cover
Contact Name
Lindesi Yanti
Contact Email
desirozak@gmail.com
Phone
+62711368191
Journal Mail Official
stikes@hestiwirasriwijaya.ac.id
Editorial Address
Jl Sultan Mahmud Badaruddin II No.1 (Benteng Kuto Besak), Kel.19 Ilir, Kec. Bukit Kecil, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30113
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Kesehatan
ISSN : 23020911     EISSN : 26851040     DOI : https://doi.org/10.63323/jkes
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan is an open access scholarly journal published by the Department of Nursing of STIKES Hesti Wira Sriwijaya, serving as a platform for the publication of research findings and the sharing of advancements in health sciences. With ISSN 2302-0911 and e-ISSN 2685-1040, this journal includes articles that have not been previously published, encompassing research studies, case reports, review articles, and other scientific paper related to developments in the fields of Nursing, Midwifery, and Public Health. Information regarding article submission guidelines and procedures can be found in each publication. All submitted articles undergo a peer-review process upon meeting the requirements outlined in the submission guidelines. The journal is published biannually, in April and October. Jurnal Kesehatan welcome high-impact manuscripts from a diverse array of interprofessional health colleagues. Manuscripts reflect the diversity of our journal sections, which include: 1. Original article (including meta-analysis) 2. Review article 3. Editorials 4. Letters to the Editor 5. Brief Reports 6. Policy brief, Ethics, and Public Policy
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol. 11 No. 2 (2022)" : 15 Documents clear
Pengembangan Model Dokumentasi Asuhan Keperawatan Yang Efektif Dan Efisien Berbasis Web Dengan Mobile Renponsive User Interface Design: Pengembangan Model Dokumentasi Asuhan Keperawatan Yang Efektif Dan Efisien Berbasis Web Dengan Mobile Renponsive User Interface Design Widiawati; Ria Dila Syahfitri
Jurnal Kesehatan Vol. 11 No. 2 (2022)
Publisher : STIKES Hesti Wira Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPendokumentasian keperawatan yang terkait dengan Pendataan Asuhan Keperawatan Secara Efektif Dan Efisien Mahasiswa Akper Kesdam Ii/Sriwijaya Palembang Berbasis Web Dengan Mobile Renponsive User Interface Design baru sebatas diagnosa keperawatan dan perencanaan keperawatan, sedangkan untuk pengkajian, implementasi, dan evaluasi masih menggunakan manual. Hal tersebut menjadi suatu hambatan bagi seorang yang berprofesi sebagai tenaga medis keperawatan untuk melakukan asuhan keperawatan dengan efektif dan efisien Perlunya penyegaran dalam penerapan sistem informasi keperawatan untuk kelengkapan dokumentasi keperawatan. Penggunaan catatan pasien yang terkomputerisasi (computerized patient records) yang berkembang pesat, membutuhkan bahasa yang baku dalam menggambarkan masalah-masalah pasien. Diagnosis keperawatan melengkapi kebutuhan tersebut dan membantu menetapkan lingkup praktik keperawatan, dengan menggambarkan kondisi perawat yang dapat merawat secara mandiri.Kata Kunci: : Pengembangan Asuhan Keperawatan Berbasis WebABSTRACTNursing documentation related to Nursing Care Data Collection Effectively and Efficiently Students of Kesdam II/Sriwijaya Palembang Academy of Sciences Web-Based With Mobile Responsive User Interface Design is only limited to nursing diagnoses and nursing planning, while for assessment, implementation, and evaluation still use manuals. This becomes an obstacle for a person who works as a medical nurse to carry out nursing care effectively and efficiently. The need for a refresher in the application of nursing information systems for the completeness of nursing documentation. The rapidly growing use of computerized patient records requires a standardized language to describe patient problems. Nursing diagnoses complement these needs and help define the scope of nursing practice, by describing the nurse's condition for self-care.Keywords: : Development of Web-Based Nursing Care
TERAPI MUSIK UNTUK MENURUNKAN TINGKAT ANSIETAS HOSPITALISASI PADA ANAK PALEMBANG 2021: TERAPI MUSIK UNTUK MENURUNKAN TINGKAT ANSIETAS HOSPITALISASI PADA ANAK PALEMBANG 2021 ARLY FEBRIANTI, DESY ANGGRAINI
Jurnal Kesehatan Vol. 11 No. 2 (2022)
Publisher : STIKES Hesti Wira Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang Ansietas di definisikan sebagai suatu keadaan emosional yang terdiri dari perasaan ketegangan, ketakutan, gugup dan khawatir dengan aktivitas atau gairah dari system saraf otonom, dimana ansietas terdiri dari dua komponen yaitu komponen situasi / keadaan dan sifat. Tujuan Penelitian untuk mengetahui manfaat terapi musik dalam menurunkan tingkat asnisetas Hospitalisasi MetodePenelitian ini merupakan design penelitian dengan menggunakan sumber literaturyang berbentuk buku, jurnal, Hasil Penelitian : Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signitif terhadap tingkat ansietas sebelum dan susudah diberikan terapi musik . Kesimpulan : terapi musik mampu mengatasi penurunantingkat ansietas yang terjadi pada anak.Kata Kunci : Ansietas, Hospitalisasi, Terapi Musik, AnakABSTRACTBackground : Anxiety is defined as an emotional situation consisting of feelings, fear,nervousness and worry with the activity or arousal of the autonomic nervous system, where anxiety consist of two components which are situation and state Purpose: This literature study aims to obtain an overview of the effect of music theraphy to reduce anxiety of the effect of music therapy to reduce anxiety levels in hospitalized children Methods: This study used a literature review study using literary sources in the form of books, scientific articles, especially published ones. By doing a search through googlescholar, Researchgate, published from 2016-2020. Results: The results of this studyindicate that there are significant differences in the level of anxiety before and after being given music theraphy. Conclusion: Music therapy is able to overcome the decrease inanxiety levels that occur in shildren. With music therapy can reduce anxiety levels in children. It is hoped that this literature study can add insight to knowledge for nurses and parents that musictherapy can reduce anxiety levels in hospitalized children.Keywords : Anxiety, Hospitalization, Therapy Music, Child
Asuhan kebidanan komprehensif pada ny “w”dengan kekurangan energi kronik (KEK) di Puskesmas Dadok Tunggul Hitam Kota Padang Tahun 2022: Asuhan kebidanan komprehensif pada ny “w”dengan kekurangan energi kronik (KEK) di Puskesmas Dadok Tunggul Hitam Kota Padang Tahun 2022 Yunita Pitri
Jurnal Kesehatan Vol. 11 No. 2 (2022)
Publisher : STIKES Hesti Wira Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKKekurangan Energi Kronik (KEK) adalah keadaan malnutrisi, Patologis akibat kekurangan atau kelebihan secara relatif atau absolut satu atau lebih zat gizi, dan hasil pengukuran lila kurang dari 23,5 cm. Menurut data dari World Health Organizatio (WHO) tahun 2017 Angka Kematian Ibu diseluruh Dunia diperkirakan 210/100.000 kelahiran hidup dan angka kematian neonatal turun 38% yaitu 36/1000 kelahiran terjadi dari semua kematian ibu adalah perdarahan hebat umumnya perdarahan setelah melahirkan, infeksi masa nifas, tekanan darah tinggi selama kehamilan (preeklampsia dan eklampsia). Metode studi penelitian yang dilakukan dengan pendekatan asuhan berkelanjutan (Countuinity of care) atau disebut dengan Asuhan Kebidanan Komprehensif dengan standar Asuhan Kebidanan. Pengambilan studi penelitian Asuhan Kebidanan dilakukan di bidan Praktek Puput Novitri Agustri Sari, Amd.Keb. Waktu yang digunakan Tanggal 15 Januari 2022. Setelah diberikan Asuhan Kebidanan komprehensif pada masa nifas melakukan kunjungan ulang sebanyak 2x kunjungan, tidak ditemukan penyulit ataupun komplikasi dan sesuai dengan standar pelayanan kebidanan, bayi baru lahir melakukan kunjungan ulang sebanyak 2x kunjungan, menggunakan kontrasepsi suntik kb 3 bulan dan tidak ditemukan penyulit ataupun komplikasi dan sesuai dengan standar pelayanan kebidanan.Kata Junci: Asuhan Kebidanan, Kekurangan Energi kronikABSTRACTChronic Energy Deficiency (KEK) is a state of malnutrition, pathological due to a relative or absolute deficiency or excess of one or more nutrients, and the result of the measurement of lila is less than 23.5 cm. According to data from the World Health Organization (WHO) in 2017, the Maternal Mortality Rate worldwide is estimated at 210/100,000 live births andthe neonatal mortality rate decreased by 38%, namely 36/1000 births occurred from all maternal deaths. , high blood pressure during pregnancy (preeclampsia and eclampsia). The research study method is carried out with a sustainable care approach (County of care) or called Comprehensive Midwifery Care with Midwifery Care standards. The target in this case study was Mrs. W. 36 weeks pregnant with her first child, who was willing to sign the informed consent form. Taking the research study on Midwifery Care was carried out at the Puput Practice Midwife Novitri Agustri Sari, Amd.Keb. Time used January 15 2022. After being given comprehensive midwifery care during the puerperium, they made 2 repeat visits, no complications or complications were found and in accordance with midwifery service standards, newborns made 2 repeat visits , used injectable contraception for 3 months and found no complications or complications and was in accordance with midwifery service standards. Keywords: Midwifery Care, Chronic Energy Deficiency
HUBUNGAN PENGETAHUAN ANTARA KELUARGA DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEJADIAN STROKE PADA LANSIA: HUBUNGAN PENGETAHUAN ANTARA KELUARGA DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEJADIAN STROKE PADA LANSIA Andre Utama Saputra, Sasono Mardiono
Jurnal Kesehatan Vol. 11 No. 2 (2022)
Publisher : STIKES Hesti Wira Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKLatar belakang: Stroke merupakan penyakit serebrovaskuler (pembuluh darah otak) yang ditandai dengan gangguan fungsi otak karena adanya kerusakan atau kematian jaringan otak akibat berkurang atau tersumbatnya aliran darah dan oksigen ke otak. Tujuan: untuk mengetahui hubungan antara Pengetahuan Keluarga dan Dukungan Keluarga dengan Kejadian Stroke pada Lansia. Jenis penelitian ini menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel pada Dari hasil analisa diperoleh bahwa ada hubungan signifikan antara penelitian ini berjumlah 36 orang dengan menggunakan tehnik accidental sampling. Dari hasil analisa diperoleh bahwa ada hubungan signifikan antara Pengetahuan Keluarga (ρ-value=0,031), dan dukungan keluarga (ρ-value=0,040), dengan kejadian stroke pada lansia di Ruang Rawat Inap RSUD Kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ilir Tahun 2021. Saran: memberikan health education bagi keluarga mengenai stroke, pengobatan, rehabilitasi, dan perawatan pasien stroke di rumah. Perawat juga diharapkan dapat membantu pasien dan keluarga dalam meningkatkan motivasi pasien untuk sembuh.Kata Kunci: Stroke pada LansiaABSTRACTBackground: Stroke is a cerebrovascular disease (brain blood vessels) which ischaracterized by impaired brain function due to damage or death of brain tissue due toreduced or blocked blood flow and oxygen to the brain. Objective: To determine therelationship between Family Knowledge and Family Support with Stroke Incidence inthe Elderly. This type of research uses an analytical survey method with a cross sectionalapproach. Sample in From the analysis results obtained that there is a significantrelationship between this study amounted to 36 people using accidental samplingtechnique. From the results of the analysis, it is known that there is a significantrelationship between Family Knowledge (ρ-value = 0.031), and family support (-value =0.040), with the incidence of stroke in the elderly in the Inpatient Room at KayuagungHospital, Ogan Komering Ilir Regency in 2021. Suggestions : provide health education tofamilies about stroke, treatment, rehabilitation, and care for stroke patients at home.Nurses are also expected to help patients and families in increasing the patient'smotivation to recover.Keywords: Stroke in the Elderly
FAKTOR-FAKTOR BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN DIET PADA PASIEN HEMODIALISA: FAKTOR-FAKTOR BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN DIET PADA PASIEN HEMODIALISA Dedi Fatrida, Mustakim
Jurnal Kesehatan Vol. 11 No. 2 (2022)
Publisher : STIKES Hesti Wira Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKGagal ginjal kronik merupakan salah satu PTM yang memerlukan perhatian. Penatalaksanan pasien GGK tahap akhir selain dilakukan tindakan hemodialisa, untuk jangka panjang juga diet dan pembatasan cairan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan diet pada pasien hemodialisadi RSUD Prabumulih tahun 2021. Penelitian dilaksanakan di RSUD Prabumulih pada bulan Juli s/d Agustus 2021. Jenis penelitian adalah penelitian observational bersifat kuantitatif dengan metode pendekatan yang digunakan “cross sectional” dengan jumlah sampel 80 orang. Analisis bivariat yang digunakan adalah uji hubungan Chi-square dengan batasan nilai α : 5%. Hasil penelitian Sebagian besar responden berumur tua (90,0%), pengetahuan kurang baik (57,5%), hemodialisanya lama (71,3%), dukungan keluarganya kurang baik (55,0%) dan tidak patuh diet (62,5%). Tidak adahubungan umur dengan Kepatuhan diet di RSUD Prabumulih tahun 2021 (p= 1,000). Ada hubungan Pengetahuan dengan Kepatuhan diet di RSUD Prabumulih tahun 2021 (p= 0,007; OR= 4,030). Tidak adahubungan Lama hemodialisa dengan Kepatuhan diet di RSUD Prabumulih tahun 2021. (p= 0,655). Ada hubungan Dukungan keluarga dengan Kepatuhan diet di RSUD Prabumulih tahun 2021 (p= 0,001; OR= 6,000). Saran RSUD Prabumulih khusunya di ruangan hemodialisa agar dapat meningkatkan pengetahuan dan dukungan keluarga pasien untuk pentingnya mematuhi diet.Kata Kunci: Gagal Ginjal Kronik, Hemodialisa, Kepatuhan DietABSTRACTChronic kidney failure is one of the PTM that requires attention. In addition tohemodialysis, the management of end-stage CKD patients also includes diet and fluidrestriction. This study aims to look at factors related to dietary compliance inhemodialysis patients at Prabumulih Hospital in 2021. The study was carried out atPrabumulih Hospital from July to August 2021. This type of research is a quantitativeobservational study with a cross-sectional approach. the number of samples is 80people. The bivariate analysis used was the Chi-square relationship test with a limit ofvalue: 5%. The results of the study Most of the respondents were old (90.0%), had poorknowledge (57.5%), had long hemodialysis (71.3%), family support was not good(55.0%) and did not adhere to diet (62.3%). 5%). There is no relationship between ageand diet compliance in Prabumulih Hospital in 2021 (p = 1,000). There is a relationshipbetween Knowledge and Dietary Compliance at Prabumulih Hospital in 2021 (p =0.007; OR= 4.030). There is no relationship between duration of hemodialysis and dietcompliance in Prabumulih Hospital in 2021. (p = 0.655). There is a relationship betweenfamily support and diet compliance in Prabumulih Hospital in 2021 (p = 0.001; OR =6,000). Suggestions for Prabumulih Hospital, especially in the hemodialysis room, are toincrease the knowledge and support of the patient's family for the importance ofadhering to the diet.Keywords: Chronic Renal Failure, Hemodialysis, Dietary Compliance
HUBUNGAN MEDIA INFORMASI DAN DUKUNGAN ORANG TUA DENGAN KEJADIAN PERNIKAHAN USIA REMAJA: HUBUNGAN MEDIA INFORMASI DAN DUKUNGAN ORANG TUA DENGAN KEJADIAN PERNIKAHAN USIA REMAJA Fitri Afdhal, Ranida Arsi
Jurnal Kesehatan Vol. 11 No. 2 (2022)
Publisher : STIKES Hesti Wira Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKLatar belakang :Pernikahan adalah ikatan lahir batin antara seorang pria dan seorang wanita sebagai suami isteri dengan tujuan membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan kekal. Pernikahan dini atau menikah usia muda adalah pernikahan yang dilakukan sebelum seseorang mencapai usia dewasa, jika pihak pria sudah mencapai usia 19 tahun dan pihak wanita sudah mencapai 16 tahun. Paparan media informasi, seperti informasi kesehatan reproduksi dan metode kontrasepsi berhubungan dengan perilaku seksual pranikah remaja. Paparan media massa baik cetak (koran majalah, buku-buku porno) maupun elektronik (TV, VCD, Internet), mempunyai pengaruh terhadap remaja untuk melakukan hubungan seksual pranikah. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan media informasi dan dukungan keluarga dengan kejadian pernikahan usia remaja. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional pada 45 sampel dengan tehnik pengambilan total sampling. Analisis yang digunakan adalah univariat dan bivariat dengan chi square. Hasil penelitian ada hubungan yang signifikan media informasi dengan kejadian pernikahan usia remaja nilai p value 0,036 dan hubungan signifikan dukungan keluarga dengan kejadian pernikahan usia remaja nilai p value 0,034. Kesimpulan: Media informasi dan dukungan orang tua berhubungan dengan peningkatan kejadian pernikahan usia remaja. Diharapkan Pemerintah Desa Margo Bakti hendaknya terus melakukan tindakan promotif seperti penyuluhan dan pengetahuan bagi orang tua juga anak remaja tentang bahaya pernikahan dini.Kata Kunci: Media informasi, dukungan keluarga, pernikahan usia remajaTHE RELATIONSHIP OF INFORMATION MEDIA AND PARENTS SUPPORT WITH THE EVENT OF TEENAGE MARRIAGEABSTRACTBackground: Marriage is an inner and outer bond between a man and a woman as husband and wife with the aim of forming a happy and eternal family (household). Early marriage or marriage at a young age is a marriage that is carried out before a person reaches adulthood, if the man has reached the age of 19 years and the woman has reached 16 years. Information media exposure, such as information on reproductive health and contraceptive methods, is associated with adolescent premarital sexual behavior. Exposure to mass media, both printed (newspapers, magazines, pornographic books) and electronic (TV, VCD, Internet), has an influence on adolescents to have premarital sexual relations. Objective: This study aims to determine the relationship between information media and family support with the incidence of adolescent marriage. This study used a cross sectional design on 45 samples with a total sampling technique. The analysis used is univariate and bivariate with chi square. The results showed that there was a significant relationship between information media and the incidence of teenage marriage, p value of 0.036 and a significant relationship of family support with the incidence of teenage marriage, p value of 0.034. Conclusion: Media information and parental support are associated with an increase in the incidence of adolescent marriage. It is hoped that the Margo Bakti Village Government should continue to take promotive actions such as counseling and knowledge for parents and teenagers about the dangers of early marriage.Keywords: information media, family support, teenage marriage
HUBUNGAN PENDIDIKAN KESEHATAN, TINGKAT PENGETAHUANDAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN DIABETES MELITUS : HUBUNGAN PENDIDIKAN KESEHATAN, TINGKAT PENGETAHUANDAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN DIABETES MELITUS Selamat Parmin, Serli Wulan Safitri
Jurnal Kesehatan Vol. 11 No. 2 (2022)
Publisher : STIKES Hesti Wira Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenyakit Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit yang paling sering ditemukan di Indonesia, memiliki 7 juta orang dewasa dengan diabetes melitus, yang menjadikan Indonesia sebagai negara ke 8 dengan penderita diabetes melitus terbanyak di dunia pada tahun 2016 dan diestimasikan akan menjadi peringkat ke 6 pada tahun 2030 (PERKENI, 2015). Data Provinsi Sumatera Selatan pasien Diabetes Melitus dengan jumlah 41.502 kasus. Dan berdasaran data Medical Record Rumah Sakit Islam Siti Khadijah Palembang jumlah penderita Diabetes Melitus tahun 2016 sebanyak 207, tahun 2017 sebanyak 261 penderita, dan tahun 2018 sebanyak 363 penderita. Penelitian ini deskriptif kuantitatif yang menggunakan metode survei analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel dalam penelitian berjumlah 35 orang dengan Teknik purposive sampling. Dari hasil Analisa bahwa ada hubungan Pendidikan kesehatan (p-value = 0,011), tingkat Pendidikan (p-value=0,010), kepatuhan minum obat (p-value=0,026). Disarankan petugas Rumah Sakit Islam Siti Khadijah Palembang meningkatkan pelayanan kesehatan dalam hal preventif dan promotif melalui penyuluhan tentang penyakit diabetes melitus agar meningkatkan Pendidikan kesehatan, tingkat pengetahuan, dan kepatuhan minum obat pada masyarakat tentang penyakit diabetes melitusKeywords: Diabetes Melitus, Kepatuhan Minum obat, Pengetahuan, Pendidikan KesehatanRELATIONSHIP HEALTH EDUCATION, KNOWLEDGE LEVEL ANDCOMPLIANCE WITH DRUGS IN DIABETES MELLITUS PATIENTSAbstractDiabetes Mellitus (DM) is the most common disease in Indonesia, has 7 million adults with diabetes mellitus, which makes Indonesia the 8th country with the most diabetes mellitus sufferers in the world in 2016 and is estimated to be ranked 6th in 2016. 2030 (PERKENI, 2015). Data from the Province of South Sumatra with Diabetes Mellitus patients with a total of 41,502 cases. And based on data from the Medical Record of the Siti Khadijah Islamic Hospital in Palembang, the number of people with Diabetes Mellitus in 2016 was 207, in 2017 there were 261 sufferers, and in 2018 there were 363 sufferers. This is a quantitative descriptive study using an analytical survey method with a Cross Sectional approach. The sample in this study amounted to 35 people with purposive sampling technique. From the results of the analysis that there is a relationship between health education (p-value = 0.011), education level (p-value = 0.010), medication adherence (p-value = 0.026). It is recommended that Siti Khadijah Islamic Hospital Palembang improve health services in terms of prevention and promotion through counseling about diabetes mellitus in order to improve health education, level of knowledge, and adherence to taking medication in the community about diabetes mellitusKeywords : Diabetes mellitus, Compliance with taking medication, knowledge, Health Education
PERBEDAAN TEKNIK DISTRAKSI AUDIO VISUAL TERHADAP TINGKAT NYERI PADA PROSEDUR INVASIF PEMASANGAN INFUS ANAK USIA PRA SEKOLAH : PERBEDAAN TEKNIK DISTRAKSI AUDIO VISUAL TERHADAP TINGKAT NYERI PADA PROSEDUR INVASIF PEMASANGAN INFUS ANAK USIA PRA SEKOLAH Serli Wulan Safitri, Selamat Parmin
Jurnal Kesehatan Vol. 11 No. 2 (2022)
Publisher : STIKES Hesti Wira Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakNyeri adalah suatu sensasi yang sangat tidak menyenangkan. Pemasangan infus merupakan salah satu prosedur invasif yang menimbulkan nyeri pada anak. Salah satu teknik nonfarmakologi yang dapat dilakukan untuk mengurangi nyeri yaitu teknik distraksi audio visual (menonton kartun animasi). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan Teknik Distraksi Audio Visual Terhadap Tingkat Nyeri Pada Prosedur Invasif Pemasangan Infus anak Usia Pra Sekolah. Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan nonequivalent control group, after only design, dengan pengambilan sampel yaitu accidental sampling. Populasi penelitian ini adalah semua anak usia pra sekolah yang mengalami prosedur invasif pemasangan infus di ruang Madinah. Jumlah sampel penelitian ini sebanyak 20 orang anak usia pra sekolah. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 6-24 Juli 2021. Hasil penelitian didapatkan dengan uji statistik Man Whitney test dimana rata-rata tingkat nyeri kelompok intervensi sebesar 3,40 dan rata-rata tingkat nyeri kelompok kontrol sebesar 7,20 ρ value = 0,000, dengan nilai α =0,05 (p< α), berarti ada perbedaan rata-rata tingkat nyeri pada penggunaan teknik distraksi audio visual pada prosedur invasif pemasangan infus anak usia pra sekolah pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol di ruang Madinah Rumah Sakit Islam Siti Khadijah Palembang. Teknik distraksi audio visual ini diharapkan bisa menjadi rujukan perawat dalam hal mengurangi nyeri saat pemasangan infus pada anak.Kata Kunci : Tingkat Nyeri, Pemasangan Infus, Distraksi Audio Visual THE DIFFERENCE OF AUDIO VISUAL DISTRACTION TECHNIQUE OF THE PAIN LEVEL ON INVASIVE PROCEDURE INTRAVENOUS CANNULATION OF PRE SCHOOL CHILDREN ABSTRACTPain is a very unpleasant sensation. Infusion is an invasive procedure that causes pain in children. One of the non-pharmacological techniques that can be used to reduce pain is the audio-visual distraction technique. This study aims to determine the difference between AudioVisual Distraction Techniques. Against Pain Levels In Invasive Infusion Procedures for PreSchool Age Children. This study used a quasi-experimental design with a nonequivalent control group approach, after only design, with accidental sampling. The population of this study were all pre-school age children who underwent invasive procedures for infusion in the Medina room. The number of samples in this study were 20 pre-school age children. This research was conducted on July 6-24 2021. The results were obtained by using the Man Whitney test statistic where the average pain level of the intervention group was 3.40 and the average pain level of the control group was 7.20 value = 0.000, with the value of = 0.05 (p < ), it means that there is a difference in the average level of pain in the use of audio-visual distraction techniques in the invasive procedure of infusion of pre-school children in the intervention group and the control group in the Medina room at home Siti Khadijah Islamic Hospital Palembang. This audio visual distraction technique is expected to be a reference for nurses in terms of reducing pain during infusion in children.Keywords : Pain Level, Intravenous Cannulation, Audio Visual
STUDI LITERATUR PENERAPAN TEKNIK RELAKSASI NAFAS DALAM TERHADAP PENURUNAN SKALA NYERI DADA AKUT PADA PASIEN DENGAN CONGESTIVE HEART FAILURE (CHF): STUDI LITERATUR PENERAPAN TEKNIK RELAKSASI NAFAS DALAM TERHADAP PENURUNAN SKALA NYERI DADA AKUT PADA PASIEN DENGAN CONGESTIVE HEART FAILURE (CHF) M. Hasan Azhari. Siska Delvia
Jurnal Kesehatan Vol. 11 No. 2 (2022)
Publisher : STIKES Hesti Wira Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang : Congestive Heart Failure (CHF) atau gagal jantung kongestif adalah suatu kondisi dimana jantung mengalami kegagalan dalam memompa darah guna mencukupi kebutuhan sel-sel tubuh akan nutrien dan oksigen secara adekuat. Angka kejadian gagal jantung kongestif mengalami peningkatan setiap tahunnya baik di Negara maju maupun Negara berkembang. Selain itu, gagal jantung kongestif menyebabkan munculnya gejala seperti nyeri dada. Nyeri dada muncul karena suplai oksigen ke miokardium menurun dan hal ini berdampak pada kematian sel jantung. Jika nyeri ini dibiarkan begitu saja, tingkat keparahan nyeri semakin meningkat dan pada akhirnya akan menimbulkan syok neurologik pada penderita gagal jantung kongestif. Tujuan : Staadi literatur ini bertujuan untuk memperoleh gambaran penerapan teknik relaksasi nafas dalam terhadap perubahan skala nyeri dada pada pasien dengan Congestive Heart Failure (CHF). Metode : Metode yang digunakan dalam pengumpulan jurnal ini menggunakan google scholar dan Portal garuda yang diterbitkan dari tahun 2015-2019.Hasil : Berdasarkan lima jurnal yang telah di review hasil yang didapat setelah melakukan identifikasi dan analisis pemberian terapi relaksasi nafas dalam menunjukkan adanya pengaruh dalam menurunkan skala nyeri dada.Kata Kunci : Relaksasi nafas dalam, nyeri dada dan gagal jantung kongestif.ABSTRACTBackground : Congestive Heart Failure (CHF) is a condition where the heart fails to pump blood to meet the body's need for adequate nutrients and oxygen. The incidence of congestive heart failure has increased every year in both developed and developing countries. In addition, congestive heart failure causes symptoms such as chest pain. Chest pain arises because oxygen supply to the myocardium decreases and this has an impact on cardiac cell death. If this pain is left alone, the severity of the pain will increase and will eventually lead to neurological shock in patients with congestive heart failure. Objectives : This literature aims to obtain a description of the application of deep breathing relaxation techniques to changes in the scale of chest pain in patients with Congestive Heart Failure (CHF). Method : The method used in gathering this journal uses Google Scholar and Garuda Portal published from 2015-2019. Results : Based on five journals that have been reviewed the results obtained after identification and analysis of breathing relaxation therapy in showing an influence in reducing the scale of chest pain. Keywords : deep breath relaxation, chest pain and congestive heart failure (CHF)
PENERAPAN THERAPY BATUK EFEKTIF UPAYA MEMPERTAHANKAN BERSIHAN JALAN NAPAS PADA PASIENTUBERKULOSIS PARU: PENERAPAN THERAPY BATUK EFEKTIF UPAYA MEMPERTAHANKAN BERSIHAN JALAN NAPAS PADA PASIENTUBERKULOSIS PARU M. Hasan Azhari. Yulita Eka Fitri
Jurnal Kesehatan Vol. 11 No. 2 (2022)
Publisher : STIKES Hesti Wira Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang : Tuberculosis (TBC) adalah penyakit infeksi yang menular yang disebabkan oleh Mycobakteriumtuberculosis dan terutama menyerang perenkim paru. Tuberkulosis dapat dapat juga ditularkan kebagian tubuh lainnyatermasukmaningens,ginjal,tulang dan nodus limfe. Agens infeksius utamanya adalah Mycobacterium tuberculosis, adalahbatang aerobic tahan asam yang tumbuh dengan lambat dan sensitive terhadap panas dan sinar ultraviolet. Tujuan : StudiLiteratur ini bertujuan untuk memperoleh gambaran penerapan teknik batuk efektif untuk mengatasi bersihan jalan napas pada pasien TB Paru. Metode : Metode yang digunakan dalam pengumpulan jurnal ini menggunakan google schoolar yangditerbitkan dari tahun 2013-2020. Hasil : Berdasarkan lima jurnal yang telah di review hasil yang didapat setelah melakukan identifikasi dan analisis pemberian terapi batuk efektif menunjukkan adanya pengaruh dalam pengeluaran sputum secara maksimal.Kata Kunci : Batuk Efektif, Bersihan Jalan Napas, TB ParuABSTRACTBackground: Tuberculosis (TB) is a contagious infectious disease caused by Mycobacterium tuberculosis and mainly attacksthe pulmonary perenchyma. Tuberculosis can also be transmitted to other parts of the body including the maningens, kidneys, bones and lymph nodes. The main infectious agent is Mycobacterium tuberculosis, which is an acid- resistant aerobic rod that grows slowly and is sensitive to heat and ultraviolet rays. Objective: This literature study aims to obtain an overview of the application of effective coughing techniques to treat airway clearance in pulmonary TB patients. Methods: The method used in collecting this journal is google schoolar published from 2013-2020. Results: Based on five journals that have been reviewed, the results obtained after identifying and analyzing effective cough therapy show an effect on the maximumsputum expenditure.Keywords: Effective Cough, AirwayCleansing, Pulmonary TB

Page 1 of 2 | Total Record : 15