cover
Contact Name
Rico Andhika Putra
Contact Email
ricoandhika55@gmail.com
Phone
+6285773430353
Journal Mail Official
javed@ubhi.ac.id
Editorial Address
Jl. Mayor Sujadi No.7, Manggisan, Plosokandang, Kec. Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur 66229
Location
Kab. tulungagung,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Automotive Vocational Education
ISSN : -     EISSN : 30477921     DOI : https://doi.org/10.29100/javed.v1i2.7180
Untuk meningkatkan artikel ilmiah di bidang pendidikan vokasi khususnya pada bidang pendidikan vokasi dan otomotif.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2025)" : 5 Documents clear
PENGARUH FASILITAS BENGKEL DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS X SMKN 2 TULUNGAGUNG Rohmatih Zamsoleh; Rico Andhika Putra
Journal of Automotive Vocational Education (JAVED) Vol 2, No 2 (2025)
Publisher : Journal of Automotive Vocational Education (JAVED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/javed.v2i2.8574

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada pembelajaran praktik di SMKN 2 Tulungagung, yang diduga dipengaruhi oleh kondisi fasilitas bengkel dan motivasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fasilitas bengkel dan motivasi belajar terhadap hasil belajar siswa kelas X secara parsial maupun simultan. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan regresi linier berganda. Sampel penelitian berjumlah 140 siswa yang diambil dengan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui angket dan dokumentasi nilai rapor semester 1. Hasil analisis menunjukkan bahwa fasilitas bengkel berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar dengan nilai signifikansi 0,01 dan Thitung 3,373 Ttabel 1,655. Motivasi belajar juga berpengaruh signifikan dengan nilai signifikansi 0,01 dan Thitung 3,532 Ttabel 1,655. Secara simultan, fasilitas bengkel dan motivasi belajar memberikan pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar siswa dengan nilai Fhitung 16,395 Ftabel 3,06 dan signifikansi 0,00. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa fasilitas bengkel dan motivasi belajar memiliki kontribusi nyata terhadap pencapaian hasil belajar siswa. Oleh karena itu, peningkatan kualitas sarana praktik dan pembinaan motivasi belajar siswa perlu dilakukan secara bersamaan untuk mendukung keberhasilan pendidikan kejuruan.
PENGARUH POLA AJAR TEACHING FACTORY DAN KREATIVITAS SISWA TERHADAP KESIAPAN KERJA SISWA PROGRAM KEAHLIAN TSM DI SMK ISLAM 2 DURENAN Yayang Erfando; Yelma Dianastiti; Rico Andhika Putra
Journal of Automotive Vocational Education (JAVED) Vol 2, No 2 (2025)
Publisher : Journal of Automotive Vocational Education (JAVED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/javed.v2i2.8786

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pola ajar Teaching Factory (TEFA) dan kreativitas siswa terhadap kesiapan kerja peserta didik kelas XI Program Keahlian Teknik Sepeda Motor (TSM) di SMK Islam 2 Durenan. Latar belakang penelitian ini adalah masih tingginya angka pengangguran di kalangan lulusan SMK akibat kesenjangan kompetensi dengan kebutuhan industri. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode non-eksperimen dan analisis regresi linier berganda. Populasi penelitian adalah 110 siswa kelas XI TSM yang diambil dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui angket, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola ajar TEFA berpengaruh signifikan terhadap kesiapan kerja siswa dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,253 (sig. 0,008), sedangkan kreativitas siswa juga berpengaruh signifikan dengan koefisien regresi 0,554 (sig. 0,000). Secara simultan, pola ajar TEFA dan kreativitas siswa berkontribusi sebesar 66,1% terhadap kesiapan kerja siswa. Temuan ini menunjukkan pentingnya implementasi TEFA dan penguatan kreativitas untuk mempersiapkan lulusan SMK yang kompeten dan siap kerja.
HUBUNGAN PENYESUAIAN DAN PENANGANAN PSIKOLOGIS DALAM KONTEKS KURIKULUM MERDEKA PADA GENERASI Z (STUDI PADA SISWA KELAS X TSM SMK NEGERI 1 REJOTANGAN) Aldi Bayu Saputra; Rico Andhika Putra; Riza Dwi Ahmadi
Journal of Automotive Vocational Education (JAVED) Vol 2, No 2 (2025)
Publisher : Journal of Automotive Vocational Education (JAVED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/javed.v2i2.9364

Abstract

ABSTRACT Aldi. 2025. The Relationship Between Adjustment and Psychological Coping in the Context of the Independent Curriculum Among Generation Z (A Study on 10th Grade TSM Students at SMK Negeri 1 Rejotangan). Undergraduate Thesis, Vocational Automotive Technology Education Study Program, Faculty of Science and Technology, Universitas Bhinneka PGRI. Advisor: Rico Andhika Putra, M.Pd. Keywords: Psychological Adjustment, Psychological Coping Strategies, Learning Effectiveness, Independent Curriculum, Generation Z. The transformation of the education system through the Independent Curriculum has had a significant impact on the learning patterns of vocational high school students, especially 10th graders who belong to Generation Z—known for being adaptive yet psychologically vulnerable. Challenges such as academic pressure, environmental adjustment, and the need for emotional management strategies have become crucial factors to consider. This study aims to determine the relationship between psychological adjustment and psychological coping strategies with the effectiveness of the Independent Curriculum learning among 10th grade TSM students at SMK Negeri 1 Rejotangan. This research employed a quantitative correlational method, with data collected through questionnaires. The respondents consisted of 85 students selected using simple random sampling. Data analysis was conducted using validity and reliability tests, classical assumption tests, and Pearson correlation with the assistance of SPSS software. The results showed that psychological adjustment had a very weak and insignificant relationship with learning effectiveness, with r = -0.031 and significance 0.776 ( 0.05). Psychological coping strategies also showed a very weak and insignificant relationship, with r = -0.062 and significance 0.573 ( 0.05). Simultaneously, both variables did not show a significant relationship with learning effectiveness. These findings indicate that although students’ psychological factors are important, they are not the main determinants of success in implementing the Independent Curriculum. External factors such as teachers’ approaches, learning environment, and teaching methods tend to have a more dominant influence on perceptions of learning effectiveness.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN POWTOON PADA SISWA KELAS X TKRO SMK SORE TULUNGAGUNG Mochamad Sofiyan Ependi; Nur Ali Ridho
Journal of Automotive Vocational Education (JAVED) Vol 2, No 2 (2025)
Publisher : Journal of Automotive Vocational Education (JAVED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/javed.v2i2.9738

Abstract

Mayoritas peserta didik di SMK belum memiliki sifat kemandirian belajar, hal tersebut disebabkan oleh beberapa hal, misalnya guru belum menggunakan media pembelajaran secara optimal, tetapi hanya menggunakan buku dan LKS. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan validitas, kepraktisan, keefektifan, peserta didik dalam menggunakan media pembelajaran Otomotif berbasis video animasi powtoon. Penelitian ini termasuk penelitian pengembangan dengan model ADDIE. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas X SMK Sore Tulungagung. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen validasi media, angket respon peserta didik, tes hasil belajar serta angket kemandirian belajar. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa (1) Validitas media berdasarkan penilaian ahli media mendapatkan skor rata-rata 0,86 dengan kriteria “sangat valid” (2) Kepraktisan media pembelajaran berdasarkan respon peserta didik mendapatkan persentase 83,95% dengan kriteria “sangat praktis”, (3) Keefektifan media berdasarkan tes hasil belajar memperoleh n-gain score sebesar 0,79 dengan kriteria “tinggi.Kata kunci : media pembelajaran, video animasi powtoon, siswa Smk
HUBUNGAN KETERSEDIAAN FASILITAS PRAKTIK DAN KOMPETENSI SISWA DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS XI TEKNIK OTOTRONIK SMKN 2 TULUNGAGUNG TAHUN PELAJARAN 2024/2025 Alfi Mardiana; Yelma Dianastiti
Journal of Automotive Vocational Education (JAVED) Vol 2, No 2 (2025)
Publisher : Journal of Automotive Vocational Education (JAVED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/javed.v2i2.8392

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara ketersediaan fasilitas praktik dan kompetensi siswa terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran praktik di kelas XI Teknik Ototronik SMK Negeri 2 Tulungagung. Fasilitas praktik mencakup kelengkapan dan kesesuaian alat praktik yang menunjang pembelajaran. Kompetensi siswa merujuk pada kemampuan kognitif, afektif, dan psikomotorik dalam memahami dan menerapkan materi pelajaran. Prestasi belajar diukur berdasarkan nilai praktik siswa. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian berjumlah 41 siswa yang dipilih menggunakan teknik proportional random sampling. Instrumen penelitian berupa angket untuk variabel X1 dan X2, serta dokumentasi nilai untuk variabel Y. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (i) terdapat hubungan positif antara ketersediaan fasilitas praktik dengan prestasi belajar siswa, dengan nilai korelasi sebesar 0,486 dan Sig. 0,002; (ii) terdapat hubungan positif antara kompetensi siswa dengan prestasi belajar siswa, dengan nilai korelasi sebesar 0,459 dan Sig. 0,003; dan (iii) terdapat hubungan simultan yang signifikan antara ketersediaan fasilitas praktik dan kompetensi siswa terhadap prestasi belajar siswa, dengan nilai korelasi berganda sebesar 0,552 dan nilai Sig. F Change sebesar 0,001. Penelitian ini menunjukkan bahwa semakin baik ketersediaan fasilitas praktik dan semakin tinggi kompetensi siswa, maka semakin tinggi pula prestasi belajar yang dicapai. Hasil ini memberikan rekomendasi kepada guru, sekolah, dan pemangku kebijakan untuk meningkatkan kualitas fasilitas praktik dan pembinaan kompetensi siswa dalam rangka meningkatkan hasil belajar di bidang teknik ototronik.

Page 1 of 1 | Total Record : 5