Articles
15 Documents
SOSIALISASI PEMBUATAN BLOG BAGI SISWA SMA ADVENT SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN DIGITAL
Wyler Pakpahan;
Dudih Gustian
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2024): Nopember 2024
Publisher : Indie Press Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.66865/t7tm5140
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital siswa serta memperkenalkan blog sebagai alat pembelajaran yang inovatif dan efektif. Program ini dirancang untuk memberikan pemahaman teknis dan praktis tentang cara membuat, mengelola, serta memanfaatkan blog dalam mendukung proses belajar mengajar. Pelatihan meliputi pengenalan platform blog, desain konten edukatif, hingga strategi penggunaannya sebagai media interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mampu membuat blog sederhana yang berfungsi sebagai media untuk berbagi materi pelajaran, portofolio digital, dan proyek kreatif. Selain itu, blog terbukti dapat meningkatkan minat belajar siswa dengan menghadirkan pengalaman pembelajaran yang lebih fleksibel dan menarik. Respon positif dari peserta mengindikasikan potensi pengembangan lebih lanjut dalam memanfaatkan blog untuk mendukung pembelajaran berbasis teknologi. Program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mendukung transformasi digital di lingkungan sekolah, memperluas akses terhadap sumber belajar, dan meningkatkan keterampilan digital siswa. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya berdampak pada penguasaan teknologi siswa, tetapi juga berkontribusi pada pengembangan pendidikan yang lebih modern dan inklusif.
PENDAMPINGAN PAGELARAN RAMPAK GENDANG DALAM RANGKA PEKAN KEBUDAYAAN DAERAH JAWA BARAT
Yanyan Yuliana
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2024): Nopember 2024
Publisher : Indie Press Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.66865/tw788v20
Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendampingi pementasan kesenian Sunda Rampak Gendang dalam rangka menyambut Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) Jawa Barat 2024 di Lapang Merdeka, Kota Sukabumi. Kegiatan ini melibatkan pelatihan teknik memainkan gendang, koordinasi koreografi, serta pemahaman filosofi seni tradisional Sunda Rampak Gendang kepada masyarakat lokal, termasuk pelajar dan komunitas seni. Pendampingan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan seni, memperkuat pelestarian budaya lokal, dan membangun rasa kebanggaan terhadap warisan budaya Sunda. Proses pelatihan dilakukan dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan komunitas seni. Meskipun menghadapi tantangan seperti keterbatasan waktu dan fasilitas, kerjasama yang baik antara masyarakat dan pihak terkait memungkinkan kelancaran kegiatan. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan kemampuan peserta dalam pementasan, serta suksesnya pertunjukan yang menjadi bagian penting dalam PKD 2024. Kegiatan ini juga memperkuat peran seni tradisional dalam pembangunan sosial dan pariwisata daerah, serta menginspirasi generasi muda untuk melanjutkan pelestarian budaya Sunda
PENDAMPINGAN SANGGAR KESENIAN KARAWITAN SDN CITAMIANG 2 KOTA SUKABUMI
Yanyan Yuliana
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2024): Nopember 2024
Publisher : Indie Press Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.66865/yjjvem95
Pendampingan pada sanggar kesenian karawitan di SDN Citamiang 2 Kota Sukabumi dilakukan dengan tujuan untuk melestarikan seni tradisional dan meningkatkan minat siswa terhadap budaya lokal. Kegiatan ini melibatkan pelatihan intensif dalam bermain alat musik tradisional serta penguatan nilai-nilai budaya melalui pendekatan partisipatif. Metode yang digunakan meliputi pelatihan langsung, observasi, wawancara, dan evaluasi kinerja. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan siswa memainkan alat musik karawitan serta antusiasme mereka terhadap seni tradisional. Program ini juga berhasil menciptakan sinergi antara sekolah dan masyarakat dalam mendukung pelestarian budaya. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa pendampingan secara intensif dapat menjadi strategi efektif untuk melestarikan seni tradisional sekaligus membangun karakter siswa
OPTIMALISASI KENYAMANAN DAN KERJASAMA MASYARAKAT DESA JAMBENENGANG MELALUI PERBAIKAN INFRASTRUKTUR DESA
Sofyan Setiawan
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2024): Nopember 2024
Publisher : Indie Press Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.66865/0kxsrj55
Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan dan kerjasama antar masyarakat di Desa Jambenengang melalui perbaikan infrastruktur desa. Infrastruktur yang baik dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat, memperlancar akses, serta memperkuat rasa kebersamaan. Melalui pendekatan partisipatif, kegiatan ini melibatkan masyarakat dalam proses perencanaan dan pelaksanaan perbaikan infrastruktur desa. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan adanya peningkatan kualitas infrastruktur serta rasa kepemilikan masyarakat terhadap proyek yang dilaksanakan
SOSIALISASI DAN PENYALURAN BANTUAN COVID 19
Sofyan Setiawan
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2024): Nopember 2024
Publisher : Indie Press Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.66865/wn3cne25
Pandemi COVID-19 memberikan dampak signifikan terhadap berbagai aspek kehidupan masyarakat, termasuk ekonomi dan kesejahteraan sosial. Program penyaluran bantuan sosial (bansos) menjadi langkah penting untuk membantu masyarakat yang terdampak, khususnya di wilayah pedesaan seperti Desa Jambenengang. Artikel ini bertujuan untuk mendokumentasikan pelaksanaan penyaluran bansos COVID-19 di desa tersebut, termasuk metode, hasil, dan tantangan yang dihadapi. Penelitian ini menggunakan pendekatan partisipatif dengan melibatkan masyarakat setempat dalam proses penyaluran bansos. Hasil menunjukkan bahwa keterlibatan masyarakat lokal meningkatkan efektivitas distribusi, meskipun terdapat kendala seperti aksesibilitas dan validasi data penerima. Kesimpulan menyoroti pentingnya kolaborasi dan transparansi dalam program bansos untuk meningkatkan dampak positif bagi masyarakat
PERAN SOSIALISASI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM MEMAHAMI KONSEP DIRI REMAJA YANG SEHAT DI SMPN 2 PONCOL MAGETAN
Matin Mursyidi;
Irmawati Atika Putri
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : Indie Press Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.66865/p6542y44
Pendidikan karakter remaja adalah proses pengembangan nilai-nilai moral dan etika pada remaja untuk membentuk pribadi yang bertanggung jawab, berintegritas, dan bermoral. Sosialisasi pendidikan karakter di SMPN 2 Poncol Magetan bertujuan untuk membantu remaja mengembangkan sikap, nilai, dan kebiasaan positif yang akan menjadi landasan dalam pengambilan keputusan dan perilaku mereka sehari-hari. Sehingga mereka dapat menghadapi tantangan kehidupan dengan sikap dan perilaku yang positif. Metode yang digunakan dalam melaksanakan proker ini menggunakan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) yaitu pendekatan pembangunan komunitas yang berfokus pada pengidentifikasian dan pengembangan aset atau sumber daya yang sudah ada di dalam komunitas daripada berfokus pada masalah atau kekurangan. Tahap awal pelaksanaan diawali dengan mengamati kondisi sosial dan ekonomi desa. Hasil pelaksanaan program kerja ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa mengenai pentingnya karakter dalam pembentukan konsep diri yang sehat
PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA MELALUI FESTIVAL KULINER DAN HIBURAN PENCAK SILAT DI SDN CITAMIANG 2 KOTA SUKABUMI
Yanyan Yuliana
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : Indie Press Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.66865/7vrwfj61
Program Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) melalui Festival Kuliner dan Hiburan Pencak Silat di SDN Citamiang 2 Kota Sukabumi berhasil mengintegrasikan nilai Pancasila dalam pembelajaran berbasis proyek yang partisipatif. Kegiatan ini melibatkan siswa, orang tua, dan masyarakat dalam pembuatan kuliner lokal dan pertunjukan pencak silat, yang bertujuan untuk melestarikan budaya dan memperkuat karakter siswa. Festival ini menarik lebih dari 500 pengunjung dengan 85% umpan balik positif terhadap kuliner dan 92% terkesan dengan pertunjukan pencak silat. Kegiatan ini juga mempererat hubungan antara sekolah dan masyarakat, meningkatkan keterampilan kewirausahaan siswa hingga 80%, dan membuktikan efektivitas implementasi Kurikulum Merdeka dalam konteks lokal.
REVITALISASI SENI PERTUNJUKAN TRADISIONAL DAN MODERN DALAM MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA DI SEKOLAH DASAR
Yanyan Yuliana
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : Indie Press Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.66865/g6dd8533
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk merevitalisasi seni pertunjukan tradisional dan modern sebagai sarana peningkatan kreativitas siswa di tingkat sekolah dasar. Program ini dilaksanakan di SDN Cibungur dengan melibatkan 120 siswa dan 12 guru melalui pendekatan partisipatif-edukatif yang terdiri dari tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Berdasarkan hasil observasi awal, mayoritas guru menyatakan pembelajaran seni masih bersifat teoritis, sementara sebagian besar siswa menunjukkan minat tinggi terhadap kegiatan seni yang aplikatif. Selama kegiatan berlangsung, seluruh siswa terlibat aktif dalam pelatihan dan pementasan seni, dengan peningkatan skor kreativitas dan kerja sama yang signifikan. Guru juga menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dalam mengelola pembelajaran seni setelah menerima pelatihan dan modul pembelajaran. Evaluasi akhir menunjukkan antusiasme tinggi dari siswa dan dukungan penuh dari pihak sekolah, yang kemudian diikuti dengan rencana pembentukan ekstrakurikuler seni dan integrasi kegiatan ke dalam program sekolah. Program ini terbukti tidak hanya memperkuat ekspresi dan karakter siswa, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap pelestarian budaya serta penguatan kapasitas guru. Dengan hasil yang positif, model kegiatan ini berpotensi direplikasi di sekolah dasar lainnya sebagai pendekatan pembelajaran seni yang inklusif dan berkelanjutan.
PEMBERDAYAAN ALUMNI SEBAGAI AGEN PENGUAT TALI SILATURAHMI DAN SOLIDARITAS SOSIAL MELALUI KEGIATAN REUNI DAN KOLABORASI KOMUNITAS
Ridho Ramdan
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : Indie Press Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.66865/ba67pz73
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberdayakan alumni sebagai agen perubahan sosial melalui kegiatan reuni yang dikemas secara kolaboratif dan produktif. Dengan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD), kegiatan ini berhasil memetakan potensi alumni lintas profesi untuk dirancang menjadi program sosial yang berdampak nyata bagi masyarakat. Reuni tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga ruang berbagi inspirasi, pelatihan kewirausahaan, serta aksi sosial yang melibatkan masyarakat sekitar. Hasilnya menunjukkan bahwa lebih dari 70% alumni berkontribusi aktif, dan 85% peserta merasakan penguatan hubungan emosional serta manfaat sosial yang signifikan. Sebagai bentuk keberlanjutan, dibentuk Forum Alumni Peduli Komunitas yang bertugas mengelola agenda sosial tahunan seperti mentoring, pelatihan keterampilan, dan penguatan UMKM. Program ini berhasil mengubah paradigma reuni menjadi wahana pemberdayaan komunitas berbasis potensi internal, dan dapat direplikasi oleh institusi lain sebagai model pembangunan sosial yang inklusif dan berkelanjutan.
GOTONG ROYONG MASYARAKAT DALAM PENINGKATAN INFRASTRUKTUR JALAN DESA SEBAGAI UPAYA PENGUATAN AKSESIBILITAS DAN KESEJAHTERAAN SOSIAL
Wawan Isyanto
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : Indie Press Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.66865/fd61cn65
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan infrastruktur jalan desa melalui pendekatan gotong royong sebagai strategi pemberdayaan masyarakat dan penguatan aksesibilitas. Infrastruktur jalan yang rusak telah menjadi hambatan utama mobilitas warga, terutama dalam mengakses layanan pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Kegiatan ini dilaksanakan di salah satu desa dengan tingkat kerusakan jalan cukup tinggi dan melibatkan partisipasi aktif masyarakat dalam seluruh tahapan, mulai dari identifikasi masalah, musyawarah desa, pelatihan teknis, hingga pelaksanaan kerja bakti massal. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif berbasis komunitas dengan penekanan pada kolaborasi dan kemandirian warga. Hasil kegiatan menunjukkan keberhasilan perbaikan jalan sepanjang ±500 meter yang dilakukan secara swadaya, serta meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeliharaan infrastruktur desa. Selain memberikan dampak fisik, kegiatan ini juga memperkuat hubungan sosial dan meningkatkan rasa tanggung jawab kolektif. Sebagai langkah keberlanjutan, dibentuk Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) untuk menjaga infrastruktur secara mandiri. Kegiatan ini membuktikan bahwa gotong royong tidak hanya efektif sebagai sarana pembangunan fisik, tetapi juga sebagai fondasi penting dalam membangun kesejahteraan sosial yang berkelanjutan di tingkat desa