cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Forum Nuklir
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Forum Nuklir (JFN) adalah jurnal ilmiah bertaraf nasional dengan ruang lingkup semua aspek yang terkait dengan ilmu pengetahuan nuklir, teknologi nuklir, termasuk pendidikan dan sumber daya manusia nuklir. JFN (ISSN 1978-8738) diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir BATAN
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "JFN VOL 13 NO 2 NOVEMBER 2019" : 5 Documents clear
PRARANCANG UNIT PENGOLAHAN LIMBAH CAIR PABRIK JEANS DENGAN TEKNOLOGI IRADIASI GAMMA Okto Nugroho; Sugili Putra; Noor Anis Kundari
Jurnal Forum Nuklir JFN VOL 13 NO 2 NOVEMBER 2019
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.482 KB) | DOI: 10.17146/jfn.2019.13.2.5666

Abstract

Prarancang Unit Pengolahan Limbah Cair Pabrik Jeans dengan Teknologi Iradiasi Gamma. Penggunaan zat warna untuk pewarna tekstil menimbulkan masalah pencemaran lingkungan khususnya air tanah. Masalah pencemaran ini muncul karena zat warna menghambat sinar matahari untuk menembus permukaan air sehingga menganggu proses fotosintesis. Teknologi radiasi gamma hadir sebagai solusi permasalahan tersebut. Radiasi gamma ketika bereaksi dengan air akan menghasilkan spesi-spesi radikal yang sangat reaktif seperti radikal hidroksil, elektron terhidratasi, dan radikal hidrogen. Spesi-spesi radikal ini akan menyerang senyawa zat warna sehingga akan terjadi degradasi senyawa zat warna. Degradasi senyawa zat warna ini ditandai dengan semakin beningnya air dan merupakan fokus dari penelitian ini. Tingkat absorbansi sampel untuk penelitian ini dikarakterisasi dengan UV-Vis. Nilai konstanta kecepatan reaksi didapatkan sebesar 0,8568 /jam dan merupakan reaksi orde satu. Unit pengolahan beroperasi selama 330 hari dalam 1 tahun dengan jumlah tenaga kerja 97 orang. Unit pengolahan limbah cair zat warna ini beroperasi secara kontinu. Limbah cair zat warna akan didegradasi di reaktor iradiasi dengan aktivitas sumber radioaktif yang digunakan sebesar 38778,44 Ci dengan massa 34,37 gram. Analisis ekonomi diperlukan untuk menentukan kelayakan proyek ini. Untuk memulai proyek ini dibutuhkan biaya investasi total sebesar Rp. 302.214.868.272 dan total biaya produksi sebesar Rp. 60.192.080.967 dengan harga pegolahan limbah cair zat warna Rp. 1000 per kg. Dari analisis ekonomi didapatkan nilai BEP 29,97 % atau Rp. 39.515.210.597, ROI 17,60 %, Payback Time 5,68 tahun, dan DCFROR 17,799786 %. Proyek ini layak dan menarik untuk dibangun.
ANALISIS KESELAMATAN RADIASI KOLIMATOR BAHAN NIKEL PADA BEAMPORT TEMBUS RADIAL REAKTOR KARTINI Faizal Akbar; Toto Trikasjono; Widarto Widarto
Jurnal Forum Nuklir JFN VOL 13 NO 2 NOVEMBER 2019
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (839.273 KB) | DOI: 10.17146/jfn.2019.13.2.5043

Abstract

ANALISIS keSELAMATAN RADIASI KOLIMATOR BAHAN NIKEL PADA BEAMPORT TEMBUS RADIAL REAKTOR KARTINI. Iradiasi adalah meletakan materi tertentu di dalam medan neutron sehingga akan terjadi reaksi antara inti atom dengan neutron. Reaksi tersebut akan menyebabkan materi menjadi radioaktif sehingga memancarkan radiasi. Analisis keselamatan radiasi berupa penentuan laju dosis gamma yang dihasilkan kolimator jika dimasukkan ke dalam beamport tembus radial reaktor Kartini selama enam jam. Hasil analisis menunjukan laju dosis gamma yang dihasilkan kolimator pada jarak 50 cm dari ujung kolimator sebesar 1,5328E-03 mR/jam. Laju dosis tersebut masih dibawah nilai batas dosis yang ditetapkan oleh BAPETEN sebesar 1 mR/jam.
PEMODELAN MEKANISME UMPAN BALIK REAKTIVITAS PADA SIMULATOR REAKTOR KARTINI Anisa Fitri; Adi Abimanyu; Sutanto Sutanto
Jurnal Forum Nuklir JFN VOL 13 NO 2 NOVEMBER 2019
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (541.998 KB) | DOI: 10.17146/jfn.2019.13.2.5715

Abstract

PEMODELAN MEKANISME UMPAN BALIK REAKTIVITAS PADA SIMULATOR REAKTOR KARTINI. Pengendalian reaktor dilakukan dengan beberapa tahapan seperti mengubah jumlah atau posisi bahan bakar, mengubah moderator atau reflektor serta menambah atau mengurangi bahan penyerap neutron di dalam teras reaktor. Ketiga tahapan tersebut mempengaruhi daya reaktor melalui perubahan nilai reaktivitas yang dikenal sebagai efek umpan balik reaktivitas. Untuk mengetahui efek umpan balik reaktivitas terhadap daya reaktor maka dilakukan Pemodelan Mekanisme Umpan Balik Reaktivitas pada Simulator Reaktor Kartini berbasis LabVIEW. Nilai reaktivitas bahan bakar dan pendingin didapatkan dari data operasi reaktor Kartini mengenai suhu bahan bakar dan pendingin terhadap daya reaktor. Nilai reaktivitas bahan penyerap neutron didapatkan melalui konversi posisi batang kendali penyerap neutron menjadi reaktivitas dengan memanfaatkan data kalibrasi terakhir batang kendali reaktor Kartini. Ketiga nilai reaktivitas tersebut dijumlahkan dan dihitung dalam persamaan kinetika reaktor titik, dan dikonversi menjadi besaran daya reaktor. Efek umpan balik akan mengubah parameter dalam persamaan kinetika, terutama pada nilai reaktivitas total. Model umpan balik reaktivitas telah berhasil dibuat dan menghasilkan daya konstan. Model umpan balik reaktivitas sudah dimasukkan dalam simulator reaktor Kartini. Namun demikian hasil perhitungan daya belum divalidasi dengan daya reaktor Kartini. Kata kunci: umpan balik reaktivitas, simulator reaktor Kartini, pemodelan reaktor titik
PENGATURAN POSISI CONTROL RODS UNTUK MELANJUTKAN OPERASI HTGR PASCA SCRAM DENGAN SIMULATOR PCTRAN-HTR Muhammad Khoirul Anam; Dwi Priyantoro; Syarip Syarip
Jurnal Forum Nuklir JFN VOL 13 NO 2 NOVEMBER 2019
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (759.128 KB) | DOI: 10.17146/jfn.2019.13.2.5041

Abstract

PENGATURAN POSISI CONTROL RODS UNTUK MELANJUTKAN OPERASI HTGR PASCA SCRAM  DENGAN SIMULATOR PCTRAN-HTR. Reaktivitas pada reaktor HTGR diatur dengan batang kendali (CR) yang terdiri dari 16 pasang yang terbagi menjadi dua bagian, yaitu 7 pasang di tengah teras reaktor dan 9 pasang di bagian tepi moderator. Ketika  kondisi abnormal terjadi CR secara otomatis akan jatuh tersisip ke dalam teras reaktor sehingga reaktor SCRAM dan berada pada kondisi subkritis. Untuk melanjutkan operasi reaktor pasca SCRAM diperlukan analisis terkait pengaruh reaktivitas negatif dari Xenon dan suhu. Pada penelitian ini telah berhasil dilakukan simulasi penentuan posisi CR yang optimal menggunakan PCTRAN-HTR untuk melanjutkan operasi reaktor dalam dua tingkat daya, yaitu daya rendah (RDE) dengan daya 10 MWth dan daya tinggi 200 MWth. Kedua tingkat daya tersebut dicapai dengan menarik CR ke posisi tertentu sampai  kondisinya kritis lagi. Hasil yang telah diperoleh menunjukkan bahwa dengan posisi CR 52 % naik sudah bisa menghasilkan kondisi superkritis untuk daya RDE  dan dengan posisi 57 % dan 58 % naik, untuk daya tinggi  sehingga status operasi dari start (S) bisa diganti power (P).
STUDI KOMPARASI PENGGUNAAN KUNYIT DENGAN IRADIATOR SEBAGAI PENGAWET TAHU DENGAN PENDEKATAN LIFE CYCLE ASSESSMENT Kartini Megasari; Rahmawati Yunita; Deni Swantomo
Jurnal Forum Nuklir JFN VOL 13 NO 2 NOVEMBER 2019
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (703.604 KB) | DOI: 10.17146/jfn.2019.13.2.5709

Abstract

STUDI KOMPARASI PENGGUNAAN KUNYIT DENGAN IRADIATOR SEBAGAI PENGAWET TAHU DENGAN PENDEKATAN LIFE CYCLE ASSESSMENT. Kontaminasi mikroba pada makanan menimbulkan masalah selama penyimpanan, pengangkutan, dan pemasaran. Dalam mengatasi masalah ini dilakukan pengawetan terhadap makanan, beberapa cara yang dapat dilakukan yaitu pengawetan secara konvensional dan iradiasi. Dalam penerapannya, teknik pengawetan makanan secara konvensional dan iradiasi memiliki kelemahan, sehingga perlu dilakukan studi komparasi menggunakan Life Cycle Assessment (LCA). Salah satu produk pangan yang dapat dilakukan studi LCA adalah tahu. Tujuan penelitian ini untuk menentukan dan membandingkan dampak lingkungan yang ditimbulkan dari penggunaan kunyit dengan iradiator sebagai pengawet tahu dengan pendekatan LCA. LCA dilakukan dengan menggunakan software OpenLCA dengan unit fungsional 41,8335 kg tahu. Data produksi tahu diperoleh dari produsen tahu yang berbasis di Kotagede Yogyakarta dan PAIR BATAN untuk data pengawetan tahu menggunakan iradiator. Sistem batas LCA mulai dari proses pembuatan tahu sampai menjadi produk jadi (cradle to gate). Dampak lingkungan yang disebabkan dari pengawetan tahu menggunakan kunyit maupun iradiator berupa acidification potential, climate change, eutrophication, freshwater aquatic ecotoxicity, human toxicity, marine aquatic ecotoxicity, photochemical oxidation, dan terrestial ecotoxicity. Kontribusi dampak terhadap lingkungan yang paling dominan terjadi pada pengawetan tahu menggunakan kunyit dan iradiator adalah climate change, dengan kontribusi sebesar 16,67136 dan 14,51325 kg CO2 eq. Berdasarkan studi komparasi yang telah dilakukan, pengawetan tahu menggunakan iradiator lebih ramah lingkungan, sehingga teknologi pengawetan ini dapat dijadikan teknologi alternatif pengawetan makanan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5