cover
Contact Name
Gerson Laubura
Contact Email
gersonlaubura@akub-effata.com
Phone
+6285339196945
Journal Mail Official
gersonlaubura@akub-effata.com
Editorial Address
Jl.Sumba No 17 Oeba, Fatubesi, Lama City, Kupang City, East Nusa Tenggara 85226
Location
Kab. kupang,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
AEJ (Akub Effata Journal)
ISSN : -     EISSN : 30476925     DOI : -
Core Subject :
AEJ (Akub Effata Journal) – Banking and Finance adalah jurnal ilmiah yang berfungsi sebagai wadah publikasi hasil penelitian dan gagasan ilmiah yang berkaitan dengan perbankan, keuangan, dan studi bisnis. Jurnal ini bertujuan untuk memfasilitasi diskusi akademik serta pengembangan pengetahuan di antara para akademisi, praktisi, peneliti, mahasiswa, dan profesional di bidang keuangan dan perbankan.
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Analisis Trend Jumlah Dana dan Jumlah Nasabah Kredit Modal Kerja PadaPT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Unit Oesao Elexsi Poyk; Ridho Erlandi Masus
Jurnal Akub Effata Vol 1 No 2 (2025): Jurnal AEJ - Akub Effata Jurnal
Publisher : Akademi Keuangan dan Perbankan Effata Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Trend jumlah dana yang dihimpun dan jumlah nasabah kredit modal kerja pada PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Unit Oesao selama periode 2021-2024. Latar belakang penelitian didasari oleh pentingnya peran perbankan, Khususnya dalam mengelola Dana Pihak Ketiga dan menyalurkan kredit modal kerja sebagai salah satu upaya mendukung pertumbuhan sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan teknik analisis Trend garis lurus (Least Square Method). Data yang digunakan diperoleh dari laporan internal BRI Unit Oesao dan dianalisis untuk melihat kecenderungan naik atau turunnya data dari tahun ke tahun. Hasil penelitian menunjukan bahwa jumlah dana yang dihimpun mengalami peningkatan positif setiap tahun. Nilai a sebesar Rp43.915.532.992,25 dan Nilai b sebesar Rp3.211.504.176,25 menunjukan rata-rata kenaikan tahunan sebesar Rp3,211.502.176,25. Sementara itu, jumlah nasabah kredit modal kerja juga mengalami pertumbuhan dengan nilai a sebesar 1.740 orang dan nilai b sebesar 110,7 orang, yang berarti terdapat kenaikan rata-rata sekitar 110 orang nasabah per tahun. Peningkatan ini menunjukan efektivitas kinerja BRI Unit Oesao dalam menghimpun dana dan menyalurkan kredit produktif secara berkelanjutan. Temuan ini juga mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap BRI sebagai lembaga keuangan, sekaligus memperkuat perannya dalam mendukung inklusi Keuangan di wilayah Kupang.
Evaluasi  Kinerja Keuangan Pemerintah Kabupaten Flores Timur Berdasarkan  Hasil  Audit  Badan  Pemeriksa  Keuangan Republik Indoensia Perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Timur Adriana Lopo; Yosef De Ancieta R. Ola Korebima
Jurnal Akub Effata Vol 1 No 2 (2025): Jurnal AEJ - Akub Effata Jurnal
Publisher : Akademi Keuangan dan Perbankan Effata Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja keuangan Pemerintah Kabupaten Flores Timur berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Timur.  Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis rasio keuangan daerah, yang meliputi rasio efektivitas, rasio efisiensi belanja, rasio kemandirian keuangan daerah, derajat desentralisasi, serta kecenderungan opini BPK. Data penelitian diperoleh dari Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK dan laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Flores Timur periode 2021–2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas PAD berfluktuasi, dengan capaian sangat rendah karena pada tahun 2021 sebesar 74,38% dan pada tahun 2022 sebesar 49,9%  termasuk tidak efektif namun meningkat kembali pada tahun 2023 sebesar 97,40% sehingga masuk kategori cukup efektif. Efisiensi belanja daerah relatif stabil meskipun masih berada pada kategori kurang efisien. Rasio kemandirian keuangan daerah dan derajat desentralisasi sangat rendah, yang mengindikasikan ketergantungan tinggi terhadap dana transfer pusat. Sementara itu, opini BPK atas laporan keuangan Kabupaten Flores Timur masih berada pada kategori Wajar Dengan Pengecualian.

Page 2 of 2 | Total Record : 12