cover
Contact Name
La Rakhmat Wabula
Contact Email
la.rakhmat.wabula.stikesmh@gmail.com
Phone
+6282227073035
Journal Mail Official
sciencecentergroup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Ir. Ibrahim, Sukajadi, Kecamatan Baturaja Timur Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, Indonesia
Location
Kab. ogan komering ulu,
Sumatera selatan
INDONESIA
Bakti Nusantara Pengabdian Masyarakat Indonesia
Published by Science Center Group
ISSN : -     EISSN : 3089283X     DOI : https://doi.org/10.63202/bnpmi
Bakti Nusantara: Pengabdian Masyarakat Indonesia adalah jurnal interdisipliner utama yang diulas oleh rekan sejawat untuk memajukan teori dan praktik yang terkait dengan semua bentuk penjangkauan dan keterlibatan. Hal ini termasuk menyoroti upaya-upaya inovatif; secara kritis memeriksa isu-isu yang muncul, tren, tantangan, dan peluang; dan melaporkan studi tentang dampak di bidang pelayanan publik, penjangkauan, keterlibatan, penyuluhan, penelitian yang terlibat, penelitian berbasis masyarakat, penelitian partisipatif berbasis masyarakat, penelitian tindakan, beasiswa publik, pembelajaran layanan, dan pengabdian kepada masyarakat. Fokus Bakti Nusantara: Pengabdian Masyarakat Indonesia bertujuan untuk menyediakan forum bagi para peneliti internasional dalam bidang Pengembangan Masyarakat dan Keterlibatan Masyarakat terapan untuk mempublikasikan artikel-artikel orisinil. Ruang lingkup Bakti Nusantara: Pengabdian Masyarakat Indonesia adalah Pengembangan Masyarakat dan Keterlibatan. Jurnal ini memuat hasil-hasil pengabdian masyarakat berbasis penelitian seperti PAR (Participatory Action Research), ABCD (Asset Based Community Development), CBR (Community-Based Research), Service Learning, Community Development, dan metodologi lainnya. Bakti Nusantara: Pengabdian Masyarakat Indonesia menerima kiriman artikel dari seluruh dunia. Semua artikel yang diterima akan diterbitkan dengan membayar biaya pemrosesan artikel, dan akan tersedia secara gratis untuk semua pembaca dengan visibilitas dan cakupan di seluruh dunia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2025): January - April" : 5 Documents clear
Pelatihan Spiritual Meaning Pada Santri Sebagai Upaya Meningkatkan Ibadah Santri Dalam Menjaga Kebersihan Khamida Khamida; Andikawati Fitriasari; Iskandar Iskandar; Ach. Yarziq Mubarak
Bakti Nusantara Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 2 No. 1 (2025): January - April
Publisher : Science Center Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63202/bnpmi.v2i1.67

Abstract

Santri di pondok pesantren mempelajari ilmu agama Islam lebih dalam, salah satu yang dipelajari adalah Ilmu Fiqih Thaharah yaitu bersuci atau kebersihan. Sehingga jika dalil-dalil agama terkait Thaharah ini para santri hafal dan memahami. Kebersihan adalah sebagaian dari Iman merupakan slogan atau ucapan sangat popular dikalangan umat Islam, termasuk para santri pondok pesantren. Namun slogan tersebut hanya sebagai hafalan saja, berbagai permasalahan tingkah laku terkait kebersihan sering ditemukan dipesantren yaitu kurang menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah Menumbuhkan nilai  dan makna spiritual pada santri sebagai upaya meningkatkan ibadah santri dalam menjaga kebersihan. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan memberikan edukasi, pelatihan hingga pendampingan terkait spiritual meaning, ibadah menjaga kebersihan kepada 28 santri putri As Syafi’iyah. Hasil kegiatan ini didapatkan setelah dilakukan pelatihan dan pendampingan ada peningkatan pengetahuan (98%) dan perilaku (80%) santri dalam menjaga kebersihan. Kesimpulannya program pengabdian masyarakat pelatihan spiritual meaning dapat Menumbuhkan nilai dan makna spiritual santri sebagai upaya meningkatkan ibadah santri dalam menjaga kebersihan
Pengaruh Edukasi Menggunakan Media Video Animasi Terhadap Pengetahuan Kesehatan Gigi dan Mulut Anak di SDN Tutugan Rahayu Fuzi Amanda Nurfaizah; Lisbet Octovia Manalu
Bakti Nusantara Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 2 No. 1 (2025): January - April
Publisher : Science Center Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63202/bnpmi.v2i1.77

Abstract

Saat ini penyakit gigi dan mulut menjadi tantangan bagi kesehatan masyarakat secara global karena berdampak terhadap sosial ekonomi. Salah satu upaya untuk meningkatkan kesadaran akan kesehatan gigi dan mulut yaitu dilakukannya pendidikan kesehatan menggunakan video animasi sedari dini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh edukasi menggunakan media video animasi terhadap pengetahuan kesehatan gigi dan mulut anak di SDN Tutugan Rahayu. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, dengan desain pre-experiment pretest - postest one grup design dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sample menggunakan total sampling sebanyak 44 responden. Uji pada penelitian ini menggunakan uji Wilcoxon. Alat ukur yang digunakan berupa kuesioner pengetahuan kesehatan gigi dan mulut dengan media video animasi. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan siswa tentang kesehatan gigi dan mulut. Terdapat perbedaan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut menggunakan media video animasi sebelum dan sesudah edukasi kesehatan dengan nilai p-value <0,001. Diharapkan tenaga pendidikan dan kesehatan mampu berkolaborasi dalam pemberian edukasi untuk meningkatkan pengetahuan dan kualitas hidup para siswa.
Gambaran Tingkat Pengetahuan Remaja Tentang Pernikahan Dini Di Desa Sukapura Kabupaten Bandung Salsa Billa Ridwan; Manalu LO; Mujiarti Mujiarti
Bakti Nusantara Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 2 No. 1 (2025): January - April
Publisher : Science Center Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63202/bnpmi.v2i1.84

Abstract

Pernikahan dini merupakan isu yang signifikan di Indonesia, dengan angka yang masih tinggi meskipun terdapat penurunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gambaran tingkat pengetahuan remaja tentang pernikahan dini di Desa Sukapura Kabupaten Bandung. Metode yang digunakan adalah survei deskriptif dengan rancangan cross-sectional, melibatkan 158 responden remaja. Data dianalisis secara univariat untuk mengobservasi distribusi frekuensi tingkat pengetahuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 55,1% remaja memiliki pengetahuan yang baik mengenai pernikahan dini, sementara 44,9% lainnya menunjukkan pengetahuan yang kurang. Pengetahuan ini mencakup aspek definisi, faktor penyebab, dan dampak pernikahan dini. Temuan ini menegaskan perlunya program edukasi yang lebih intensif untuk meningkatkan pemahaman remaja tentang risiko dan konsekuensi pernikahan dini. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pihak-pihak terkait dalam merumuskan kebijakan dan intervensi untuk mengatasi pernikahan dini di kalangan remaja.
Pelatihan Kader Kesehatan Sebagai Upaya Peningkatan Kemampuan Skrining Penderita Hipertensi Yeti Resnayati; Ni Made Riasmini; Dina Carolina
Bakti Nusantara Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 2 No. 1 (2025): January - April
Publisher : Science Center Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63202/bnpmi.v2i1.90

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan global yang membutuhkan perhatian karena dapat menimbulkan komplikasi dan menyebabkan kematian. Jumlah penyandang hipertensi terus meningkat setiap tahunnya dan diperkirakan  pada tahun 2025 di seluruh dunia akan ada 1,5 miliar orang terkena hipertensi dan  diperkirakan setiap tahunnya 9.4 juta  orang meninggal akibat hipertensi dan komplikasinya. Komplikasi hipertensi yang sering terjadi adalah stroke . Stroke menempati peringkat ke-3 penyebab kematian di Indonesia dan juga merupakan peringkat ke-3 penyebab kecatatan di seluruh dunia. Pemerintah Indonesia saat ini melaksanakan transformasi sistem  kesehatan yang salahsatu pilarnya adalah transformasi pelayanan primer. Dalam transformasi pelayanan primer tersebut perlu dilaksanakan pencegahan sekunder yakni skrining penyakit hipertensi. Skrining terhadap penderita hipertensi ini sangat penting untuk mencegah terjadinya hipertensi lebih berat dan kejadian stroke. Permasalahannya siapa yang harus melakukan skrining awal di masyarakat ? Kader kesehatan yang saat ini selalu berada ditengah masyarakat dapat diberdayakan, namun kemampuan mereka dalam melakukan skrining masih rendah sehingga kurang percaya diri, untuk itu perlu kader dengan kompetensi yang memadai yang tentunya melalui pelatihan. Tujuan kegiatan  ini untuk mendapatkan gambaran apakah pelatihan dengan pola 30 jam pelajaran efektif dalam meningkatkan kompetensi kader kesehatan dalam melakukan skrining hipertensi . Metode yang diterapkan adalah pelatihan pola 15 jam teori dan 15 jam praktik. Hasil pelatihan menunjukkan terjadi peningkatan kompetensi baik pengetahuan, sikap, keterampilan dan rasa percaya diri kader kesehatan untuk melakukan skrining. Kesimpulan : pelatihan kader  dengan pola 15 jam teori dan 15 jam praktik dapat meningkatkan kompetensi dan rasa percaya diri kader dalam melakukan skrining skrining awal penderita hipertensi
Peningkatan Kualitas Kemampuan Fungsional Dalam Pencegahan Osteoarthritis Pada Lansia Desa Nambo Nur Achirda; Yusuf Nasiruddin; Abiyyu Hilmy Haidar; Annisa Rahmadanti; Dewi Puspirasari; Maulana Haldira; Maulinda Eka Kusuma; Muslimah Zayyan
Bakti Nusantara Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 2 No. 1 (2025): January - April
Publisher : Science Center Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63202/bnpmi.v2i1.94

Abstract

Osteoarthritis merupakan suatu penyakit degeneratif pada persendian yang disebabkan oleh beberapa faktor yaitu umur, jenis kelamin, ras, genetik, merokok, trauma, pekerjaan (aktivitas), kebiasaan olahraga dan obesitas. Penyakit ini mempunyai karakteristik berupa terjadinya kerusakan pada kartilago (tulang rawan sendi). Hal ini ditandai dengan pemecahan kartilago, perubahan tulang sendi, kerusakan tendon dan ligamen, dan berbagai derajat peradangan lapisan sendi. Di Indonesia, prevalensi OA mencapai 5% pada usia <40 tahun, 30% pada usia 40-60 tahun, dan 65% pada usia >61 tahun, dimana perempuan lebih tinggi dari laki-laki. Kegiatan Program pemberdayaan dilakukan untuk menilai kemampuan fungsional dengan Skor Kuesioner WOMAC sebelum dan sesudah diberikan pemberdayaan dengan kegiatan berupa edukasi dan Latihan peregangan dan penguatan lutut pada lansia dalam mencegah osteoarthritis.Penelitian ini dilakukan secara kuantitatif dengan desain “One-group pretest-posttest design” tanpa adanya kelompok kontrol. Kegiatan berupa edukasi penyuluhan terkait nyeri lutut dan praktik bersama Latihan peregangan dan penguatan lutut. Hasil kegiatan menunjukan penurunan Skor Kuesioner WOMAC dari beberapa kategori. Monitoring dan evaluasi dilakukan melalui observasi dan post-test, yang menunjukkan bahwa peningkatan pengetahuan lansia terkait latihan peregangan dan penguatan lutut berdampak positif dalam mendukung pencegahan osteoarthritis. 

Page 1 of 1 | Total Record : 5