cover
Contact Name
Ridha Yulyani Wardi
Contact Email
biologi.fsains@uncp.ac.id
Phone
+6282292453426
Journal Mail Official
biologi.fsains@uncp.ac.id
Editorial Address
Program Studi Biologi Fakultas Sains Universitas Cokroaminoto Palopo Kampus 2, Jl. Lamaranginang, Kota Palopo Sulawesi Selatan
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Cokroaminoto Journal of Biological Science
ISSN : 27231267     EISSN : 27236281     DOI : -
1. Botany 2. Zoology 3. Cell biology 4. Microbiology 5. Genetic and Molecular Biology 6. Ecology and Conservation 7. Biotechnology
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2020): Agustus 2020" : 5 Documents clear
Analisis Sifat Fisik Bioselulosa Berbahan Dasar Limbah Pulp Kakao Eka Pratiwi Tenriawaru; Pauline Destinugrainy Kasi; Idawati Supu
Cokroaminoto Journal of Biological Science Vol. 2 No. 1 (2020): Agustus 2020
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat fisik bioselulosa yang diproduksi dengan menggunakan bahan dasar limbah pulp kakao. Sifat fisik yang diamati meliputi berat basah, ketebalan nata, rendemen selulosa, dan struktur selulosa yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan tiga perlakuan dan masing-masing tiga kali pengulangan. Perlakuan terdiri atas lama penyimpanan pulp kakao (limbah pulp kakao segar, limbah pulp kakao yang disimpan 3 hari, dan limbah pulp kakao yang sudah disimpan 5 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa limbah pulp kakao yang terbentuk berwarna kuning keruh. Bioselulosa yang paling tebal dan berat basah tertinggi dijumpai pada perlakuan limbah pulp yang disimpan selama 3 hari (1,11 cm dan 446,33 g). Rendemen selulosa tertinggi (31,87%) diperoleh pada limbah pulp segar. Bioselulosa dari limbah pulp kakao terdapat senyawa SiO2, SO3, K2O, dan Na2O
Analisis Unsur Hara Karbon Organik dan Nitrogen Pada Tanah Sawah di Kecamatan Seko, Kabupaten Luwu Utara Pauline Destinugrainy; Sunarti Cambaba; Ivonne Novelyn Surya; Faisal
Cokroaminoto Journal of Biological Science Vol. 2 No. 1 (2020): Agustus 2020
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertanian organik pada tanaman padi telah dilakukan di Kecamatan Seko, Kabupaten Luwu Utara, dengan tidak menggunakan pupuk sintetis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetaui kadar karbon organic, nitrogen total dan rasio C/N pada tanah sawah di tiga desa (Desa Padang Raya, Desa Padang Balua dan Desa Lodang) di Kecamatan Seko. Analisis karbon organik total menggunakan metode reduksi kalium dikromat, sedangkan analisis nitrogen total menggunakan metode kjeldahl. Hasil analisis menunjukkan kandungan karbon organik pada tanah sawah di ketiga desa Kecamatan Seko berada dalam satus rendah dan sangat rendah, sementara kandungan nitrogen total berda pada status sedang. Rasio C/N menunjukkan status rendah dan sangat rendah, sehingga perlu dilakukan penambahan pupuk organik untuk meningkatkan kesuburan tanah
Respon Anatomi Tanaman Bunga Matahari (Helianthus annuus L.) Terhadap Tembaga Asmi; Maryani
Cokroaminoto Journal of Biological Science Vol. 2 No. 1 (2020): Agustus 2020
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon anatomis tanaman bunga matahari (H. annuus L.) terhadap tembaga dan dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari 4 konsentrasi perlakuan logam Cu yaitu P0: 0 mg/L, P1: 100 mg/L, P2: 200 mg/L dan P3: 500 mg/L, dengan 5 ulangan untuk setiap perlakuan. Penelitian ini dilakukan dengan merendam biji bunga matahari kultivar dalam wadah berisi air hangat selama semalam kemudian ditanam pada polybag. Tanaman dipelihara secara intensif hingga berumur 2 minggu setelah tanam dan dilakukan aplikasi Cu. Logam Cu yang digunakan berupa garam CuSO4.5H2O. Setelah aplikasi Cu, dilakukan pengukuran pertumbuhan tanaman, pembuatan dan pengamatan preparat anatomi akar dan daun menggunakan optilab. Parameter penelitian meliputi parameter anatomis (akar terdiri dari tebal sel epidermis, tebal jaringan korteks, dan tebal berkas pengangkut; daun meliputi tebal sel epidermis atas dan bawah, tebal jaringan palisade, tebal jaringan spons, tebal berkas pengangkut, dan indeks stomata). Data hasil pengamatan disajikan dalam bentuk gambar dan pengukuran akan dianalisis menggunakan analisis sidik ragam dan diuji lanjut dengan Duncan Multiple Range Test dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian Cu berpengaruh terhadap anatomi tanaman bunga matahari dengan adanya kerusakan sel-sel epidermis dan korteks akar, penebalan berkas pengangkut akar, sel epidermis atas dan bawah daun, tebal jaringan palisade, jaringan spons, dan penebalan berkas pengangkut pada daun dan stomata daun bertipe fanerofor.
Isolasi dan Karakterisasi Jamur pada Daun Kakao Klon 45 yang Terserang Penyakit Jumriani Jumriani
Cokroaminoto Journal of Biological Science Vol. 2 No. 1 (2020): Agustus 2020
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengkarakterisasi jamur pada daun kakao klon 45 yang terserang penyakit dari perkebunan Luwu Utara. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Sel dan Jaringan FSains UNCP dengan variabel tunggal, yaitu karakterisasi morfologi jamur secara makroskopis dan mikroskopis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima jenis jamur yang terisolasi dari daun kakao klon 45 yang terserang penyakit dengan karakter yang berbeda pada warna, arah pertumbuhan, dan struktur miselium dan hifa. Isolat I berwarna putih dengan arah pertumbuhan ke atas dan ke bawah, miselium agak kasar, hifa bercabang, tidak lurus dan berwarna kehitaman. Isolat II berwarna putih dengan arah pertumbuhan ke samping, miselium agak kasar, hifa bercabang, lurus dan berwarna hijau lumut. Isolat III berwarna putih dengan arah pertumbuhan ke atas dan ke bawah, miselium halus, tidak bercabang, tidak lurus dan berwarna agak gelap. Isolat IV berwarna putih dengan arah pertumbuhan ke atas, ke bawah dan ke kanan, miselium agak kasar, hifa bercabang, tidak lurus dan berwarna kehitaman. Isolat V berwarna putih dengan arah pertumbuhan miselium ke atas dan ke bawah, miselium halus, hifa bercabang, tidak lurus dan berwarna kekuningan. Isolat jamur yang diperoleh dibandingkan dengan karakter morfologi jamur penyebab penyakit antraknosa (Colletotrichum gleosporioides) dari Indonesian Culture Collection InaCC) LIPI dan menunjukkan bahwa kelima isolat jamur yang ditemukan berbeda dengan jamur C gleosporioides.
Efektivitas Ekstrak Biji dan Daun Sirsak untuk Pengendalian Hama Walang Sangit pada Tanaman Padi Syarif Hidayat Amrullah; Herdiati
Cokroaminoto Journal of Biological Science Vol. 2 No. 1 (2020): Agustus 2020
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beberapa tumbuhan di Indonesia memiliki potensi dalam mengendalikan populasi hama atau dikenal dengan istilah biopestisida atau lebih spesifik sebagai pestisida nabati. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efektivitas biji dan daun sirsak (Annona muricata) sebagai biopestisida pengendali hayati terhadap salah satu organisme pengganggu tanaman (OPT) pada padi, yaitu walang sangit (Leptocorisa acuta). Penelitian dilakukan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) melalui tiga perlakuan dan tiga kali ulangan. Tahapan kerja meliputi penyiapan wadah, ekstraksi biji dan daun sirsak, dan pengaplikasian ekstrak pada hama walang sangit. Data kemudian dianalisis dengan ANAVA dan uji BNT. Hasil penelitian menunjukkan jumlah walang sangit yang mati untuk P0, P1, P2, dan P3 secara berturut adalah 0, 25, 25, dan 32 ekor. Uji ANAVA menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan, dan hasil uji BNT menunjukkan bahwa ketiga perlakuan memiliki efektivitas yang tidak jauh berbeda. Hanya saja P1 dianggap lebih efisien karena mampu membunuh banyak hama dengan konsentrasi yang paling kecil (25%) atau perbandingan ekstrak biji dan daun sirsak dengan air 1:3. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pemberian ekstrak biji dan daun sirsak terhadap mortalitas hama walang sangit pada tanaman padi secara statistik memberikan pengaruh nyata dalam upaya pengendalian OPT tersebut. Konsentrasi ekstrak yang paling baik yaitu 25% + 75 ml air.

Page 1 of 1 | Total Record : 5