cover
Contact Name
Afrinia Ekasari
Contact Email
jmm@stikesmitrakeluarga.ac.id
Phone
+62818491777
Journal Mail Official
jmm@stikesmitrakeluarga.ac.id
Editorial Address
Jl. Pengasinan Rawa Semut, Margahayu - Bekasi Timur. 17113 ( Sebelah RS. Mitra Keluarga Bekasi Timur )
Location
Kota bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL MITRA MASYARAKAT (JMM)
ISSN : -     EISSN : 27747883     DOI : https://doi.org/10.47522/jmm.v6i1
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Mitra Masyarakat (JMM). JMM adalah sebuah jurnal blind peer-review yang diterbitkan oleh Stikes Mitra Keluarga Bekasi, yang didedikasikan untuk publikasi hasil PKM yang berkualitas dalam bidang kesehatan, namun tak terbatas secara implisit. Semua publikasi di junal JMM bersifat akses terbuka yang memungkinkan artikel tersedia secara bebas online tanpa berlangganan apapun dan bebas biaya. silahkan klik disini untuk submit online, JMM telah terakreditasi sinta 6 Nomor: 177/E/KPT/2024. Penerimaan manuskrip sudah dimulai dari sekarang. Kami tunggu manuskrip terbaik bapak/ibu untuk publikasi yang berkualitas. Setiap artikel yang diterima sudah dilengkapi dengan DOI (Digital Object Identifier).
Articles 100 Documents
Pembentukan dan Pelatihan Kader Duta Sehat Sebagai Bentuk Optimalisasi UKS Dalam Pencegahan Obesitas Pada Anak Usia Sekolah
Jurnal Mitra Masyarakat (JMM) Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Mitra masyarakat
Publisher : STIKes Mitra Keluarga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47522/jmm.v6i1.217

Abstract

Anak usia sekolah dasar merupakan kelompok usia yang krusial dalam pembentukan kebiasaan hidup sehat dan pencapaian kesehatan optimal. Salah satu upaya strategis untuk meningkatkan derajat kesehatan anak adalah melalui optimalisasi program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), sejalan dengan Gerakan Sekolah Sehat (GSS) dari pemerintah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam pencegahan obesitas melalui pembentukan kader kesehatan sekolah atau “Duta Sehat” di SDIT At-Taqwa, Kota Bekasi. Kegiatan dilaksanakan selama tiga hari pada bulan Juli 2024 dan meliputi pelatihan kader, edukasi kesehatan, senam bersama, serta pemantauan status gizi siswa kelas 4–6. Sebanyak 18 siswa terpilih menjadi kader “Duta Sehat”. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pengetahuan dengan nilai rata-rata pre-test sebesar 85,9 dan post-test sebesar 89,6. Selain itu, para kader mampu melakukan pengukuran antropometri dasar secara mandiri. Data status gizi menunjukkan 24,3% siswa mengalami kelebihan berat badan (gemuk dan obesitas), yang menjadi perhatian penting dalam pelaksanaan program kesehatan sekolah. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan kader kesehatan berperan signifikan dalam peningkatan pengetahuan dan keterampilan siswa serta menjadi upaya preventif terhadap obesitas di lingkungan sekolah.
Edukasi Mindful Eating pada Remaja di SMA 6 Bekasi dan SMA Islam PB Soedirman
Jurnal Mitra Masyarakat (JMM) Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Mitra masyarakat
Publisher : STIKes Mitra Keluarga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47522/jmm.v6i1.218

Abstract

Tim Pengabdi STIKes Mitra Keluarga melakukan analisa situasi terhadap remaja di Kota Bekasi. Analisa situasi menunjukan bahwa separuh remaja memiliki pola makan yang kurang baik. Selain itu diketahui siswa juga memiliki tingkat stres yang tinggi. Dikhawatirkan Tingkat stress dapat mempengaruhi pola makan siswa sehingga perlu dilakukan edukasi mengenai mindful eating. Kegiatan pengabdian masyarakat bertujuan melakukan penilaian status gizi dan meningkatkan pengetahuan mengenai mindful eating pada siswa. Kegiatan dilakukan di SMA 6 Bekasi dan SMA Islam PB Soedirman. Pengabdian masyarakat terlaksana di SMA N 6 Bekasi pada 14 Januari 2025, dan terlaksana di SMA Islam PB Soedirman pada 31 Januari 2025. Peserta siswa SMA N 6 Bekasi sejumlah 67 siswa, dan SMA Islam PB Soedirman 179 siswa. Kegiatan pengabdian berupa penentuan status gizi melalui pengumpulan data berat badan dan tinggi badan serta edukasi mengenai mindful eating. Hasil penilaian status gizi diketahui SMA 6 Bekasi yang mengalami gizi kurang 13.43%, normal 74.63%, kegemukan 20.2%, 5.97%, obesitas 5.97%, sedang SMA Islam PB Soedirman yang mengalami gizi kurang 5.5%, normal 61.3%, kegemukan 20.2%, obesitas 12.9%. Pada akhir sesi diketahui mayoritas remaja di SMA N 6 Bekasi (88.06%) dan SMA Islam PB Soedirman (94.28%) dapat menjawab contoh mindful eating dengan tepat pada akhir kegiatan.
PENINGKATAN KETERAMPILAN SISWA SMA/SMK DI BEKASI TENTANG INFEKSI SALURAN KEMIH MELALUI EDUKASI DAN PELATIHAN UJI URIN
Jurnal Mitra Masyarakat (JMM) Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mitra masyarakat
Publisher : STIKes Mitra Keluarga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remaja terutama siswa sekolah menengah atas memerlukan kegiatan penambah wawasan terkait kesehatan reproduksi untuk pencegahan infeksi saluran kemih dan pemeriksaan laboratorium dari tahap pra analitik, analitik, dan pasca analitik. Tujuan kegiatan PKM untuk edukasi siswa tentang penyakit ISK dan memberikan keterampilan pemeriksaan laboratorium urinalisa. Metode kegiatan dilakukan selama bulan Mei - Juli 2025 dengan sistem penyuluhan secara ceramah dan pelatihan pemeriksaan urin mikroskopik dan carik celup. Jumlah responden yang mengikuti edukasi sebanyak 237 siswa/i. Hasil uji normalitas didapatkan nilai p <0.005 yang berarti distribusi data tidak normal sehingga dilanjutkan dengan uji Wilcoxon Signed-Rank, diperoleh nilai Z = -7.324 dengan nilai signifikansi p = 0.000 (p < 0.05), yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan tingkat pengetahuan dan keterampilan pemeriksaan laboratorium tentang ISK sebelum dan sesudah diberikan pelatihan.
Peningkatan Literasi Kesehatan Remaja Melalui Strategi Peer-Leadership di SMAN 8 Batang Hari Jambi
Jurnal Mitra Masyarakat (JMM) Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mitra masyarakat
Publisher : STIKes Mitra Keluarga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47522/jmm.v6i2.226

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi literasi kesehatan siswa tingkat menengah melalui model edukasi peer- leadership dengan melibatkan anggota OSIS sebagai key-informant. Literasi kesehatan remaja menjadi krusial mengingat tingginya paparan misinformasi dan perilaku berisiko di lingkungan digital. Metode yang digunakan adalah penyuluhan interaktif diikuti dengan evaluasi menggunakan instrumen pre-test dan post-test pada 36 siswa. Skor rata-rata pre-test adalah 62.22 dan meningkat menjadi 78.06 pada post-test. Perhitungan Normalized Gain (N-Gain) menghasilkan nilai 0.419, menempatkan efektivitas program pada kategori Sedang. Hasil Uji Wilcoxon Signed-Rank Test mengonfirmasi adanya perbedaan yang signifikan p < 0.001 antara kedua pengukuran. Peningkatan ini terjadi pada seluruh domain kompetensi, terutama pada kemampuan siswa mengevaluasi kredibilitas informasi dan menerapkan pengetahuan gizi. Program ini direkomendasikan untuk diimplementasikan secara berkelanjutan dengan validasi post-test aktual di masa mendatang.
PENYULUHAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT UPAYA PENCEGAHAN KARIES BALITA DI POSYANDU FLAMBOYAN
Jurnal Mitra Masyarakat (JMM) Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mitra masyarakat
Publisher : STIKes Mitra Keluarga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47522/jmm.v6i2.228

Abstract

Karies gigi merupakan penyakit tidak menular paling umum secara global dan banyak dialami oleh anak usia dini. Berdasarkan survei awal di wilayah Puskesmas Jalan Kutai, ditemukan tingginya angka karies pada balita yang dipengaruhi oleh rendahnya pengetahuan orangtua, kebiasaan menyikat gigi yang kurang tepat, serta tingginya konsumsi gula. Kegiatan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PPKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan orangtua mengenai kesehatan gigi dan mulut sebagai upaya pencegahan karies pada balita melalui penyuluhan terstruktur di Posyandu Flamboyan. Metode kegiatan meliputi analisis situasi, ceramah interaktif, pembagian leaflet, demonstrasi perawatan gigi anak, serta evaluasi pre-test dan post- test. Efektivitas penyuluhan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dengan nilai p < 0,05 sebagai batas signifikansi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan, ditandai dengan kenaikan skor rata-rata post-test dibandingkan pre-test serta persentase jawaban benar yang meningkat pada sebagian besar indikator pengetahuan. Peserta juga menunjukkan antusiasme melalui tanya jawab dan diskusi aktif, didukung oleh penggunaan media edukatif yang menarik. Dengan demikian, penyuluhan ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman orangtua mengenai pencegahan karies dan berpotensi berkontribusi pada perubahan perilaku kesehatan gigi balita di masyarakat. Program ini direkomendasikan untuk dilanjutkan secara berkala melalui kolaborasi antara puskesmas, kader, dan institusi pendidikan kesehatan.
Penyuluhan Siswa SMKN 5 Batam Tentang Pencegahan Penyakit Infeksi Menular Seksual
Jurnal Mitra Masyarakat (JMM) Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mitra masyarakat
Publisher : STIKes Mitra Keluarga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47522/jmm.v6i2.230

Abstract

Infeksi Menular Seksual (IMS) merupakan penyakit yang penularannya terjadi terutama melalui hubungan seksual, baik vaginal, anal, maupun oral. IMS dapat disebabkan oleh berbagai jenis mikroorganisme seperti bakteri, virus, maupun parasit. Materi disusun berdasarkan data dan literatur ilmiah terkini, serta disesuaikan dengan kebutuhan dan tingkat pemahaman audiens. Materi ini mencakup definisi IMS, perbedaan IMS, HIV, dan AIDS, cara penularan (seksual, darah, dari ibu ke bayi), jenis- jenis, tanda- tanda, dan cara penularan penyakit IMS. Penyuluhan memberikan dampak positif terhadap peningkatan pemahaman dan kesadaran peserta mengenai pentingnya menjaga kesehatan reproduksi. Sebelum kegiatan berlangsung, banyak peserta memiliki persepsi yang keliru mengenai IMS, seperti anggapan bahwa penyakit tersebut hanya menyerang kelompok tertentu. Setelah penyuluhan, peserta memahami bahwa IMS dapat menyerang siapa saja yang melakukan perilaku berisiko. Seiring dengan perubahan gaya hidup dan dinamika sosial masyarakat modern, pemahaman yang baik mengenai IMS sangat dibutuhkan agar setiap individu mampu menjaga kesehatan reproduksi serta berperan dalam mencegah penularan penyakit ini. Dilakukan penyuluhan dan sosialisasi bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa-siswi SMKN 5 batam terhadap bahaya dari perilaku seks bebas karena dapat menyebabkan infeksi menular seksual
Edukasi dan Pemeriksaan Golongan Darah Sistem ABO-Rhesus di Kelurahan Setokok, Kecamatan Bulang, Pulau Akar Kota Batam
Jurnal Mitra Masyarakat (JMM) Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mitra masyarakat
Publisher : STIKes Mitra Keluarga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47522/jmm.v6i2.231

Abstract

Pengetahuan masyarakat tentang golongan darah masih tergolong rendah, terutama di daerah terpencil. Padahal, informasi mengenai golongan darah sangat penting dalam situasi medis darurat, transfusi darah, serta perencanaan kesehatan keluarga. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pemeriksaan golongan darah sistem ABO-Rhesus kepada masyarakat di Kelurahan Setokok, Kecamatan Bulang, Pulau Akar Kota Batam pada tanggal 25 Juni 2025. Metode yang digunakan berupa observasional deskriptif yang mencakup penyuluhan dan pemeriksaan langsung dengan cara kerja Slide aglutinasi. Kegiatan diikuti oleh 53 peserta, dengan 43 orang (81%) melakukan pemeriksaan golongan darah. Hasil pemeriksaan menunjukkan distribusi golongan darah terbanyak adalah golongan B (44,2%), diikuti golongan O (34,9%), A (13,9%), dan AB (7%). Seluruh responden memiliki rhesus positif. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mengetahui golongan darah, dan dapat dijadikan dasar dalam pengembangan program edukatif dan preventif di bidang kesehatan.
PENYULUHAN KESEHATAN UNTUK PENINGKATAN PENGETAHUAN MASYARAKAT DALAM PENCEGAHAN DEMAM BERDARAH DENGUE
Jurnal Mitra Masyarakat (JMM) Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mitra masyarakat
Publisher : STIKes Mitra Keluarga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47522/jmm.v6i2.234

Abstract

Penyebarluasan informasi dan promosi kesehatan melalui peningkatan penyuluhan terkait penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) penting. Mengingat masih tinggi prevalensi penyakit DBD di wilayah Kota Tasikmalaya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mendorong perilaku dalam pencegahan penyebaran penyakit DBD. Metode yang digunakan adalah edukasi berbasis komunitas melalui penyuluhan dengan bentuk evaluasi pretest dan posttest serta kegiatan yang dilengkapi dengan gerakan gotong royong pembersihan lingkungan sekitar rumah warga. Kegiatan dilaksanakan pada 27-28 Juli 2024 di Kelurahan Bungursari Kota Tasikmalaya. Analisis data dilakukan dengan mengukur persentase peningkatan pengetahuan tentang DBD pada responden ibu rumah tangga warga Bungursari sebanyak 40 orang, usia 21-60 tahun. Nilai rata-rata pretest 76 dan posttest 96, Hasil uji t berpasangan menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara skor pretest dan posttest (t = 3,53; p = 0,006), p-value <0.05. Berdasarkan hasil PKM, dapat disimpulkan bahwa kegiatan penyuluhan Demam Berdarah Dengue (DBD) secara signifikan meningkatkan tingkat pengetahuan responden terhadap materi yang diberikan. Penyuluhan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat Bungursari sebesar 17% dalam pencegahan penyebaran DBD.
PEMBERDAYAAN WIRA USAHA TANI MELALUI APLIKASI PROBIOTIK Limosilactobacillus fermentum UNTUK PENINGKATAN MUTU PUPUK ORGANIK KOTORAN SAPI
Jurnal Mitra Masyarakat (JMM) Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mitra masyarakat
Publisher : STIKes Mitra Keluarga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47522/jmm.v6i2.236

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertujuan untuk memberdayakan wirausaha tani di wilayah Bekasi melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam pengolahan pupuk organik kotoran sapi berbasis probiotik Limosilactobacillus fermentum. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan mengenai peran dan manfaat probiotik dalam meningkatkan mutu pupuk organik, pelatihan dan praktik langsung aplikasi L. fermentum pada kotoran sapi, serta pendampingan teknis kepada mitra. Kegiatan dilaksanakan secara partisipatif melalui diskusi, demonstrasi, dan evaluasi bersama. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan mitra setelah kegiatan. Analisis statistik menunjukkan hubungan signifikan antara kegiatan penyuluhan dengan peningkatan tingkat pemahaman (p<0,001), serta antara kegiatan praktik dengan peningkatan keterampilan mitra (p=0,039). Pendekatan penyuluhan dan pelatihan yang diterapkan memberikan dampak positif terhadap keberlanjutan dan kemandirian usaha tani mitra.
PELATIHAN TEKNIK PEMERIKSAAN GOLONGAN DARAH DAN SKRINING ANEMIA (Hb) PADA SISWA SMAN 11 KOTA BENGKULU
Jurnal Mitra Masyarakat (JMM) Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mitra masyarakat
Publisher : STIKes Mitra Keluarga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47522/jmm.v6i2.237

Abstract

Pemeriksaan golongan darah dilakukan dengan cara mencampurkan darah dengan serum anti A, anti B, dan anti AB serta Anti D untuk mendeteksi adanya antigen di permukaan sel darah merah. Masalah gizi yang paling umum dan sulit diatasi secara global yaitu anemia. Deteksi anemia dapat dilakukan dengan melakukan skrining pemeriksaan hemoglobin secara berkala. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk memberikan pelatihan dan edukasi tentang teknik pemeriksaan golongan darah dan sciring anemia dengan melakukan pemeriksaan hemoglobin pada siswa SMAN 11 Kota Bengkulu. Metode kegiatan berupa ceramah dan pelatihan langsung mengenai teknik pemeriksaan golongan darah dan skrining anemia (Hb). Pelatihan mengenai Teknik Pemeriksaan golongan darah diikuti oleh 74 orang siswa, dimana didapat golongan darah A sebanyak 23 orang, golongan darah B sebanyak 24 orang, golongan darah AB sebanyak 6 orang, dan golongan darah O sebanyak 21 orang. Skrining anemia (Hb) diikuti oleh siswi sebanyak 22 orang dengan kadar Hb normal. Pelatihan ini berlangsung lebih kurang 120 menit yang diikuti oleh peserta dengan tertib dan peserta menyimak dan mempraktikkan apa yang disampaikan oleh pemateri. Antusiasnya peserta dibuktikan di sesi pertanyaan siswa mengajukan pertanyaan seputar materi yang disampaikan yang berkaitan dengan pemeriksaan golongan darah dan hemoglobin. Setelah mengikuti Pelatihan Teknik pemeriksaan golongan darah dan skrining anemia (hb) siswa siswi SMAN 11 Kota Bengkulu dapat melakukan pemeriksaan golongan darah dan pemeriksaan Hb dengan baik dan hasil yang tepat. Peserta juga telah mengetahui golongan darahnya masing-masing.

Page 10 of 10 | Total Record : 100