cover
Contact Name
Muhammad Syafiq
Contact Email
yppijurnal@gmail.com
Phone
+6282170781263
Journal Mail Official
yppijurnal@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai, Pekanbaru, Riau - Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 30465818     DOI : https://doi.org/10.62207
PENGAMAS is a journal for the development and application of science and technology that includes publication of the results of community service activities, models or concepts or their implementation in the context of increasing community participation in development, community empowerment or the implementation of community services. The scope and focus of this journal are Human development, education and national competitiveness, Poverty Alleviation based on local resources, Management of wisdom and rural areas, Economic development, Entrepreneurship, Cooperatives, Creative Industries and MSMEs, Development of environmental technology, Health, Nutrition, Tropical Diseases, as well as national integration and social harmony.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 97 Documents
TRANSFORMASI DIGITAL UMKM LOMBOK BARAT MELALUI PELATIHAN PEMASARAN ONLINE BERBASIS WHATSAPP BUSINESS DAN INSTAGRAM SHOPPING Baiq Desthania Prathama; Sofiati Wardah; Dwi Arini Nursansiwi; Armiani Armiani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): Pengabdian Masyarakat
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62207/ta8ytv53

Abstract

Transformasi digital UMKM di Lombok Barat menjadi agenda strategis dalam meningkatkan daya saing ekonomi lokal, terutama di era industri 4.0. Latar belakang kegiatan ini berfokus pada rendahnya literasi digital dan pemanfaatan platform pemasaran online di kalangan pelaku UMKM, yang mengakibatkan keterbatasan dalam jangkauan pasar dan efisiensi operasional. Oleh karena itu, program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital dan kemampuan pelaku UMKM dalam menggunakan WhatsApp Business dan Instagram Shopping sebagai alat pemasaran yang efektif. Metode pelaksanaan yang diterapkan meliputi pendekatan partisipatif dengan pelatihan intensif, simulasi praktik langsung, dan pendampingan daring selama tiga minggu. Kegiatan ini melibatkan 50 pelaku UMKM yang telah berpartisipasi aktif dalam setiap tahapan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan digital peserta, dengan rata-rata skor post-test meningkat sebesar 45%. Manfaat yang diperoleh mencakup peningkatan visibilitas produk, interaksi pelanggan yang lebih baik, dan potensi penjualan yang meningkat. Kesimpulan dari kegiatan ini menegaskan pentingnya pelatihan berkelanjutan untuk mendalami strategi pemasaran digital yang lebih kompleks. Rekomendasi untuk pengembangan lebih lanjut mencakup penyelenggaraan pelatihan lanjutan dan pembentukan komunitas UMKM digital untuk mendukung keberlanjutan program.
PENGUATAN PERAN HUKUM ADAT DALAM PENEGAKAN HUKUM PIDANA DAN PERDATA DI MASYARAKAT PESISIR Novyta Uktolseja; Hadiba Zachra Wadjo
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): Pengabdian Masyarakat
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62207/sq92yj69

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di Tulehu, Ambon, bertujuan untuk memperkuat peran hukum adat dalam penegakan hukum pidana dan perdata di masyarakat pesisir. Latar belakang program ini berakar dari tantangan yang dihadapi oleh lembaga adat dalam menyelesaikan sengketa, di tengah ketegangan antara hukum adat dan hukum negara. Program ini penting untuk dilaksanakan guna menjaga keberlangsungan sistem hukum adat yang telah terbukti efektif dalam menyelesaikan konflik sosial. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan hukum adat melalui pelatihan dan fasilitasi, serta merumuskan model kolaboratif antara hukum adat dan hukum nasional. Metode yang diterapkan meliputi Focus Group Discussion (FGD), observasi partisipatif, dan pelatihan interaktif, yang melibatkan tokoh adat dan masyarakat setempat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan kemampuan tokoh adat dalam menyusun tata cara penyelesaian sengketa, serta penguatan legitimasi lembaga adat di mata masyarakat. Dampak positif yang dihasilkan mencakup peningkatan partisipasi masyarakat dalam penyelesaian konflik dan pengakuan terhadap nilai-nilai lokal. Kesimpulan dari kegiatan ini menegaskan pentingnya integrasi hukum adat dalam sistem hukum nasional, serta merekomendasikan perlunya advokasi kebijakan untuk mendukung keberlanjutan praktik hukum adat di Tulehu dan wilayah pesisir lainnya.
EDUKASI PENCEGAHAN STUNTING DAN GIZI SEIMBANG BAGI IBU HAMIL DAN BALITA Gema Puspa Sari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): Pengabdian Masyarakat
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62207/yek9zb77

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat yang serius di Indonesia, dengan prevalensi yang masih tinggi, terutama di Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ibu balita mengenai pentingnya gizi seimbang dan pencegahan stunting selama 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Metode yang diterapkan dalam kegiatan ini adalah pendekatan edukasi partisipatif, yang meliputi penyuluhan, diskusi kelompok terfokus, dan simulasi praktis. Kegiatan ini melibatkan 30 ibu dengan anak balita, dilaksanakan dalam satu hari dengan durasi 6-8 jam. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan peserta, dengan rata-rata kenaikan skor pre-test dan post-test mencapai 24-28 poin. Selain itu, partisipasi peserta dalam diskusi dan praktik sangat tinggi, mencerminkan keterlibatan aktif mereka. Program ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk perubahan perilaku dalam pemenuhan gizi anak. Kesimpulan dari kegiatan ini menegaskan pentingnya pendekatan edukatif yang kontekstual dan partisipatif dalam pencegahan stunting. Rekomendasi untuk pengembangan lebih lanjut mencakup pelibatan lintas sektor dan penyusunan modul edukasi yang aplikatif untuk memastikan keberlanjutan program.
PENINGKATAN KAPASITAS DIGITAL MARKETING BAGI UMKM MELALUI PELATIHAN STRATEGI PEMASARAN BERBASIS MEDIA SOSIAL Asep Supriadi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): Pengabdian Masyarakat
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62207/69rz0g78

Abstract

Transformasi digital menjadi krusial bagi UMKM pasca pandemi, namun di Kecamatan Kasemen, Kota Serang, literasi digital dan adopsi pemasaran daring masih rendah dan menghambat daya saing. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas digital marketing UMKM melalui pelatihan strategi pemasaran berbasis media sosial. Menggunakan pendekatan Participatory Action Learning (PAL), pelatihan intensif selama satu hari dilaksanakan pada tanggal 19 April 2025 melibatkan peserta dalam sesi pemahaman dasar digital marketing dan praktik langsung pembuatan konten visual (Canva), pengelolaan akun bisnis (Meta Business Suite), serta strategi copywriting dan hashtag. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek kognitif dan keterampilan praktis. Peserta juga menunjukkan komitmen tinggi untuk menerapkan ilmu yang diperoleh. Meskipun terdapat kendala keterbatasan perangkat dan kesenjangan literasi digital, pelatihan ini berhasil mentransformasi pola pikir dan perilaku pemasaran UMKM dari konvensional ke digital yang lebih terstruktur. 
PENYERAHAN SAJADAH DAN MUKENA KEPADA MASJID JAMI NURUL HUDA DESA CIBODAS – KECAMATAN TANARA - SERANG Asih Setyo Rini; Vina Rizkia Ayu; Yuli Wahyuni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): Pengabdian Masyarakat
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62207/zpxzcf85

Abstract

Masjid merupakan salah satu masjid yang terletak di desa cibodas kecamatan tanara kabupaten serang provinsi banten. Yang tidak hanya berperan sebagai tempat untuk melaksanakan ibadah, tetapi juga menjadi wadah bagi masyarakat untuk berinteraksi. Berbagai aktivitas dapat diselenggarakan di dalam masjid, mulai dari ibadah rutin seperti shalat lima waktu, shalat jum’at, hingga kegiatan pendidikan seperti pengajian atau majelis ta’lim. Namun, peran masjid sering kali tidak berjalan secara maksimal karena keterbatasan sarana dan prasarana yang tersedia. Oleh sebab itu, kegiatan pengabdian ini difokuskan pada penyediaan fasilitas di masjid, yang mencakup pengadaan mukena dan sajadah. 
PENINGKATAN KAPASITAS REMAJA DALAM PENCEGAHAN PERNIKAHAN DINI DAN PENYAKIT MENULAR MELALUI EDUKASI DIGITAL Rani Irinericy; Musdalipa Musdalipa; Herianti Herianti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): Pengabdian Masyarakat
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62207/dqaxfb48

Abstract

Pernikahan dini merupakan masalah serius di Kabupaten Tasikmalaya, khususnya Kecamatan Karangnunggal, dengan peningkatan signifikan permohonan dispensasi nikah anak dalam lima tahun terakhir. Fenomena ini berdampak multidimensi pada remaja, meliputi risiko komplikasi kesehatan reproduksi, penularan penyakit menular seksual, serta hambatan pendidikan yang memperkuat lingkaran kemiskinan. Rendahnya pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi dan minimnya komunikasi orang tua-remaja memperburuk kerentanan ini. Menanggapi permasalahan tersebut, program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan kapasitas remaja (13-19 tahun) dan orang tua dalam pencegahan pernikahan dini dan penyakit menular melalui edukasi digital. Metode Participatory Action Approach digunakan dengan tahapan survei awal, pelatihan literasi digital, edukasi kesehatan reproduksi melalui modul digital interaktif (video, infografis, kuis online), dan sesi diskusi remaja-orang tua. Evaluasi menggunakan pre-test dan post-test, kuesioner sikap, serta observasi partisipasi digital. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan lebih dari 20% pada remaja dan orang tua, serta partisipasi aktif dalam grup WhatsApp edukatif. Keunggulan program terletak pada pendekatan digital yang relevan, keterlibatan orang tua, dan kolaborasi multi-pihak. Namun, keterbatasan akses internet dan resistensi budaya menjadi tantangan. Program ini berhasil meningkatkan pemahaman dan kesadaran, serta mendorong komunikasi terbuka antar generasi, dengan rekomendasi untuk perluasan program, dukungan kebijakan lokal, dan kolaborasi lintas sektor demi keberlanjutan.
IMPLEMENTASI KEY PERFORMANCE INDICATOR (KPI) DALAM MENINGKATKAN KINERJA OPERASIONAL PERUSAHAAN ANGKUTAN BARANG: STUDI KASUS PT GLOBAL TRANSPORT LOGISTIC Muhamad Apep Mustofa; Bayu Purnama Putra; Yosep Hendri Gumilang; Abrori Abrori
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): Pengabdian Masyarakat
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62207/f65gxy25

Abstract

Laporan ini membahas implementasi Key Performance Indicator (KPI) dalam meningkatkan kinerja operasional pada perusahaan angkutan barang, dengan studi kasus di PT Global Transport Logistic. Kegiatan ini bertujuan merancang KPI yang terukur, relevan, dan sesuai kebutuhan manajemen untuk memantau, mengevaluasi, dan meningkatkan kinerja operasional perusahaan. Hasil pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa penerapan KPI dapat meningkatkan efisiensi operasional, menurunkan biaya, dan mendukung pengambilan keputusan strategis. Laporan ini diharapkan menjadi panduan bagi PT Global Transport Logistic dalam mengelola kinerja secara lebih sistematis dan efektif.
STRATEGI DIGITAL MARKETING UNTUK PERTUMBUHAN INKLUSIF: BRANDING DAN OPTIMASI MARKETPLACE PRODUK HERBAL LOKAL OLEH PEREMPUAN WIRAUSAHA Sri Mulyono; Agung Nugraha
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): Pengabdian Masyarakat
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62207/wajtmb34

Abstract

Perubahan lanskap ekonomi digital di Indonesia menuntut pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk beradaptasi dengan strategi pemasaran berbasis teknologi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital, kemampuan branding, dan optimalisasi marketplace bagi perempuan pelaku UMKM herbal tradisional di Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Learning (PAL), yang menekankan keterlibatan aktif peserta melalui kegiatan workshop, pelatihan praktik langsung, dan mentoring. Sebanyak 25 peserta mengikuti pelatihan selama dua hari yang mencakup pembuatan identitas merek, desain kemasan, storytelling produk, serta pengelolaan akun bisnis di marketplace seperti Shopee, Tokopedia, dan TikTok Shop. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, serta kuesioner persepsi manfaat. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam literasi digital peserta, dengan rata-rata kenaikan skor pengetahuan sebesar 32,2%. Sebanyak 80% peserta berhasil membuat akun marketplace aktif, dan 72% mampu melakukan rebranding produk dengan desain kemasan yang lebih profesional. Selain itu, terbentuk komunitas “Herbalpreneur Cikampek Digital” sebagai wadah kolaborasi berkelanjutan antar perempuan wirausaha.Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap perubahan pola pikir dari sistem penjualan konvensional menuju bisnis digital, sekaligus memperkuat partisipasi ekonomi perempuan dalam ekosistem digital inklusif. Keberhasilan program ini menunjukkan bahwa pelatihan digital marketing berbasis partisipatif efektif dalam meningkatkan kapasitas wirausaha perempuan di tingkat lokal. Namun, keterbatasan waktu pelatihan menjadi tantangan utama, sehingga diperlukan program lanjutan berupa inkubasi UMKM digital untuk memastikan keberlanjutan hasil.
PENINGKATAN LITERASI AKUNTANSI BAGI PEDAGANG KECIL MELALUI WORKSHOP AKUNTANSI PRAKTIS Lenardus Handoko; Eko Prasetyo
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): Pengabdian Masyarakat
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62207/97f53d87

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi akuntansi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Malang melalui workshop akuntansi praktis berbasis Participatory Action Learning. Kegiatan ini dirancang untuk membantu peserta memahami konsep dasar akuntansi, melakukan pencatatan transaksi keuangan, menghitung laba rugi, dan menyusun laporan keuangan sederhana. Pelatihan dilaksanakan selama dua hari dengan metode interaktif dan praktik langsung. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan dan keterampilan peserta, dengan kenaikan skor post-test rata-rata lebih dari 25% dibandingkan pre-test. Selain peningkatan teknis, kegiatan ini juga menumbuhkan kesadaran terhadap pentingnya akuntabilitas keuangan dan mendorong terbentuknya kelompok belajar literasi akuntansi yang berkelanjutan. Temuan ini menegaskan efektivitas pendekatan partisipatif dalam memperkuat kapasitas manajerial dan kemandirian ekonomi pelaku UMKM.
PENDAMPINGAN PEMANFAATAN GOOGLE MY BUSINESS (GMB) KEPADA UMKM MAKANAN GORENGAN KHAS PASAMAN DI JL. BRIGJEND KATAMSO, KOTA MEDAN Ihsan Iskandar
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): Pengabdian Masyarakat
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62207/v8tkmy21

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital dan kemampuan promosi daring pelaku UMKM Makanan Gorengan Khas Pasaman di Jl. Brigjend Katamso, Medan melalui pendampingan pemanfaatan Google My Business (GMB). Latar belakang kegiatan ini berangkat dari rendahnya kemampuan digital pelaku UMKM yang masih mengandalkan promosi konvensional dan belum memiliki eksposur online. Metode pelaksanaan dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu (1) identifikasi kebutuhan UMKM, (2) pendampingan pembuatan dan pengelolaan akun GMB, serta (3) evaluasi dan monitoring dampak. Data awal menunjukkan bahwa rata-rata pemahaman digital peserta berada di bawah 45%, dan belum ada satupun yang memiliki akun GMB aktif. Setelah pelaksanaan program, seluruh peserta berhasil membuat profil usaha digital, dan hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan terhadap visibilitas usaha tercatat 78 pelanggan melihat profil bisnis, 45 menelusuri rute menuju lokasi, dan 32 pelanggan menghubungi langsung melalui GMB. Hasil ini membuktikan bahwa pendampingan berbasis praktik langsung (hands-on learning) efektif dalam meningkatkan keterampilan digital UMKM sekaligus memperluas jangkauan pasar lokal. Kegiatan ini juga menumbuhkan perubahan perilaku pelaku usaha menjadi lebih terbuka terhadap inovasi teknologi dan kolaboratif dalam promosi digital. Namun, keterbatasan waktu monitoring dan jumlah peserta yang terbatas menjadi tantangan dalam mengukur dampak jangka panjang. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil meningkatkan daya saing UMKM berbasis digital dan menjadi model pemberdayaan ekonomi masyarakat yang relevan di era transformasi digital.

Page 9 of 10 | Total Record : 97