cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Widyanuklida
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Widyanuklida adalah majalah ilmiah pendidikan dan pelatihan, penelitian dan pengembangan sains dan teknologi nuklir serta bidang yang berkaitan, diterbitkan oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat), Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN).
Arjuna Subject : -
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Widyanuklida, Volume 6 Nomor 2, Desember 2005" : 4 Documents clear
Kurva Karakteristik Film Fuji #100 dan Eksposur Untuk Keperluan Radiografi Usman Kadir
Widyanuklida Widyanuklida, Volume 6 Nomor 2, Desember 2005
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1572.247 KB)

Abstract

ABSTRAK Hubungan antara lamanya waktu eksposur (penyinaran) suatu jenis film yang digunakan dalam radiografi dengan densiti atau tingkat kehitaman film dapat direpresentasikan pada kurva yang disebut kurva karakteristik film (Film Characteristic Curve). Selanjutnya kurva karakteristik film ini sangat diperlukan untuk membuat kurva eksposur (Exposure Chart), yang berfungsi untuk menentukan lamanya waktu eksposur yang dibutuhkan untuk mendapatkan gambar radiografi dengan densiti tertentu. Lamanya waktu ekposur ini tergantung dari tebal spesimen (benda uji), tegangan tinggi dan jenis film yang digunakan. Dalam tulisan ini akan dijelaskan cara membuat kurva karakteristik film dan kurva eksposur untuk keperluan radiografi. Eksperimen dilakukan dengan menggunakan pesawat Sinar X Rigaku 300 EGM di Nuclear Establishment Center, NuTEC JAERI - Tokai, Japan.
Pengujian Pengukuran Aktivitas Sampel Secara Absolut Dengan Metode Sumpeak Widodo Soemadi
Widyanuklida Widyanuklida, Volume 6 Nomor 2, Desember 2005
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4801.624 KB)

Abstract

ABSTRAK Penentuan aktivitas sampel dapat dilakukan secara relatif maupun absolut. Salah satu cara absolut tersebut adalah dengan metode sumpeak. Pengukuran aktivitas sampel secara absolut dengan metode sumpeak dilakukan terhadap radionuklida Na-22 dan Co-60 menggunakan spektrometer gamma dengan detektor HPGe. Dari perhitungan diperoleh aktivitas sampel Na-22 sebesar 8642 Bq ± 1.85%. Sedangkan sampel Co-60, dilakukan 2 kali pengukuran dengan waktu pengukuran yang berbeda dan diperoleh hasilnya sebesar 54185.93 Bq ± 3.45% dan 60084.45 Bq ± 2.32%. Hasil yang diperoleh untuk Na-22 berada dalam rentang perhitungan aktivitas Na-22 berdasarkan sertifikatnya. Sedangkan untuk Co-60, kedua hasil pengukuran tersebut ternyata d luar rentang aktivitas Co-60 berdasarkan sertifikatnya. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut khususnya untuk radionuklida Co-60, sehingga diperoleh hasil yang diharapkan.
Sistem Pencacah Berbasis Komputer Hendriyanto Hadi Tjahyono
Widyanuklida Widyanuklida, Volume 6 Nomor 2, Desember 2005
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6167.936 KB)

Abstract

ABSTRAK Dalam kegiatan ini telah dibuat suatu sistem pencacah berbasis berbasis komputer dengan memanfaatkan kemajuan teknologi mikro-kontroler dan perangkat lunak yang bersifat user friendly sehingga kegiatan pencacahan berulang dapat dilakukan dengan mudah, menyenangkan dan akurasi yang tinggi.
Analisis 226Ra Dalam Sampel Air Melalui Pengukuran 222Rn Dengan Metode Pencacahan Sintilasi Cair (LSC) Yustina Tri Handayani
Widyanuklida Widyanuklida, Volume 6 Nomor 2, Desember 2005
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3454.922 KB)

Abstract

ABSTRAK Pengukuran 222Rn dalam sampel air menggunakan pencacah sintilasi cair (LSC) dapat dilakukan dengan mudah. Hal ini memungkinkan dilakukannya pengukuran 226Ra dalam sampel air melalui pengukuran anak luruh 222Rn menggunakan LSC. Sampel yang dianalisis diambil dari mata air panas Ciseeng Bogor dan air tanah Pusdiklat BATAN. 222Rn yang ada dalam sampel dilepas dengan cara pengadukan. Selanjutnya sampel didiamkan untuk jangka waktu tertentu dengan maksud untuk menumbuhkan 222Rn. 222Rn hasil penumbuhan diambil dari sampel dengan cara ekstraksi pelarut menggunakan pelarut toluene. Untuk pengukuran dengan LSC perlu ditambahkan PPO dan POPOP sebagai sintilator. Pengukuran dilakukan dengan metode Efficiency Tracing Method (ETM). Berdasarkan aktivitas 222Rn dalam sampel air dan waktu penumbuhannya, dapat dihitung aktivitas 226Ra dalam sampel air. Kandungan 226Ra dalam air tanah Pusdiklat BATAN tidak terdeteksi (<0,054 Bq/mL), sedangkan dalam sampel air panas Ciseeng sebesar (14,9 ± 0,8) Bq/L.

Page 1 of 1 | Total Record : 4