JURNAL MITRA MASYARAKAT (JMM)
Jurnal Mitra Masyarakat (JMM). JMM adalah sebuah jurnal blind peer-review yang diterbitkan oleh Stikes Mitra Keluarga Bekasi, yang didedikasikan untuk publikasi hasil PKM yang berkualitas dalam bidang kesehatan, namun tak terbatas secara implisit. Semua publikasi di junal JMM bersifat akses terbuka yang memungkinkan artikel tersedia secara bebas online tanpa berlangganan apapun dan bebas biaya. silahkan klik disini untuk submit online, JMM telah terakreditasi sinta 6 Nomor: 177/E/KPT/2024. Penerimaan manuskrip sudah dimulai dari sekarang. Kami tunggu manuskrip terbaik bapak/ibu untuk publikasi yang berkualitas. Setiap artikel yang diterima sudah dilengkapi dengan DOI (Digital Object Identifier).
Articles
100 Documents
EDUKASI PENCEGAHAN COVID-19 DAN DONASI MASKER UNTUK KESEHATAN MASYARAKAT DI KELURAHAN ANTANG KOTA MAKASSAR
Jurnal Mitra Masyarakat (JMM) Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Mitra Masyarakat
Publisher : STIKes Mitra Keluarga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47522/jmm.v3i2.141
Sejak ditetapkannya negara Indonesia sebagai darurat bencana Covid-19 maka pemerintah mengambil beberapa langkah yang ditetapkan sebagai kebijakan untuk pencegahan penularan. Untuk mengantisipasi dan mengurangi jumlah penderitanya dilakukan beberapa kebijakan di seluruh daerah. Diantaranya dengan memberikan kebijakan membatasi aktifitas diluar rumah, kegiatan sekolah dirumahkan, bekerja dari rumah (work from home), bahkan kegiatan beribadah pun dirumahkan. Kebijakan ini diharapkan mampu mengatasi masalah yang terjadi di masyarakat yang berorientasi pada pemenuhan kebutuhan dan kepentingan masyarakat. Kasus Covid-19 di Provinsi Sulawesi Selatan menunjukkan jumlah yang cukup signifikan dalam satu bulan terakhir. Hal ini dikarenakan aktivitas dan mobilitas masyarakat yang sangat tinggi. Selain itu, penyebaran kasus telah menggambarkan adanya sub cluster dan transmisi lokal. Melihat kasus Covid-19 yang terus mengalami peningkatan, pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan juga menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar, Khususnya Kelurahan Antang merupakan kelurahan binaan Universitas Megarezky. Daerah ini berada di wilayah Kecamatan Manggala dan termasuk dalam daerah yang cukup padat masyarakatnya serta memiliki latar belakang penduduk yang bervariasi. Permasalahan di masyarakat masih banyak yang belum paham pencegahan penularan Covid-19 ini diantaranya pentingnya menggunakan masker ketika keluar rumah, cuci tangan pakai sabun, dan pyshical distancing. Kebiasaan untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat bukan hal mudah, membutuhkan pemahaman dan motivasi dari individu sehingga lebih disiplin dalammenerapkannya. Diharapkan dengan kegiatan penyuluhan dan donasi masker ini bisa memberikan edukasi dan promosi kesehatan kepada masyarakat mengenai pencegahan penularan Covid-19 melalui media leaflet dan poster tentang cara pencegahannya.
MITIGASI PENYALAHGUNAAN OBAT KATEGORI OVER THE COUNTER (OTC) MELALUI EDUKASI PADA MASYARAKAT KARAWANG
Jurnal Mitra Masyarakat (JMM) Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Mitra Masyarakat
Publisher : STIKes Mitra Keluarga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47522/jmm.v3i2.142
Telah dilakukan pengabdian kepada masyarakat tentang Mitigasi Penyalahgunaan Obat Kategori Over The Counter (OTC) Melalui Edukasi Pada masyarakat Karawang di Desa Sedari, Kecamatan Cibuaya, Karawang. Kegiatan ini dilakukan bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat dalam penggunaan obat dan merupakan upaya bersama antara dosen dan masyarakat dalam rangka mewujudkan kepedulian, kesadaran, pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam menggunakan obat OTC secara tepat dan benar. Menteri Kesehatan RI pada tanggal 13 November 2015 mencanangkan “Gerakan masyarakat cerdas menggunakan obat” sebagai bagian dari upaya promotif, preventif dan pemberdayaan masyarakat dalam peningkatan penggunaan obat yang rasional. Kegiatan pengabdian masyarakat ini akan dilakukan dengan sosialisasi/ workshop dengan menggunakan metode ceramah, diskusi dan bimbingan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pemahaman masyarakat Desa Sedari terhadap mendapatkan, menggunakan, menyimpan, dan membuang obat OTC dengan benar meningkat.
DISEMINASI HASIL PENELITIAN UMBI BIT UNTUK MENGATASI KONDISI ANEMIA DAN PELATIHAN PEMBUATAN PRODUK MINUMAN SEGAR PRAKTIS BERBAHAN DASAR UMBI BIT PADA WARGA RT 014 MALAKA SARI JAKARTA TIMUR
Jurnal Mitra Masyarakat (JMM) Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Mitra Masyarakat
Publisher : STIKes Mitra Keluarga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47522/jmm.v3i2.143
Kondisi dimana jumlah sel darah merah atau konsentrasi hemoglobin berada di bawah batas normal disebut anemia. Kondisi ini dapat disebabkan oleh (salah satunya) defisiensi mikronutrien zat besi, asam volat, vitamin, dan mineral akibat pola makan dan hidup yang tidak sehat. Secara global, hampir 42% anak dan 40% wanita hamil menderita anemia. Telah banyak penelitian terhadap tanaman, salah satunya adalah bit (Beta vulgaris), yang dapat diolah sederhana dan dikonsumsi di keluarga untuk memenuhi kebutuhan mikronutrien yang dibutuhkan oleh tubuh. Beberapa penelitian dari bit pada hewan coba sebagai pembuktian manfaat bit yang menjadi suatu sumber komponen kimia yang berkhasiat untuk mengatasi anemia telah berhasil dilakukan dan telah dipublikasikan pada jurnal Nasional dan Internasional bereputasi. Sarana penyampaian informasi berupa diseminasi terkait hasil pembuktian ilmiah tersebut sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Warga RT 014 Malaka Sari Jakarta Timur yang menjadi sasaran kegiatan merupakan kelompok warga yang berlokasi di sekitar kampus Fakultas Farmasi dan Sains UHAMKA dan memiliki jumlah penduduk produktif yang padat. Pelatihan pembuatan minuman kesehatan yang praktis dengan bahan dasar umbi bit juga dilakukan pada kegiatan ini. Evaluasi dari kegiatan dipantau menggunakan kuesioner sebelum dan setelah pelaksanaan kegiatan. Berdasarkan kuesioner, diperoleh hasil bahwa terjadi peningkatan pengetahuan peserta mengenai manfaat bit untuk mengatasi anemia dan kemampuan peserta dalam hal membuat dan menyajikan minuman kesehatan berbahan dasar bit pada warga RT 014 Malaka Sari.
PENGUATAN PROGRAM PROMOSI KESEHATAN MELALUI DETEKSI DINI FAKTOR RESIKO HIPERTENSI DAN PENCEGAHAN KOMPLIKASI HIPERTENSI PADA PASIEN RAWAT JALAN PUSKEMAS KARANGTENGAH- CIANJUR
Jurnal Mitra Masyarakat (JMM) Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Mitra Masyarakat
Publisher : STIKes Mitra Keluarga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47522/jmm.v3i2.144
Hipertensi dikenal sebagai "silent killer" karena sebagian besar penderitanya tidak mampu mengenali adanya tanda dan gejala awal sebagai peringatan dari hipertensi yang dideritanya. Sebanyak 21% penderita hipertensi pada usia dewasa tidak mendapatkan penanganan kesehatan yang sesuai sehingga cenderung tidak terkontrol. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan upaya deteksi dini dan pencegahan komplikasi hipertensi pada masyarakat di Kecamatan Karangtengah-Cianjur. Metode pengabdian masyarakat ini adalah ceramah dan diskusi interaktif yang dilakukan di puskesmas Karangtengah-Cianjur dengan pendekatan desain penelitian one group pretest-posttest design. Sampel dipilih dengan metode purposive sampling pada pasien rawat jalan poli umum dan poli lansia sesuai dengan kriteria inklusi yang telah ditetapkan. Jumlah peserta pengabdian masyarakat adalah 40 orang. Peserta pengabdian masyarakat mengalami peningkatan pengetahuan yang signifikan (0,000) dengan rata- rata peningkatan pengetahuan terhadap deteksi dini dan pencegahan komplikasi hipertensi sebesar 2,20 poin (skor sebelum 7,02 dan skor setelah 9,22). Selain itu, terdapat peningkatan sikap peserta peserta pengabdian masyarakat yang signifikan (0,000) terhadap deteksi dini dan pencegahan komplikasi hipertensi dengan nilai rata-rata peningkatan skor sebesar 7,12 point (skor rata-rata sebelum 32,07 dan skor rata-rata setelah 39,20). Peningkatan pengetahuan dan sikap peserta pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa optimalisasi kegiatan promosi kesehatan masalah hipertensi di puskesmas dapat menjadi pilihan efektif dalam upaya deteksi dini hipertensi dan pencegahan komplikasi lebih lanjut. Hasil pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat menjadi referensi pengembangan promosi kesehatan di puskesmas untuk deteksi dini dan pencegahan komplikasi hipertensi di masyarakat
PERUBAHAN PENGETAHUAN INFEKSI RESIKO KUTU AIR (Tinea pedis) PADA SWABBER DI SALAH SATU KLINIK SWASTA CILANDAK
Jurnal Mitra Masyarakat (JMM) Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Mitra Masyarakat
Publisher : STIKes Mitra Keluarga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47522/jmm.v3i2.145
Pemakaian alat pelindung diri (APD) yang sesuai SOP wajib digunakan oleh swabber untuk pencegahan infeksi penyakit menular. Salah satu APD yang digunakan swabber lantatur yaitu sepatu tertutup atau sepatu boots. Pemakaian sepatu boots atau sepatu tertutup yang terlalu lama di luar gedung dapat membuat kaki lembap serta basah. Hal tersebut dapat menjadi salah satu faktor tumbuhnya mikroorganisme, terutama fungi yang dapat menyebabkan penyakit kutu air atau athlete’s foot. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk memberikan informasi mengenai penyakit kutu air dan penularannya. : Kegiatan ini dilakukan pada bulan mei 2022 di salah satu klinik laboratorium lantatur pemeriksaan COVID-19 Cilandak Jakarta Selatan. Metode kegiatan ini yaitu ceramah dengan responden tenaga kesehatan klinik tersebut. Kegiatan terdiri dari pretest mengenai penyakit kutu air dan setelah penyuluhan akan dilakukan post-test. Hasil pretest dan post-test akan diuji normalitas dan uji Tdependen. Hasil pengambilan data diperoleh sebanyak 8 responden dengan nilai rata-rata pre-test 4.87 dan post-test 7.37. Uji normalitas menunjukkan data terdistribusi normal maka dilanjutkan uji T dependen. Hasil uji T dependen menunjukkan nilai p = 0.028, berarti pada α= 0.05 terlihat ada perbedaan yang signifikan mengenai pengetahun terhadap penyakit kutu air dan penularannya pada responden. Sosialisasi mengenai penyakit kutu air pada nakes memiliki pengaruh terhadap penambahan pengetahuan para nakes tentang penyakit tersebut. Hal ini bermanfaat untuk menurunkan resiko penyakit akibat kerja.
OPTIMALISASI PERAN POSYANDU DALAM PENCEGAHAN STUNTING DI DESA RIMBO PANJANG WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAMBANG KEC. TAMBANG KAB. KAMPAR
Jurnal Mitra Masyarakat (JMM) Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Mitra Masyarakat
Publisher : STIKes Mitra Keluarga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47522/jmm.v3i2.148
Strategi nasional percepatan pencegahan stunting adalah melalui intervensi gizi spesifik, intervensi gizi sensitif dan lingkungan pendukung (supportive environment). Intervensi gizi spesifik menyumbang 30% dalam menurunkan kasus stunting, intervensi ini ditunjukkan kepada rumah tangga pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), dilakukan oleh sektor kesehatan, jangka pendek, dan hasilnya dapat dicatat dalam waktu yang relatif singkat. sementara intervensi gizi sensitif menyumbang 70% dalam mengurangi stunting dilakukan oleh sektor di luar kesehatan dan sasarannya adalah masyarakat umum. Lingkungan yang mendukung ditujukan pada faktor-faktor dasar yang berhubungan dengan status gizi seperti pemerintah, pendapatan dan pemerataan. Penyelenggaraan posyandu yang efektif sesuai dengan petunjuk teknis tentunya akan menurunkan angka kejadian stunting pada balita terutama optimalisasi pada langkah IV dan V posyandu yaitu pemberian pendidikan kesehatan oleh kader dan pelayanan kesehatan oleh tenaga kesehatan. Namun pencapaian indikator kinerja Posyandu di Indonesia masih belum optimal, salah satunya adalah rendahnya jumlah kunjungan balita ke Posyandu. Pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan pada bulan Agustus – Desember 2020 dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan kader posyandu dalam memberikan pendidikan kesehatan kepada kelompok sasaran intervensi gizi khusus: sasaran prioritas (ibu hamil, ibu menyusui dan anak 0-23 bulan) di Desa Rimbo Panjang Kecamatan Pertambangan Kabupaten Kampar.
UPAYA MEMUTUS RANTAI INFEKSI KELUARGA NAKES MELALUI OPTIMALISASI HAND HYGENE TENAGA KESEHATAN PUSKESMAS KABUPATEN CIANJUR
Jurnal Mitra Masyarakat (JMM) Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Mitra Masyarakat
Publisher : STIKes Mitra Keluarga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47522/jmm.v3i2.149
Health Care Associated Infection (HAIs) adalah salah satu bahaya potensial yang sering terjadi di Fasilitas Pelayanan Kesehatan. Keselamatan pasien merupakan salah satu yang menjadi konsentrasi utamanya, akan tetapi tenaga kesehatan masih banyak yang mengabaikan keselamatan diri sendiri sehingga keluarga pun dapat dengan mudah terkena infeksi nosocomial. Salah satu upaya untuk memutus rantai penularan pada Nakes dan keluarganya yaitu dengan cara melakukan edukasi pada Nakes untuk meningkatkan sikap dan perilaku yang baik dalam memutus rantai infeksi. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pengetahuan betapa pentingnya sikap yang harus dilakukan setelah pulang bekerja di Fasilitas Pelayanan Kesehatan (puskesmas) sesuai prosedur yang benar. Metode yang digunakan adalah penyuluhan secara online (Zoominar) melalui media Power Point dan Leafleat serta evaluasi berupa instrument pengetahuan dan sikap yang berjumlah 20 pertanyaan. Hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa dari 91 peserta kegiatan, setelah dilakukan edukasi sebagian besar 72 (79,12) memiliki pengetahuan baik dan sebagian kecil 19 (20,88%) masih memiliki pengetahuan yang cukup. Sedangkan perbaikan sikap Nakes setelah diberikan edukasi yaitu sebanyak 63 (69,23%) memiliki sikap baik, 26 (28,57%) memiliki sikap cukup baik dan yang memiliki sikap yang kurang baik berjumlah 2 (2,19%). Diperlukan program update edukasi yang berkesinambungan pada Nakes di Fasilitas pelayanan kesehatan agar kesejahtraan kesehatan keluarga Nakes tetap terjaga dan makin meningkat.
PENINGKATAN PENGETAHUAN MAHASISWA PUTRI TENTANG ASPEK GIZI DAN SOSIAL KESEHATAN TERKAIT STUNTING DALAM MEMBENTUK GENERASI SADAR STUNTING (GEN-DARING)
Jurnal Mitra Masyarakat (JMM) Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Mitra Masyarakat
Publisher : STIKes Mitra Keluarga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47522/jmm.v3i2.150
Target nasional dalam penurunan prevalensi stunting adalah menjadi 14% pada tahun 2024 dan hal tersebut menghasilkan upaya percepatan dalam konvergensi program prioritas nasional baik intervensi spesifik maupun sensitif. Melalui intervensi spesifik, peran dari peningkatan aspek gizi pada remaja atau dewasa muda dapat memberikan dampak positif. Penerapan edukasi gizi dan keterpaparan terhadap kesadaran tentang stunting di kalangan wanita usia muda khususnya mahasiswa menjadi cara yang bermanfaat dalam pencegahan stunting. Identifikasi dan analisis terhadap pengetahuan wanita usia muda tentang aspek gizi terkait stunting diharapkan dapat meningkatkan kesadaran tentang stunting di masa depan. Kegiatan edukasi gizi dan kesehatan secara umum terkait stunting diselenggarakan terhadap mahasiswa putri sebagai sasaran program pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan seminar online pada 11 Desember 2021. Kuesioner pre-dan post singkat diberikan kepada partisipan untuk memperoleh data skor pengetahuan secara online. Total sebanyak 232 partisipan yang merupakan mahasiswa putri pada usia remaja akhir 18-22 tahun berpartisipasi dan melengkapi pengisian kuesioner. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata skor pengetahuan awal mahasiswa putri adalah 53,25±16,86 dan 69,22±20,69 pada akhir sesi edukasi. Persentase skor perbaikan mencapai 29,99% dan sebanyak 204 partisipan (94,04%) mengalami peningkatan pengetahuan. Dapat disimpulkan bahwa keterpaparan dan edukasi tentang pengetahuan gizi dan kesehatan terkait stunting di kalangan wanita usia muda menjadi penting dan potensial untuk menjadi langkah dalam peningkatan kesadaran dalam pencegahan stunting sejak dini pada siklus kehidupan.
EDUKASI JAMUR KUKU PADA IBU RUMAH TANGGA WARGA RW.04 KELURAHAN SUKAJADI KECAMATAN TALANG KELAPA KABUPATEN BANYUASIN
Jurnal Mitra Masyarakat (JMM) Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Mitra Masyarakat
Publisher : STIKes Mitra Keluarga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47522/jmm.v3i2.151
Infeksi jamur kuku atau dalam bahasa medis Tinea unguinum adalah kondisi umum yang dimulai bintik atau kuning dibawah ujung kuku. Infeksi jamur yang parah menyebabkan kukumenghitam, menebal dan hancur di tepi. Infeksi jamur kuku dapat menyerang pekerja yang kontak langsung dengan lingkungan yang lembab dan kotor seperti ibu rumah tangga. Tujuan kegiatan untuk memberikan pengetahuan tentang penyakit disebabkan oleh jamur yang menginfeksi kuku ibu rumah tangga di Kelurahan SukajadiKecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan. Dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat dapat disimpulkan bahwa ibu-ibu PKK sudah mengetahui keberadaaan jamur pada kuku namun mereka belum tahu bahwa itu adalah jamur.. Melalui penyuluhan yang dilakusanakan oleh dosen mereka sangat antusias mengikuti sampaiakhir kegiatan dan mereka mengajukan beberapa pertanyaaan terkait jamur kuku tersebut.. Saran kepada ibu-ibu agar memanfaatkan/membaca bahan tentang penyakit kuku yang disebabkan jamur yang diberikan oleh dosen sehingga dapat melakukan tindakan pencegahan.
PENYULUHAN TENTANG OPTIMALISASI FUNGSI KOGNITIF PADA LANSIA DAN SENAM OTAK DI KELURAHAN RAWABUNGA, JAKARTA TIMUR
Jurnal Mitra Masyarakat (JMM) Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Mitra Masyarakat (JMM)
Publisher : STIKes Mitra Keluarga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47522/jmm.v4i1.157
Lansia mengalami banyak perubahan baik secara fisik maupun mental, khususnya kemunduran dalam berbagai fungsi dan kemampuan yang pernah dimilikinya. Penurunan tersebut mengenaiberbagai sistem dalam tubuh seperti penurunan daya ingat, kelemahan otot, pendengaran, penglihatan, perasaan dan tampilan fisik yang berubah serta berbagai disfungsi biologis lainnya. Salah satu upaya untuk menghambat kemunduran kognitif akibat penuaan dan sebagai bentuk stimulasi untuk meningkatkan kemampuan otak yaitu dengan latihan senam otak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan fungsi kognitif pada lansia melalui penyuluhan dan senam otak. Peserta kegiatan ini adalah lansia sebanyak 15 orang. Pada kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan pre-test dan post-test melalui kuesioner untuk melihat tingkat pengetahuan lansia tentang fungsi kognitif. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan dengan nilai pre-test sebesar 63,3% menjadi 96,7% pada post-test. Hal ini menunjukan bahwa kegiatan penyuluhan dan senam otak efektif meningkatkan fungsi kognitif dan psikomotor pada lansia.