cover
Contact Name
Dian Pujiatma Vera Subchanifa
Contact Email
verasubchanifa@uinsuku.ac.id
Phone
+6285727219890
Journal Mail Official
verasubchanifa@uinsuku.ac.id
Editorial Address
Jl. Conge Ngembalrejo Kode Pos 51 Kudus 59322 Tlp. (0291) 432677, 438818, Faksimile 441613
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam
ISSN : -     EISSN : 29873673     DOI : http://dx.doi.org/10.21043/jebisku
Islamic Economics Islamic Accounting Islamic Business Management Islamic Banking Zakat and Waqf Management https://jim.uinsuku.ac.id/index.php/JEBISKU/about/editorialPolicies#focusAndScope
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2025)" : 8 Documents clear
Green Environmental Accounting: Motif dan Risiko Dibalik Social Disclosure pada Perusahaan Industri Semen
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Vol 3, No 2 (2025)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jebisku.v3i2.4350

Abstract

AbstractEnvironmental issues concern various parties, making corporate entities consider environmental accounting and carry out environmental accounting and disclosures. This study aims to explore in depth the form of green environmental accounting carried out by companies and the motives behind companies conducting social disclosure also the risks experienced by cement industry companies. This research method is qualitative. Data were collected through documentation techniques and analyzed using content analysis techniques to review the annual and sustainability reports of six cement industry companies listed on the IDX in 2023. The results of this study are that the implementation of green environmental accounting is generally by the GRI 300 standards, with companies without a PROPER rating tending to be minimal in environmental disclosure. Social disclosure is driven by economic, social, regulatory, and ethical motives, but companies without PROPER or with decreasing revenues do not focus on efficiency and productivity. Most companies do not face major risks, but companies with Blue PROPER and without PROPER are at risk of declining profits and production disruptions. Hence, social disclosure plays a role in maintaining legitimacy and reputation. Keywords: Green Environmental Accounting; Motive; Risk; Social Disclosure. AbstrakPersoalan lingkungan menjadi perhatian berbagai pihak, menjadikan entitas perusahaan mempertimbangkan akuntansi lingkungan dan melakukan tanggung jawab dalam bidang lingkungan serta pengungkapannya. Penelitian ini ingin mengeksplorasi secara mendalam bentuk green environmental accounting yang dilakukan perusahaan serta motif yang melatarbelakangi perusahaan melakukan social disclosure dan risiko yang dialami perusahaan industri semen. Metode penelitian ini adalah kualitatif. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dan dianalisis menggunakan teknik content analysis untuk mengkaji laporan tahunan dan laporan keberlanjutan enam perusahaan industri semen yang terdaftar di BEI pada tahun 2023. Hasil penelitian ini adalah implementasi green environmental accounting umumnya telah sesuai dengan standar GRI 300, dengan perusahaan tanpa peringkat PROPER cenderung minim dalam pengungkapan lingkungan. Social disclosure didorong oleh motif ekonomi, sosial, regulasi, dan etis, namun perusahaan tanpa PROPER atau dengan pendapatan menurun tidak berfokus pada efisiensi dan produktivitas. Sebagian besar perusahaan tidak menghadapi risiko besar, namun perusahaan dengan PROPER Biru dan yang tanpa PROPER berisiko mengalami penurunan laba dan gangguan produksi, sehingga social disclosure berperan dalam menjaga legitimasi dan reputasi.Kata Kunci: Green Environmental Accounting; Motif; Risiko; Social Disclosure.
Kualitas Laporan Keuangan Dilihat dari Sistem Informasi Akuntansi, Sistem Pengendalian Internal, dan Kompetensi SDM
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Vol 3, No 2 (2025)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jebisku.v3i2.4448

Abstract

Integrasi SMART Syariah dalam Validasi Hadis Dhaif untuk Akuntansi Islam
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Vol 3, No 2 (2025)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jebisku.v3i2.4729

Abstract

AbstractThe development of digital technology has had a significant impact on Islamic science and sharia accounting. The validation of weak hadith (daif), which was previously time-consuming, can now be automated through the SMART Sharia concept by integrating artificial intelligence and machine learning. This research emphasizes the importance of hadith validity in supporting transparent and sharia-compliant Islamic accounting. Using a literature review method, the study analyzes SMART Syariah, hadith validation technology, and its relevance to the sustainability of Islamic accounting. Data from journals, proceedings, and scientific books from the last 10 years were then analyzed using thematic synthesis and theory triangulation. The findings reveal that AI and machine learning can automate the identification, classification, and validation of weak hadith more efficiently than manual methods. Additionally, blockchain and big data technologies enhance data transparency and accountability. This integration supports more reliable sharia-based decision-making in accounting. The SMART Sharia concept revolutionizes hadith validation by integrating modern technology into the Islamic accounting framework, making the system more transparent, accountable, and sustainable. The recommendation from this study is the need for cross-disciplinary collaboration between hadith experts, technology developers, and sharia accounting practitioners to accelerate the adoption of the SMART Sharia system globally.Keywords: SMART Sharia; Islamic Technology; Validation of Daif Hadith; Islamic Accounting. AbstrakPerkembangan teknologi digital telah berdampak signifikan pada ilmu Islam dan akuntansi syariah. Validasi hadis lemah (daif), yang sebelumnya memakan waktu, kini dapat diotomatisasi melalui konsep SMART Syariah dengan mengintegrasikan artificial intelligence dan machine learning. Penelitian ini menekankan pentingnya validitas hadis dalam mendukung akuntansi Islam yang transparan dan sesuai syariah. Menggunakan metode tinjauan pustaka, penelitian ini menganalisis SMART Syariah, teknologi validasi hadis, dan relevansinya terhadap keberlanjutan akuntansi Islam. Data dari jurnal, prosiding, dan buku ilmiah dari 10 tahun terakhir, kemudian dianalisis menggunakan sintesis tematik dan triangulasi teori. Temuan tersebut mengungkapkan bahwa AI dan machine learning dapat mengotomatiskan identifikasi, klasifikasi, dan validasi hadis lemah dengan lebih efisien dibandingkan dengan metode manual. Selain itu, teknologi blockchain dan big data meningkatkan transparansi dan akuntabilitas data. Integrasi ini mendukung pengambilan keputusan berbasis syariah yang lebih andal dalam akuntansi. Konsep SMART Syariah merombak validasi hadis dengan mengintegrasikan teknologi modern ke dalam kerangka akuntansi Islam, menjadikan sistem lebih transparan, akuntabel, dan berkelanjutan.  Rekomendasi penelitian ini adalah perlunya kolaborasi lintas disiplin antara ahli hadis, pengembang teknologi, dan praktisi akuntansi syariah untuk mempercepat adopsi sistem SMART Syariah secara global.Kata Kunci: SMART Syariah; Teknologi Islam; Validasi Hadis Dhaif; Akuntansi Islam.
Brand Awareness, Viral Marketing, dan Testimoni terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Tokopedia di Jepara
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Vol 3, No 2 (2025)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jebisku.v3i2.4213

Abstract

AbstractThe background of this research is the decline in the number of Tokopedia visitors from 2019 to 2023. This decrease indicates a potential reduction in consumer purchasing decisions on the Tokopedia platform. The study aims to examine the influence of brand awareness, viral marketing, and testimonials on purchasing decisions, specifically focusing on Tokopedia consumers in Jepara Regency. This research adopts a field study design using a quantitative approach. The sample was selected through non-probability sampling, specifically employing a purposive sampling technique, involving 96 respondents. Data were analyzed using SPSS 25, applying multiple linear regression analysis, F-tests, and t-tests. The study results: First, brand awareness has a positive and significant effect on purchasing decisions. Second, viral marketing does not significantly influence purchasing decisions. Third, testimonials have a significant positive impact on purchasing decisions. Future researchers investigating similar topics are encouraged to broaden the scope of their studies by including additional variables beyond those examined in this research and to consider using alternative approaches, such as mixed methods.Keywords: Brand Awareness; Viral Marketing; Testimonials; Purchasing Decisions. AbstrakPenelitian dilatarbelakangi dengan adanya penurunan jumlah pengunjung Tokopedia dalam kurun waktu 2019-2023. Penurunan pengunjung menunjukkan adanya penurunan keputusan dalam pembelian konsumen Tokopedia. Penelitian bertujuan untuk menguji bagaimana pengaruh brand awareness, viral marketing, dan testimoni terhadap keputusan pembelian. Adapun studi penelitian ini adalah konsumen Tokopedia di Kabupaten Jepara. Jenis penelitian menggunakan field research dan menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian menggunakan teknik nonprobability sampling dengan pendekatan purposive sampling dan mengambil 96 responden.  Pengolahan data dilakukan dengan program SPSS 25 dengan melakukan uji regresi linier berganda, uji F, dan uji t. Hasil penelitian meliputi: Pertama, terdapat pengaruh positif dan signifikan variabel brand awareness terhadap keputusan pembelian. Kedua, tidak terdapat pengaruh variabel viral marketing terhadap keputusan pembelian. Ketiga, terdapat pengaruh positif signifikan antara testimoni terhadap keputusan pembelian.  Peneliti lain yang meneliti topik yang sama, sebaiknya memperluas cakupan penelitiannya dengan menambahkan variabel lain di luar penelitian ini dan mengembangkan penggunaan metode lain, seperti Mixed Methods.Kata Kunci: Brand Awareness; Viral Marketing; Testimoni; Keputusan Pembelian.
Implikasi Program Kampung Iklim (ProKlim) terhadap Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat di Desa Gondangmanis Kabupaten Kudus
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Vol 3, No 2 (2025)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jebisku.v3i2.4523

Abstract

AbstractThe Climate Village Program (ProKlim) is an effort to strengthen community-based climate resilience through climate change adaptation and mitigation actions. This research aims to analyze the implications of ProKlim on community economic empowerment in Gondangmanis Village, Kudus Regency, with a focus on strengthening the local economy in depth and sustainably. The method used is field research with a descriptive qualitative approach, through observation, interviews, and documentation. Data analysis was carried out through the stages of data collection, reduction, presentation, and conclusion. The results showed that the implementation of ProKlim had a positive impact on community economic empowerment. The success of the program is supported by collaboration between parties and contributions through increased income and sustainability of the village economy, such as strengthening food security from yard land and waste management. These efforts reduce market dependence and reduce household expenses. Assistance and training from the government and related parties also increase the economic capacity of the community. However, community participation is still limited, posing a challenge in optimizing the program. Therefore, continuous education is needed to get the community more actively involved. Strengthening village government support is needed through regulations, budgets, and market access. Related agencies are advised to provide intensive assistance, including routine training and monitoring. In addition, a long-term evaluation of the economic impact of ProKlim is needed to ensure the sustainability of the program's benefits in improving community welfare.Keywords: Climate Village Program (ProKlim); Community Economic Empowerment. AbstrakProgram Kampung Iklim (ProKlim) merupakan upaya penguatan ketahanan iklim berbasis komunitas melalui aksi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim. Penelitian ini bertujuan menganalisis implikasi ProKlim terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat di Desa Gondangmanis, Kabupaten Kudus, dengan fokus pada penguatan ekonomi lokal yang mendalam dan berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif deskriptif, melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan pengumpulan, reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi ProKlim memberikan dampak positif terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat. Keberhasilan program didukung kolaborasi antar pihak serta kontribusi melalui peningkatan pendapatan dan keberlanjutan ekonomi desa, seperti penguatan ketahanan pangan dari lahan pekarangan dan pengelolaan sampah. Upaya ini mengurangi ketergantungan pasar dan menekan pengeluaran rumah tangga. Pendampingan dan pelatihan dari pemerintah dan pihak terkait juga meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat. Namun, partisipasi masyarakat masih terbatas, menjadi tantangan dalam optimalisasi program. Oleh karena itu, edukasi berkelanjutan agar masyarakat lebih aktif terlibat. Penguatan dukungan pemerintah desa diperlukan melalui regulasi, anggaran, dan akses pasar. Dinas terkait disarankan memberikan pendampingan intensif, termasuk pelatihan dan monitoring rutin. Selain itu, diperlukan evaluasi jangka panjang terhadap dampak ekonomi ProKlim untuk memastikan keberlanjutan manfaat program dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.Kata Kunci: Program Kampung Iklim (ProKlim); Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat.
Aksesibilitas Laporan Keuangan, Transparansi, Pengendalian Internal, dan Kompetensi Amil terhadap Akuntabilitas Keuangan Baznas
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Vol 3, No 2 (2025)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jebisku.v3i2.4294

Abstract

AbstractThis study aims to determine the partial effect of financial report accessibility, transparency, internal control, and human resource competence (amil) on financial accountability at the Jepara National Zakat Agency, Demak National Zakat Agency, and Pati National Zakat Agency. The research method used is field research with a quantitative approach. The population in this study was all employees of the Jepara, Demak, and Pati Regency National Zakat Agency. The sample was taken using the non-probability sampling technique, and 60 respondents were obtained. Data were taken using a Likert scale questionnaire technique distributed directly to respondents and documentation techniques. The results of this study indicate that accessibility has a negative effect on financial accountability; transparency and human resource competence have a positive effect on financial accountability, which indicates that the higher the transparency and competence of the amil, the higher the level of accountability of the institution. Meanwhile, internal control does not affect financial accountability at the Jepara, Demak, and Pati Regency National Zakat Agency.Keywords: Accessibility of Financial Reports; Transparency; Internal Control; Human Resource Competence; Financial Accountability AbstrakPenelitian ini mempunyai tujuan guna mengetahui pengaruh parsial dari aksesibilitas laporan keuangan, transparansi, pengendalian internal, dan kompetensi sumber daya manusia (amil) terhadap akuntabilitas keuangan yang ada di Badan Amil Zakat Nasional Jepara, Badan Amil Zakat Nasional Demak, dan Badan Amil Zakat Nasional Pati. Metode penelitian yang digunakan ialah penelitian lapangan dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Jepara, Demak, dan Pati. Sampel diambil dari teknik non-probability sampling dan diperoleh 60 responden. Data diambil dengan teknik kuesioner skala Likert yang disebarkan langsung pada responden serta teknik dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aksesibilitas berpengaruh negatif terhadap akuntabilitas keuangan; transparansi dan kompetensi sumber daya manusia berpengaruh positif terhadap akuntabilitas keuangan, yang mengindikasikan bahwa semakin tinggi transparansi dan kompetensi yang dimiliki amil, maka semakin tinggi pula tingkat akuntabilitas lembaga. Adapun pengendalian internal tidak berpengaruh pada akuntabilitas keuangan keuangan pada Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Jepara, Demak, dan Pati.Kata Kunci: Aksesibilitas Laporan Keuangan; Transparansi; Pengendalian Internal; Kompetensi Sumber Daya Manusia; Akuntabilitas Keuangan.
Strategi Pemasaran dan Adaptasi Digital Produk Tabungan Emas di Pegadaian Syariah Kudus
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Vol 3, No 2 (2025)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jebisku.v3i2.4478

Abstract

AbstractThis study aims to analyze the marketing strategy and digital adaptation of gold savings products at Pegadaian Syariah Kudus Regency, with the goal of increasing customer numbers and fostering long-term relationships with consumers. Motivated by the significant growth of the Islamic financial industry and stable public interest in gold investment, the study employed a qualitative approach, utilizing field methods that included observation, in-depth interviews, and documentation. The results of the study revealed the implementation of the 7P marketing mix (product, price, place, promotion, people, process, and physical evidence). Digital adaptation through the Pegadaian Syariah Digital Service (PSDS) application provided added value in the form of easy access, supported by comprehensive digital education for various customer segments. Important findings show the success of the inclusive pricing strategy with a minimum deposit of IDR 15,000 and the active involvement of all employees in marketing activities. The main challenges include limited public understanding of gold savings products, limited perceptions of pawnshop services, and technical obstacles in digital implementation. Effective solutions implemented include a personal approach, expanding socialization, technical assistance, and ongoing digital education. In conclusion, the integration of relationship marketing strategies with digital adaptation that focuses on customer education has proven effective in increasing the number of customers and the competitiveness of Pegadaian Syariah Kudus Unit in the sharia financial industry.Keywords: Relationship Marketing; Gold Savings; Sharia Pawnshop; Digital Adaptation; Customer Education. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran dan adaptasi digital produk tabungan emas di Pegadaian Syariah Kabupaten Kudus dalam upaya meningkatkan jumlah nasabah dan membangun hubungan jangka panjang dengan konsumen. Dilatarbelakangi oleh pertumbuhan signifikan industri keuangan syariah dan minat masyarakat terhadap investasi emas yang stabil, penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode lapangan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian mengungkapkan implementasi bauran pemasaran 7P (produk, harga, tempat, promosi, orang, proses, dan bukti fisik). Adaptasi digital melalui aplikasi Pegadaian Syariah Digital Service (PSDS) memberikan nilai tambah berupa kemudahan akses, didukung edukasi digital yang komprehensif untuk berbagai segmen nasabah. Temuan penting memperlihatkan keberhasilan strategi penetapan harga inklusif dengan setoran minimal Rp15.000,00 serta keterlibatan aktif seluruh karyawan dalam kegiatan pemasaran. Tantangan utama meliputi keterbatasan pemahaman masyarakat tentang produk tabungan emas, persepsi terbatas tentang layanan pegadaian, serta kendala teknis dalam implementasi digital. Solusi efektif yang diterapkan mencakup pendekatan personal, perluasan sosialisasi, bantuan teknis, dan edukasi digital berkelanjutan. Kesimpulannya, integrasi strategi pemasaran relasional dengan adaptasi digital yang berfokus pada edukasi nasabah terbukti efektif meningkatkan jumlah nasabah dan daya saing Pegadaian Syariah Unit Kudus di industri keuangan syariah.Kata Kunci: Relationship Marketing; Tabungan Emas; Pegadaian Syariah; Adaptasi Digital; Edukasi Nasabah.
Implementasi Sistem Bagi Hasil dalam Produk Simpanan Berjangka di KSPPS BMT Yamamus Jepara
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Vol 3, No 2 (2025)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/jebisku.v3i2.4355

Abstract

AbstractThe profit-sharing system is important in Islamic financial institutions, especially those offering term savings products. This study explores the implementation of the profit-sharing system in term deposit products at KSPPS BMT Yamamus Jepara. This research method uses qualitative data collection techniques through interviews and observations. Informants in this study were selected based on certain criteria, including managers, operational admins, and tellers, who have an understanding and direct management of term deposit products. The results showed that term deposits at KSPPS BMT Yamamus Jepara have 3, 6, or 12 months. In practice, these deposits apply two types of contracts: wadiah or mudharabah. Each contract has a different calculation. In wadiah term deposits, funds are deposited with BMT without profit sharing but, instead, a bonus is given as compensation and the bonus received is not agreed upon at the beginning of the contract. Meanwhile, in mudharabah, the funds deposited by depositors are managed by BMT as an investment that is expected to provide profit. The profits from the management are then divided between BMT and depositors based on the ratio agreed at the beginning of the contract. The amount of profit sharing varies depending on BMT’s income each month.Keywords: Profit Sharing; Time Deposits; KSPPS BMT Yamamus. AbstrakSistem bagi hasil adalah hal penting dalam lembaga keuangan syariah, khususnya yang menyediakan produk simpanan berjangka. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi sistem bagi hasil dalam produk simpanan berjangka di KSPPS BMT Yamamus Jepara. Metode penelitian ini kualitatif dengan teknik pengambilan data berupa wawancara dan observasi. Informan dalam penelitian ini dipilih berdasarkan kriteria tertentu mencakup manajer, admin operasional, dan teller, yang memiliki pemahaman dan pengelolaan langsung pada produk simpanan berjangka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa simpanan berjangka di KSPPS BMT Yamamus Jepara memiliki jangka waktu dari 3, 6, hingga 12 bulan. Dalam implementasinya, simpanan berjangka dapat menggunakan dua jenis akad yaitu wadiah atau mudharabah. Setiap akad memiliki hitungan yang berbeda. Pada simpanan berjangka wadiah, dana dititipkan kepada BMT tanpa adanya bagi hasil. Namun, sebagai gantinya diberikan bonus sebagi kompensasi dan bonus yang diterima tidak diperjanjikan di awal akad. Sedangkan, pada mudharabah, dana yang disetorkan deposan dikelola oleh BMT sebagai investasi yang diharapkan memberikan keuntungan. Keuntungan yang diperoleh dari hasil pengelolaan kemudian dibagi antara BMT dan deposan berdasarkan nisbah yang telah disepakati di awal akad. Besarnya bagi hasil tergantung pendapatan yang diperoleh BMT setiap bulannya.Kata Kunci: Bagi Hasil; Simpanan Berjangka; KSPPS BMT Yamamus.

Page 1 of 1 | Total Record : 8