cover
Contact Name
Purniadi Putra
Contact Email
putrapurniadi@gmail.com
Phone
+6285252101729
Journal Mail Official
putrapurniadi@gmail.com
Editorial Address
Jl Dusun Turusan 004/002 Desa Lorong Kecamatan Sambas Kabupaten Sambas Kalimantan Barat
Location
Kab. sambas,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Studi Pendidikan Anak Usia Dini
Published by CV putra publisher
ISSN : -     EISSN : 28292723     DOI : https://doi.org/10.58540/jspaud.v2i1.1515
Core Subject : Education,
The Journal of Early Childhood Education Studies is a scholarly journal focusing on research and studies in the field of early childhood education. The journal publishes articles covering a range of topics such as early childhood education management, child psychology, child development, teaching methods, and early childhood education policies and practices. The primary aim of this journal is to support researchers, educators, and practitioners in developing the best approaches to educating children during their golden years, a period that plays a crucial role in shaping the foundations of a child’s education and character. The journal is published by CV Putra Publisher and is issued three times a year, in March, July, and November.
Articles 17 Documents
Desain Kelas PAUD Berbasis Pendekatan Montessori Saripah
Jurnal Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 1 No. 2 (2025): Juli
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jspaud.v1i2.996

Abstract

Penataan lingkungan belajar pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memegang peranan krusial dalam menunjang proses tumbuh kembang anak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam desain kelas PAUD yang mengacu pada pendekatan Montessori, yang menekankan kemandirian, keteraturan, serta stimulasi multisensori. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research), dengan mengkaji berbagai sumber teoretis dan praktis yang relevan, seperti buku, jurnal ilmiah, dan dokumen kebijakan pendidikan anak usia dini. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dan telaah literatur dari pustaka terpilih yang kredibel. Analisis data dilakukan secara deskriptif-kualitatif, dengan menitikberatkan pada identifikasi prinsip-prinsip desain ruang Montessori, serta implikasinya terhadap perilaku belajar anak. Hasil kajian menunjukkan bahwa desain kelas PAUD berbasis Montessori memerlukan pengaturan zona aktivitas yang jelas, penggunaan material edukatif yang dapat diakses anak secara mandiri, pemilihan furnitur yang proporsional dengan tinggi anak, serta suasana kelas yang tenang dan terstruktur. Lingkungan belajar semacam ini terbukti efektif dalam membentuk kebiasaan belajar yang positif, meningkatkan fokus, dan menumbuhkan rasa tanggung jawab sejak dini.
Peran Lingkungan Digital Dalam Perkembangan Sosial-Emosional Anak Usia Dini Hadisa Putri
Jurnal Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 2 No. 1 (2026): Maret
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jspaud.v2i1.1515

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah secara signifikan lingkungan belajar dan interaksi anak usia dini di berbagai konteks global. Anak usia dini sebagai kelompok yang berada pada fase perkembangan kritis menjadi sangat rentan terhadap pengaruh lingkungan digital, khususnya dalam aspek sosial-emosional. Namun demikian, penelitian yang ada masih menunjukkan temuan yang terfragmentasi dan belum memberikan sintesis komprehensif terkait dampak lingkungan digital terhadap perkembangan sosial-emosional anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kajian pustaka dengan menelaah artikel ilmiah bereputasi yang diperoleh dari basis data internasional secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan digital memiliki dampak ganda, yaitu memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kemampuan komunikasi dan ekspresi emosi anak, sekaligus berpotensi menimbulkan dampak negatif berupa penurunan kualitas interaksi sosial dan gangguan regulasi emosi. Selain itu, faktor seperti durasi penggunaan, kualitas konten, dan keterlibatan orang tua ditemukan sebagai variabel moderator yang menentukan arah pengaruh lingkungan digital. Temuan ini menegaskan bahwa pengaruh lingkungan digital tidak bersifat deterministik, melainkan kontekstual dan bergantung pada pola penggunaan yang diterapkan. Implikasi penelitian ini menunjukkan pentingnya pengembangan strategi pemanfaatan teknologi digital yang adaptif, terarah, dan selaras dengan nilai-nilai pendidikan.
Peran Lingkungan Digital Dalam Perkembangan Sosial-Emosional Anak Usia Dini Hadisa Putri
Jurnal Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 2 No. 1 (2026): Maret
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jspaud.v2i1.1515

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah secara signifikan lingkungan belajar dan interaksi anak usia dini di berbagai konteks global. Anak usia dini sebagai kelompok yang berada pada fase perkembangan kritis menjadi sangat rentan terhadap pengaruh lingkungan digital, khususnya dalam aspek sosial-emosional. Namun demikian, penelitian yang ada masih menunjukkan temuan yang terfragmentasi dan belum memberikan sintesis komprehensif terkait dampak lingkungan digital terhadap perkembangan sosial-emosional anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kajian pustaka dengan menelaah artikel ilmiah bereputasi yang diperoleh dari basis data internasional secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan digital memiliki dampak ganda, yaitu memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kemampuan komunikasi dan ekspresi emosi anak, sekaligus berpotensi menimbulkan dampak negatif berupa penurunan kualitas interaksi sosial dan gangguan regulasi emosi. Selain itu, faktor seperti durasi penggunaan, kualitas konten, dan keterlibatan orang tua ditemukan sebagai variabel moderator yang menentukan arah pengaruh lingkungan digital. Temuan ini menegaskan bahwa pengaruh lingkungan digital tidak bersifat deterministik, melainkan kontekstual dan bergantung pada pola penggunaan yang diterapkan. Implikasi penelitian ini menunjukkan pentingnya pengembangan strategi pemanfaatan teknologi digital yang adaptif, terarah, dan selaras dengan nilai-nilai pendidikan.
Desain Ruang Baca Interaktif Untuk Meningkatkan Minat Literasi Anak Usia Dini Saripah; Azwar
Jurnal Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 2 No. 1 (2026): Maret
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jspaud.v2i1.1527

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis desain ruang baca interaktif dalam meningkatkan minat literasi anak usia dini. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya minat membaca anak yang dipengaruhi oleh kurangnya lingkungan belajar yang menarik dan sesuai dengan karakteristik perkembangan mereka. Penelitian ini secara khusus bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik desain ruang baca yang efektif, termasuk penggunaan warna, pemilihan furnitur yang aman dan ergonomis, penataan ruang yang fleksibel, serta penyediaan media baca yang sesuai dengan usia anak. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi pada lembaga pendidikan anak usia dini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ruang baca interaktif yang dirancang dengan mempertimbangkan aspek kenyamanan, keamanan, dan daya tarik visual mampu meningkatkan ketertarikan anak terhadap kegiatan membaca. Selain itu, keberadaan sudut baca yang menarik dan koleksi buku yang variatif turut mendorong terbentuknya kebiasaan literasi sejak dini. Lingkungan ruang baca yang kondusif juga berperan dalam menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan mendukung perkembangan kognitif serta emosional anak. Dengan demikian, desain ruang baca interaktif memiliki peran penting dalam menumbuhkan minat literasi anak usia dini. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi praktis bagi pendidik dan pengelola lembaga pendidikan dalam merancang ruang baca yang efektif dan ramah anak guna mendukung peningkatan budaya literasi sejak usia dini.
Implementasi Nilai Tunjuk Ajar Melayu Riau Dalam Pendidikan Karakter Anak Usia Dini di TK Baiturahman Pekanbaru Suharni Suharni; Azilni Mai Muna Waroh; Aisyah Frisca Utami; Cahya Khoirun Nikmah; Debby Muslihatun
Jurnal Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 2 No. 2 (2026): Juli
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jspaud.v2i2.1915

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis proses internalisasi nilai-nilai yang terkandung dalam Tunjuk Ajar Melayu Riau dalam pembentukan karakter anak usia dini di TK Baiturahman. Tunjuk Ajar Melayu merupakan warisan kearifan lokal yang memuat ajaran moral, etika, dan norma sosial masyarakat Melayu Riau yang di dalamnya terkandung nilai-nilai keislaman, kebudayaan, dan tata krama kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara terhadap proses pembelajaran, interaksi guru dengan anak, serta penerapan nilai budaya Melayu dalam kegiatan harian di TK Baiturahman.vHasil penelitian menunjukkan bahwa proses internalisasi nilai-nilai seperti kesopanan, kejujuran, tanggung jawab, kasih sayang, dan cinta damai dilakukan melalui pembiasaan, keteladanan guru, penggunaan cerita rakyat, serta aktivitas bermain yang bernuansa budaya lokal. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa nilai-nilai tersebut hadir dalam interaksi sehari-hari dan menjadi bagian dari pengalaman belajar anak. Penelitian ini juga mengonfirmasi temuan sebelumnya bahwa nilai cinta damai merupakan salah satu nilai dominan dalam Tunjuk Ajar Melayu karya Tenas Effendy, sekaligus memperkuat gagasan bahwa pendekatan pengasuhan dan pendidikan berbasis budaya lokal dapat mendukung pengembangan karakter anak usia dini.Penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan model pendidikan karakter berbasis kearifan lokal Melayu Riau yang dapat menjadi alternatif bagi lembaga PAUD lain, sekaligus sebagai upaya pelestarian budaya lokal di tengah arus globalisasi.
Implementasi Pembelajaran Konstruktivisme Untuk Mengembangkan Kemampuan Sosial Emosional Anak Usia Dini Suharni Suharni; Widuri Puti Andini; Roihanah Susilo; Wilda Yani; Ezra Ayu Sari Siagian
Jurnal Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 2 No. 2 (2026): Juli
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jspaud.v2i2.1935

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi pembelajaran konstruktivisme dalam mengembangkan kemampuan sosial emosional anak usia dini di RA Ar Ridho Kids Pekanbaru. Pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus digunakan pada 10 anak kelompok B usia 5–6 tahun, dengan data diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi kegiatan, kemudian dianalisis menggunakan model Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konstruktivisme meningkatkan kerja sama melalui koordinasi peran, empati melalui kepedulian terhadap teman sebaya, regulasi emosi melalui kemampuan menunggu giliran, kepercayaan diri melalui keberanian menampilkan karya, serta tanggung jawab melalui kesungguhan menjaga hasil proyek. Temuan ini mendukung teori Vygotsky tentang Zone of Proximal Development dan scaffolding, serta prinsip konstruktivisme yang menekankan pembelajaran berbasis pengalaman nyata dan kolaborasi. Hambatan yang ditemukan berupa keterbatasan waktu dan perbedaan tahap perkembangan anak, namun dapat diatasi dengan adaptasi guru dalam memberikan scaffolding sesuai kebutuhan individu. Novelty penelitian ini menegaskan bahwa konstruktivisme bukan sekadar strategi implementasi, melainkan mekanisme pembentukan karakter sosial emosional anak usia dini, dengan implikasi perlunya guru menempatkan peran sebagai fasilitator agar keterampilan sosial emosional berkembang optimal. 
Peran Strategis Guru Pendidikan Anak Usia Dini Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar: Studi Literatur Tentang Pembelajaran Berpusat Pada Anak Ririn Karista; Suharni; Nadia Hasibuan; Tamara widya anggun Sasmita; Restu asih Dwi payungi Sasmita
Jurnal Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 2 No. 2 (2026): Juli
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jspaud.v2i2.2018

Abstract

Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar pada Pendidikan Anak Usia Dini menuntut penguatan peran guru dalam merancang pembelajaran yang berpusat pada anak, fleksibel, kreatif, dan sesuai tahap perkembangan peserta didik. Studi ini bertujuan menganalisis peran guru Pendidikan Anak Usia Dini dalam implementasi Kurikulum Merdeka Belajar serta mengidentifikasi tantangan yang memengaruhi pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data sekunder diperoleh dari jurnal nasional, buku, artikel ilmiah, dan dokumen resmi yang relevan. Pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, sedangkan analisis menggunakan analisis isi untuk mengidentifikasi, mengelompokkan, dan menginterpretasikan informasi tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa guru berperan sebagai perancang pembelajaran, fasilitator, motivator, penguat karakter, dan pelaksana asesmen perkembangan anak. Guru perlu memahami kebutuhan, minat, gaya belajar, dan karakteristik individu anak untuk menciptakan pengalaman bermain yang bermakna. Tantangan utama meliputi keterbatasan pemahaman kurikulum, sarana pembelajaran, akses teknologi, dan kebutuhan pengembangan profesional berkelanjutan. Studi ini menegaskan bahwa keberhasilan Kurikulum Merdeka Belajar sangat bergantung pada kompetensi guru, dukungan sekolah, keterlibatan orang tua, dan kebijakan pemerintah yang mendorong pembelajaran anak usia dini secara holistik, kontekstual, inklusif, dan berkelanjutan.

Page 2 of 2 | Total Record : 17