Sedangkan pada uji hipotesis disimpulkan bahwa terdapat pengaruh antara pendidikan agama Islam terhadap perilaku keagamaan siswa sebesar 16,5%, pengaruh pendidikan kemuhammadiyahan terhadap perilaku keagamaan siswa sebesar 15,2%, pengaruh pendidikan agama Islam dan pendidikan kemuhammadiyahan terhadap perilaku keagamaan siswa sebesar 31,7% dan sisanya 68,3% dipengaruhi oleh varibaelvariabel lain di luar model yang dimasukkan dalam penelitian ini.
ANALISIS KONSEPTUAL MANAJEMEN MUTU DI MADRASAH DAN PONDOK PESANTREN
K Khoiriah;
Z Zulmuqim
Profetika: Jurnal Studi Islam Vol. 22, No. 1, Juni 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/profetika.v22i1.14766
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengalisis secara konseptual manajemen mutu di Madrasah dan Pesantren. Adapun pendekatan, penelitian ini adalah library research, yang bermakna penelitian yang dilaksanakan berdasarkan karya tulis. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa untuk menjalankan manajemen mutu ini perlu adanya kepala madrasah yang handal. Untuk mendukung efektifitas dan efisiensi kinerjanya, kepala madrasah harus memiliki beberapa kompetensi khusus di antaranya: kompetensi profesional, kompetensi wawasan kependidikan dan manajemen, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial. Konsep manajemen mutu madrasah dan pesantren berkaitan dengan kegiatan optimalisasi fungsi-fungsi manajemen dalam mengelola mutu pesantren mulai dari perencanaan strategis mutu, riset pasar, analisis SWOT, peristiwa kunci, rencana strategis, mengembangkan strategi institusional jangka panjang, kebijakan mutu dan rencana mutu, biaya dan keuntungan mutu, biaya pencegahan dan kegagalan, sampai pada pengawasan dan evaluasi serta kontrol mutu.
PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENANAMKAN NILAI CINTA LINGKUNGAN KEPADA PESERTA DIDIK
R Ramli
Profetika: Jurnal Studi Islam Vol. 22, No. 1, Juni 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/profetika.v22i1.14767
Lingkungan madrasah yang baik adalah lingkungan yang di dalamnya dihiasi tanaman pepohonan yang dipelihara dengan baik dan tersusun dengan rapi sebagai laboratorium alam bagi peserta didik, dan sejumlah kursi dan meja belajar yang teratur rapi. Lingkungan hidup yang sehat dan baik merupakan hak asasi setiap warga Negara Indonesia, maka penanaman nilai-nilai cinta lingkungan di madrasah menjadi kemestian. Penelitian in bertujuan untuk mendeskripsikan dan memaparkan penanaman nilai-nilai cinta lingkungan yang dilakukan oleh guru Pendidikan Agama Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data penelitian ini dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian bahwa penanaman nilai cinta lingkungan di MTsN 3 Kota Padang dilaksanakan melalui pengembangan kurikulum madrasah, meliputi program pengembangan diri, pengintegrasian dalam mata pelajaran, dan budaya madrasah. Program pengembangan diri meliputi kegiatan rutin, kegiatan spontan, keteladanan, pengkondisian fasilitas kebersihan dalam mendukung penanaman karakter cinta lingkungan.
PERAN SOSIAL LAKI-LAKI DAN PEREMPUANPERSPEKTIF AL-QUR’AN
T Tohirin;
Z Zamahsari
Profetika: Jurnal Studi Islam Vol. 22, No. 1, Juni 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/profetika.v22i1.14768
Salah satu aspek fundamental yang menjadi karakter dasar manusia adalah adanya jenis kelamin. Allah SWT menciptakan manusia dengan berjenis kelamin laki-laki dan perempuan (QS. Al-Hujurat [49]: 13). Perbedaan ini membawa konsekuensi pada adanya perbedaan karakter, hak dan kewajiban antara laki-laki dan perempuan. Penelitian ini merupakan penelitian pustaka (liberary research) dengan pendekatan kualitatif eksploratif. Peneliti berusaha menemukan pemahaman yang luas dan mendalam tentang suatu obyek sehingga nantinya dapat ditemukan satu hipotesa dan selanjutnya dirumuskan dalam sebuah teori. Sumber data penelitian ini adalah ayat al-Qur’an yang berkanaan dengan jenis kelamin, terutama terkait dengan perbedaan peran, hak dan kewajiban antara laki-laki dan perempuan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa lak-laki dan perempuan dalam perspektif al-Quran bukanlah sekedar identitas biologis. Laki-laki dan perempuan adalah istilah yang dimaksudkan untuk menujukkan perbedaan sifat, tugas, dan peran kehadiran masing-masing di muka bumi. Laki-laki dicirikan dengan sifat-sifat agresifitas dan kemandirian, sedangkan perempuan dicirikan dengan sifat kelembutan, ketaatan, dan suka berhias. Tugas dan peran utama laki-laki adalah hal-hal yang berkenaan dengan urusan publik, terutama berkenaan dengan kepemimpinan dan mencari nafkah (sektor ekonomi). Sedangkan tugas dan peran utama perempuan berkenaan dengan urusan domestik terutama berkenaan dengan masalah pengasuhan anak.
POLA PEMBELAJARAN GURU PADA MASA PANDEMI CORONA (COVID-19) SD NEGERI KRAMAT 3 KECAMATAN DEMPET KABUPATEN DEMAK
Zaenal Fata;
S Su’ad;
M Murtono
Profetika: Jurnal Studi Islam Vol. 22, No. 1, Juni 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/profetika.v22i1.14769
Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pola pembelajaran guru pada masa pendemi Corona (Covid 19) dan faktor pendukung serta penghambatnya di SD Negeri Kramat 3 Kecamatan Dempet Kabupaten Demak. Metode yang digunakan oleh peneliti dalam menyusun penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) Pola pembelajaran guru pada masa pandemi corona (COVID-19) pada SD Negeri Kramat 3 Kecamatan Dempet Kabupaten Demak diantaranya adalah a) Perencanaan pembelajaran (Silabus dan RPP), b) Pelaksanaan pembelajaran menggunakan WhatsApp, Zoom, dan Email, c) Evaluasi pembelajaran dilakukan dengan memberikan soal tes. Soal tes dikirim pada group WhatsApp dan diselesaikan oleh siswa pada waktu yang telah ditentukan. 2) Faktor pendukung dalam pelaksanaan pembelajaran guru pada masa pandemi corona (COVID-19) pada SD Negeri Kramat 3, Kecamatan Dempet Kabupaten Demak adalah a) Dukungan kepala sekolah, orang tua siswa, dan komite sekolah, b) Kesadaran semua pihak, C) Perangkat pembelajaran yang memadai baik itu jaringan internet, perangkat komputer. 3) Faktor penghambat dalam pelaksanaan pembelajaran guru pada masa pandemi corona (COVID-19) pada SD Negeri Kramat 3, Kecamatan Dempet Kabupaten Demak a) ketidaksiapan guru dalam pembelajaran daring, b) ketidaksiapan siswa dalam pembelajaran daring, c) perangkat pembelajaran daring yang tidak maksimal, d) keterbatasan waktu dan kontrol belajar.
PEMIKIRAN R.A. KARTINI UNTUK RELEVANSI PENDIDIKAN KHUSUSNYA PADA KAUM WANITA DI INDONESIA
Nur Atun Suryani;
H Hudaidah
Profetika: Jurnal Studi Islam Vol. 22, No. 1, Juni 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/profetika.v22i1.14770
R.A. Kartini adalah salah satu wanita hebat yang berjuang demi Indonesia. Beliau merupakan inspirator bagi suluruh kaum wanita. Perjuangan R.A. Kartini dalam pendidikan begitu erat kaitannya dengan emansipasi wanita. Perjuangan R.A. Kartini dalam dunia pendidikan sangatlah keras. Ia meyakini, bahwa dengan hanya dengan pendidikanlah derajat kaum wanita bisa diangkat dan menyadarkan masyarakat pentingnya peran wanita dalam peradaban bangsa Indonesia. Adapun tujuan dari penulisan ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimanakah peran seorang R.A. Kartini dalam pendidikan untuk kaum wanita. Jika dulu wanita selalu dianggap sebagai orang yang hanya bisa bekerja di dapur, tapi semenjak R.A. Kartini memperjuangkan pendidikan untuk kaum wanita, semuanya berubah. Wanita tidak hanya bisa bekerja di dapur, tapi wanita juga punya peran penting dalam peradaban Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian histori dan biografi berdasarkan fakta dalam sejarah. Semua yang tertulis disini adalah hasil dari analisis beberapa sumber yang teoritis dan kritis dari jurnal atau web yang menceritakan tentang perjuangan R.A. Kartini dalam pendidikan kaum wanita dan pendidikan islam di Indonesia. Dengan kegigihan dan sikap pantang menyerah inilah yang membuat perjuangan R.A. Kartini sampai detik ini mampu menghasilkan generasi penerus bangsa yang kuat.