cover
Contact Name
Heriviyatno Julika Siagian
Contact Email
heriviyatno.j.siagian@gmail.com
Phone
+6285145272116
Journal Mail Official
kabantipromise@gmail.com
Editorial Address
https://kabanti.nchat.id/index.php/kabanti/editorial
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat KABANTI
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat KABANTI (JPKM KABANTI), diterbitkan oleh Lembaga Progres Ilmiah Kesehatan (PROMISE). JPKM KABANTI terbit Dua Kali setahun yaitu periode Januari hingga Juni dan Juli hingga Desember yang membahas praktik dan proses pengabdian masyarakat. JPKM KABANTI menyediakan forum bagi akademisi dan praktisi untuk mengeksplorasi masalah dan merefleksikan praktik yang berkaitan dengan layanan pengabdian masyarakat. JPKM KABANTI adalah jurnal daring yang didedikasikan untuk publikasi artikel pengabdian masyarakat berkualitas tinggi yang berfokus pada implementasi layanan pengabdian kepada masyarakat. Misi dari JPKM KABANTI adalah menjadi jurnal interdisipliner peer-review terkemuka untuk memajukan teori dan praktik yang terkait dengan segala bentuk pengabdian kepada masyarakat khususnya di bidang kesehatan, termasuk didalamnya yaitu menyoroti upaya inovatif; memeriksa secara kritis masalah, tren, tantangan, dan peluang yang muncul; dan pelaporan tentang studi dampak di bidang layanan publik, penjangkauan, keterlibatan, penyuluhan, penelitian berbasis pengabdian kepada masyarakat, penelitian partisipatif berbasis pengabdian kepada masyarakat, penelitian tindakan, beasiswa publik, pembelajaran layanan, dan pengabdian masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 36 Documents
Intervensi Air Minum Aman Pascabencana Banjir melalui Pemasangan Filter Air Bersih di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam Jamaluddin Jamaluddin; Asmarani Asmarani; Amiruddin Eso; Raja Alfath Widya Iswara; Sri Susanty; Muh. Syarief; Diva Ayudia
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Kabanti Vol. 2 No. 2 (2026): Kabanti: Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bencana banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam menyebabkan penurunan kualitas air minum secara drastis akibat kontaminasi lumpur, limbah domestik, dan mikroorganisme patogen. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan akses masyarakat terdampak terhadap air minum aman melalui pemasangan filter air bersih siap minum, disertai edukasi penggunaan dan perawatan sarana secara berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Februari 2026 oleh civitas akademika Fakultas Kedokteran Universitas Halu Oleo (FK UHO) Kendari sebagai bagian dari intervensi terpadu pemulihan pascabencana banjir. Pemasangan filter air bersih siap minum dilakukan di Pondok Tahfiz Ashabul Kahfi, Landuh, Kota Liang Atas, yang dipilih berdasarkan hasil pemetaan lapangan sebagai titik terdampak terparah dengan fungsi sosial komunal yang luas. Sarana yang terpasang tidak hanya dimanfaatkan oleh santri dan pengelola pondok, tetapi juga oleh ratusan kepala keluarga di lingkungan sekitar. Kegiatan ini disertai edukasi kepada pengelola pondok dan perwakilan masyarakat mengenai cara penggunaan, perawatan rutin, serta prosedur kebersihan dalam pengambilan air minum. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa intervensi filter air bersih secara efektif meningkatkan ketersediaan air minum layak konsumsi, menurunkan ketergantungan masyarakat pada sumber air yang tercemar, serta memperkuat kapasitas masyarakat dalam mempertahankan kualitas air minum secara mandiri dan berkelanjutan.
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Meningkatkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Pada Siswa Sekolah Dasar di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Palembang Ayu Febri Wulanda; Agitha Pramury; Ririn Agustina; Maia Anis Salsabila; Nafidzah Shabrina; Marshella Rui Utami; Rindi Antika; Silvy Fitria
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Kabanti Vol. 2 No. 2 (2026): Kabanti: Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada siswa sekolah dasar masih menghadapi berbagai kendala, terutama terkait praktik cuci tangan pakai sabun, pemilihan jajanan sehat, dan pembiasaan menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam menerapkan PHBS melalui pendekatan komunikasi kesehatan dan pemberdayaan siswa. Sasaran kegiatan adalah 51 siswa kelas V SDN 70 Palembang yang berada di wilayah kerja Puskesmas Satu Ulu Kota Palembang. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahapan persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan monitoring. Kegiatan edukasi dilaksanakan menggunakan penyuluhan interaktif, diskusi, permainan edukatif, demonstrasi, serta praktik langsung enam langkah cuci tangan pakai sabun. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh peserta mengikuti kegiatan hingga selesai dengan tingkat partisipasi mencapai 100%. Sebanyak 45 siswa (88.2%) mampu mempraktikkan enam langkah cuci tangan dengan benar, 43 siswa (84.3%) mampu mengidentifikasi jajanan sehat dan tidak sehat, serta 47 siswa (92.2%) mampu menjelaskan kembali pesan-pesan utama PHBS setelah kegiatan berlangsung. Selain itu, siswa menunjukkan peningkatan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekolah dan komitmen untuk menerapkan PHBS dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan yang partisipatif dan berbasis pemberdayaan efektif dalam meningkatkan penerapan PHBS pada siswa sekolah dasar.
Edukasi “Bayi Sehat Tanpa Asap Rokok” untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Komitmen Rumah Bebas Asap Rokok di Puskesmas Sosial Palembang Rizka Monanda; Ayu Febri Wulanda; Salsabila Rahmadhani; Devi Tiara Putri; Suci Nurinda; Desta Riani Azalea Putri; Syalfa Al Tasyah; Marlina Marlina
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Kabanti Vol. 2 No. 2 (2026): Kabanti: Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebiasaan merokok di dalam rumah merupakan ancaman serius bagi kesehatan bayi sebagai perokok pasif. Masih rendahnya kesadaran masyarakat mengenai bahaya asap rokok menjadi latar belakang dilaksanakannya kegiatan ini. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang bahaya paparan asap rokok terhadap kesehatan bayi. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok kecil, serta pembagian leaflet sebagai media edukasi. Kegiatan dilaksanakan pada ibu hamil, ibu menyusui, dan anggota keluarga dengan jumlah peserta 15 orang. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang ditandai dengan kenaikan nilai rata-rata pre-test dari 60 menjadi 80 pada post-test, serta munculnya komitmen peserta untuk tidak merokok di dalam rumah. Kesimpulan kegiatan ini adalah edukasi berbasis pemberdayaan masyarakat efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan mendorong perubahan sikap menuju perilaku hidup sehat.
Edukasi PHBS Cuci Tangan dan Kebersihan Kuku pada Lansia di Posyandu Mutiara Kasih, Wilayah Kerja Puskesmas 5 Ilir Kota Palembang Nabilah Zata Amani; Rajwa Fathiyah Raya; Putri Zahra Aprilia; Neina Messy Agustin; Miftahul Jannah; Raya Syakilla Eleuwarin; Alisa Khairunisa
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Kabanti Vol. 2 No. 2 (2026): Kabanti: Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan upaya penting dalam pencegahan penyakit infeksi, khususnya pada kelompok rentan seperti lansia. Namun, praktik cuci tangan dan kebersihan kuku pada lansia masih belum optimal. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran lansia mengenai pentingnya cuci tangan dan kebersihan kuku. Metode yang digunakan adalah penyuluhan kesehatan dengan pendekatan ceramah interaktif dan diskusi, didukung media leaflet, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Kegiatan dilaksanakan di Posyandu Mutiara Kasih wilayah kerja Puskesmas 5 Ilir Kota Palembang dengan jumlah peserta 14 orang lansia. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, ditandai dengan peningkatan nilai rata-rata dari 13 menjadi 14 serta perubahan kategori pengetahuan menjadi 100% baik setelah intervensi. Hal ini menunjukkan bahwa edukasi yang diberikan efektif dalam meningkatkan pemahaman lansia mengenai PHBS. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran dan potensi perubahan perilaku lansia menuju hidup lebih sehat.
Edukasi Administrasi Kesehatan Reproduksi Remaja Melalui Pembuatan Kartu Kesehatan Pribadi Remaja di Desa Watuawu Kecamatan Lage Anggri Alfira Yunita Assa; Sri Purwiningsi; Imelda Kantohe
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Kabanti Vol. 2 No. 2 (2026): Kabanti: Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan reproduksi remaja merupakan salah satu aspek penting dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas. Namun, masih banyak remaja yang belum memahami pentingnya administrasi kesehatan reproduksi dan pencatatan kondisi kesehatan secara mandiri. Kondisi ini dapat menyebabkan rendahnya kesadaran remaja dalam memantau kesehatan reproduksinya serta menghambat deteksi dini terhadap berbagai masalah kesehatan yang mungkin terjadi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan remaja dalam administrasi kesehatan reproduksi melalui pembuatan Kartu Kesehatan Pribadi Remaja. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 13 Juni 2026 di Desa Watuawu, Kecamatan Lage, dengan melibatkan Pemerintah Desa Watuawu dan kader kesehatan sebagai mitra. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, diskusi interaktif, demonstrasi, dan pendampingan pengisian kartu kesehatan pribadi remaja. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami pentingnya kesehatan reproduksi dan administrasi kesehatan pribadi serta mampu mengisi Kartu Kesehatan Pribadi Remaja secara mandiri. Selain itu, kegiatan ini menghasilkan media pencatatan kesehatan yang dapat digunakan sebagai sarana pemantauan kesehatan reproduksi secara berkelanjutan. Kegiatan pengabdian ini berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran remaja mengenai pentingnya pencatatan kesehatan reproduksi dan mendukung upaya pemantauan kesehatan remaja di tingkat desa.
Edukasi Kesehatan tentang Pencegahan Infeksi Menular Seksual pada Remaja di Asrama Katolik Rajawali Matilda Martha Paseno; Rosmina Situngkir; Endhita MZ; Audri Tri Aurellia
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Kabanti Vol. 2 No. 2 (2026): Kabanti: Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit infeksi menular seksual masih menjadi salah satu masalah kesehatan reproduksi yang banyak dijumpai pada kelompok remaja akibat rendahnya pengetahuan mengenai faktor risiko, cara penularan, dan upaya pencegahannya. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko terjadinya komplikasi kesehatan reproduksi apabila tidak disertai dengan edukasi yang memadai. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan remaja mengenai penyakit infeksi menular seksual melalui pendidikan kesehatan. Kegiatan dilaksanakan di Asrama Katolik Rajawali pada tanggal 13 Juni 2026 dengan sasaran sebanyak 81 siswa dan siswi. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi, tanya jawab, pembagian leaflet, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa nilai rata-rata pengetahuan peserta meningkat dari 61.5 sebelum edukasi menjadi 88.7 setelah edukasi. Peserta juga menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai faktor risiko, cara penularan, gejala, komplikasi, dan upaya pencegahan infeksi menular seksual. Kegiatan edukasi kesehatan terbukti mampu meningkatkan pengetahuan remaja mengenai infeksi menular seksual sehingga dapat menjadi salah satu upaya promotif dalam mendukung peningkatan kesehatan reproduksi remaja.

Page 4 of 4 | Total Record : 36