cover
Contact Name
Hilalludin
Contact Email
hilalluddin34@gmail.com
Phone
+6281999248333
Journal Mail Official
hilalluddin34@gmail.com
Editorial Address
bantek, Bagik payung Lombok timur
Location
Kab. sumbawa barat,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
IMANU: Jurnal Hukum dan Peradaban Islam
ISSN : 31235026     EISSN : 31235026     DOI : -
Imanu: Jurnal Hukum dan Peradaban Islam [ISSN: 3123-5026] adalah jurnal akses terbuka yang diterbitkan oleh PT RisTekUtama (Riset Cendikia Teknologi Utama). Jurnal ini menjadi wadah untuk menyebarluaskan hasil penelitian ilmiah, kajian konseptual, serta pemikiran kritis di bidang hukum Islam, peradaban Islam, dan isu-isu kontemporer yang berkaitan dengan penerapan syariat Islam dalam masyarakat. Artikel-artikel yang diterbitkan dapat berasal dari akademisi, peneliti, praktisi hukum, maupun pemerhati studi keislaman. Imanu: Jurnal Hukum dan Peradaban Islam menerima naskah berupa artikel hasil penelitian, tinjauan pustaka, studi kasus, maupun diskusi ilmiah. Semua naskah yang masuk akan melalui proses tinjauan sejawat (peer-review) secara double-blind oleh para reviewer nasional maupun internasional yang kompeten di bidangnya. Jurnal ini terbit tiga kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, Juni dan Oktober. Artikel yang telah dinyatakan diterima akan ditampilkan terlebih dahulu pada bagian In-Press sebelum diterbitkan secara resmi. Seluruh proses penerbitan dilakukan secara daring.
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 21 Documents
Perempuan Beriman di Tengah Zaman: Refleksi Al-Qur'an Hisnul Khatimah Azzahra; Nayla Azizah Daulay; Aulia Salsa Nabila
IMANU: Jurnal Hukum dan Peradaban Islam Vol 2 No 01 (2026): Imanu: Jurnal Hukum dan Peradaban Islam
Publisher : Imanu: Jurnal Hukum dan Peradaban Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini mengkaji konsep perempuan beriman dalam perspektif Al-Qur’an sebagai respons teologis dan etis terhadap tantangan kehidupan kontemporer. Fokus utama kajian ini adalah refleksi kisah-kisah perempuan dalam Al-Qur’an seperti Asiyah istri Fir‘aun, Maryam binti ‘Imran, Ratu Balqis, serta ibu dan saudari Nabi Musa yang merepresentasikan keteguhan iman, integritas moral, kecerdasan spiritual, dan keberanian eksistensial di tengah tekanan sosial, politik, dan kultural. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka dengan pendekatan tafsir tematik (maudhu‘i), dengan menganalisis ayat-ayat Al-Qur’an yang relevan serta didukung oleh literatur tafsir klasik dan kontemporer, kajian gender Islam, dan wacana sosial modern. Hasil kajian menunjukkan bahwa Al-Qur’an memposisikan perempuan sebagai subjek iman yang otonom dan bertanggung jawab secara personal, tidak ditentukan oleh lingkungan, status, maupun relasi kekuasaan. Iman digambarkan sebagai keputusan batin yang merdeka, yang tercermin dalam orientasi hidup para tokoh perempuan Qur’ani terhadap nilai tauhid dan akhirat. Dalam konteks kekinian, refleksi ini menjadi sangat relevan menghadapi fenomena komodifikasi diri, krisis identitas, serta tekanan budaya materialistik yang kerap dialami perempuan modern. Artikel ini menegaskan bahwa ketahanan mental dan spiritual perempuan beriman dapat dibangun melalui literasi Al-Qur’an, kesadaran kritis, serta pemanfaatan teknologi secara etis. Dengan demikian, perempuan beriman tidak hanya mampu mempertahankan integritas dirinya, tetapi juga berperan aktif sebagai agen perubahan yang membawa nilai-nilai ilahiah dalam kehidupan sosial yang dinamis.

Page 3 of 3 | Total Record : 21