cover
Contact Name
Marsi Bombongan Rantesalu
Contact Email
marsibombongan@gmail.com
Phone
+628113822289
Journal Mail Official
marsibombongan@gmail.com
Editorial Address
Institut Agama Kristen Negeri Kupang Jl. Tajoin Tuan, Kelurahan Maulafa, Kecamatan Maulafa Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur
Location
Kab. kupang,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Ra'ah: Journal of Sociology of Religion
ISSN : 27981460     EISSN : 27981452     DOI : https://doi.org/10.52960/r.v1i1
Ra’ah Journal is a peer-reviewed academic journal dedicated to advancing scholarly discourse in the fields of social and religious studies. The journal situates its intellectual contribution within interdisciplinary and contextual frameworks, with particular emphasis on Christian leadership, Pastoral Theology, Missiology, Christian Psychology, and congregational empowerment in contemporary society. The journal promotes rigorous academic inquiry that engages theological reflection with empirical social realities. It welcomes original research articles employing qualitative, quantitative, and mixed-method approaches, as well as systematic and critical literature reviews that demonstrate conceptual clarity, methodological robustness, and theoretical contribution. Ra’ah Journal seeks to publish works that: • explore the dynamics of Christian leadership within ecclesial and societal contexts; • develop contextual and constructive approaches in Pastoral Theology and Missiology; • examine psychological dimensions of faith, spirituality, and Christian formation; • analyze models of congregational empowerment and community transformation; • integrate interdisciplinary perspectives in addressing contemporary social and religious issues. By fostering dialogue between theology and the social sciences, Ra’ah Journal aims to contribute to the development of contextual scholarship, strengthen theoretical foundations, and offer practical implications for faith communities and wider society.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (2023): June" : 5 Documents clear
Tindakan Pastoral Kontekstual terhadap Praktik Jual-Beli Tanah di Sumba Firman Panjaitan; Marianus Nangi Kewa
Ra'ah: Journal of Sociology of Religion Vol. 3 No. 1 (2023): June
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52960/r.v3i1.184

Abstract

Penelitian ini bertujuan hendak mengulik pergumulan yang terjadi dewasa ini di tengah masyarakat Sumba, khususnya mengenai maraknya penjualan tanah yang dilakukan oleh masyarakat Sumba kepada para pendatang. Hal ini bisa terjadi karena tidak adanya pemahaman yang benar tentang arti dan makna teologis, baik secara Alkitabiah maupun melalui agama/religi Marapu, yang dimiliki oleh masyarakat Sumba. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif yang dijabarkan melalui pendekatan netnografi dan pembacaan lintas tekstual, penelitian ini menghasilkan temuan bahwa dalam pandangan Alkitabiah maupun agama Marapu ditemukan ajaran tentang kesatuan yang mutlak antara Allah, manusia dengan tanah. Di satu sisi hidup manusia dan tanah senantiasa ada dalam kait kelindan dan keduanya saling bergantung satu sama lain, dan di sisi lain hidup manusia dan tanah sangat bergantung kepada Allah. Masyarakat Sumba harus memahami hal ini, sehingga pemahaman yang benar tentang tanah yang ditinjau secara Teologi melalui sudut pandang Alkitab dan agama Marapu (budaya Sumba) harus dimiliki oleh masyarakat Sumba. Dengan demikian masyarakat Sumba tidak akan mudah untuk menjual tanah mereka, sebagai bentuk kepatuhan mereka kepada Allah (Marapu, Sang Khalik)
Pencegahan dan Pemulihan Remaja Kecanduan Game Online Andi Prasasti Saputra; Ivan Pratama Saputra; Hengki Wijaya
Ra'ah: Journal of Sociology of Religion Vol. 3 No. 1 (2023): June
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52960/r.v3i1.207

Abstract

In the era of the industrial revolution 4.0, technology is increasingly experiencing rapid development. Online games are one result of these technological developments. Every age without exception has been touched by this modern technology, especially teenagers. Addiction is not inevitable. The rise of the evolution of online games in this day and age, makes more and more teenagers experience addiction. Therefore, the purpose of this study is to find out what are the causes and effects of online game addiction, find out what preventive measures can be taken to prevent addiction in adolescents and finally find out what recovery measures can be taken to recover adolescents who have experienced addiction game online. The research method used in this research is descriptive qualitative by collecting references through literature studies so as to produce several explanations which are discussed systematically. The results of this study indicate that there are so many factors that cause adolescents to experience online game addiction and in the process of prevention and recovery the role of parents is needed, as well as involving God in the process.
Peran Hamba Tuhan: Memaknai kata Menasihati dalam 1 Tesalonika 5:14 Prisilia Marode Tolip; Sherly Mudak; Ferdinan S. Manafe; Anre Rasi
Ra'ah: Journal of Sociology of Religion Vol. 3 No. 1 (2023): June
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52960/r.v3i1.216

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis isi kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara menelaah buku-buku dan artikel jurnal yang berkaitan dengan topik yang dibahas. Teknik analisis data dilakukan dengan analisis isi kualitatif sebagai metode utama dengan pendekatan interpretatif eksegetis terhadap 1 Tesalonika 5:14, yang menekankan pentingnya menasihati orang yang kurang beruntung, menguatkan yang lemah hati, dan bersabar terhadap semua orang. Penulis menyimpulkan bahwa ajaran "menasihati" dalam surat tersebut tidak hanya berkaitan dengan memberikan nasehat, tetapi juga mengandung makna yang lebih luas, yaitu saling membantu dan menguatkan satu sama lain dalam kehidupan iman dan keseharian. Kontribusi yang dapat diberikan kepada pembaca untuk memperoleh pemahaman tentang prinsip pengajaran yang berlandaskan pada iman Kristen, khususnya dalam konteks hubungan antara hamba Tuhan dan jemaatnya serta memberikan inspirasi dan panduan dalam mengembangkan kepekaan dan empati terhadap sesama serta menerapkan prinsip-prinsip ajaran yang terkandung dalam surat 1 Tesalonika 5:14.
ANALISIS HUBUNGAN PERILAKU KERJA INOVATIF DENGAN MODAL PSIKOLOGI Angelina Alicia Sumigar; Steven Tubagus
Ra'ah: Journal of Sociology of Religion Vol. 3 No. 1 (2023): June
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52960/r.v3i1.222

Abstract

This study aims to examine and analyze the relationship between Innovative Work Behavior and Psychological Capital in employees of the Department of Agriculture and Fisheries of Tomohon City with the address of Kelurahan Matani Satu, Tomohon Tengah District. In this study, the correlational quantitative method was used, with 88 employees of the Agriculture and Fisheries Office of Tomohon City out of a total population of 131 people. Data collection was taken using a questionnaire. The analysis used in testing the research hypothesis is Pearson Product Moment correlation analysis. This analysis was carried out with the help of the SPSS for Windows version 25.0 program. The results of this study are that there is a positive and significant relationship between innovative work behavior and psychological capital of 0.625. These results indicate that the hypothesis Ha is accepted and the hypothesis H0 is rejected. This means that there is a positive relationship or correlation between the variable (X) innovative work behavior and the variable (Y) psychological capital where the more innovative work behavior increases, the more psychological capital increases with the determinant contribution of innovative work behavior and psychological capital of 39%. Based on these results it was concluded that there was a positive and significant relationship between innovative work behavior and psychological capital in employees of the Department of Agriculture and Fisheries in Tomohon City. So it shows that employees in the Agriculture and Fisheries Service of Tomohon City have innovative work behavior based on abilities in the form of idea exploration, idea generation, idea championing and implementation so that psychological capital (psychological capital) in the form of self-confidence, hope, optimism and work resilience becomes more good at showing performance.
TANGGUNG JAWAB ORANG TUA BERDASARKAN AMSAL 4:10-15 BAGI PENDIDIKAN KARAKTER ANAK USIA 7-12 TAHUN Inri Serliani Fallo; Terah Yohanes Manu; Sherly Mudak; Yerni Talan; Katania
Ra'ah: Journal of Sociology of Religion Vol. 3 No. 1 (2023): June
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52960/r.v3i1.267

Abstract

Kualitas pendidikan seseorang memiliki pengaruh yang kuat terhadap mutu hidupnya. Pendidikan secara intelektual tentunya tidak cukup, melainkan harus diperlengkapi dengan pendidikan karakter. Pendidikan karakter yang baik dapat menolong seseorang untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan hasil pendidikan secara intelektual. Karakter yang bermutu harus dibentuk atau dilatih sejak dini. Dalam pendidikan karakter tersebut orang tua memiliki tanggung jawab yang sangat besar dan mendasar. Orang tua bertanggung jawab untuk mendidik dan membentuk karakter anak sehingga anak hidup sebagaimana yang dikehendaki Allah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif, dimana setiap data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan beberapa data literatur. Berdasarkan penelitian tersebut, ditemumkan bahwa terdapat orang tua yang belum efektif dalam mendidik atau membentuk karakter seorang anak. Misalnya memberikan kebebasan yang berlebihan kepada anak, selalu mengikuti keinginan anak, mengucapkan kata-kata yang tidak senonoh di depan atau kepada anak, minimnya waktu bersama anak, bahkan bersikap tidak peduli ketika mengetahui anak melakukan kesalahan. Orang tua bertanggung jawab sebagai pendidik atau guru yang mengajar dan juga sebagai pemimpin yang memimpin dan mengarahkan seorang anak kepada jalan kebenaran, sehingga hidup berkarakter Kristus.

Page 1 of 1 | Total Record : 5