cover
Contact Name
Much. Aldi Firmansyah
Contact Email
jurnalbugarispvkk@unipasby.ac.id
Phone
+6285878638418
Journal Mail Official
jurnalbugarispvkk@unipasby.ac.id
Editorial Address
Jl. Dukuh Menanggal XII, Surabaya 60234 Jawa Timur, Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Bugaris
ISSN : -     EISSN : 30479568     DOI : https://doi.org/10.36456/bwera709
Core Subject : Education,
Jurnal ini memusatkan perhatian pada pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi, dan praktik profesional dalam bidang Tata Busana, Tata Boga, dan Tata Rias. Sebagai media ilmiah, jurnal ini memfasilitasi publikasi hasil penelitian, kajian konseptual, studi terapan, serta pengabdian masyarakat yang berkontribusi pada kemajuan ketiga bidang tersebut, baik dalam konteks pendidikan vokasi, industri kreatif, maupun kebutuhan masyarakat luas. Fokus kajian mencakup berbagai isu strategis terkait pembelajaran, teknologi, kreativitas, kewirausahaan, dan pengembangan kompetensi profesional yang relevan untuk mendukung kualitas sumber daya manusia di sektor busana, boga, dan rias. Melalui penerbitan naskah ilmiah yang berkualitas, jurnal ini berkomitmen menjadi wadah kolaborasi dan diseminasi pengetahuan yang memperkuat perkembangan teori dan praktik dalam ketiga bidang keahlian tersebut.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 51 Documents
PENGGUNAAN MESO WHITENING TERHADAP KASUS MELASMA DI NANISA BEAUTY AND DENTAL CLINIC SIDOARJO
BUGARIS Vol 1 No 1 (2024): BUGARIS
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/p12zka40

Abstract

Melasma ataupun chloasma adalah suatu penyakit kulit yang dapat dibilang sering dijumpai pada praktik sehari-hari dan melasma paling dominan dialami perempuan terutama usia kandungan produktif dan ibu hamil. Kemajuan teknologi dalam bidang perawatan kulit telah memberikan peluang baru untuk mengatasi masalah hiperpigmentasi seperti melasma. Tujuan penelitian ini untuk Mendeskripsikan hasil perawatan Meso Whitening pada kasus melasma, mendeskripsikan hasil peningkatan kecerahan kulit pada pasien yang menjalani perawatan Meso Whitening. Metode penelitian menerapkan jenis penegakan kualitatif dengan metode data dikumpulkan secara deskriptif, dokumentasi dan melalui penyebaran kuesioner. Populasi penelitiannya yakni wanita berusia > 30 tahun berjumlah 30 orang di Nanisa Beauty and Dental Clinic Sidoarjo. Teknik analisis yang digunakan yaitu reduksi data. Hasil penelitian perawatan meso whitening efektif digunakan karena melasma menjadi terang, lebar melasma berkurang, kulit menjadi cerah, hal tersebut dibuktikan pada tabel 4.2 ditinjau dari indikator pada melasma menjadi terang sebanyak 23 orang atau 76,6% responden, lebar melasma menjadi berkurang 25 orang atau 83,3% responden, kulit menjadi kencang 10 orang atau 33,3% responden, kulit menjadi terang sebanyak 29 orang atau 96,6% responden.
PERBANDINGAN HASIL JADI ECOPRINT TEKNIK BOILING DAN TEKNIK STEAMING PADA TOTE BAG KAIN KATUN
BUGARIS Vol 1 No 1 (2024): BUGARIS
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/rdhy8e09

Abstract

Ecoprint merupakan teknik pewarnaan yang pembuatannya ramah lingkungan karena menggunakan bahan dari tumbuhan seperti daun pepaya. Ecoprint memiliki tiga teknik yaitu boiling, steaming dan pounding. Tote bag merupakan produk fashion yang diminati oleh Mahasiswa Pendidikan Vokasional Kesejahteraan Keluarga Konsenterasi Tata Busana. Oleh sebab itu peneliti ingin membuat penelitian tentang perbedaan hasil jadi ecoprint menggunakan teknik boiling dan teknik steaming pada tote bag kain katun. Tujuan Penelitian: 1) Untuk mengetahui perbedaan hasil jadi ecoprint teknik boiling dan teknik steaming pada tote bag kain katun. 2) Untuk mengetahui tingkat kesukaan panelis terhadap hasil jadi ecoprint teknik boiling dan teknik steaming pada tote bag kain katun. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan eksperimen, kuesioner, dan dokumentasi. Populasi yaitu Mahasiswa Prodi Pendidikan Vokasional Kesejahteraan Keluarga konsenterasi Tata Busana. Sampel sebanyak 70 orang. Teknik analisis data menggunakan uji independent sample t-test. Hasil penelitian: 1) Hasil eksperimen menunjukan ada perbedaan hasil jadi ecoprint apabila dilihat dari aspek warna dan motif. Teknik boiling menghasilkan warna kuning kunyit tetapi motif tidak terlalu terbentuk. Teknik steaming menghasilkan warna kuning dan motif sudah terbentuk. 2) Berdasarkan hasil rata-rata ecoprint teknik steaming mendapat 20,77 sedangkan teknik boiling mendapat 20,64. Artinya panelis lebih menyukai hasil jadi ecoprint teknik steming.
PENAMBAHAN SARI TEBU DALAM ADONAN KUE LUMPUR DITINJAU DARI UJI ORGANOLEPTIK DAN DAYA TERIMA MASYARAKAT
BUGARIS Vol 1 No 1 (2024): BUGARIS
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/kgbmdc68

Abstract

Kue lumpur adalah kue lembab yang sering berbentuk bulat pipih, berwarna kekuningan, manis dan gurih, dan teksturnya lembut saat dipanggang. Anda dapat menggunakan sari tebu yang terbuat dari batang tebu atau tanaman lain untuk mewarnai kue lumpur sebagai pengganti gula.Tujuan dari penelitian ini ada dua: pertama, untuk mengetahui pengaruh penambahan berbagai persentase sari tebu pada kue lumpur(0%, 25%, 50%, dan 75%) pada kualitasnya; dan kedua, untuk mengetahui reaksi masyarakat terhadap kue lumpur yang dibuat dengan persentase tersebut menurut uji organoleptik. Penelitian kuantitatif adalah inti dari semua ini. Pendekatan eksperimental digunakan dalam penelitian ini untuk mengubah produk kue limpur dengan menambahkan sari tebu. Kue lumpur dengan tambahan sari tebu dalam jumlah yang bervariasi:0%, 25%, 50%, dan 75%. Mengumpulkan data melalui uji organoleptik dengan panel yang terdiri dari 30 ahli. Analisis data dengan Anava Satu Arah. Penelitian ini menemukan bahwa (1) penambahan sari tebu pada mud cake mengubah warna, aroma, rasa, tekstur, dan tingkat preferensi, dan (2) menggunakan tabel distribusi F dengan α = 0,05, nilai yang dihitung adalah 6,140 dan nilai yang diajukan adalah 2,75. Sejak 6.140 > 2.75 > Ftable, Ho ditolak dan Ha disetujui. Hal ini membuat kita percaya bahwa empat perlakuan kue lumpur—warna, aroma, rasa, dan teksturnya-semuanya dipengaruhi oleh penambahan sari tebu. (2) Hasil uji penerimaan menunjukkan bahwa pelanggan menerima resep kue lumpur baru yang mengandung sari tebu. Nilai yang dihitung dari Fhitungdan Ftable masing-masing adalah 12.524 dan 2,97, oleh karena itu menolak Ho dan menerima Ha. Dengan demikian kita dapat menyimpulkan bahwa di antara empat perlakuan kue lumpur, penambahan sari tebu mempengaruhi tingkat preferensi. Konsumen menyukai dan umumnya mendukung penemuan ini. Butuh waktu lama untuk membuat kue lumpur dengan tambahan sari tebu, dan harus ada studi lebih lanjut tentang penyimpanannya. Penulis menyarankan agar masyarakat dididik tentang hal ini.
HASIL JADI OUTER DENGAN MEMANFAATKAN KAIN PERCA
BUGARIS Vol 1 No 1 (2024): BUGARIS
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/wy9n6114

Abstract

Berkembangnya industri fesyen memberikan dampak yang besar akibat limbah kain perca yang tersisa, sehingga pada penelitian ini limbah kain perca akan diolah menjadi outer tanpa lengan dan kerah. Tujuan penelitian ini adalah 1) mengetahui hasil jadi pembuatan outer dengan memanfaatkan kain perca dilihat dari kesesuaian model (2) mendeskripsikan minat mahasiswa Unipa Surabaya tehadap hasil jadi outer dengan memanfaatkan kain perca dilihat dari kesesuaian model. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan tipe eksperimental menggunakan SPSS dengan sampel sebanyak 42 mahasiswa tata busana angkatan 2021 Universitas PGRI Adi Buana Surabaya. Metode pengumpulan data melalui angket dan dokumentasi. Analisis data penelitian menggunakan uji regresi linear sederhana. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil jadi outer dengan memanfaatkan kain perca didapatkan hasil nilai signifikasi 0,612 > 0,05 yang berarti ada pengaruh minat mahasiswa Unipa Surabaya terhadap hasil jadi outer dengan memanfaatkan kain perca. Bagi program Studi Pendidikan Vokasional Kesejahteraan Keluarga sebagai media pembelajaran untuk mengembangkan ilmu pengetahuan tentang perkembangan fesyen, bagi industri garmen dapat mengurangi limbah kain perca, bagi praktisi busana sebagai media pembelajaran praktik menggunakan kain perca dan pengembangan ilmu pengetahuan tentang perkembangan feysen.
PENGARUH PENAMBAHAN KEDELAI HITAM PADA NUGGET IKAN MUJAIR DITINJAU DARI UJI ORGANOLEPTIK
BUGARIS Vol 1 No 1 (2024): BUGARIS
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/ca24pn88

Abstract

Hampir tidak ada inovasi pada kedelai hitam di Indonesia, dan karena ikan berair sering ditawarkan dalam keadaan segar, maka umur simpannya menjadi pendek. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan inovasi dan umur simpan nugget ikan mujair olahan dengan penambahan kedelai hitam. Metode yang digunakan pendekatan kuantitatif, data dikumpulkan melalui eksperimen dan uji organoleptik dengan menggunakan metode Anova Satu Arah dengan sampel populasi. Data dianalisis dengan menggunakan uji validitas, normalitas, dan anova satu arah. Hasil penelitian dengan subtitusi X1 (0%), X2 (30%), X3 (40%), dan X4 (50%). X4 (200 g ikan mujair, 100 g kedelai hitam) mendapatkan penilaian tertinggi pada semua kategori organoleptik, termasuk rasa (212), warna (226), tekstur (233), aroma (233), dan daya terima (233), berdasarkan analisis data. Analisis Anova menghasilkan nilai yang signifikan (p<0,05), mendukung penerimaan H1. Dengan demikian, penambahan kedelai hitam pada nugget ikan mujair berpengaruh terhadap uji organoleptik.
HASIL PEMBUATAN ROK A DARI KAIN PERCA MENGGUNAKAN TEKNIK ANYAMAN
BUGARIS Vol 1 No 1 (2024): BUGARIS
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/0byy3y65

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah 1) Mendeskripsikan proses teknik anyaman dari kain perca yang akan digunakan untuk pembuatan rok A, 2) mengukur pengaruh hasil jadi produk rok A dengan teknik anyaman dari kain perca. Metode penelitian ini adalah kuantitatif, Regresi Linear Sederhana menggunakan SPSS dengan sampel sebanyak 64 mahasiswa tata busana angkatan 2020, 2021,2022 Universitas PGRI Adi Buana Surabaya. Metode pengumpulan data melalui angket dan dokumentasi. Analisis data penelitianmenggunakan data variabel X, data variabel Y, Grafik, dan Hasil Signifikan antara X dan Y. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik anyaman dari kain perca ini berhasil dan dapat diaplikasikan secara efektif dalam pembuatan rok A, Proses Anyaman yang dilakukan juga terbukti meningkatkan desain yang lebih menarik pada rok dan juga teknik yang efektif terhadap uji Regresi Linear Sederhana didapatkan hasil nilai signifikan 0,591>0,05 yang berarti ada pengaruh dalam konsep kain perca sebagai pembuatan rok A dengan menggunakan teknik anyaman. Penelitian ini diharapkan bisa memberikan manfaat diantaranya: 1) mengetahui proses teknik anyaman dari kain perca yang dapat digunakan untuk pembuatan rok A dalam beretika berbusana. 2) Mengetahui pengaruh hasil jadi produk rok A dengan teknik anyaman dari kain perca.
PENGARUH SUHU DAN LAMA PENYANGRAIAN TERHADAP CITARASA KOPI ROBUSTA DITINJAU DARI SEGI ORGANOLEPTIK
BUGARIS Vol 1 No 1 (2024): BUGARIS
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/rjkfm086

Abstract

Kopi (Coffea sp), merupakan salah satu komoditas ekspor penting dari Indonesia. Kopi robusta (Coffea canephora) dimasukkan ke Indonesia pada tahun 1900. Apakah penggunaan suhu dan lamanya penyangraian akan berpengaruh terhadap cita rasa kopi Robusta. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh suhu dan lamanya penyangraian dapat mempengaruhi citarasa kopi robusta. Metode penelitian yaitu kuantitatif eksperimen dengan dengan analisis varians (ANOVA) 95% (α=0,95). Observasi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuisioner tertutup yang dibagikan kepada 30 panelis. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perlakuan terhadap suhu dan lamanya penyangraian dapat mempengaruhi rasa kopi robusta saat di seduh dan berpengaruh terhadap perubahan aroma dan rasa. sedangkan daya terima tidak berpengaruh yang signifikan dikarenakan setiap peminum ataupun penikmat kopi memiliki tingkat kesukaan masing-masing, ada yang suka manis dan ada yang suka pahit. Hasil pengujian ini membuktikan bahwa perlakuan awal penyangraian di suhu 90° Celsius sampai dengan suhu 180° Celsius dalam waktu 20 menit paling di sukai oleh panelis ditinjau dari segi rasa dan aroma.
PENGARUH PENAMBAHAN KEMBANG KOL PADA PATTY DAGING SAPI DITINJAU DARI UJI ORGANOLEPTIK
BUGARIS Vol 1 No 1 (2024): BUGARIS
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/vtp7jq86

Abstract

Definisi umum "patty" adalah bola makanan cepat saji yang diisi dengan bahan pokok burger— daging, ayam, atau ikan—dan disajikan di antara roti dengan berbagai topping. Para peneliti dalam penyelidikan kuantitatif dengan pendekatan rancangan acak lengkap (RAL) dengan empat sampel patty berbeda—0%, 25%, 50%, dan 75%—dan kembang kol sebagai bahan tambahan. Menyimpulkan dari nilai rasa, warna, tekstur, aroma, dan penerimaan bahwa patty daging sapi dengan tambahan kembang kol memiliki dampak signifikan pada semua aspek ini (nilai Sig = 0,000 < 0,05 untuk rasa, warna, tekstur, dan aroma, dan nilai Sig = 0,003 <0,05 untuk penerimaan). Hipotesis nol (H0) ditolak dan hipotesis alternatif (H1) diterima; ada pengaruh penambahan kembang kol pada daging sapi (0%, 25%, 50%, 75%), menurut uji organoleptik dan daya terima masyarakat.
PENGARUH PERLAKUAN AWAL PADA CABAI MERAH KERING TERHADAP CHI-QU WEDHANG GLUDUK
BUGARIS Vol 1 No 1 (2024): BUGARIS
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/c58bjx19

Abstract

Chi-qu Wedhang Gluduk merupakan inovasi minuman wedhang yang menambahkan cabai merah (Capsicum annuum L.) dalam minuman tersebut. Produk ini dibuat dan kembangkan di Desa Binangun, Kec. Binangun Kab, Blitar, Provinsi Jawa Timur yang merupakan salah satu produk pascapanen pada cabai merah yang dikeringkan. Akan tetapi, perlu perlakuan khusus untuk membuat cabai dapat dijadikan minuman dikarenakan rasanya yang cenderung pedas. Tujuan penelitian untuk membuktikan bahwa perlakuan awal pembuangan biji dan metode blanching pada cabai merah berpengaruh terhadap perubahan aroma, rasa, dan daya terima produk Chi-qu Wedhang Gluduk. Penelitian ini menggunakan metode rancangan acak lengkap (RAL) dengan dua perlakuan yaitu cabai merah tanpa perlakuan pembuangan biji dan menggunakan metode blanching (X1) dan cabai merah dengan pembuangan biji dan menggunakan metode blanching (X2) dan menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif. Pengamatan parametrik terdiri dari aroma, rasa, dan daya terima masyarakat. Analisis data penelitian yang digunakan adalah one way analisis of varians (ANOVA) 95% (α=0,95). Observasi yang digunakan yaitu kuesioner tertutup yang dibagikan kepada 50 panelis warga Desa Binangun, Kec. Binangun, Kab. Blitar, Jawa Timur. Hasil uji statistik wedhang dengan perlakuan pembuangan biji dan teknik blanching (X2) berpengaruh nyata dan signifikan (P<0,05) terhadap nilai kesukaan wedhang gluduk. Penelitian ini membuktian bahwa perlakuan tersebut berpengaruh terhadap perubahan aroma, rasa, dan daya terima Chi-qu Wedhang Gluduk.
PENGARUH PENAMBAHAN LEMON KERING TERHADAP TEH HERBAL JSKL DI JEDONGCANGKRING, SIDOARJO
BUGARIS Vol 1 No 1 (2024): BUGARIS
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/75ytpd60

Abstract

Minuman teh sangat digemari oleh masyarakat secara umum dan sangat populer. Teh pada umumnya berbahan dasar daun teh dan beberapa racikan tertentu. Teh herbal merupakan Infusi/tisane terbuat dari kombinasi daun kering, biji, kayu, buah, bunga dan tanaman lain yang memiliki manfaat. Teh herbal JSKL merupakan campuran bahan alami seperti jahe, serai, kunyit, dan lemon yang dikeringkan sempat menjadi trend pada masyarakat desa Jedongcangkring. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh lemon kering terhadap teh herbal JSKL, komposisi bahan teh herbal JSKL serta daya terima masyarakat terhadap teh herbal JSKL. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan metode RAL dengan empat perlakuan teh herbal dengan penambahan lemon kering, yakni X1 (25%), X2 (50%), X3 (75%), X4 (100%). Hasil analisis teh herbal JSKL menunjukkan adanya perbedaan rasa, aroma dan daya terima yang berpengaruh dengan hasil uji statistik didapatkan nilai P<0,005. Perlakuan pada sampel X3 (75%) paling disukai dengan nilai rata-rata 3,4 pada variabel rasa, 4,78 pada variabel aroma dan 2,82 pada variabel daya terima. Simpulan dari penelitian menunjukkan teh herbal dengan penambahan lemon kering dapat diterima oleh masyarakat. Penelitian ini menyarankan bahwa inovasi olahan teh herbal JSKL dengan penambahan lemon kering dapat bermanfaat bagi masyarakat dalam meningkatkan manfaat komoditas rempah-rempah secara ekonomi dan kesehatan.