cover
Contact Name
Muhammad Haris Hermanto
Contact Email
harishermanto96@gmail.com
Phone
+6285353121384
Journal Mail Official
staidarussalamlampung@gmail.com
Editorial Address
Jl. Cendrawasih No.1, Labuhan Ratu Satu, Way Jepara, Kab. Lampung Timur, Provinsi Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
ISLAMIDA Journal of Islamic Studies
ISSN : -     EISSN : 28280482     DOI : https://doi.org/10.51226
Core Subject : Religion, Education,
ISLAMADA is primarily intended for the publication of scholarly works in the field of Islamic Studies, especially ones that relate to Islamic theology, Islamic philosophy, Islamic mysticism and Islamic thoughts, Islam in the Local Nation, Studies of the Quran and Hadith and Islam and Gender
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2022): AGUSTUS" : 5 Documents clear
Konsep Ta’zir dalam Pandangan Psikologi Pendidikan Islam di Pondok Pesantren Al-Falah Kabupaten Pesisir Barat zaini firdaus; Siti Roudhotul Jannah
ISLAMIDA Journal of Islamic Studies Vol. 1 No. 2 (2022): AGUSTUS
Publisher : STAI Darussalam Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Al-Falah Krui Islamic Boarding School, West Coast is one small example that is the focus of this article. The cottage is also known as Islamic Boarding School which has a complete education. Starting from formal institutions such as Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsnawiyah (MTs), and Madrasah Aliyah (MA). Informal Madrasah Diniyah Institutions, Tahfidz Al-Qur'an, Islamic Boarding Schools. Of course, with the complexity of education in the Islamic Boarding School, rules and punishments (Ta'zir) are needed as an effort to control and discipline students. Thus, in the focus of this research, the author will study further with a psychological approach entitled Tazir Concept in the Psychology of Islamic Education at Al-Falah Islamic Boarding School, Pesisir Barat Regency. The approach used in this research is a descriptive qualitative research approach. A qualitative approach is a research procedure that produces descriptive data in the form of written or spoken words from research subjects and observable behavior
TAWAKKAL SEBAGAI SUMBER KEBAHAGIAAN HIDUP Telaah Pemikiran Badiuzzaman Said Nursi dalam al-Kalimāt aṣ-Ṣhaghirah fil-‘Aqīdah wal-‘Ibādah Muhammad Iqbal Rahman
ISLAMIDA Journal of Islamic Studies Vol. 1 No. 2 (2022): AGUSTUS
Publisher : STAI Darussalam Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This article attempts to describe Said Nursi's thoughts on tawakkal as a source of happiness in al-Kalimat aṣ-Ṣhaghirah fil-'Aqīdah wal-'Ibādah. This reflection is present because humans as poor and helpless (inferior) creatures need provisions to face the uncertainties life. What humans do and strive for does not always run smoothly, sometimes they meet failure and failure in turn weakens humans. Leaning on others brings nothing but regret and disappointment. Being leaning on a higher (God, superior), although criticized for being the cause of the decline of the times, in fact can be a very strong foundation for those who believe in it. The main question in this paper is "How can tawakkal in Said Nursi's mind be a source of happiness in life?" The results of this reflection indicate that Said Nursi applies the concept of tawakkal not just theorizing and this paper finds that tawakkal invites someone to act qana'ah, and in qana'ah contains submission to the Almighty. The attitude of qana'ah brings gratitude to a subject, and gratitude then brings happiness. That’s the formulation of tawakkal in picking up happiness.
INTERRELIGIUS UNDERSTANDING ALA MC AULIFE: ARAH BARU MENCARI HARMONISASI ANTAR ISLAM DAN AGAMA LAIN Mohd Arsyad
ISLAMIDA Journal of Islamic Studies Vol. 1 No. 2 (2022): AGUSTUS
Publisher : STAI Darussalam Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This study found that the relationship between religions affects the direction of orientalism studies. Orientalist research shifts from being historical-skeptic, to being more conceptual-harmonious. This paper focuses on the second study, namely the conceptual-harmonious orientalist, and more specifically examines Jane Dammen McAuliffe (1944). The results are: first: McAuliffe uses the paradigm of Interreligious understanding, namely reading the Koran in terms of awareness of religious diversity. Second, the output of McAuliffe's research found that terms that have similar meanings as "Religioun" (Din, millah, Ibada, Islam, Hanif, and Shari'a) are used not to refer to one particular religion exclusively, the different meanings that exist indicate an inclusive religion. -pluralist. Third and finally, McAullife's recitation of seven verses of the Qur'an (i.e. Al-Baqarah: 62, Ali Imran: 55, Ali Imran: 199, Al-Maidah 66, Al-Maidah 82-83, Al-Qasas 55-52 , and Al-Hadid 27) show that ideally, the Qur'an has great respect for Christians, this is indicated by the many praises given to Christians.
KONTEKSTUALISASI KONSEP KEPEMIMPINAN KHARISMATIK DALAM ISLAM Agus Faisal Asyha
ISLAMIDA Journal of Islamic Studies Vol. 1 No. 2 (2022): AGUSTUS
Publisher : STAI Darussalam Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manusia diciptakan Allah Swt mempunyai tujuan, salah satu tujuan penciptaan manusia adalah menjadi pemimpin dimuka bumi atau yang disebut dalam bahasa al-Qurannya (khalifah fil ard). Dalam rangka mengemban amanah yang diberikan Allah Swt tersebut maka manusia dalam menjalankan roda kepemimpinannya harus mempunyai tipe atau corak masing-masing dalam kepemimpinannya. Berbagai warna dan corak pemikiran manusia dalam satu kelompok sekala besar ataupun kecil kemudian dijadikan satu haluan dengan mengkombinasikan hasil pemikiran bersama tesebut sehingga bisa menghasilkan suatu tujuan bersama dan mencapai tujuan tersebut, itulah kepemimpinan yang bijak dengan konsep mengayomi dan berlandaskan musyawarah mufakat. Kepemimpinan karismatik adalah tentang bagaimana seorang pemimpin melakukan kegiatan komunikasi dengan cara membangkitkan rasa empati dan juga menampilkan emosi yang sangat kuat pada mereka yang ada disekitarnya. Berdasarkan beberapa pengertian kepemimpinan, tujuan dari kepemimpinan karismatik adalah untuk membuat perubahan yang positif di dalam kehidupan pemimpin tersebut. Pemimpin yang karismatik seringkali dianggap sebagai seorang orator yang sangat ahli dalam menyampaikan visinya. Kenapa? Karena seorang pemimpin yang karismatik sangat mengandalkan gaya berbahasanya yang sangat fasih, daya tariknya yang menawan, dan mampu merayu demi bisa mencapai tujuannya. Tapi, gaya kepemimpinan karismatik ini tidak hanya mengandalkan impiannya pada seluruh skill tersebut. Para pemimpin yang berkarisma juga sangat mengerti tentang pentingnya menjadi panutan yang baik agar bisa memperoleh kepercayaan dari masyarakat. Untuk itu, mereka seringkali terjun langsung ke lapangan di barisan paling depan agar bisa mempromosikan visinya tersebut. Para pemimpin yang karismatik juga cenderung lebih fokus pada usahanya agar bisa mempererat ikatan sosial. Oleh karena itu, seringkali seorang pemimpin rela berkorban bersama dengan para pasukannya. Para pemimpin karismatik mempunyai peran yang sangat besar dalam membuat perubahan sosial. Di dalam dunia kerja, tujuan penerapan kepemimpinan karismatik adalah untuk memotivasi setiap karyawan agar bisa bekerja lebih produktif dan memiliki hidup yang sejahtera.
MITONI DALAM PRESPEKTIF PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Nur Kholis
ISLAMIDA Journal of Islamic Studies Vol. 1 No. 2 (2022): AGUSTUS
Publisher : STAI Darussalam Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tradisi mitoni merupakan salah satu tradisi suku jawa saat menyambut kelahiran bayi yang berusia tujuh bulan. Namun permasalahannya ialah ritual-ritual seperti ini tidaklah diajarkan di dalam Al-Qur’an ataupun Hadis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi tradisi mitoni masyarakat jawa islam di Lampung Timur serta mengkajinya dengan sudut pandang keislaman. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini ialah deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi.Temuan dalam penelitian ini ialah 1) pengimplementasian tradisi mitoni masyarakat jawa islam di Lampung Timur terdiri dari dua macam cara yaitu; a) mitoni dilakukan secara lengkap seperti aslinya b) hanya melakukan selamatan saja. Sedangkan menurut pandangan Islam tradisi seperti ini boleh untuk tetap dilestarikan dan dikembangkan demi menjaga jati diri bangsa dengan syarat menghilangkan unsur kemusyrikan dan kemubadzirannya.

Page 1 of 1 | Total Record : 5