cover
Contact Name
Jokhanan Kristiyono
Contact Email
jokhanan.k@gmail.com
Phone
+6285730566008
Journal Mail Official
jintact@penailmuwan.id
Editorial Address
Penjaringan Timur XII/Blok PU No. 6, Surabaya 60297
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Interactive Communicaton, Public Relations and Broadcasting
ISSN : 3124145X     EISSN : -     DOI : -
JINTACT (Journal of Interactive Communication, Public Relations, and Broadcasting) is a peer-reviewed, open-access scholarly journal that aims to foster academic exchange and knowledge dissemination in the fields of digital communication, interactive media, public relations, and broadcasting studies. The journal provides a platform for both theoretical and empirical contributions from academics, researchers, communication practitioners, media professionals, and public relations experts, particularly those engaged with Southeast Asian contexts and global digital communication landscapes. JINTACT welcomes original research articles, conceptual papers, case studies, book/media reviews, and reflective essays on (but not limited to) the following topics: - Digital and interactive communication practices - Public relations in digital transformation - Media convergence and broadcasting innovation - Communication strategies in government, NGOs, and corporations - Crisis and reputation management in the digital age - AI, data science, and automation in communication industries - Media literacy, audience engagement, and participatory culture - Content production, digital storytelling, and platform-based journalism - Strategic communication and integrated marketing communication (IMC) - Ethics, policies, and digital regulation in media practices JINTACT publishes articles in English or Bahasa Indonesia, with preference for English-language submissions for international accessibility.
Articles 12 Documents
Membangun Kurikulum Adaptif Berbasis Media Komunikasi dan Data Sains: Rekomendasi Konseptual untuk Pendidikan Menengah di Era Ekonomi Digital Suko Widodo; Jokhanan Kristiyono; Isnaini Muhandis; Suprihatin Suprihatin; Kristama Baswara Yua
JINTACT: Journal of Interactive Communicaton, Public Relations and Broadcasting Vol. 1 No. 1 (2025): JINTACT: Journal of Interactive Communication, Public Relations, and Broadcasti
Publisher : Pena Ilmuwan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan konseptual ini menyajikan kerangka pemikiran dan rekomendasi pembaruan kurikulum SMA dan SMK di Jawa Timur agar mengintegrasikan kompetensi media komunikasi dan data sains. Berdasarkan riset mix-method tahun 2024, ditemukan kesenjangan signifikan antara kurikulum sekolah dengan kebutuhan dunia usaha dan industri (DUDI), khususnya dalam keterampilan digital dan analitik. Artikel ini mengusulkan model konseptual yang menekankan reformasi kurikulum berbasis industri, pendekatan berbasis kompetensi, serta tata kelola kolaboratif yang melibatkan institusi pendidikan dan pelaku industri. Peningkatan profesionalisme guru juga menjadi fokus agar implementasi pembaruan kurikulum dapat berjalan efektif. Rekomendasi ini ditujukan untuk membentuk kurikulum yang relevan dengan ekonomi digital dan kebutuhan pasar kerja.
Ekonomi Politik Media Global dan Tantangannya di Indonesia: Telaah Kritis atas The Handbook of Political Economy of Communications Rachmat Hidayat
JINTACT: Journal of Interactive Communicaton, Public Relations and Broadcasting Vol. 1 No. 1 (2025): JINTACT: Journal of Interactive Communication, Public Relations, and Broadcasti
Publisher : Pena Ilmuwan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Buku The Handbook of Political Economy of Communications karya Janet Wasko, Graham Murdock, dan Helena Sousa (2011) merupakan karya komprehensif yang menyajikan fondasi teoretis dan pemetaan kritis terhadap dinamika industri media global melalui pendekatan ekonomi politik. Artikel ini mereview secara sistematis struktur, isi, dan kontribusi intelektual buku tersebut dengan menyoroti kekuatan analisis, keterbatasan konteks, serta relevansinya terhadap perkembangan ekosistem media di Indonesia. Dengan metode kualitatif-interpretatif berbasis studi literatur, artikel ini menganalisis bagaimana kerangka ekonomi politik media dapat digunakan untuk memahami isu-isu strategis seperti konsentrasi kepemilikan media, transformasi digital, prekarisasi kerja kreatif, serta dominasi platform global. Studi kasus Indonesia, khususnya mengenai oligarki media dan pengaruhnya terhadap demokrasi, menjadi sorotan untuk menunjukkan aplikabilitas teori dalam konteks negara berkembang. Hasil kajian menunjukkan bahwa Handbook ini tidak hanya penting sebagai referensi teoritis, tetapi juga sebagai alat kritik terhadap ketimpangan informasi dan relasi kuasa dalam industri media kontemporer.
Motif Penggunaan TikTok di Kalangan Pelajar: Analisis Uses and Gratification dalam Konteks Literasi Media Digital Remaja Semi-Urban Rosaline Rachmaniah
JINTACT: Journal of Interactive Communicaton, Public Relations and Broadcasting Vol. 1 No. 1 (2025): JINTACT: Journal of Interactive Communication, Public Relations, and Broadcasti
Publisher : Pena Ilmuwan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini menganalisis motif penggunaan platform media sosial TikTok di kalangan pelajar SMA di wilayah semi-urban, dengan meninjau dinamika komunikasi digital melalui perspektif teori Uses and Gratification. TikTok sebagai aplikasi berbasis video pendek menjadi ruang dominan bagi remaja dalam mencari hiburan, membangun identitas, serta menjalin interaksi sosial. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif-deskriptif terhadap 542 siswa SMAN 1 Pacet Mojokerto melalui kuesioner skala Likert. Hasil menunjukkan bahwa motif hiburan merupakan faktor dominan, diikuti oleh motif sosial, pencarian informasi, identitas pribadi, dan pelarian dari tekanan. Artikel ini memperkuat peran teori Uses and Gratification dalam menjelaskan pola penggunaan media digital oleh generasi muda dan merekomendasikan pendekatan literasi media yang lebih kontekstual bagi institusi pendidikan.
Digital Storytelling di Konten Kecantikan TikTok: Membangun Kepercayaan Konsumen dan Perilaku Pembelian di Kalangan Gen Z di Surabaya Christin Widya Astuti; Jokhanan Kristiyono
JINTACT: Journal of Interactive Communicaton, Public Relations and Broadcasting Vol. 1 No. 1 (2025): JINTACT: Journal of Interactive Communication, Public Relations, and Broadcasti
Publisher : Pena Ilmuwan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh digital storytelling dalam konten kecantikan di TikTok terhadap perilaku pembelian Generasi Z di Kota Surabaya. Latar belakang studi didorong oleh meningkatnya dominasi TikTok sebagai medium komunikasi pemasaran yang membentuk keputusan konsumen. Menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif-korelasional, penelitian ini melibatkan 250 responden Gen Z yang dipilih dengan teknik stratified random sampling berdasarkan lima wilayah Surabaya. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis dengan uji validitas, reliabilitas, korelasi Pearson, serta regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara elemen digital storytelling (narasi, visual, interaktivitas) dengan tingkat kepercayaan konsumen (r = 0,65; p < 0,001). Elemen visual memiliki pengaruh dominan (r = 0,68) dibanding narasi (r = 0,60) dan interaktivitas (r = 0,59). Tingkat kepercayaan yang terbentuk terbukti berkontribusi pada keputusan pembelian Gen Z. Temuan ini menegaskan pentingnya strategi storytelling digital yang autentik, estetis, dan interaktif bagi industri kecantikan dalam menjangkau konsumen muda urban.
Teori-Teori Komunikasi: Telaah Kontemporer atas Tradisi Komunikasi dan Relevansinya di Era Digital Yunita Indinabila; Suprihatin Suprihatin; Ratna Puspita Sari; Mochammad Arkansyah
JINTACT: Journal of Interactive Communicaton, Public Relations and Broadcasting Vol. 1 No. 1 (2025): JINTACT: Journal of Interactive Communication, Public Relations, and Broadcasti
Publisher : Pena Ilmuwan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini mereviu buku Theories of Human Communication edisi ke-10 karya Stephen W. Littlejohn dan Karen A. Foss, yang telah menjadi rujukan utama dalam kajian teori komunikasi selama lebih dari empat dekade. Fokus review mencakup bab 6–11, yang membahas tradisi-tradisi utama teori komunikasi: sibernetik, sosiopsikologis, sosiokultural, kritis, retoris, dan fenomenologis. Setiap teori dianalisis berdasarkan relevansinya terhadap praktik komunikasi modern, khususnya dalam konteks digital, media sosial, dan komunikasi organisasi. Hasil telaah menunjukkan bahwa teori-teori klasik tetap relevan ketika diintegrasikan dengan pendekatan kontemporer seperti digital storytelling, komunikasi lintas budaya, dan etika komunikasi di era AI. Review ini menegaskan pentingnya keterpaduan antara teori klasik dan praktik komunikasi digital masa kini untuk memperkuat landasan akademik dan etis bidang komunikasi.
Strategi Public Relations Digital di Industri Kecantikan: Membangun Citra Merek Melalui Kolaborasi Influencer di TikTok Mega Dwi Jayanti
JINTACT: Journal of Interactive Communicaton, Public Relations and Broadcasting Vol. 1 No. 1 (2025): JINTACT: Journal of Interactive Communication, Public Relations, and Broadcasti
Publisher : Pena Ilmuwan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi public relations digital dalam membangun citra merek melalui kolaborasi dengan influencer di platform TikTok pada perusahaan kosmetik di Indonesia. Fenomena meningkatnya penggunaan media sosial, khususnya TikTok, telah mengubah lanskap komunikasi antara brand dan audiens, di mana narasi visual, interaktivitas, dan kredibilitas influencer menjadi faktor penting dalam pembentukan persepsi publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi digital, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi konten promosi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi influencer berperan strategis dalam tiga tahap utama: (1) membangun awareness melalui storytelling visual; (2) menciptakan engagement melalui interaksi langsung di TikTok Live dan kolom komentar; serta (3) memperkuat brand trust melalui kredibilitas dan konsistensi pesan yang autentik. Temuan ini menegaskan bahwa fungsi public relations digital tidak lagi hanya mengandalkan media massa, tetapi harus mengintegrasikan strategi berbasis partisipasi pengguna, algoritma platform, dan nilai kepercayaan digital. Studi ini memberikan kontribusi bagi pengembangan praktik PR di era media sosial dengan menyoroti pentingnya kolaborasi etis dan transparan antara brand dan influencer.
Determinisme Teknologi dalam Pembayaran Digital dan Perubahan Gaya Hidup Masyarakat Asya Pradana R
JINTACT: Journal of Interactive Communicaton, Public Relations and Broadcasting Vol. 1 No. 2 (2025): JINTACT: Journal of Interactive Communication, Public Relations, and Broadcasti
Publisher : Pena Ilmuwan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan dompet digital (e-wallet) seperti GoPay, OVO, dan DANA telah menjadi bagian penting dalam aktivitas transaksi masyarakat modern. Kemudahan yang ditawarkannya membuat banyak orang beralih dari penggunaan uang tunai ke sistem pembayaran digital. Dalam refleksi ini, saya melihat bahwa penggunaan e-wallet tidak hanya memberi solusi praktis, tetapi juga mengubah cara berpikir dan bertindak dalam kegiatan ekonomi sehari-hari. Melalui perspektif Determinisme Teknologi yang dikemukakan McLuhan, teknologi pembayaran digital menunjukkan bagaimana alat yang diciptakan manusia pada akhirnya membentuk perilaku mereka. Kemudahan transaksi membuat proses pengeluaran terasa lebih ringan, sehingga mendorong peningkatan perilaku konsumsi tanpa disadari. Selain itu, e-wallet membentuk gaya hidup digital yang semakin melekat pada rutinitas masyarakat, mulai dari belanja, transportasi, hingga pembayaran layanan dasar. Berdasarkan pengamatan sosial dan pengalaman personal, perubahan ini tidak lepas dari teknologi yang secara kuat memengaruhi kebiasaan dan persepsi individu terhadap uang. Oleh karena itu, dibutuhkan kesadaran untuk menerapkan pendekatan human-centered agar teknologi tetap menjadi alat yang membantu, bukan mengendalikan, kehidupan manusia. Kesimpulannya, e-wallet telah menjadi salah satu bukti nyata bagaimana teknologi membentuk perilaku dan pola konsumsi masyarakat masa kini.
Momentum & Determinisme Teknologi Digital Bidang Kurikulum: Analisis Proses Kurikulum SMA 17 Agustus 1945 Surabaya Tri Mariyanto
JINTACT: Journal of Interactive Communicaton, Public Relations and Broadcasting Vol. 1 No. 2 (2025): JINTACT: Journal of Interactive Communication, Public Relations, and Broadcasti
Publisher : Pena Ilmuwan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan kebijakan dan sistem pendidikan tidak bisa dipungkiri melibatkan perubahan teknologi itu sendiri. Perubahan kurikulum tidak hanya berlaku dalam bidang monitoring pembelajaran di sekolah, melainkan juga memastikan perkembangan yang ada diikuti dengan baik dari lapisan pengajar hingga peserta didik. Teknologi tidak bisa dihindari karena telah menjadi suatu sistem terpadu sehingga sifatnya deterministik. Pola kehidupan baik secara umum maupun khusus dalam dunia pendidikan tidak lepas dari penggunaan teknologi. Digitalisasi menjadi relevan dalam bidang pendataan, arsip, dan penilaian pendidikan. Perdebatan mengenai determinisme teknologi sudah dipikirkan oleh para intelektual mengenai potensi dan dampaknya. Teknologi dipandang begitu dilematis, di satu sisi mengancam humanisme, di sisi lain teknologi merupakan kebutuhan yang lambat lain menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Selain menggunakan teknologi, penting pula memahaminya dan memberlakukannya dengan bijak. Namun, teknologi juga tidak akan bisa diberlakukan apabila tidak ada kebijakan yang mendukung dan menjadi momentumnya. Teknologi dapat digunakan sebagaimana mestinya sesuai dengan momentum dan kegunaannya. Tanpa struktur yang mendukung, maka teknologi tidak relevan digunakan.
PENGARUH GRUP WHATSAPP WALI SANTRI TERHADAP POLA KOMUNIKASI DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN DI TPA AN-NOOR Akhmad Mahfudz
JINTACT: Journal of Interactive Communicaton, Public Relations and Broadcasting Vol. 1 No. 2 (2025): JINTACT: Journal of Interactive Communication, Public Relations, and Broadcasti
Publisher : Pena Ilmuwan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh grup WhatsApp wali santri terhadap pola komunikasi, dinamika sosial, dan proses pengambilan keputusan di TPA An-Noor. Berdasarkan perspektif Determinisme Media Marshall McLuhan, penelitian menelaah bagaimana karakteristik medium (WhatsApp) membentuk cara penyampaian informasi, interaksi antar aktor, dan struktur kekuasaan dalam komunitas pendidikan nonformal. Data dikumpulkan melalui observasi isi lima grup WhatsApp (grup utama wali santri dan empat grup kelas: Alif, Ba, Jim, Dal), wawancara semi-struktural dengan dua wali santri, serta dokumentasi pesan sejak pembentukan grup pada 2018. Hasil menunjukkan WhatsApp meningkatkan kecepatan penyebaran informasi dan efisiensi koordinasi kegiatan (mis. outbound, wisuda), serta memperbesar ruang partisipasi wali. Namun demikian, medium ini juga menghasilkan efek samping: miskomunikasi akibat interpretasi teks, dominasi opini oleh anggota tertentu, dan pengurangan batas privasi komunikasi. Menggunakan kacamata McLuhan, WhatsApp bukan hanya menyampaikan pesan tetapi mengubah struktur interaksi sosial “the medium is the message”. Artikel ini merekomendasikan pembuatan pedoman komunikasi digital, penguatan fungsi administrasi grup, dan program literasi digital bagi wali untuk meminimalkan konflik dan menjaga efektivitas pengambilan keputusan.
Pergeseran Penggunaan Flashdisk Ke Cloud Storage Dalam Perspektif Determinasi Teknologi Almaizza Shania
JINTACT: Journal of Interactive Communicaton, Public Relations and Broadcasting Vol. 1 No. 2 (2025): JINTACT: Journal of Interactive Communication, Public Relations, and Broadcasti
Publisher : Pena Ilmuwan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi penyimpanan data digital telah mendorong pergeseran penggunaan media penyimpanan dari flashdisk ke cloud storage. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pergeseran tersebut dalam perspektif determinasi teknologi, dengan menempatkan cloud storage sebagai faktor yang membentuk perubahan perilaku penyimpanan data pengguna. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi literatur dan dokumentasi digital terhadap artikel ilmiah, laporan teknologi, berita daring, dan ilustrasi kasus praktik penggunaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik cloud storageseperti aksesibilitas tinggi, fleksibilitas, keamanan data, dan dukungan kolaborasi secara determinatif mendorong perubahan preferensi pengguna dari penyimpanan fisik ke penyimpanan berbasis jaringan. Pergeseran ini tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga berdampak pada budaya kerja, pembelajaran, dan pola interaksi digital. Secara teoretis, temuan ini memperkuat relevansi determinasi teknologi dalam menjelaskan perubahan perilaku digital, sementara secara praktis memberikan implikasi bagi pengelolaan data di lingkungan akademik dan organisasi.

Page 1 of 2 | Total Record : 12