cover
Contact Name
Heriviyatno Julika Siagian
Contact Email
heriviyatno.j.siagian@gmail.com
Phone
+6285145272116
Journal Mail Official
kabantipromise@gmail.com
Editorial Address
https://kabanti.nchat.id/index.php/kabanti/editorial
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat KABANTI
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat KABANTI (JPKM KABANTI), diterbitkan oleh Lembaga Progres Ilmiah Kesehatan (PROMISE). JPKM KABANTI terbit Dua Kali setahun yaitu periode Januari hingga Juni dan Juli hingga Desember yang membahas praktik dan proses pengabdian masyarakat. JPKM KABANTI menyediakan forum bagi akademisi dan praktisi untuk mengeksplorasi masalah dan merefleksikan praktik yang berkaitan dengan layanan pengabdian masyarakat. JPKM KABANTI adalah jurnal daring yang didedikasikan untuk publikasi artikel pengabdian masyarakat berkualitas tinggi yang berfokus pada implementasi layanan pengabdian kepada masyarakat. Misi dari JPKM KABANTI adalah menjadi jurnal interdisipliner peer-review terkemuka untuk memajukan teori dan praktik yang terkait dengan segala bentuk pengabdian kepada masyarakat khususnya di bidang kesehatan, termasuk didalamnya yaitu menyoroti upaya inovatif; memeriksa secara kritis masalah, tren, tantangan, dan peluang yang muncul; dan pelaporan tentang studi dampak di bidang layanan publik, penjangkauan, keterlibatan, penyuluhan, penelitian berbasis pengabdian kepada masyarakat, penelitian partisipatif berbasis pengabdian kepada masyarakat, penelitian tindakan, beasiswa publik, pembelajaran layanan, dan pengabdian masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 34 Documents
Meningkatkan Kesadaran Cinta Laut Melalui Pengenalan Ekosistem Pesisir Bagi Siswa SMPN 37 Konawe Selatan: Meningkatkan Kesadaran Cinta Laut Melalui Sosialisasi Pengenalan Ekosistem Pesisir Bagi Siswa SMPN 37 Konawe Selatan Asriyana Asriyana; La Ode Muhammad Yasir Haya; Sjamsu Alam Lawelle; La Ode Muhammad Arsal; Muhammad Trial Fiar Erawan; Sudarno Sudarno
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Kabanti Vol. 1 No. 2 (2025): Kabanti: Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ekosistem laut rentan rusak akibat dari perubahan iklim, eksploitasi berlebih dan pencemaran. Kendala upaya konservasi adalah kurangnya pemahaman publik akan pentingnya melestarikan laut. Peningkatan pemahaman harus dilakukan di berbagai wilayah. Kesadaran siswa mengenai urgensi pelestarian ekosistem laut, dapat ditingkatkan melalui pendidikan yang bersifat interaktif dan berorientasi lingkungan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pendidikan dan pengetahuan mendalam kepada siswa yang diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran cinta laut sehingga dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab mereka terhadap lingkungan laut. Kegiatan ini berupa pengenalan dan pentingnya menjaga ekosistem laut. Metode yang digunakan yaitu presentasi, diskusi dan tanya jawab dengan semua anak didik kelas VII sampai IX yang berjumlah 226 siswa/i. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa siswa/i memiliki antusias yang tinggi terhadap topik ekosistem laut. Mampu menjelaskan fungsi dan mengapa kita harus menjaga laut serta memiliki rasa tanggung jawab akan kelestarian laut. Kesimpulan pengabdian ini adalah sebagian besar siswa/i di SMPN 37 Konawe Selatan yang mengikuti kegiatan ini mampu menunjukkan pemahaman dengan menguraikan fungsi ekosistem mangrove, lamun, dan terumbu karang. Selain itu, selama kegiatan berlangsung, siswa/i menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap materi yang disampaikan.
Edukasi Kesehatan Jantung Pada Usia Remaja Dalam Rangka Hari Jantung Sedunia Di SMU Negeri 1 Kendari Asmarani Asmarani; Firman Nasiu
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Kabanti Vol. 2 No. 1 (2026): Kabanti: Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit jantung dan pembuluh darah masih menjadi penyebab utama kematian di dunia. Kebiasaan hidup tidak sehat yang dimulai sejak usia remaja, seperti kurang aktivitas fisik, konsumsi makanan tinggi lemak, serta kebiasaan merokok, berkontribusi besar terhadap meningkatnya risiko penyakit jantung di usia dewasa. Oleh karena itu, edukasi mengenai kesehatan jantung sejak dini sangat penting dilakukan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa SMU Negeri 1 Kendari tentang pentingnya menjaga kesehatan jantung melalui perilaku hidup sehat, serta memperingati Hari Jantung Sedunia tahun 2025. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan metode ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan demonstrasi aktivitas fisik sederhana. Peserta kegiatan adalah 80 siswa kelas X dan XI SMU Negeri 1 Kendari. Edukasi diberikan melalui media presentasi, leaflet, dan poster bertema “Jantung Sehat untuk Remaja Aktif”. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test mengenai pengetahuan kesehatan jantung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta terkait faktor risiko penyakit jantung, pentingnya olahraga teratur, dan pola makan seimbang. Rata-rata skor pengetahuan meningkat sebesar 35% setelah edukasi diberikan. Antusiasme siswa terlihat tinggi, ditunjukkan dengan banyaknya pertanyaan dan partisipasi aktif dalam sesi diskusi. Kesimpulan pengabdian ini bahwa edukasi kesehatan jantung efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa tentang pentingnya pencegahan penyakit jantung sejak usia remaja.
Peningkatan Akses Layanan Kesehatan Melalui Edukasi Sosialisasi Sistem Pendaftaran Online di Puskesmas Ciruas Kabupaten Serang Erwin Muhtaruddin; Ayu Nur Intan; Ita La Tho
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Kabanti Vol. 2 No. 1 (2026): Kabanti: Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Puskesmas sebagai fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama memiliki peran penting dalam menjamin akses layanan yang efektif, efisien, dan berkualitas. Namun, proses pendaftaran manual masih sering menimbulkan antrean panjang, keterlambatan pelayanan, dan ketidaknyamanan pasien. Untuk menjawab tantangan tersebut, edukasi dan sosialisasi mengenai sistem pendaftaran online perlu dilakukan guna meningkatkan literasi digital dan pemanfaatan teknologi kesehatan oleh masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai penggunaan sistem pendaftaran online di Puskesmas Ciruas, sehingga akses dan mutu pelayanan dapat meningkat. Pengabdian masyarakat dilakukan melalui tahapan pra-pelaksanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan monitoring. Kegiatan meliputi koordinasi, penyusunan materi, pre-test dan post-test, penyampaian sosialisasi, diskusi, serta penilaian hasil kegiatan. Kegiatan dilaksanakan di Puskesmas Ciruas pada 25 September 2025, dengan sasaran 50 pasien dan didampingi 2 tenaga kesehatan. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman dari 66.76% menjadi 84.9%, dengan peningkatan sebesar 27.2%. Sosialisasi berjalan efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesiapan masyarakat menggunakan pendaftaran online.
Gerakan Aksi Sehatkan Ibu Hamil melalui Antenatal Care di Fasilitas Kesehatan di Kecamatan Puuwatu Kota Kendari Sulawesi Tenggara Tahun 2025 Juminten Saimin; Sufiah Asri Mulyawati; Yenti Purnamasari
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Kabanti Vol. 2 No. 1 (2026): Kabanti: Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Angka kematian ibu (AKI) masih menjadi tantangan kesehatan di Indonesia, termasuk di Provinsi Sulawesi Tenggara. Berbagai faktor medis dan non-medis berkontribusi terhadap tingginya risiko komplikasi kehamilan. Upaya penguatan pelayanan ANC melalui optimalisasi pemanfaatan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (Buku KIA) sangat diperlukan untuk mendukung deteksi dini risiko kehamilan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mendukung peningkatan pemahaman ibu hamil dan kader kesehatan mengenai layanan ANC melalui Gerakan Aksi Sehatkan Ibu Hamil di Kecamatan Puuwatu Kota Kendari. Kegiatan dilaksanakan di Kantor Lurah Puuwatu dengan melibatkan 57 ibu hamil dan 11 kader kesehatan. Metode pelaksanaan mencakup penyuluhan tentang pentingnya pelayanan ANC menggunakan Buku KIA, edukasi mengenai faktor risiko dan tanda bahaya kehamilan, serta pendampingan pemahaman penggunaan Buku KIA. Hasil pengabdian menunjukkan adanya  peningkatan pemahaman dan kesadaran ibu hamil tentang pentingnya layana ANC. Kegiatan ini memberikan dampak positif bagi upaya peningkatan literasi kesehatan ibu hamil.
Penyuluhan Kesehatan Lansia Bersama Senam Sehat TSLL (TERRA SATRIANI LIKITA LATRI) RW 22 di Perumahan Pondok Ungu Permai RW 22 Kali Abang Tengah Bekasi Utara 17125 Satriani Satriani; Dyah Untari
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Kabanti Vol. 2 No. 1 (2026): Kabanti: Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan prevalensi penyakit tidak menular pada kelompok lansia menjadi tantangan kesehatan masyarakat yang memerlukan upaya promotif dan preventif secara berkelanjutan. Kurangnya kesadaran akan pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin menyebabkan banyak lansia tidak mengetahui kondisi kesehatannya, sehingga risiko komplikasi seperti hipertensi, diabetes, dan stroke semakin meningkat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran lansia melalui skrining kesehatan dan penyuluhan mengenai faktor risiko penyakit tidak menular. Metode yang digunakan meliputi pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, asam urat, Indeks Massa Tubuh, serta edukasi langsung berdasarkan hasil pemeriksaan. Kegiatan dilaksanakan pada 54 peserta tim senam TSLL RW 22 di Bekasi Utara. Hasil menunjukkan tingginya prevalensi hipertensi, kolesterol tinggi, obesitas, dan diabetes melitus pada sebagian peserta, dan penyuluhan memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai pencegahan dan tindak lanjut kesehatan. Kesimpulannya, kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran dan pengetahuan peserta mengenai faktor risiko penyakit serta pentingnya deteksi dini sebagai upaya menjaga kesehatan lansia
Peningkatan Deteksi Dini Kondisi Kesehatan Masyarakat Pesisir melalui Kegiatan Skrining Kesehatan di Wilayah Kerja Puskesmas Liya, Kabupaten Wakatobi La Ode Alifariki; Heriviyatno J. Siagian; I Putu Sudayasa; Wa Ode Salma; Tomy Nurtamin
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Kabanti Vol. 2 No. 1 (2026): Kabanti: Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masyarakat pesisir merupakan kelompok rentan terhadap berbagai masalah kesehatan akibat keterbatasan akses layanan kesehatan, kondisi lingkungan, serta faktor sosial ekonomi. Rendahnya deteksi dini penyakit menyebabkan banyak masalah kesehatan ditemukan pada tahap lanjut dan berdampak pada penurunan kualitas hidup masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan deteksi dini kondisi kesehatan masyarakat pesisir melalui kegiatan screening kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Liya, Kabupaten Wakatobi. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan monitoring dengan pendekatan berbasis komunitas. Kegiatan dilaksanakan pada bulan September 2025 dengan melibatkan 124 orang masyarakat pesisir sebagai peserta. Screening kesehatan dilakukan melalui pemeriksaan kesehatan dasar dan edukasi kesehatan secara langsung. Hasil kegiatan menunjukkan tingginya partisipasi masyarakat serta ditemukannya berbagai faktor risiko kesehatan, terutama terkait tekanan darah, status gizi, dan keluhan kesehatan kronis yang sebelumnya belum teridentifikasi. Selain itu, terjadi peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin dan perilaku hidup sehat. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa screening kesehatan berbasis komunitas efektif dalam meningkatkan akses layanan kesehatan preventif dan kesadaran kesehatan masyarakat pesisir.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Edukasi Kesehatan Digital untuk Pencegahan Stunting di Desa Watuawu Kecamatan Page Kabupaten Poso Anggri Alfira Yunita Assa; Imelda Kantohe; Mutmainnah HS; Sri Purwingsi
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Kabanti Vol. 2 No. 1 (2026): Kabanti: Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting merupakan permasalahan gizi kronis yang masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat, terutama di wilayah pedesaan. Rendahnya pengetahuan dan literasi kesehatan orang tua berperan penting dalam terjadinya stunting pada anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan orang tua melalui edukasi kesehatan digital sebagai upaya pencegahan stunting di Desa Watuawu, Kecamatan Page, Kabupaten Poso. Metode yang digunakan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan edukasi kesehatan digital secara partisipatif, evaluasi, serta monitoring lanjutan. Sasaran kegiatan adalah sepuluh orang tua yang memiliki anak stunting. Pengabdian ini dilaksanakan oleh tim dari STIKes Bala Keselamatan Palu. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kesadaran orang tua mengenai stunting, pemenuhan gizi, praktik pemberian makan anak, serta pemanfaatan media digital sebagai sumber informasi kesehatan. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa edukasi kesehatan digital berpotensi menjadi pendekatan yang efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan dan mendukung upaya pencegahan stunting di tingkat keluarga dan masyarakat.
Optimalisasi Sarana Air Bersih Sumur Gali di RT 02 Desa Suka Maju Kec. Mestong Kab. Muara Jambi Provinsi Jambi Sondang Siahaan; Rina Fauziah; Suparmi Suparmi
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Kabanti Vol. 2 No. 2 (2026): Kabanti: Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Selain sebagai kebutuhan manusia air juga dapat menjadi sarana penularan penyakit. Penularan penyakit: penyakit kholera, penyakit diare, penyakit typhoid, penyakit hepatitis infeksiosa, penyakit disentri basiler. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk mengoptimalkan ketersediaan sarana  air bersih berupa sumur gali di RT 02 desa Suka Maju Kecamatan Mestong Kabupaten Muara Jambi. Kegiatan pengabdian masyarakat  ini dilaksanakan selama  40 hari mulai  tanggal  29 Maret  s.d 10 Mei 2024. Tempat pelaksanaan  di pemukiman warga RT 02 desa Suka Maju Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi. Hasil pengabdiaa menunjukkan terdapat masalah sarana air bersih di pemukiman warga RT 02 desa Suka Maju Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi yaitu kondisi fisik sumur tidak memenuhi syarat sebagai sarana air bersih yang sehat karena tidak memiliki SPAL, sumur dibiarkan terbuka dan tidak memiliki tutup sehingga selain akan membahayakan bagi anak-anak yang bermain di lingkungan rumah tersebut, juga kemungkinan terjadi kontaminasi akibat dari kotoran yang masuk ke dalam sumur sehingga bisa mengurangi kualitas air sumur tersebut. Kesimpulan pengabdian bahwa melalui kegiatan sosialisasi dan intervensi perbaikan fisik sumur gali, terjadi peningkatan kualitas sarana air bersih serta pemahaman masyarakat mengenai pentingnya sanitasi dasar.
Membangun Literasi Kesehatan Reproduksi Wanita di Ujung Timur Indonesia: Pengabdian Masyarakat pada Komunitas Adat Kampung Kokoda, Kota Sorong, Papua Barat Daya I Putu Sudayasa; Jamaluddin Jamaluddin; Nasruddin Andi Mappaware; Adius Kusnan; Liasari Armaijn; Nur Upik En Masrika; Rahmawati Silava; Yunita Tri Wahyuni
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Kabanti Vol. 2 No. 2 (2026): Kabanti: Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan kesehatan reproduksi wanita di wilayah terpencil seperti Kampung Kokoda, Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, seringkali tidak terdeteksi dan tidak tertangani secara optimal akibat keterbatasan akses layanan kesehatan, rendahnya literasi kesehatan, dan hambatan budaya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan wanita Kampung Kokoda tentang kesehatan reproduksi secara komprehensif, mencakup infeksi genital, menopause, kanker reproduksi, dan teknik deteksi dini. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 7 Februari 2026 dalam rangka Program Kolaborasi Nasional AIPKI oleh civitas akademika Fakultas Kedokteran Universitas Halu Oleo (FK UHO) Kendari. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan kesehatan interaktif yang sensitif terhadap nilai budaya lokal. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta yang signifikan tentang infeksi genital dan penanganannya, gejala dan manajemen menopause, kanker reproduksi wanita (serviks, endometrium, ovarium, payudara), serta teknik SADARI, SADAMI, SADARO, dan pentingnya Pap smear serta vaksinasi HPV. Peserta menunjukkan antusiasme tinggi khususnya pada sesi menopause dan deteksi dini kanker. Kolaborasi nasional AIPKI terbukti efektif sebagai platform edukasi kesehatan reproduksi yang komprehensif dan berbudaya di wilayah terpencil Indonesia.
Optimalisasi Peran Pengawas Minum Obat (PMO) dalam Meningkatkan Kepatuhan Terapi pada Penderita Hipertensi La Ode Alifariki; Heriviyatno J. Siagian; I Putu Sudayasa; Tomy Nurtamin; Dewi Nopiska Lilis
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Kabanti Vol. 2 No. 2 (2026): Kabanti: Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepatuhan minum obat merupakan faktor penting dalam pengelolaan hipertensi. Keterlibatan keluarga sebagai Pengawas Minum Obat (PMO) diyakini dapat meningkatkan kepatuhan pasien, khususnya di daerah dengan keterbatasan akses layanan kesehatan seperti Kabupaten Wakatobi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengoptimalkan peran anggota keluarga sebagai PMO dalam meningkatkan kepatuhan terapi pada penderita hipertensi. Kegiatan dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Liya pada bulan Oktober 2025, melibatkan 40 penderita hipertensi beserta anggota keluarganya. Intervensi meliputi edukasi kesehatan, pelatihan PMO, simulasi praktik, dan pendampingan. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test pengetahuan serta pemantauan kepatuhan minum obat menggunakan lembar kontrol harian. Monitoring berkala dilakukan untuk memastikan keberlanjutan intervensi. Peningkatan kepatuhan minum obat terlihat signifikan, dari 55% sebelum intervensi menjadi 85% setelah intervensi. Anggota keluarga mampu menjalankan peran PMO secara efektif, termasuk mengingatkan jadwal minum obat, memberikan dukungan emosional, dan memantau kepatuhan pasien. Optimalisasi peran keluarga sebagai PMO terbukti efektif meningkatkan kepatuhan terapi pada penderita hipertensi. Pendekatan ini dapat dijadikan model intervensi berkelanjutan di masyarakat, khususnya di wilayah dengan keterbatasan akses kesehatan.

Page 3 of 4 | Total Record : 34