cover
Contact Name
Rizki Rahmadi Pratama
Contact Email
rizkirahmadi009@gmail.com
Phone
+6282159199721
Journal Mail Official
rizkirahmadi009@gmail.com
Editorial Address
Jl. Adhyaksa No.2 Kayutangi, Banjarmasin, Kalimantan Selatan
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Farmasi Islam Kalimantan
ISSN : -     EISSN : 3063136X     DOI : 10.31602
Core Subject : Health,
Jurnal Farmasi Islam Kalimantan adalah media yang menyebarluaskan, mengembangkan dan menfasilitasi hasil penelitian mengenai Ilmu Farmasi, menjadi wadah bagi para dosen, guru, peneliti, mahasiswa dan para praktisi dalam bidang Ilmu Farmasi dari seluruh Indonesia, dalam melakukan pertukaran informasi tentang hasil-hasil penelitian terbaru yang telah dilakukan. Diterbitkan dibawah pengawasan UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal UNISKA. e-ISSN : 3063-136X dengan Frekuensi terbitan 2 kali dalam setahun yaitu pada bulan Juni dan Desember.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2024)" : 6 Documents clear
IDENTIFIKASI KANDUNGAN SENYAWA PADA TANAMAN KUNYIT (Curcuma longa Linn) TERHADAP RESEPTOR ESTROGEN ALFA SECARA MOLECULAR DOCKING Muhammad Fauzi; Nova Nurlaila; Darmatasiah Darmatasiah; Farras Nur Fahira; Nisrina Faiha
Jurnal Farmasi Islam Kalimantan Vol 1, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jfik.v1i1.15393

Abstract

Penyakit kanker merupakan salah satu penyakit degeneratif yang membahayakan. Selain itu, penyebab kematian terbesar kedua di dunia dan sebanyak 9,6 juta kasus kematian telah terjadi pada tahun 2018. Salah satu jenis kanker yang banyak menyerang penduduk Indonesia yaitu kanker payudara. Pengobatan medis untuk kanker biasanya dilakukan melalui kemoterapi, Salah satu tanaman yang dapat digunakan dalam kemoterapi secara alami adalah Curcuma Longa Linn. atau yang lebih dikenal masyarakat sebagai kunyit.Senyawa-senyawa yang terkandung dalam kunyit pada penelitian ini, uji dilakukan dengan perangkat lunak autodock 4.2. Sebagai data pembanding dipersiapkan data ligan yaitu remdesivir menggunakan struktur 3D dengan format sdf yang diunduh melalui https://pubchem.ncbi.nlm.nih.gov/. Situs ini menyediakan database struktur senyawa untuk keperluan virtual screening. 5 senyawa tersebut ditunjukkan Hasil penelitian yang didapatkan pada senyawa kurkumin memiliki konstanta inhibisi 8.69 mM dan energi bebas -2.81 kcal/mol, senyawa atlanton memiliki konstanta inhibisi 11.40 uM dan energi bebas -6.74 kcal/mol, senyawa bisdemethoxycurcumin konstanta 1.92 mM dan energi bebas -3.70 kcal/mol. Beberapa senyawa kurkumin memiliki aktivitas dalam penghambatan antikanker payudara karena memiliki kemiripan asam amino dengan obat standar yang digunakan dalam pengobatan kanker payudara yaitu kurkumin. Dari lima senyawa pada kunyit atlanton memiliki potensi lebih baik dalam penghambatan antikanker payudara dengan afinitas ikatan terbaik pada sisi aktif Main protease.
SCREENING OF COMPOUNDS ARTOCARPUS ALTILIS AS ANTICANCER COLORECTAL AGAINST EGFR RECEPTOR THROUGH MOLECULAR DOCKING Mochammad Erwinsyah Iham; Muhammad Fauzi; Juwita Ramadhani
Jurnal Farmasi Islam Kalimantan Vol 1, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jfik.v1i1.15454

Abstract

According to WHO, cancer is the uncontrolled growth and spread of cells, while according to the NCI (National Cancer Institute) it is a disease in which abnormal cells divide uncontrollably and can attack the surrounding tissue. Colorectal cancer is a malignant tumor that arises from the epithelial tissue of the colon or rectum. Colorectal cancer refers to malignant tumors found in the colon and rectum. The standard drug compound used is cetuxinab, a colorectal cancer therapy drug, a flavonoid derivative compound from the breadfruit plant as a test ligand. The receptors used for molecular docking analysis were obtained from the Protein Data Bank (PDB) at http://www.rcsb.org/pdb/. The receptor used to predict activity is the EGFR receptor GDP code 4I22. Breadfruit plants contain various secondary compounds, such as flavonoids, phenolics, saponins, tannins, polyphenols, hydrocyanic acid, acetylcholine, riboflavin. The compounds used are 20 flavonoid compounds contained in breadfruit plants, including Artocarpin, Lysopine, Quarcetin, Morusin, Isocylomulberrin, Cyloaltilisin, Artonin-E, Cyloaltilisin-7, Cylocommunol, Cyclomorusin, Cyclomulberrin, Cyloartobiloxanthone, Isoclyclomorusin, Lupeol acetate, Artonin f, Cycloartomunin, Artocarpesin, Artocommunol ca, Artonol d, Artocommunol cc. three compounds that show good affinity for the EGFR receptor.
GREEN EXTRACTION PADA DAUN MURBEI DENGAN TWEEN 20, TWEEN 80, SPAN 20, DAN SPAN 80 SERTA PENGUJIAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN INHIBISI ENZIM TIROSINASE Hasniah Hasniah; Atikah Isma Rahmi; Karina Erlianti; Juwita Ramadhani; Muhammad Fauzi; Aris Fadillah
Jurnal Farmasi Islam Kalimantan Vol 1, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jfik.v1i1.15395

Abstract

Murbei (Morus alba L.) mengandung senyawa aktif yang meliputi golongan fenolik, flavonoid seperti rutin, kuersetin, asam galat dan asam klorogenik sebagai antioksidan yang dapat mengantisipasi oksidasi kulit oleh radiasi sinar UV dan sebagai penghambat tirosinase. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan Green Extraction pada daun murbei menggunakan alternatif pelarut pengganti pelarut organik dengan metode Microwave Assisted Extraction (MAE) serta uji daya peredaman radikal bebas DPPH dan inhibisi enzim tirosinase. Alternatif pelarut pengganti pelarut organik yang digunakan memiliki kepolaran yang berbeda-beda yaitu tween 20, tween 80, span 20, dan span 80. Hasil penelitian menunjukkan nilai IC50 rata-rata yang diperoleh dari daya peredaman radikal bebas DPPH ekstrak daun murbei menggunakan tween 20, tween 80, span 20 dan span 80 beturut-turut adalah 9874, 12797, 23131, dan 41844 bpj. Sedangkan aktivitas inhibisi enzim tirosinase ekstrak daun murbei hasil ekstraksi menggunakan alternatif pelarut tween 20, tween 80, span 20 dan span 80 dimana pada konsentrasi 45000 bpj masing-masing ekstrak memberikan % inhibisi sebesar 19,62, 17,26, 15,84, dan 14,18 %. Dengan demikian, dalam penlitian ini alternatif pelarut yang paling baik digunakan untuk penerapan green extraction pada daun murbei adalah tween 20.
STUDI IN SILICO DAN PREDIKSI FARMAKOKINETIK CAPTOPRIL-HERBAL UNTUK POTENSI TERAPI KOMBINASI ANTIHIPERTENSI Nilly Su’aida; Lia Mardiana; Juwita Ramadhani
Jurnal Farmasi Islam Kalimantan Vol 1, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jfik.v1i1.15396

Abstract

Penggunaan obat herbal tradisional semakin meningkat baik di negara maju maupun berkembang, dengan 65% penduduknya menggunakan obat tradisional dan suplemen herbal. Pendekatan “Back to nature” mendorong masyarakat untuk terus menggunakan obat herbal. Banyak orang yang memadukan pengobatan tradisional dengan herbal, terutama untuk penyakit degeneratif seperti hipertensi. Captopril adalah pengobatan lini pertama yang populer untuk hipertensi, dan penggunaannya dalam berbagai situasi dapat merangsang interaksi herbal. Interaksi ini dapat bersifat sinergis atau antagonis, menjadikannya kombinasi yang menjanjikan untuk penelitian in silico. Luaran yang diharapkan dari penelitian ini yaitu dapat menentukan senyawa pada beberapa herbal yang berpotensi menghambat angiotensin conversi enzim menggunakan molegro serta mengetahui interaksi farmakokinetiknya menggunakan swissadme.
FORMULASI DAN UJI STABILITAS FISIK PASTA GIGI EKSTRAK ECENG GONDOK (Eichhornia crassipes (Mart.) Solms) Karina Erlianti; Hasniah Hasniah; Lia Mardiana
Jurnal Farmasi Islam Kalimantan Vol 1, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jfik.v1i1.15397

Abstract

Eceng Gondok merupakan tanaman yang dikenal sebagai gulma perairan atau tanaman yang keberadaan nya tidak diinginkan namun juga mengandung metabolit sekunder yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan salah satunya adalah sebagai antibakteri yang menghambat pertumbuhan bakteri penyebab karies gigi sehingga eceng gondok dapat diformulasikan sebagai sediaan pasta gigi yang ditujukan untuk mencegah permasalahan pada gigi dan mulut. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang bertujuan untuk memformulasikan sediaan pasta gigi ekstrak eceng gondok dan mengetahui stabilitas fisiknya. Hasil penelitian menunjukkan ektsrak eceng gondok dapat diformulasikan menjadi sediaan pasta gigi yang memiliki stabilitas fisik yang baik.
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI BIAYA TERAPI PENYAKIT HIPERTENSI PADA PASIEN RAWAT INAP RUMAH SAKIT X Aris Fadillah
Jurnal Farmasi Islam Kalimantan Vol 1, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jfik.v1i1.15398

Abstract

Prevalensi hipertensi di Indonesia masih tinggi dimana penyakit ini termasuk dalam 10 penyakit terbanyak di Indonesia. Penyakit ini mengakibatkan beban ekonomi yang signifikan pada Masyarakat sehingga perlu adanya analisis ekonomi pada biaya medisnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui factor apa saja yang dapat mempengaruhi biaya terapi pada pasien hipertensi. Analisis dilakukan dengan menggunakan metode statistic untuk mengetahui signifikasi hubungan antara variabel dengan biaya medis pasien hipertensi. Variabel yang diteliti pada penelitian ini meliputi keparahan hipertensi, adanya penyakit penyerta, adanya penyakit penyulit serta kelas perawatan. Pada penelitian ini didapatkan nilai signifikasi pada variabel keparahan hipertensi (0.598), penyakit penyerta (0.857), penyakit penyulit (0.890) dan kelas perawatan (0.471). Semua variabel tidak berbeda secara signifikan. Dapat disimpulkan bahwa keparahan hipertensi, adanya penyakit penyerta, adanya penyakit penyulit serta kelas perawatan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap biaya medis pasien.

Page 1 of 1 | Total Record : 6