cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Forum Nuklir
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Forum Nuklir (JFN) adalah jurnal ilmiah bertaraf nasional dengan ruang lingkup semua aspek yang terkait dengan ilmu pengetahuan nuklir, teknologi nuklir, termasuk pendidikan dan sumber daya manusia nuklir. JFN (ISSN 1978-8738) diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir BATAN
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "JFN Vol 10 No 1 Mei 2016" : 5 Documents clear
EKSTRAKSI DAN STRIPPING URANIUM DARI HASIL PELARUTAN TOTAL MONASIT BANGKA Noor Anis Kundari; Riesna Prassanti; Gizzella Gizzella
Jurnal Forum Nuklir JFN Vol 10 No 1 Mei 2016
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (979.668 KB) | DOI: 10.17146/jfn.2016.10.1.3490

Abstract

EKSTRAKSI DAN STRIPPING URANIUM HASIL DARI PELARUTAN TOTAL MONASIT BANGKA. Penelitian pengolahan monasit di PTBGN-BATAN telah berhasil memisahkan logam tanah jarang dari unsur radioaktif dengan kemurnian yang tinggi namun menghasilkan limbah berupa campuran logam tanah jarang, uranium, thorium, dan unsur lain yang tidak terambil. Proses pengolahan limbah dapat dilakukan dengan memisahkan uranium terlebih dahulu dengan metode ekstraksi menggunakan trioktil amin. Dalam penelitian ini dilakukan ekstraksi uranium dengan trioktil amin dan stripping uranium dengan H2SO4 untuk menentukan nilai koefisien distribusi (Kd) U, Th, LTJ2O3, dan PO4. Nilai Kd yang diperoleh digunakan untuk menentukan jumlah tingkat ekstraksi-stripping yang dibutuhkan untuk mengambil 95% uranium dari limbah umpan dengan ekstraksi dan stripping dari kondisi yang telah diperoleh. Nilai Kd dihitung berdasarkan persamaan Nernst, sedangkan jumlah stage ekstraksi stripping dihitung berdasarkan nilai Kd uranium dengan metode McCabe Thiele. Penelitian ini menghasilkan nilai Kd pada ekstraksi dengan komposisi ekstraktan TOA:Kerosen:isodekanol=5:92:3 adalah U=3,42; Th=0,02; LTJ2O3=0,07; dan PO4=0,10, Kd pada stripping uranium menggunakan H2SO4 3 M adalah U=0,13 dan Th=2,21. Berdasarkan nilai Kd ini, jumlah tingkat teoritis ekstraksi dan stripping untuk memperoleh uranium sebanyak 95% adalah 7 tingkat ekstraksi pada A/O=2 dan 6 stingkat stripping pada A/O=1/5.
PEMBUATAN THERMOLUMINESENSE DOSIMETER DARI BAHAN LITIUM FLUORIDA DAN PENGOTOR TITANIUM Safarudin Hernawan; Eka Djatnika Nugraha; Sutanto Sutanto; Eri Hiswara
Jurnal Forum Nuklir JFN Vol 10 No 1 Mei 2016
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (694.974 KB) | DOI: 10.17146/jfn.2016.10.1.3492

Abstract

PEMBUATAN THERMOLUMINESENSE DOSIMETER DARI BAHAN LITIUM FLUORIDA DAN PENGOTOR TITANIUM. Teknologi nuklir bermanfaat dalam berbagai bidang, misalnya bidang energi, pertanian, kedokteran, radiologi, lingkungan dan lain-lain, disamping itu paparan radiasi dari teknologi nuklir berdampak buruk bagi sel-sel tubuh manusia. perlu ada pengawasan terhadap pemanfaatan radiasi teknologi nuklir dengan menggunakan alat proteksi radiasi berupa dosimeter personal yaitu thermoluminesense dosimeter (TLD) yang saat ini pengunaannya di Indonesia masih di impor. TLD dapat dibuat dari bahan litium fluorida dengan variasi konsentrasi pengotor titanium 0,04%, 0,06%, dan 0,08% melalui metode kristalisasi dengan pemanasan pada suhu 950 celcius selama lima jam. kristal yang terbentuk dibuat serbuk dan diuji respon, keseragaman, kalibrasi, pemudaran dan pengulangan. hasil pembuatan menunjukkan TLD yang dibuat memiliki respon terhadap radiasi yang optimum pada konsentrasi pengotor titanium 0,06%. TLD yang dibuat memiliki faktor kalibrasi sebesar 0,0936 dan dapat diulang pemakaian sebanyak 5 kali. Pemudaran TLD yang dibuat sebesar 20% selama 14 hari. 
PEMISAHAN RENIUM-188 DARI SASARAN WOLFRAM-188 DENGAN METODE EKSTRAKSI MENGGUNAKAN PELARUT METIL ETIL KETON Maria Christina Prihatiningsih; Riftanio N. Hidayat; Duyeh Setiawan
Jurnal Forum Nuklir JFN Vol 10 No 1 Mei 2016
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (793.772 KB) | DOI: 10.17146/jfn.2016.10.1.3491

Abstract

PEMISAHAN RENIUM-188 DARI SASARAN WOLFRAM-188 DENGAN METODE EKSTRAKSI MENGGUNAKAN PELARUT METIL ETIL KETON. Pemisahan renium-188 dari sasaran wolfram-188 secara ekstraksi dilakukan untuk pengembangan produksi radioisotop renium-188 yang memenuhi kemurnian secara radionuklida dan radiokimia. Pemisahan kedua unsur ini disimulasikan terhadap unsur yang tidak aktif untuk mengurangi risiko paparan radioaktif. Pemisahan renium dari wolfram ini menggunakan metode ekstraksi dengan pelarut metil etil keton (MEK). Parameter yang berpengaruh terhadap pemisahan ini ditentukan melalui kondisi optimum proses ekstraksi berdasarkan pengaruh waktu pengocokan, volume MEK, pH larutan, serta menentukan nilai koefisien distribusi. Penentuan konsentrasi renium dan wolfram hasil ekstraksi dilakukan dengan metode spektrofotometer UV-Vis dengan pengompleks KSCN dalam suasana asam dan pereduktor SnCl2. Hasil percobaan menunjukkan bahwa kondisi optimum proses ektraksi dengan umpan masing-masing 10 ppm yaitu pada waktu pengocokan selama 10 menit, volume MEK sebanyak 20 mL, dan kondisi larutan pada pH 5. Diperoleh konsentrasi maksimum renium yang terambil pada fase organik sebanyak 9,54 ppm dan nilai Kd sebesar 2,75 dan Kd maksimum wolfram sebesar 0,08. Kondisi optimum proses ekstraksi ini selanjutnya dapat di gunakan untuk cara pemisahan renium dari wolfram yang radioaktif.
EKSTRAKSI DAN STRIPPING THORIUM DARI RAFINAT HASIL EKSTRAKSI URANIUM MONASIT BANGKA Rida Ferliana; Bangun Wasito; Riesna Prassanti
Jurnal Forum Nuklir JFN Vol 10 No 1 Mei 2016
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (595.277 KB) | DOI: 10.17146/jfn.2016.10.1.3488

Abstract

EKSTRAKSI  DAN  STRIPPING  THORIUM  DARI  RAFINAT  HASIL  EKSTRAKSI  URANIUM MONASIT BANGKA. Pusat Teknologi Bahan Galian Nuklir – Badan Tenaga Nuklir Nasional (PTBGN- BATAN) yang bekerja sama dengan PT Timah mengimplementasikan penelitian pengolahan monasit menjadi logam tanah jarang ke dalam skala pilot plant 50 kg/hari. Kegiatan tersebut menghasilkan limbah berupa unsur radioaktif seperti uranium dan thorium. Thorium merupakan alternatif pengganti bahan bakar uranium. Agar dapat dijadikan bahan bakar nuklir maka perlu dilakukan pemisahan thorium. Salah satu metode pemisahan adalah ekstraksi-stripping. Ekstraksi-stripping thorium dilakukan menggunakan rafinat ekstraksi uranium pada limbah pengolahan monasit. Solven yang digunakan dalam ekstraksi yaitu TBP dan dalam stripping yaitu HNO3 encer. Berdasarkan penelitian tersebut diperoleh bahwa semakin tinggi keasaman umpan maka rekoveri dan koefisien distribusi thorium semakin meningkat serta semakin tinggi konsentrasi HNO3 maka rekoveri semakin menurun dan koefisien distribusi thorium semakin meningkat. Ekstraksi pada waktu 15 menit, pH umpan 0,09, TBP/kerosin 50/50, dan perbandingan A/O = 1/1 memberikan koefisien distribusi sebesar 13,80 dengan rekoveri ekstraksi sebesar 93%. Stripping pada waktu 15 menit, konsentrasi HNO3 0,1 N, dan perbandingan A/O = 1/1 memberikan koefisien distribusi 1,57 dengan rekoveri sebesar 38,92%. Jika rekoveri thorium ingin ditingkatkan menjadi 95% maka dibutuhkan 2 stage ekstraksi pada perbandingan A/O 1/1, 8 stage stripping pada perbandingan A/O 2/1, dan 5 stage stripping pada perbandingan A/O = 3/1.
RANCANG BANGUN SISTEM AKUISISI DATA SUMBER RADIASI MELALUI UDARA MENGGUNAKAN ROBOT QUADCOPTER Seno Pandu Ahmad; Muhtadan Muhtadan; Adi Abimanyu
Jurnal Forum Nuklir JFN Vol 10 No 1 Mei 2016
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (734.934 KB) | DOI: 10.17146/jfn.2016.10.1.3489

Abstract

RANCANGBANGUN SISTEM AKUISISI DATA SUMBER RADIASI MELALUI UDARA MENGGUNAKAN ROBOT QUADCOPTER. Penelitian pendeteksian sumber radiasi menggunakan quadcopter beserta sistem akuisisinya belum dikembangkan, sehingga dirancang suatu sistem akuisisi data untuk pendeteksian sumber radiasi menggunakan quadcopter. Tujuan penelitian ini untuk pengembangan aplikasi program labview untuk akuisisi data sumber radiasi dan juga perancangan sistem informasi pendeteksian sumber radiasi dengan memetakan dalam kategori daerah radiasi dengan aplikasi google map. Data radiasi dan posisi dari In vehicle module quadcopter dikirimkan melalui sebuah transceiver NiceRF ke control room module, kemudian di proses dengan menggunakan program Labview dan ditampilkan. Setelah proses pendeteksian selesai dilakukan, data pergerakan dipetakan kembali sehingga didapat informasi jejak pergerakan quadcopter dan juga jarak antara titik awal pergerakan quadcopter dengan sumber radiasi. Hasil pengujian menunjukan bahwa program berhasil memberikan informasi posisi sumber radiasi yang terdeteksi. Program juga telah mampu memetakan pergerakan quadcopter, jarak antara operator quadcopter dengan sumber radiasi yang terdeteksi pada pengujian pertama sebesar 20 meter dan pengujian kedua 30 meter. Persentase error dari perbandingan jarak pada pemetaan dengan jarak sebenarnya didapat pada pengujian pertama sebesar 3,8 % dan pada hasil pengujian kedua sebesar 7,14 %.

Page 1 of 1 | Total Record : 5