cover
Contact Name
Lindesi Yanti
Contact Email
desirozak@gmail.com
Phone
+62711368191
Journal Mail Official
stikes@hestiwirasriwijaya.ac.id
Editorial Address
Jl Sultan Mahmud Badaruddin II No.1 (Benteng Kuto Besak), Kel.19 Ilir, Kec. Bukit Kecil, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30113
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Kesehatan
ISSN : 23020911     EISSN : 26851040     DOI : https://doi.org/10.63323/jkes
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan is an open access scholarly journal published by the Department of Nursing of STIKES Hesti Wira Sriwijaya, serving as a platform for the publication of research findings and the sharing of advancements in health sciences. With ISSN 2302-0911 and e-ISSN 2685-1040, this journal includes articles that have not been previously published, encompassing research studies, case reports, review articles, and other scientific paper related to developments in the fields of Nursing, Midwifery, and Public Health. Information regarding article submission guidelines and procedures can be found in each publication. All submitted articles undergo a peer-review process upon meeting the requirements outlined in the submission guidelines. The journal is published biannually, in April and October. Jurnal Kesehatan welcome high-impact manuscripts from a diverse array of interprofessional health colleagues. Manuscripts reflect the diversity of our journal sections, which include: 1. Original article (including meta-analysis) 2. Review article 3. Editorials 4. Letters to the Editor 5. Brief Reports 6. Policy brief, Ethics, and Public Policy
Articles 191 Documents
PENERAPAN KOMPRES HANGAT TERHADAP PENURUNAN DISMENOREPADA REMAJA PUTRI DI AKPER KESDAM II/SRIWIJAYA: PENERAPAN KOMPRES HANGAT TERHADAP PENURUNAN DISMENOREPADA REMAJA PUTRI DI AKPER KESDAM II/SRIWIJAYA Dwi Apriani, Weni Apriyani
Jurnal Kesehatan Vol. 11 No. 2 (2022)
Publisher : STIKES Hesti Wira Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKDismenore adalah nyeri perut yang berasal dari kram rahim yang terjadi selama haid. Rasa nyeri timbul bersamaan dengan permulaan haid dan berlangsung beberapa jamhingga beberapa hari hingga mencapai puncak nyeri. Kompres hangat dapat dilakukan sendiri oleh wanita remaja di rumah sebagai alternatif mengurangi nyeri akibat dismenore. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan kompreshangat terhadap penurunan dismenore pada remaja putri. Pendekatan yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, dimana hasilnya tidak berbentuk angka-angka. Sampel yang digunakan adalah dua pasien yang mengalami nyeri haid. Metode yang digunakan adalah observasi dan pengkajian pasien pada Ny’R’ dan Ny’S’ yang mengalami Dismenore, sebelum dan sesudah diberi terapi kompres hangat. Hasil dari penelitina ini menunjukkan bahwa setelah diberikan penerapan kompres hangat, skala nyeri pada kasus I Nn.”A” dari skala nyeri 4 menjadi 3, dan pada kasus II Nn.”D” dari skala 4 menjadi 3. Berdasarkan hasil penelitian hal ini menunjukanbahwa penerapan kompres hangat efektif untuk menurunkan skala nyeri dengan diagnosa dismenore.Kata Kunci : Kompres Hangat, Dismenore, Remaja PutriABSTRACTDysmenorrhea is abdominal pain that comes from uterine cramps that occur duringmenstruation. Pain occurs at the same time as the onset of menstruation and lasts several hours to several days until it reaches the peak of pain. A warm compress can be done by adolescent women at home as an alternative to reduce pain due todysmenorrhea. The purpose of this study was to determine the application of warm compresses to decrease dysmenorrhea in adolescent girls. The approach used byresearchers in this study is a qualitative approach, where the results are not in theform of numbers. The samples used were two patients who experienced menstrual pain. The method used is observation and assessment of patients on Ny'R' and Ny'S' who experience dysmenorrhea, before and after being given warm compress therapy. The results of this study indicate that after being given the application of a warm compress, the pain scale in case I Nn "A" from a pain scale of 4 to 3, and in case II Nn"D" from a scale of 4 to 3. Based on the results of this study, it shows that the application of warm compresses is effective for reducing pain scale with a diagnosis ofdysmenorrhea.Keywords : Warm Compress, Dysmenorrhea, Young Women
PENGARUH KONSUMSI JANTUNG PISANG TERHADAP PENINGKATAN PRODUKSI ASI PADA IBU MENYUSUI: PENGARUH KONSUMSI JANTUNG PISANG TERHADAP PENINGKATAN PRODUKSI ASI PADA IBU MENYUSUI Dwi Apriani
Jurnal Kesehatan Vol. 10 No. 2 (2021)
Publisher : STIKES Hesti Wira Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang : Air Susu Ibu (ASI) adalah makanan terbaik bayi yang nutrisinya kompleks dan mengandung zat gizisesuai dengan kebutuhan bayi untuk pertumbuhan, kekebalan, mencegah berbagai penyakit serta untuk kecerdasan bayi,tetapi banyak hambatan untuk dapat bertahan menyusui hal ini juga disebabkan karena Produksi ASI ibu yang kurangsehingga ASI tidak dapat keluar dengan lancar dan kebutuhan bayi menjadi tidak tercukupi. Masalah yang ditimbulkandari ibu menyusui adalah produksi ASI yang tidak maksimal, sehingga banyak bayi yang kebutuhan nutrisinya kurangkarena ibu tidak dapat memberikan ASI maksimal yang sesuai dengan kebutuhan nutrisi bayi. Penatalaksanaan yangdapat dilakukan untuk memperbanyak produksi ASI misalnya dengan cara mengkonsumsi sayur sayuran, adapun contohsayuran yang dapat meningkatkan Produksi ASI adalah Jantung Pisang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bahwamengkonsumsi jantung pisang dapat meningkatkan produksi ASI. Metode : Penelitian ini menggunakan metode studiliteratur review yaitu menggunakan sumber literatur yang berbentuk buku, artikel ilmiah, khususnya yang terpublikasi.Dengan melakukan pencarian melalui database Google scholar dan Researchgate dari tahun 2015-2020. Hasil Penelitian: Hasil penelitian dari beberapa artikel penelitian yang telah didapatkan, menunjukkan bahwa mengkonsumsi jantungpisang dapat meningkatkan produksi ASI pada ibu menyusui. Kesimpulan : Konsumsi jantung pisang ini dapatdilakukan secara mandiri karena pohon pisang mudah dicari dan cara mengkonsumsinya juga mudah bisa direbus,dikukus, dioseng-oseng, ditumis atau dijadikan cemilan.Kata Kunci : Jantung Pisang, Produksi ASI, Ibu MenyusuiABSTRACTBackground : Breast milk is the best baby food which is nutritionally complex and contains nutriens according to thebaby’s needs for grouth, immunity, preventing various diseases and for the baby’s intelligence, but there are manyobstacles to being able to survive breastfeeding. This is also due to the insufficientproduction of the mothers milk so thatthe milk cannot come out smothly and baby’s needs are not fulfilled. The problem arising from breastfeeding mothers isthe production of breast milk that is not optimal, so that many babies have less nutritional needs because the mothercannot provide maximum milk that is in accordance with the baby's nutritional needs. Management that can be done toincrease breastmilk production, for example by consuming vegetables, fruits, while examples of vegetables that canincrease breast milk production are Banana Heart. The purpose of this study was to determine that consuming bananablossoms can increase milk production. Method : This study uses a literature review study method, namely usingliterature sources in the form of books, scientific articles, especially published ones. By searching through the Googlescholar and Researchgate databases from 2015-2020. Results : The results of the research from several research articlesthat have been obtained indicate that consuming banana blossoms can increase milk production in nursing mothers.Conclusion : Consumption of banana blossoms can be done independently because banana trees are easy to find andhow to consume them can also be easily boiled, steamed, stir-fried, sauteed or used as snacks.Keywords: Banana Blossom, Breast Milk Production, Breastfeeding Mothers
PENERAPAN LATIHAN PRENATAL YOGA TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PADA IBU PRIMIGRAVIDA TIMESTER III: PENERAPAN LATIHAN PRENATAL YOGA TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PADA IBU PRIMIGRAVIDA TIMESTER III Dwi Apriani
Jurnal Kesehatan Vol. 8 No. 2 (2019)
Publisher : STIKES Hesti Wira Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang : Suatu proses kehamilan yang dialami oleh setiap perempuan yang dimana perempuan akan melewati banyak proses perubahan mulai dari perubahan fisik maupun psikologis, perubahan akan terus terjadi sampai pada saat ibu hamil akan menjelang persalinan. Kondisi tersebut akan senantiasa menimbulkan rasa ketidaknymanan pada fisik ibu hamil, bayangan mengenai proses persalinan, dsb. Bayangan seperti itu umum muncul pada wanita hamil yang sebentar lagi menjalani persalinan. Kondisi seperti itulah yang dapat menimbulkan perasaan cemas pada ibu hamil terutama pada wanita yang baru pertama kali hamil ( Primigravida ). Cara efektif dalam menanggulangi masalah yang berkaitan dengan tingginya angka kematian ibu hamil serta kesakitan ibu hamil yang dipicu oleh kecemasan adalah dengan melakukan latihan fisik, seperti berjalan kaki, senam air, dan prenatal yoga. Prenatal yoga adalah modifikasi yoga klasik yang telah disesuaikan dengan kondisi wanita hamil yang dilakukan dengan intensitas yang lebih lembut dan perlahan.Tujuan : Untuk mengetahui benar gambaran terdapat pengaruh dari penerapan latihan prenatal yoga terhadapkecemasan ibu hamil primigravida trimester III.Metode / Desain dalam penelitian ini adalah penelitian naratif dengan menggunakan studi literatur yangmenggambarkan penerapan latihan prenatal yoga yang benar terhadap penurunan tingkat kecemasan.Hasil Penelitian : Hasil penelitian yang digunakan terdiri dari 5 artikel yang dipusblikasi secara online antara tahun 2018-2020. Berdasarkan 5 artikel tersebut penerapan latihan prenatal yoga yang benar dapat mengatasikecemasan pada ibu hamil primigravida trimester III.Kesimpulan : penerapan latihan prenatal yoga yang baik dan benar mampu mengatasi tingkat kecemasan ibuhamil primigravida dan juga memengaruhi angka kejadian kecemasan kehamilan pada ibu hamil primigravidatrimester III.Kata Kunci : Tingkat Kecemasan, Prenatal Yoga, Ibu Primigravida Trimester IIIABSTRACTBackground : A process of pregnancy experienced by every woman where women will go through many processes of change ranging from physical and psychological changes, changes will continue to occur until thepregnant woman is about to give birth. This condition will always cause physical discomfort for pregnant women, shadows about the birth process, etc. Shadows like that are common in pregnant women who are about to give birth. Conditions like that can cause feelings of anxiety in pregnant women, especially in women who are pregnant for the first time (Primigravida). An effective way to deal with problems related to the high mortality rate of pregnant women and the morbidity of pregnant women triggered by anxiety is to do physical exercise, such as walking, water exercise, and prenatal yoga. Prenatal yoga is a modification of classical yoga that has been adapted to the condition of pregnant women, which is carried out with a softer and slower intensity. Objective: To find out the true description of the effect of the application of prenatal yoga exercises on the anxiety of third trimester primigravida pregnant women. Methods / Design in this study is a narrative study using a literature study that describes the correct application of prenatal yoga practice to decrease anxiety levels. Research Results: The research results used consisted of 5 articles published online between 2018-2020. Based on these 5 articles, the correct application of prenatal yoga exercises can overcome anxiety in third trimester primigravida pregnant women. Conclusion: the application of good and correct prenatal yoga can overcome the anxiety level of primigravida pregnant women and also affect the incidence of pregnancy anxiety in thirdtrimester primigravida pregnant women.Keywords : Level Of Anxiety, Prenatal Yoga, Mother Primigravida Trimester III
PENGARUH SENAM LANSIA TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI : PENGARUH SENAM LANSIA TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI Leny Joice Sianturi
Jurnal Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2020)
Publisher : STIKES Hesti Wira Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang : Tekanan darah pada lanjut usia akan cenderung tinggi sehingga lebih besar beresiko terkena hipertensi. Tekanan darah meningkat, karena dinding arteri pada usia lanjut akan mengalami penebalan yang mengakibatkanpenumpukan zat kolagen pada lapisan otot, sehingga pembuluh darah akan berangsur-angsur menyempit dan menjadi kaku.Terapi dengan obat bisa dilakukan dengan pemberian obat anti hipertensi, terapi tanpa obat bisa dilakukan dengan berolahraga secara teratur, dari berbagai macam olahraga yang ada, salah satu olahraga yang dapat dilakukan lansia yaitu olahraga senam lansia. Senam lansia yang dilakukan secara teratur dapat menurunkan tekanan darah tinggi. Hal ini disebabkan karena aktivitas fisik akan mengurangi lemak tubuh, dimana lemak tubuh ini berhubungan dengan tekanan darah tinggi. Metode : Metode yang digunakan dalam pengumpulan jurnal ini Goggle Scholar yang diterbitkan dari tahun 2016-2020. Hasil Penelitian : Penelitian ini menujukan bahwa terdapat perbedaan nilai rata-rata tekanan darah yang signifikan antara sebelum senam lansia dan sesudah senam lansia. Kesimpulan : Sehingga dapat disimpulkan dari hasil 5 artikel diatas bahwa pengaruh senam lansia terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Berdasarkan uji statistikterhadap pelaksanaan senam lansia dengan hipertensi ringan 140/90 mmHg terdapat pengaruh penurunan tekanan darah sebelum dan sesudah senam lansia menjadi 120/80 mmHg, sedangkan pada hipertensi sedang 160/100 mmHg setelah dilakukan uji statistik terhadap pelaksanaan senam lansia adanya pengaruh terhadap penurunan tekanan darah menjadi130/90 mmHg, dan pada hipertensi berat <180/110 mmHg adanya pengaruh terhadap penurunan tekanan darah menjadi150/100 mmHg.Kata kunci : Hipertensi, senam lansia, lansiaABSTRACTBackground: Blood pressure in the elderly will tend to be high so that they are at greater risk of developing hypertension. Blood pressure increases, because the artery walls in the elderly will experience thickening which results in a buildup of collagen in the muscle layer, so that the blood vessels will gradually narrow and become stiff. Therapy with drugs can bedone by administering anti-hypertensive drugs, therapy without drugs can be done by exercising regularly, from a variety of existing sports, one of the sports that can be done by the elderly is exercise for the elderly Elderly exercise regularly can reduce high blood pressure. This is because physical activity will reduce body fat, where body fat is associated with high blood pressure. Method: The method used in the collection of this journal is Goggle Scholar published from 2016-2020. Results: This study shows that there is a significant difference in the mean value of blood pressure between before elderlyexercise and after elderly exercise. Conclusion: So it can be concluded from the results of the 5 articles above that the effect of elderly exercise on blood pressure reduction in elderly with hypertension. Based on statistical tests on the implementation of elderly exercise with mild hypertension 140/90 mmHg, there is an effect of decreasing blood pressure before and after elderly exercise to 120/80 mmHg, while moderate hypertension is 160/100 mmHg, after a statistical test is carried out on theimplementation of elderly exercise, there is an effect on the decrease. blood pressure becomes 130/90 mmHg, and in severe hypertension <180/110 mmHg there is an effect on reducing blood pressure to 150/100 mmHg.Keywords : Hypertension, elderly exercise, elderly
Pengaruh Pemberian Rebusan Daun Alpukat Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Hipertensi: Pengaruh Pemberian Rebusan Daun Alpukat Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Hipertensi Leny Joice Sianturi, Desy Anggraini, M.Yamin
Jurnal Kesehatan Vol. 10 No. 1 (2021)
Publisher : STIKES Hesti Wira Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKHipertensi merupakan suatu keadaan tekanan darah seseorang berada pada tingkatan di atas normal, pengobatan hipertensi dapat dilakukan secara herbal yaiutu menggunakan daun alpukat. Daun Alpukat bisa menurunkan tekanan darah karena adanya kandungan zak aktif yaitu flavonoid dan quersetin. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja puskesmas 4 ulu Palembang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh rebusan daun alpukat terhadap penurunantekanan darah pada lansia hipertensi di puskesmas 4 ulu Palembang Desain yang digunakan dalam penelitian ini, adalah Quasy experiment Pre Test – PostTest control group Design. Populasi seluruh lansia yang mengalami hipertensi di Desa Prambatan Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro sebanyak 40 responden, besar sampel pada penelitianini berjumlah 36 responden dan dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok perlakuan dankelompok kontrol, dengan teknik total sampling. Variabel independent adalah trebusan daunalpukat dan variable dependent adalah penurunan tekanan darah. Data yang didapat melaluilembar observasi MAP kemudian dianalisa deskriptif untuk mengetahui perbedaan perubahanrerata tekanan darah.Hasil uji statistik dengan menggunakan Wilcoxon Signed Ranks Test perhitungannya yangdilakukan dengan menggunakan SPSS 16,0 dengan tingkat kemaknaan ρ=0,05 didapatkan hasiltekanan darah sistolik ρ=0,003 dan tekanan darah diastolik ρ=0,027 yang berarti lebih kecil daritingkat kemaknaan p<0,005.Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah ada pengaruh rebusan daunalpukat terhadap penurunan tekanan darah pada lansia hipertensi. Melihat hasil penelitian inimaka rebusan daun alpukat ini dapat dijadikan sebagai terapi alternative tambahan selaindengan terapi farmakologi dalam mengatasi hipertensi pada lansia.Kata Kunci : Rebusan daun alpukat, Hipertensi, LansiaABSTRACTHypertension is a condition of a person’s blood pressure being at a level above normal, hypertension treatment can be done herbally using avocado leaves can lower blood pressure because they contain active substances, namely flavonoids and quercetin. This research was conducted in the working area of the 4 ulu Health Center. This study aimed to analyze the influence of avocados's leaf stew to reduction of blood pressure inelderly hypertensive in the 4 ulu Health Center. The design was used Quasy experiment Pre Test - Post TestControl Group Design. The population in this resaerch is all the elderly with hypertension in the the 4 ulu Health Center was 40 respondents, the sample size in this study amounted to 36 respondents, and were dividedinto two groups: the treatment group and the control group, with a total sampling technique Statistical testresults using Wilcoxon Signed Ranks with SPSS 16.0 with ρ = 0.05 significance level showed systolic bloodpressure ρ = 0.003 and diastolic blood pressure ρ = 0.027 which is smaller than the significance level ρ <0,005 The conclusion that can be drawn from this reseaerch is there is influence of decoction of leaves ofavocado to the reduction of blood pressure in elderly hypertensive. Seeing these results this interventioncan be used as an alternative therapy in addition to pharmacological therapy in hypertension in the elderly.Keyword: Avocado's leaf stew, Reduction of blood pressure, ElderlY
PENGARUH PEMBERIAN REBUSAN DAUN ALPUKAT TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA HIPERTENSI: PENGARUH PEMBERIAN REBUSAN DAUN ALPUKAT TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA HIPERTENSI Leny Joice Sianturi , M.Yamin , Desy Anggraini
Jurnal Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2019)
Publisher : STIKES Hesti Wira Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKHipertensi merupakan suatu keadaan dimana tekanan darah mengalami peningkatan yang beresiko mengembangkan penyakit jantung, penyakit ginjal dan stroke. Prevalensi hipertensi menurut World Health Organization (WHO) 2018 menyebutkan bahwa hipertensi menyerang 22% penduduk di dunia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian rebusan daun alpukat terhadap tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Jenis penelitian ini adalah menggunakan rancangan penelitian quasi eksperiment dengan desain penelitian one group pretest-posttest. Penelitiandilakukan di wilayah kerja Puskesmas Hutaimbaru Padangsidimpuan dengan 20 responden. Uji statistic yang digunakan pada penelitian ini adalah uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh pemberian rebusan daun alpukat terhadap penurunan tekanan darah tinggi dengan hasil nilai p = 0,046 atau < 0,05 yang berarti ada pengaruh pemberian rebusan daun alpukat terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Melihat hasil penelitian ini rebusan daun alpukat dapat dijadikan sebagai terapi alternatif tambahan selain dengan terapifarmakologi dalam mengatasi hipertensi pada lansia.Kata Kunci : daun alpukat, hipertensi, lansiaABSTRACTHypertension is a a condition in which blood pressure increased at risk develop heart disease kidney disease and stroke. Hypertension prevalence according to World Health Organization (WHO) 2018 mentioned that hypertension affects 22%of the world's population. The purpose of this research to know the effect of giving avocado leaf stew toward bloodpressure in the elderly with hypertension. This type of research is use plan quasi-experimental research with researchdesign one group pretest-posttest. The Research conducted in the Wilayah Kerja Puskesmas HutaimbaruPadangsidimpuan. with 20 respondents. The statistical test used in this study is the Wilcoxon test. The results of the studyshow that there is an effect of giving boiled avocado leaves to reduce high blood pressure with the results of p value =0.046 or <0.05, which means that there is an effect of giving boiled avocado leaves to reducing blood pressure in the elderly with hypertension. Seeing the results of this study, avocado leaf decoction can be used as an additional alternative therapy in addition to pharmacological therapy in overcoming hypertension in the elderly.Keywords : Avocado leaf, hypertension, elderly
Pemberian Terapi Menonton Animasi Kartun untuk Mengurangi Nyeri Pada Tindakan Keperawatan Dengan Anak Prasekolah Yang Menjalani Hosipatisasi: Pemberian Terapi Menonton Animasi Kartun untuk Mengurangi Nyeri Pada Tindakan Keperawatan Dengan Anak Prasekolah Yang Menjalani Hosipatisasi Leny Joice Sianturi, Tri Febrianti
Jurnal Kesehatan Vol. 11 No. 2 (2022)
Publisher : STIKES Hesti Wira Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang : Anak adalah seseorang yang berusia kurang dari delapan belas tahun dalam masa tumbuh kembang dengan kebutuhan fisik, psikologis, sosial, dan spiritual.Ada kalanya anak mengalami sakit dan menjalani hospitalisasi.Hospitalisasi pada anak merupakan suatu proses karena suatu alasan yang direncanakan atau darurat dan mengharuskan anak untuk tinggal di rumah sakit, menjalani terapi dan perawatan sampai anak dapat dipulangkan kembali ke rumah.Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi nyeri pada tindakan keperawatan dengan anak prasekolah yang menjalani hospitalisasi. Terapi menonton animasi kartun yang dapat mengurangi nyeri pada tindakan keperawatan. Dengan ini diharapkan terapi dengan menggunakan menonton animasi kartun pada studi literatur ini bisa menjadi sumber informasi dan masukan bagi mahasiswa dalam meningkat ilmu pengatahuan dan ketrampilan dalam memberikan asuhan keperawatan yang tepat pada pasien anak usia pra sekolah yang menjalani hospitalisasi.Kata kunci : Terapi menonton animasi kartun, nyeri tindakan keperawatan,anak prasekolahABSTRACTBackground: A child is someone who likes less than twelve years of growth and development with physical, psychological, social and spiritual needs. and asking the child to stay in the hospital, requesting therapy and care until the child can be returned home. Therapy watching cartoon animation that can reduce pain in nursing actions. With this, it is hoped that therapy using cartoon animation in the literature studio can be a source of information and input for students in improving their knowledge and skills in providing appropriate nursing care to preschool children who need hospitals.Keywords: Cartoon animation watch therapy, nursing action treatments, preschool childre
Tingkat Kepatuhan Minum Obat TB Pada Pasien Rawat Jalan Di RS Ak. Gani Palembang : Tingkat Kepatuhan Minum Obat TB Pada Pasien Rawat Jalan Di RS Ak. Gani Palembang Tri Febrianti, M. Yamin , Susanti
Jurnal Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2019)
Publisher : STIKES Hesti Wira Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKKata Kunci : Pengetahuan, Dukungan Keluarga dan Kepatuhan MinumObatTuberkulosis (TB) Paru adalah penyakit menular yang disebabkan kuman mycobacterium tuberkulosisdan bersifat kronis. TB adalah penyakit menular, sumber penularannya adalah pasien yang pada pemeriksaan dahaknya dibawah mikroskop ditemukan adanya kuman TB, disebut dengan basil tahan asam (BTA). Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tingkat kepatuhan minum obat pasien rawat jalan di Rumah Sakit Dr. Ak. Gani Palembang.Jenis penelitian ini adalah menggunakan metode penelitian survey analitik dengan desainCrossectional. Sampel yang akan diteliti adalah sebanyak 40 responden. Data dianalisis dengan melakukan uji analisis chi-square. Hasil penelitian menunjukkan semua variabel independen mempunyai hubungan dengan kepatuhan minum obat, (pengetahuan p=0,000 dan dukungan keluarga p=0,006).Kesimpulanpenelitian ini adalah dari 40 responden yang patuh minum obat sebanyak 21 pasien (52,5%) dan responden yang tidak patuh minum obat sebanyak 19 pasien (47,5%).
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Prevalensi Penyakit Kormobid Pada Pasien Diabetes Melitus di RS AK Gani Palembang: Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Prevalensi Penyakit Kormobid Pada Pasien Diabetes Melitus di RS AK Gani Palembang Tri Febrianti, M. Yamin , Susanti
Jurnal Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2020)
Publisher : STIKES Hesti Wira Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKDiabetes Melitus (DM) merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan hiperglikemia dan intoleransiglukosa yang terjadi karena kelenjar pankreas tidak dapat memproduksi insulin secara adekuat yang atau karenatubuh tidak dapat menggunakan insulin yang diproduksi secara efektif atau kedua-duanya. Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Diabetes Mellitus Pada Pasien Di Rumah Sakit DrAK Gani Palembang . Jenis penelitian yang digunakan observasional dengan pendekatan cross sectional study.Penelitian ini memiliki sampel sebanyak 110 pasien. Pengambilan sampel menggunakan metode simple randomsampling. Analisis data yaitu univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Hasil peelitian berdasarkananalisis bivariat menyatakan bahwa jenis kelamin ada hubungan dengan diabetes mellitus dengan nilai p=0.002, adahubungan pola makan dengan diabetes mellitus dengan nilai p=0.000, ada hubungan antara kebiasaan olahragadengan diabetes mellitus dengan nilai p=0.000. Sedangkan tidak ada hubungan antara riwayat keluarga dengandiabetes mellitus dengan nilai p=0,938. Kesimpulan pada penelitian in adalah ada hubungan pada jenis kelamin, polamakan dan kebiasaan olahraga berhubungan denga diabetes mellitus, sedangkanriwayat keluarga tidak berhubungandengan diabetes mellitus. Peneliti menyarankan untuk bagi pasien yang rentan terkena diabetes mellitus agarmeningkatkan intensfitas aktivitas fisik dan pola makan yang seimbangKata kunci: Diabetes Mellitus, Jenis Kelamin, Riwayat Keluarga.ABSTRACTDiabetes mellitus (DM) is a chronic disease characterized by hyperglycemia and glucose intolerance that occursbecause the pancreas gland cannot produce insulin adequately or because the body cannot use insulin that isproduced effectively or both. This study aimed to determine factors related to the incidence of diabetes mellitus topatients inDi Rumah Sakit Dr AK Gani Palembangr.This type of research was observational with a cross sectionalstudy approach. Thisresearch hada sample of 110 patients, sampling using simple random sampling method and dataanalysis wasunivariate and bivariate using chi-square test. The results of the study based on bivariate analysisstatedthat gender had a relationship with diabetes mellitus with a value of p = 0.002, there was a relationship betweendiet and diabetes mellitus with a value of p = 0,000, there was a relationship between sports habits with diabetesmellitus with a value of p = 0,000. While there was no relationship between family history with diabetes mellituswith a value of p = 0.938. The conclusion of this study is that there is a relationship between sex, diet and exercisehabits related to diabetes mellitus, while family history is not related to diabetes mellitus. Researchers suggest forpatients who are prone to diabetes mellitus to increase the intensity of physical activity and a balanced diet.Keywords: Diabetes Mellitus, Gender, Family Histori
Faktor-Faktor Resiko Terhadap Kejadian Stroke di RS Ak Gani Palembang: Faktor-Faktor Resiko Terhadap Kejadian Stroke di RS Ak Gani Palembang Tri Febrianti, Rini Fabiola
Jurnal Kesehatan Vol. 10 No. 1 (2021)
Publisher : STIKES Hesti Wira Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPendahuluan : Stroke merupakan penyakit atau gangguan fungsional otak akutfokal maupun global akibat terhambatnya peredaran darah ke otak. Gangguanperedaran darah otak berupa tersumbatnya pembuluh darah otak atau pecahnyapembuluh darah di otak. Tujuan : Mengetahui faktor risiko terhadap kejadianstroke di RS Dr. Ak Gani Palembang. Metode : Desain penelitianmenggunakansurvey deskriptif data sekunder yang didapatkan dari hasil Rekam Medis pasien stroke yang ada di RS Dr. Ak Gani Palembang. Populasi berjumlah 44 respondendengan menggunakan total sampling. Variabel dependent dalam penelitian ini adalah faktor risiko terhadap kejadian stroke. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden berumur 50-65 Tahun sebanyak 17 responden dengan persentase (38,6%), mayoritas responden berjenis kelamin perempuan sebanyak 24 responden dengan persentase (54,5%), mayoritasresponden tidak memiliki DM sebanyak 23 responden dengan persentase (52,3%),mayoritas responden memiliki penyakit jantung sebanyak 22 responden dengan persentase (50,0%), mayoritasresponden tidak ada riwayat penyakit keluarga sebanyak 23 responden dengan persentase (52,3%).Kata Kunci : Faktor risiko stroke, Kejadian strokeAbstrakPreliminary : Stroke is a disease or acute focal or global functional brain disorderdue to obstruction of blood circulation to the brain. Circulatory disorders of thebrain in the form of blockage of brain blood vessels or rupture of blood vessels inthe brain. Aim : Knowing the risk factors for stroke incidence in RS Dr. Ak Gani Palembang. Method : The research design used a descriptive survey ofsecondary data obtained from the results of the stroke patients' medical records in RS Dr. Ak Gani Palembang. The population was 44 respondents using totalsampling. The dependent variable in this study is a risk factor for the incidence of stroke. The results showed the majority of respondents aged 50-65 years as many as 17 respondents with a percentage (38.6%), the majority of respondents were female as many as 24 respondents with a percentage (54.5%), the majority of respondentsdo not have DM as many as 23 respondents with a percentage (52.3%), Themajority of respondents have heart disease as many as 22 respondents with a percentage (50.0%), the majority of respondents had no family history of illness as many as 23 respondents (52.3%).Keywords : Stroke risk factors, stroke incidence