cover
Contact Name
Muhammad Syafiq
Contact Email
yppijurnal@gmail.com
Phone
+6282170781263
Journal Mail Official
yppijurnal@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai, Pekanbaru, Riau - Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 30465818     DOI : https://doi.org/10.62207
PENGAMAS is a journal for the development and application of science and technology that includes publication of the results of community service activities, models or concepts or their implementation in the context of increasing community participation in development, community empowerment or the implementation of community services. The scope and focus of this journal are Human development, education and national competitiveness, Poverty Alleviation based on local resources, Management of wisdom and rural areas, Economic development, Entrepreneurship, Cooperatives, Creative Industries and MSMEs, Development of environmental technology, Health, Nutrition, Tropical Diseases, as well as national integration and social harmony.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 115 Documents
IMPLEMENTASI WORK LIFE BALANCE UNTUK  MENINGKATKAN KINERJA Anis Syamsu Rizal; Sevty Wahiddirani Saputri; Heri Iswanto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat (PENGAMAS)
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62207/55rzw414

Abstract

Taman Bacaan Perigi merupakan lembaga sosial yang berperan dalam meningkatkan literasi dan pemberdayaan masyarakat, termasuk melalui pendampingan pekerja lokal seperti pengrajin, pedagang kecil, pengajar, dan relawan sosial. Tuntutan pekerjaan yang semakin tinggi dapat menyebabkan kesulitan dalam menyeimbangkan kehidupan kerja dan pribadi, sehingga berdampak pada stres, kelelahan, motivasi, dan produktivitas. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya work life balance serta memberikan strategi dalam mengelola waktu dan kehidupan kerja. Kegiatan dilaksanakan melalui tahap persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan pelaporan dengan metode ceramah, diskusi, tanya jawab, dan simulasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran peserta mengenai pentingnya menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Peserta juga memperoleh pemahaman mengenai pengelolaan waktu, penentuan prioritas, dan pengendalian stres. Penerapan work life balance diharapkan dapat membantu peserta bekerja lebih efektif dan produktif serta meningkatkan kesejahteraan dalam kehidupan sehari-hari.
TRANSFORMASI USAHA KULINER TRADISIONAL MENJADI BERDAYA SAING MELALUI BRANDING DAN DIGITALISASI PADA WISATA ANGGUR MAHA ASYIK Jonni Hamonangan Silaen; Supaino Supaino; Rehulina Bangun; Diena Fadhilah; Sulaiman Ahmad
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat (PENGAMAS)
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62207/5tr96c50

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian, khususnya pada sektor kuliner tradisional yang memiliki nilai budaya tinggi. Namun, di era digital saat ini, banyak pelaku UMKM masih menghadapi kendala dalam aspek branding dan pemanfaatan teknologi digital, sehingga daya saing usaha menjadi terbatas. Wisata Anggur Maha Asyik merupakan salah satu usaha kuliner yang memiliki potensi berkembang, tetapi belum memiliki identitas visual yang kuat dan belum optimal dalam memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi. Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian Mandiri Kemitraan Masyarakat ini bertujuan untuk mentransformasi usaha kuliner tradisional menjadi lebih berdaya saing melalui penguatan branding dan digitalisasi. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, dan pendampingan dengan pendekatan partisipatif dan aplikatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan mitra dalam membangun identitas visual usaha serta mengelola media sosial sebagai sarana pemasaran. Mitra juga mulai aktif memanfaatkan platform digital seperti Instagram dan Google Maps untuk meningkatkan visibilitas usaha. Dengan demikian, kegiatan ini berhasil meningkatkan kapasitas mitra dalam branding dan digitalisasi serta mendukung pengembangan usaha secara berkelanjutan.
PENGABDIAN MANDIRI KEMITRAAN MASYARAKAT PENINGKATAN KAPASITAS PEMBUKUAN SEDERHANA BERBASIS UMKM PADA WISATA ANGGUR MAHA ASYIK MEDAN Cahyoginarti Cahyoginarti; Darmawati Darmawati; Enny Segarahati Barus; Ratna Ratna; Bernadetta A.J. Simbolon
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat (PENGAMAS)
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62207/29a9fr40

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian, namun masih menghadapi berbagai kendala, terutama dalam pengelolaan keuangan. Salah satu permasalahan utama adalah belum diterapkannya pembukuan yang sistematis, sehingga pelaku usaha kesulitan dalam mengetahui kondisi keuangan secara akurat. Wisata Anggur Maha Asyik merupakan salah satu UMKM di bidang kuliner yang memiliki potensi berkembang, namun masih menghadapi kendala dalam pencatatan keuangan, seperti tidak adanya sistem pembukuan yang terstruktur, pencampuran keuangan pribadi dan usaha, serta belum mampu menyusun laporan keuangan sederhana. Kegiatan Pengabdian Mandiri kepada Masyarakat  ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pembukuan sederhana berbasis UMKM pada Wisata Anggur Maha Asyik Medan. Metode pelaksanaan yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, dan pendampingan. Kegiatan ini dilakukan secara partisipatif dengan melibatkan mitra secara aktif dalam setiap tahapan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan mitra dalam melakukan pencatatan transaksi, menyusun buku kas, serta membuat laporan laba rugi sederhana. Selain itu, mitra juga mulai menerapkan pemisahan antara keuangan pribadi dan usaha serta memiliki kesadaran akan pentingnya pembukuan dalam pengambilan keputusan usaha. Dengan demikian, kegiatan ini berhasil meningkatkan kapasitas pengelolaan keuangan pada Wisata Anggur Maha Asyik dan diharapkan dapat mendukung keberlanjutan usaha serta menjadi contoh bagi UMKM lainnya.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENGUATAN POTENSI SENI LOKAL SEBAGAI MEDIA EDUKASI DI DESA PACAREJO, GUNUNGKIDUL Joko Pamungkas; Yudik Prasetyo; Risti Nurfadhila; Sri Murtini; Oviesta Tasha; Septika Cahya Rahmawati; AD Dieni Maulana Rizka; Erina Putri Anggraeni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat (PENGAMAS)
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62207/9v9g0t04

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat potensi seni lokal melalui pemberdayaan masyarakat serta meningkatkan kapasitas kelompok Reog Dodog Tri Manunggal di Dusun Kenteng, Desa Pacarejo, Semanu, Gunungkidul. Penguatan dilakukan sebagai upaya mempertahankan keberadaan Reog Dodog sebagai kesenian lokal yang diwariskan secara turun-temurun sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam pelestarian dan pengembangan budaya lokal. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif berbasis potensi lokal yang melibatkan masyarakat dalam setiap tahapan kegiatan. Pelaksanaan dilakukan melalui tahap persiapan dan identifikasi kebutuhan, perencanaan, pelatihan dan pendampingan, implementasi melalui pementasan, serta monitoring dan evaluasi. Pelatihan Reog Dodog dilaksanakan dalam tiga kali latihan, meliputi pengenalan gerak, pengenalan komposisi dan pola lantai, serta latihan koreografi. Pelaksanaan latihan dilakukan pada malam hari dengan menyesuaikan kondisi anggota kelompok yang mayoritas merupakan pekerja dan bapak-bapak. Hasil kegiatan menunjukkan adanya penguatan kapasitas kelompok Reog Dodog Tri Manunggal dalam memahami dan mempraktikkan gerak, komposisi, pola lantai, serta koreografi pertunjukan. Hasil latihan kemudian diaktualisasikan melalui pementasan Reog Dodog pada pembukaan Program Kampung Emas UNY. Kegiatan tersebut menunjukkan bahwa seni lokal dapat menjadi media edukasi sekaligus sarana pemberdayaan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan budaya lokal. Keberlanjutan kegiatan diarahkan pada latihan secara rutin dan peningkatan keterlibatan generasi muda sebagai upaya regenerasi pelaku seni Reog Dodog.
PENGABDIAN MANDIRI KEMITRAAN MASYARAKAT PENGUATAN LITERASI KEUANGAN UNTUK MENDUKUNG KEBERLANJUTAN USAHA WISATA ANGGUR MAHA ASYIK Riswanto Riswanto; Khairul Khairul; Syahrudin Marpaung; Heddy Heddy; Sally Maya Vida
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat (PENGAMAS)
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62207/3z5gyf34

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah memiliki kontribusi strategis terhadap pertumbuhan perekonomian nasional, terutama dalam penyediaan lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Meskipun demikian, sebagian pelaku UMKM masih menghadapi berbagai kendala dalam mengelola keuangan usaha akibat terbatasnya pemahaman mengenai literasi keuangan. Wisata Anggur Maha Asyik merupakan salah satu usaha di bidang kuliner yang memiliki peluang untuk terus berkembang, tetapi masih mengalami kesulitan dalam pencatatan transaksi, pengelolaan arus kas, serta penyusunan laporan keuangan sederhana. Kegiatan Pengabdian Mandiri Kemitraan Masyarakat (PMKM) ini dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam mengelola keuangan guna menunjang keberlanjutan usaha. Pelaksanaan kegiatan menggunakan metode observasi, sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, dan pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman mitra mengenai pengelolaan keuangan usaha, pencatatan setiap transaksi, serta penyusunan laporan laba rugi sederhana. Selain itu, mitra mulai memisahkan pencatatan keuangan usaha dari keuangan pribadi. Dengan demikian, kegiatan PMKM ini memberikan manfaat positif dalam memperkuat tata kelola keuangan dan mendukung keberlangsungan serta pengembangan usaha Wisata Anggur Maha Asyik.

Page 12 of 12 | Total Record : 115