cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Prima Aplikasi dan Rekayasa dalam Bidang Iptek Nuklir
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Prima Aplikasi dan Rekayasa dalam Bidang Iptek Nuklir, Jurnal ilmiah diterbitkan oleh Pusat Rekayasa Perangkat Nuklir - BATAN Alamat Rekaksi: Pusat Rekayasa Perangkat Nuklir (PRPN) - BATAN
Arjuna Subject : -
Articles 228 Documents
PROGRAM KOMPUTER UNTUK MENENTUKAN AKTIVITAS RELATIV PADA TLA Utaja Utaja; Munawir Zulkarnaen; Hari Suryanto
PRIMA - Aplikasi dan Rekayasa dalam Bidang Iptek Nuklir Vol 1, No 2 (1999): Oktober 1999
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1383.279 KB)

Abstract

ABSTRAKPROGRAM KOMPUTER UNTUK MENENTUKAN AKTIVITAS  RELATIP PADA  TLA. Teknik TLA (Thin Layer Activation) dapat digunakan untuk menentukan tingkat keausan suatu komponen. Bila penentuan tersebut dilakukan secara manual membutuhkan proses perhitungan yang melelahkan. Untuk itu dikembangkan sebuah program komputer yang akan mempercepat proses kompuputasi. Metode yang dipakai pada program ini ialah perhitungan perulangan (iterasi). Perulangan perhitungan meliputi perhitungan energi. laju penurunan energi. fator koreksi dan pemakaian data impirik.. Hasil perhitungan teoritis yang didasarkan  program komputer akan dibandingkan dengan hasil ekperimen.. Perbedaan hasil perhitungan teoritis dari program  dan  hasil  eksperimen  kurang  dari 10%.  Sedang waktu  komputasi kurang dari satu detik sehingga dapat dimanfaatkan untuk pengukuran secara on line..  Dari hasil ini dapat disimpulkan bahwa program komputer sangat membantu penentuan tingkat aktivitas relatip. ABSTRACTTHE COMPUTER PROGRAM  FOR RELATIV ACTIVITY DETERMINATION ON TLA. The TLA (Thin Layer  Activation) method can be used for wear measurement of a component. If the measurement is done by hand calculation, .it is need tedious work.  For this purpose  the computer program  for computing speed up is developed.  The method used on this program is iteration.  The iteration cover the energy degradation of energy. correction factor and empirical data.  The result of this program will be compared by the experimental.. The different between the two results is less than 10% and the time process less than 1 second so it is can be used for on line measuring. From this reality it can be concluded that the program is use-full for relative activity measurement..
PEREKAYASAAN PESAWAT SINAR-X FLUOROSCOPY BERBASIS LAYAR PENDAR Ferry Suyatno; Djoko Sukmono; I Putu Susila
PRIMA - Aplikasi dan Rekayasa dalam Bidang Iptek Nuklir Vol 8, No 1 (2011): Juni 2011
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (932.774 KB)

Abstract

AN ENGENEERING DEVELOPMENT OF FLUOROSCOPIC X-RAY MEDICALEQUIPMENT BASED-ON FLUORESCENT SCREEN,  Fl uoroscopic x-ray medi cal equipment uses fluorescent screen to capture structural i mage of organs. Unlike conventional x-ray equi pment whi ch uses film, i n the fluoroscopi c x-ray, the resulti ng image i s vi sualized on the fluorescent screen and directly observed by physici ans in the pati ents' rooms. In thi s study, wedeveloped an image capture system that transforms the image on the fluorescent screen i nto digital data, which is then transferred to computer for visuali zati on and further processing. By using thi s system, the observation of the resulting i mage can be done on a computer that isplaced in the control room.  The i mage can also be stored easily and at l ow cost compared to conventional film. The experiment shows that the system coul d be used to capture image of the object. However, it s qualit y needs to be improved. In the future, the system will  be modifi ed andtested wit h di fferent types of cameras to obtain better results. PEREKAYASAAN PESAWAT SINAR-X  FLUOROSCOPY BERBASIS LAYARPENDAR,  Pesawat si nar-x fl uroscopy untuk diagnosa medis adalah pesawat si nar-X yang menggunakan layar pendar sebagai penangkap ci tra dari struktur organ tubuh. Berbeda dengan pesawat sinar-x konvensi onal yang menggunakan fi lm. Pada pesawat sinar-x fluroscopy, citrayang dihasil kan divisualisasi kan pada l ayar pendar dan diamati  langsung ol eh dokter di ruang pasi en. Pada peneliti an i ni , dil akukan perekayasaan sistem pesawat sinar-x fluroscopy dengan cara  engembangkan sistem penangkap citra yang mengubah citra pada l ayar pendar ke data digital, yang kemudian di transfer ke komputer untuk vi suali sasi dan pemrosesan l ebih lanj ut.  Dengan menggunakan sistem ini, pengamatan hasil penci traan bisa dilakukan pada komputer  yang diletakkan di ruang kontrol dan citra yang dihasilkan dapat disimpan dengan mudah serta biaya murah jika dibandingkan dengan fi lm. Hasil pengujian menunjukkan bahwa dengan sistem i ni  cit ra dari objek sudah berhasil ditangkap, walaupun kual itasnya masi h perlu ditingkatkan. Kedepannya akan dil akukan modifi kasi dan penguj ian menggunakan kamera  dengan tipe berbeda guna mendapatkan hasil yang lebi h baik.
DESAIN MODUL PENGGERAK SUMBER ISOTOP IRIDIUM-192 PADA PERANGKAT BRAKITERAPI HDR Tri Harjanto; Ari Satmoko
PRIMA - Aplikasi dan Rekayasa dalam Bidang Iptek Nuklir Vol 11, No 2 (2014): November 2014
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2194.644 KB)

Abstract

ABSTRAKDESAIN MODUL PENGGERAK  SUMBER  ISOTOP IRIDIUM-192  PADA PERANGKAT BRAKITERAPI HDR.Telah dilakukan perancangan penggerak sumber isotop untuk memposisikan sumber radiasi pada perangkat brakiterapi HDR. Spesifikasi sumber isotop adalah Iridum-192 dengan aktivitas 10 Ci. Sumber dilengkapi dengan seling dengan panjang 2007 mm. Perancangan ini dilakukan sebagai pengembangan protototip awal, yang telah dibuat sebelumnya. Kegiatan diawali dengan uji coba pendahuluan untuk mengevaluasi batasan-batasan gaya yang dibutuhkan pada seling. Berdasarkan hasil uji coba tersebut dan dilengkapi dengan perhitungan-perhitungan, desain drum penggulung seling dan roda gigi untuk pemasangan limit switch berhasil diperoleh. Drum penggulung berdiameter 80 mm dan tebal 30 mm. Drum dilengkapi dengan alur spiral sebanyak 17 putaran yang digunakan untuk lilitan seling dan juga pengarah gerakan. Pasangan roda gigi untuk pemasangan limit switch mempunyai rasio 1:8. Roda gigi kecil berdiameter 15 mm dengan 12 gigi dan roda gigi besar berdiameter 120 mm dengan 96 gigi. Spesifikasi motor stepper penggerak seling juga berhasil ditentukan. Torsi minimum motor yang dibutuhkan adalah 1,15 Nm. Untuk menghindari kerusakan seling jika terjadi kegagalan dalam beroperasi, torsi maksimum juga dibatasi sebesar 1,36 Nm. Motor juga harus mampu berputar dengan kecepatan 110 rpm. Bila motor stepper memiliki langkah putar 0,72º (bergantung pada pabrikan), maka motor dan driver harus dapat beroperasi dengan kecepatan 917 pulsa/detik.Kata kunci : desain, brakiterapi, modul mekanik, seling, sumber isotop ABSTRACTDESIGN OF DRIVING FORCE MODULE FOR IRIDIUM-192 ISOTOPE SOURCE  IN HIGH DOSE RATE BRACHYTHERAPY EQUIPMENT. A design of the driving force module forIridium-192 isotope source in high dose rate brachytherapy equipment has been developed. The isotope source is Iridium-192 mounted on wire with the diameter of 1 mm and length of 2007 mm. The design refers to the preliminary prototype that was developed before. Preliminary test was conducted to evaluate the limits of forces needed for moving source wire. Based on the results of these tests and provided with calculations, designs of roller drum and gear for mounting limit switches have been obtained. The roller drum diameter is of 80 mm with 30 mm of thickness. The drum is provided with a spiral groove as many as 17 rotations. These grooves are used for winding wire and also steering movements. The gear for mounting limit switches has a ratio of 1: 8. The pinion has diameter of 15 mm with 12 teeth. The other gear has a diameter of 120 mm with 96 teeth. The specifications for stepper motor have also successfully determined. The minimum torque motors required is 1.15 Nm. To avoid damage of wire if there is a failure during the operation, the maximum torque is also limited at 1.36 Nm. The motor also must be able to rotate at a speed of 110 rpm. If the stepper motor has a rotary step of 0.72° (depending on the manufacturer), then the motor and its driver must be able to operate at a speed of 917 pulses/sec.Keywords: design, brachytherapy, mechanical module, wire, isotope source.
ANALISIS POTENSI BAHAYA, DAMPAK DAN PENANGGULANGANNYA TERHADAPPENGGUNAAN PERANGKAT RENOGRAF HASIL LlTBANGYASA BATAN Joko Sumanto
PRIMA - Aplikasi dan Rekayasa dalam Bidang Iptek Nuklir Vol 5, No 10 (2008): Nopember 2008
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2459.718 KB)

Abstract

Analisis potensi bahaya, dampak dan penanggulangannya terhadap penggunaan perangkat renograf hasil litbangyasa BATAN telah dilakukan. Setiap pemanfaatan peralatan perlu kepastian bahwa alat aman untuk dioperasikan. Analisis keselamatan tersebut dilakukan terkait dengan keselamatan manusia sebagai pengguna. Cara yang digunakan untuk melaksanakan analisis tersebut menggunakan metode Hazard and Operability Study. Tujuan analisis ini adalah untuk meninjau suatu proses atau operasi pada perangkat renograf yang berhubungan dengan potensi bahaya, dampak, dan penanggulangannya. Dari analisis ini memberi gambaran beberapa kemungkinan terjadinya potensi bahaya baik yang disebabkan oleh kesasahan disain sistim elektronik, mekanik, kesalahan pengoperasian alat serta kekeliruan penanganan isotop yang dapat menimbulkan kecelakaan pada pasien, operator, teknisi, sehingga dapat diantisipasi dengan pemenuhan persyaratan disain, ketaatan terhadap standar produk, ketaatan terhadap prosedur serta kepatuhan pada peraturan dan perundangan yang dikeluarkan pemerintah khususnya dalam pemanfaatan sumber radiasi.
DESAIN DAN PEMBUATAN PERANGKAT MEKANIK PADA PORTAL MONITOR RADIASI SPEKTROSKOPI Nur Khasan; Budi Harjono
PRIMA - Aplikasi dan Rekayasa dalam Bidang Iptek Nuklir Vol 15, No 2 (2018): Nopember 2018
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.659 KB)

Abstract

DESAIN DAN PEMBUATAN PERANGKAT MEKANIK PADA PORTAL MONITOR RADIASI SPEKTROSKOPI. Desain dan pembuatan perangkat mekanik pada portal monitor radiasi spektroskopi telah dilakukan untuk kelengkapan bagian penting dari seluruh perangkat prototipe dalam skala percobaan. Desain dan pembuatan ini dilakukan dengan memperhatikan kebutuhan perangkat mekanik terkait komponen dan instrumen yang akan dipasang. Kebutuhan perangkat mekanik antara lain adalah tiang statif dudukan detektor sebagai komponen utama yang terdiri dari 2 buah detektor NaI(Tl) dan 1 buah detektor netron serta kotak panel yang terintegrasi dengan bagian penutup perangkat untuk penempatan instrumen baik elektrik maupun elektronrik. Terhadap detektor yang diperhatikan adalah bentuk fisik, dimensi, beban berat, dan antisipasi faktor gangguan terhadapnya. Dengan perangkat mekanik ini maka semua perangkat portal monitor radiasi ini dapat terintegrasi dengan baik sehingga dapat dioperasikan untuk skala percobaan. Adapun bahan-bahan mekanik utama yang digunakan dalam desain ini antara lain plat besi 1,5 mm dan besi kolom 70 mm x 120 mm dengan ketebalan 5 mm. Dari desain dan pembuatan ini dihasilkan 1 set perangkat mekanik pilar termasuk tiang statif detektor yang telah dihitung keseimbangannya dan terintegrasi dengan sistem penutup.
TEKNIK PELACAKAN KERUSAKAN DAN PERBAIKAN TUNGKU PEMANAS KLORINASI Tukiman Tukiman
PRIMA - Aplikasi dan Rekayasa dalam Bidang Iptek Nuklir Vol 4, No 7 (2007): Juni 2007
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2574.826 KB)

Abstract

ABSTRAK TEKNIK  PELACAKAN   KERUSAKAN   DAN  PERBAIKAN   TUNGKU  PEMANAS   KLORINASI. Telah dilakukan pelacakan  dan penelusuran  kerusakan    pada tungku pemanas  klorinasi  pasir zirkon  di laboratorium   Teknologi  Proses  PTAPB  BATAN. Teknik pelacakan  dilakukan  dengan cara pengecekan   pada sistem pemanas,  kontak-kontak   mekanik,     instalasi  listrik  dan sensor suhu.  Terjadi  kerusakan   pada   sistem   pemanas/kawat    nikelin  yang   hubung   terbuka/putus. Selanjutnya dilakukan langkah-langkah  perbaikan dengan mengganti elemen pemanas  berupa kawat  nikellin   yang  putus.    Sedangkan   pada  sistem   kelistrikan       dilakukan   penggantian penghantar  berupa  kawat NYY 2,5  mm dan selongsong  asbes,      sensor  suhu diganti  dengan peralatan/alat  ukur dari sistem yang terpisah.    Dari hasil perbaikan   dan  telah   dilakukan  uji coba pemanasan  selama 8  jam  terus menerus,   dapat disimpulkan   bahwa  pemanas  dapat digunakan untuk proses dengan suhu yang dapat dicapai sampai  1100 °C.   Secara disain tel ah memenuhi persyaratan  untuk proses klorinasi. Kata kunci:   Sistem pemanas,  perbaikan, temperatur  suhu.  ABSTRACT TROUBLESHOOTING  AND REPAIRE TECHNIQUE FOR CHLORINATION  FURNACE.. A troubleshooting  and repaire  have been conducted for the chlorination  furnace  at the technology process laboratory  of PTAPB -BATAN.  The troubleshooting  is began by checking  of the heater element,   mechanical  switches,  electric  instalation   and the temperature  sensor.  It is found that the heater element has been defective and replacement  using nickelin wire is done completed as  well as.   Its  electric  cable  to the  element  using  NYY  2,5   mm including  its  isolation.  The temperature  sensors  are  replaced  with  a  new  system  as   they  cannot  to  be  repaired.   The repaired  furnace  has   been  tested  for  8  hours  continously  at  1100   °C   of  temperature.    It is concluded that the  furnace  system can be used for the chlorination process after  the repaire. Key word:   furnace system,  repaire,  temperature
ANALISIS KESEIMBANGAN KONSTRUKSI PESAWAT TDS BRAKITERAPI MEDIUM DOSE RATE Bandi Parapak
PRIMA - Aplikasi dan Rekayasa dalam Bidang Iptek Nuklir Vol 8, No 2 (2011): Nopember 2011
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (583.326 KB)

Abstract

CONS TRUCTION BALANCE ANALYSIS OF DOSE RATE MEDIUM BRACHYTHERAPY TDS . One of the most important part of brachytherapy instrument  design activities i s anal yze by  determi ni ng the centroi d point of construction in order to mai ntai n the bal ance of brachytherapyi nstrument, either duri ng operation as well  as when transported.  Operation of brachytherapy is not onl y done i n one place so it  is necessary to balance the analysis of the forces at the time did not move, moved on the horizontal floor and slopi ng floor. Calcul ation approach who is done to calcul ate the weight of mechanical components on each module, and then calculate the centroi d of each module, for the balance of forces analysis performed with the assumpti on at the time of brachytherapy in the posi ti on of not movi ng on a horizontal  fl oor, moved from a pl ace to another on the horizontal floor and on the fl oor with sloping angl e 30 0 . Base on the resul ts of this anal ysi s are expected to bal ance the four wheels can move wi thout sli pping at the time of decline or incline . Also, resul ts of analysis can be used i n desi gning a mobile constructi on brachytherapy taking into considerati on the aestheti c ideal, easy to operate, ensure the safety  of equi pment,  Operator and patient. ANALISIS KESEIMBANGAN KONSTRUKSI PESAWAT TDS BRAKITERAPI MEDIUM  DOSE RATE.  Sal ah satu bagi an terpenting dal am kegiatan rancang bangun pesawat brakiterapi adalah mel akukan analisis dengan menentukan tit ik pusat berat guna menjaga keseimbangan konstruksi brakiterapi , baik pada saat beroperasi maupun pada saat dipindah-pindahkan. Pengoperasian braki terapi  tidak saja dilakukan pada satu tempat saj a sehi ngga sangat perlu dilakukan analisi s kesei mbangan gaya-gaya pada saat ti dak bergerak, di pi ndahkan pada lantai  datar dan l antai miring. Pendekatan perhi tungan yang dilakukan adalah  menghitung berat komponen-komponen mekanik pada masing-masi ng modul. Setel ah itu titi k berat masi ngmasi ng modul  di hi tung. Untuk analisis keseimbangan gaya-gaya di lakukan dengan asumsi pada saat brakiterapi dalam posisi ti dak bergerak pada lantai  datar, dipindahkan dari suatu  tempat ke tempat yang lai n pada lantai datar dan pada lantai dengan sudut kemiri ngan 30 hasil analisis ini  diharapkan keseimbangan keempat roda dapat bergerak tanpa tergelincir padasaat menurun  maupun tanjakan. Selai n i tu hasil  anali sis ini dapat digunakan dal am merancang konstruksi brakit erapi  secara mobile dengan mempertimbangkan faktor estetika yang ideal , mudah di operasi kan, menj ami n keamanan alat, operator dan pasien. 0 . Dari  hasil analisis ini  diharapkan keseimbangan keempat roda dapat bergerak tanpa tergelincir pada saat menurun maupun tanjakan. Selai n i tu hasil  anali sis ini dapat digunakan dal am merancang konstruksi brakit erapi  secara mobile dengan mempertimbangkan faktor estetika yang ideal , mudah di operasi kan, menj ami n keamanan alat, operator dan pasien.
DESAIN DASAR PORTAL MONITOR RADIASI UNTUK KENDARAAN Agus Cahyono; Joko Triyanto; Demon Handoyo
PRIMA - Aplikasi dan Rekayasa dalam Bidang Iptek Nuklir Vol 11, No 1 (2014): Juni 2014
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.782 KB)

Abstract

ABSTRAKDESAIN DASAR PORTAL MONITOR RADIASI UNTUK KENDARAAN. Kemungkinan penyalahgunaan bahan bakar nuklir dan bahan radioaktif harus ditekan serendah mungkin. Untuk keperluan hal ini, suatu portal monitor radiasi (PMR) kendaraan dapat digunakan dan dipasang di titik-titik pemeriksaan (check points) di fasilitas-fasilitas nuklir, industri, pelabuhan udara dan pelabuhan laut. PMR ini menggunakan detektor sintilasi NaI(Tl) untuk mendeteksi sinar gamma dan detektor berbasis 10B/ZnS(Ag) untuk mendeteksi neutron. Persyaratan desain telah ditetapkan. Persyaratan desain ini meliputi 20 aspek, antara lain konfigurasi fisik, identifikasi spektrum, user interface, deteksi radiasi, dan lain-lain. Desain konseptual dan desain awal peralatan PMR ini diuraikan dalam makalah ini. Makalah ini juga memberikan spesifikasi teknis detektor sintilasi, detektor neutron, multi-channel analyzer (MCA), catu daya tegangan tinggi, akuisisi data, sensor kecepatan, sensor occupancy, dan komputer sentral. Pembuatan desain rinci sebagai tahap berikutnya dari perancangan peralatan PMR ini perlu dilakukan.Kata kunci: Desain dasar, portal monitor radiasi, detektor sinar gamma, detektor neutron ABSTRACTBASIC DESIGN OF A RADIATION PORTAL MONITOR FOR VEHICLES. Possibility of unauthorized uses of nuclear and radioactive material should be minimized as low as possible. For this objective, a radiation portal monitor (RPM) for vehicles can be employed and installed at check points of nuclear and industrial facilities, airport, and harbors. This RPM utilizes scintillation detector NaI(Tl) to detect gamma rays and 10B/ZnS(Ag) based detector to detect neutron. A set of design requirement for this equipment has been defined. It includes 20 aspects, for example physical configuration, spectrum identification, user interface, radiation detection, et cetera. Conceptual design and basic design are described in this paper. This paper also outlines technical specification of scintillation detector, neutron detector, multi-channel analyzer (MCA), high voltage power supply, data acquisition, speedometer sensor, occupancy sensor, and central computer. Detailed design as the next phase of RPM engineering should be carried out later.Keywords: Basic design, radiation portal monitor, gamma ray detector, neutron detector
RANCANG BANGUN MEKANIK UNTUK PENEMPATAN SISTEM DETEKTOR GM PADA PERALATAN PENDETEKSI VIRUS FLU BURUNG Rahmat Rahmat; Budi Santoso; Krismawan Krismawan; Abdul Jalil
PRIMA - Aplikasi dan Rekayasa dalam Bidang Iptek Nuklir Vol 7, No 14 (2010): Nopember 2010
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (802.738 KB)

Abstract

RANCANG BANGUN MEKANIK UNTUK PENEMPATAN SISTEM DETEKTOR GM PADA PERALATAN PENDETEKSI VIRUS FLU BURUNG. Sistem mekanik untuk menempatkan detektor GM pada pendeteksisan flu burung telah di buat. Persyaratan disain dibuat bertujuan untuk melindungi sistem detektor dari akibat benturan , mudah dibawa, mudah dibuka-pasang. Sistem mekanik untuk sistem detektor terdiri atas beberapa bagian elemen mekanik seperti, konektor, kabel, pemegang,casing,rumah detektor, penutup detektor. Bahan mekanik dipilih dari bahan yang menyerap sedikit intensitas radiasi gamma sehingga sistem deteksi memberikan cacahan yang optimal. Perancangan diharapkan menjadi peralatan yang handal, mudah dan murah untuk dioperasikan serta difabrikasikan. A MECHANICAL DESIGN FOR POSITIONING OF GM DETECTOR FOR SYSTEM OF A VIAN FLU VIRUS DETECTION EQUIPMENT. Mechanical design for positioning of GM detector system has been done. It is used for avian flu detection equipment. The requirements for the design are to protect detection system against shock, portable, and easy to maintain. The mechanical system consits of cone tors, cable assemblies, holders, casing, housing and ndetectors cover. The selected material should have small gamma radiation absorption property in order to give optimum counts for the detector. The design result should give a system that is easy to operate, cheap and easy to assemble.
PERANCANGAN KONTROL MEJA SAMPLE UNTUK MENGAMBIL GAMBAR PADA MODUL PENANGKAP CITRA RADIOSKOPI INDUSTRI Ikhsan Shobari; Indarzah Masbatin Putra; Demon Handoyo
PRIMA - Aplikasi dan Rekayasa dalam Bidang Iptek Nuklir Vol 13, No 2 (2016): November 2016
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.248 KB)

Abstract

ABSTRAKPERANCANGAN KONTROL MEJA SAMPLE UNTUK MENGAMBIL GAMBAR PADA MODUL PENANGKAP CITRA RADIOSKOPI  INDUSTRI. Meja sample pada modul penangkap citra radioskopi industri berfungsi untuk meletakkan obyek benda yang akan diambil citranya. Proses pengambilan citra, obyek diputar 360 derajat dan setiap derajat tertentu dilakukan pengambilan gambar. Pergerakan putaran obyek dilakukan dari jarak jauh menggunakan protokol komunikasi TCP/IP. Dua buah motor stepper digunakan untuk menggerakan putaran meja sample, dan pergeseran meja sample ke kanan dan ke kiri. Kamera pemantau digunakan untuk mengetahui kondisi pergerakan meja sample dan proses pengambilan citra. Program aplikasi browser seperti Internet Explorer, Mozilla Firefox, Safari, Google Chrome, atau aplikasi browser lainnya digunakan sebagai antar muka untuk mengendalikan gerakan meja sample. Hasil pengujian menunjukan nilai simpangan (delay) waktu terbesar yang digunakan untuk putaran meja 0,04 dt  (20 % ) pada putaran 1 derajat.Kata kunci: radioskopi_industri, kendali_jauh, motor_stepper     ABSTRACTA DESIGN OF CONTROL TABLE SAMPLE FOR CAPTURING PICTURES IN THE INDUSTRIAL MODULE IMAGE CAPTURE RADIOSKOPI. Table sample in image capture module industry radioskopi serves to put an object to be taken its image. In the process of taking the image, the object is rotated 360 degrees and an image is taken in every particular degree. The rotation controlling of the table is implemented remotely wirelessly by using a communication protocol TCP / IP.  Two stepper motors are used to drive the rotation of the table by shifting to the right and to the left. The monitoring camera is used to monitor the movement of the table and the process of the images to be taken. The program application such as Internet Explorer, Mozilla Firefox, Safari, Google Chrome, or other browser applications are used to to control the movement of the table sample. The results of the testing show that the largest time deviation to be used for 1 degree rotation of the table is 0.04 second (20%) at 1 degree of rotation.Keywords: radioskopi_industry, remote_control, stepper_motors