cover
Contact Name
Rety Reka Merlins
Contact Email
retyrekamerlins@gmail.com
Phone
+6282349935865
Journal Mail Official
retyrekamerlins@gmail.com
Editorial Address
Jl. H.E.A. Mokodompit Kampus Bumi Tridharma
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Neo Societal
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 2503359X     DOI : https://doi.org/10.52423/jns.v11i1.131
Journal Neo Societal is peer review journal to disseminating the research and conceptual article in the field of social science. The primary topics will published on this journal is: Sociology, Social Welfare, Social Policy, and Community Development, and Gender Studies.
Articles 73 Documents
Interaksi Simbolik dan Pemenuhan Kebutuhan Sosial Di Komunitas Discord Genshin Impact Sauqi Ichsan Kamil; Subhan Widiansyah
Jurnal Neo Societal Vol. 11 No. 2 (2026): Edisi April 2026
Publisher : Universitas Halu Oleo (UHO)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze how symbolic interaction is formed within the online community of Genshin Impact players and how such interactions contribute to fulfilling the social needs of its members. In the digital era, online communities function not only as platforms for sharing information but also as social arenas where individuals construct identity, intimacy, and shared meaning through digital communication symbols. This research employs a descriptive qualitative approach, using in-depth interviews with five purposively selected informants and observations of community activities on platforms such as Discord. Data analysis follows the Miles and Huberman model, including data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that interactions within the community are constructed through linguistic symbols, emojis, GIFs, voice chat, and community-specific jargon such as “whenyah” and “istri gua.” These symbols function not only as communication tools but also as means of establishing digital identity and social closeness. Furthermore, the community plays a role in fulfilling members’ social needs, including affiliation, emotional support, information, entertainment, and identity expression. Thus, online communities serve as significant digital social spaces for building relationships and fulfilling individuals’ social needs. These findings indicate that digital communities play an important role as modern social arenas, where communication symbols serve as the primary medium for constructing meaning, identity, and fulfilling the social needs of community members.
Modal Sosial Medulu Mepokoaso dan Kearifan Lokal Monahu Ndau Dalam Ketahanan Pangan Tradisional Suku Tolaki : (Studi di Kecamatan Tongauna Utara) ASRANI; Sulsalman Moita
Jurnal Neo Societal Vol. 11 No. 2 (2026): Edisi April 2026
Publisher : Universitas Halu Oleo (UHO)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini mengkaji modal sosial Medulu Mepokoaso dan kearifan lokal Monahu Ndau dalam membangun ketahanan pangan tradisional Suku Tolaki di Kecamatan Tongauna Utara, Kabupaten Konawe. Pokok permasalahan yang diangkat adalah bagaimana eksistensi elemen-elemen Medulu Mepokoaso (solidaritas sosial dan gotong royong dalam budaya Tolaki) dan Monahu Ndau (kearifan lokal Suku Tolaki yang mengatur tata kelola pascapanen, penyimpanan, dan distribusi pangan dalam komunitas) sebagai pranata sosial-budaya, serta bagaimana keduanya berkontribusi terhadap ketahanan pangan berbasis komunitas di tengah tekanan modernisasi dan perubahan sosial. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus, melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan studi dokumentasi terhadap tokoh adat, petani, dan perangkat desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Medulu Mepokoaso termanifestasi dalam jaringan gotong royong, kepercayaan, dan norma timbal balik yang memperkuat kerja kolektif dalam produksi dan distribusi pangan, sedangkan Monahu Ndau mengatur tata kelola pascapanen, penyimpanan, dan konsumsi pangan melalui pengetahuan ekologis lokal dan ritual adat. Sinergi keduanya membentuk model ketahanan pangan tradisional yang meningkatkan ketersediaan, akses, dan stabilitas pangan komunitas. Penelitian menyimpulkan bahwa penguatan kebijakan ketahanan pangan perlu mengakui dan mengintegrasikan modal sosial dan kearifan lokal Tolaki sebagai basis pengembangan komunitas yang berkelanjutan.
Strategi Adaptasi Sosial Ekonomi Rumah Tangga Berbasis Modal Sosial Di Kecamatan Kalia Lia Kota Baubau Tanzil, Tanzil; Juhaepa; Sarpin
Jurnal Neo Societal Vol. 11 No. 2 (2026): Edisi April 2026
Publisher : Universitas Halu Oleo (UHO)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan modal sosial dan strategi adaptasi sosial ekonomi masyarakat untuk mempertahankan keberlangsungan hidup dalam rumah tangga. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Kalia Lia Kota Baubau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Informan penelitian dipilih secara purposif dengan teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis kualitatif melalui proses reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan yang dilakukan secara interaktif sejak pengumpulan data hingga penarikan kesimpulan. Untuk menjaga keabsahan data penelitian, dalam kajian ini menggunakan teknik triangulasi sumber dan triangulasi metode yakni dengan membandingkan data hasil wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ditemukan bahwa modal sosial dalam masyarakat terbentuk melalui kepercayaan, norma sosial, serta jaringan sosial yang memiliki makna yang sangat penting dalam mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat. Modal sosial telah dimanfaatkan dalam berbagai strategi adaptasi sosial dan ekonomi, yakni diversifikasi mata pencaharian, pemanfaatan jaringan kekerabatan dalam upaya memperoleh modal usaha, serta kerja sama dalam kegiatan ekonomi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa modal sosial memiliki peranan yang sangat penting dalam mendukung kemampuan adaptasi sosial ekonomi masyarakat di tengah keterbatasan sumber daya dan ketidakpastian pendapatan.