cover
Contact Name
Ahlal Kamal,S.Pd.I.,M.Pd.
Contact Email
Ahlal.pkl@gmail.com
Phone
+6285285123236
Journal Mail Official
redaksihorizons@gmail.com
Editorial Address
Jl. Jermani Husin Desa Lok Bangkai Kec. Banjang Kab. Hulu Sungau Utara Prov. Kalimantan Selatan
Location
Kab. hulu sungai utara,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Horizons : Journal of Education and Social Humaniora
ISSN : -     EISSN : 30895537     DOI : https://doi.org/10.66914/hns
Core Subject :
Horizons: Journal of Education and Social Humaniora is a peer-reviewed national journal published twice a year, specifically in June and December. The journal focuses on exploring topics related to Education and Social Humaniora. This journal publishes research findings centered on critical analyses in the fields of Education and Social Humaniora. Submissions must be original, research-based, unpublished, and not under consideration for publication in other journals. Every submitted manuscript undergoes a thorough review process by editors, the editorial board, and blind reviewers. Horizons: Journal of Education and Social Humaniora welcomes contributions from scholars, researchers, and students who wish to share the findings of their studies and research within the journal’s areas of interest. All manuscripts submitted to the journal must be written in Indonesian, English, or Arabic. Authors must register and submit their manuscripts online.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No. 1 Horizons (June 2025)" : 5 Documents clear
Desain Model Kurikulum Pendidikan Agama Islam Muhammad Laili Mukarram; Sandy Aulia Rahman
Horizons : Journal of Education and Social Humaniora Vol 1, No. 1 Horizons (June 2025)
Publisher : PT. Ahlal Publisher Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/hns.v1i1.7

Abstract

Kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan kompetensi peserta didik sesuai dengan nilai-nilai Islam. Seiring dengan perkembangan zaman, berbagai model kurikulum telah dikembangkan untuk menyesuaikan kebutuhan peserta didik dan tantangan sosial yang dihadapi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai desain model kurikulum Pendidikan Agama Islam serta implikasinya terhadap sistem pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode library research, yaitu kajian kepustakaan yang mengacu pada berbagai literatur akademik, jurnal ilmiah, dan dokumen kebijakan terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat empat pendekatan utama dalam desain kurikulum PAI, yaitu kurikulum subjek akademik, kurikulum humanistik, kurikulum rekonstruksi sosial, dan kurikulum teknologi. Kurikulum subjek akademik berorientasi pada pengendalian mata pelajaran yang dipelajari peserta didik guna membangun pola pikir yang sistematis. Sementara itu, kurikulum humanistik lebih menitikberatkan pada aktualisasi potensi individu untuk mencapai kepuasan pribadi dalam pembelajaran. Kurikulum rekonstruksi sosial menekankan pada relevansi pendidikan dengan realitas sosial serta kebutuhan masyarakat, sedangkan kurikulum teknologi mengarah pada sistem pembelajaran berbasis kompetensi dengan pemanfaatan teknologi sebagai bagian integral dari proses pengajaran. Penelitian ini menegaskan bahwa desain kurikulum PAI harus disusun secara dinamis dengan mempertimbangkan perkembangan ilmu pengetahuan, kebutuhan individu, serta tuntutan masyarakat. Integrasi antara berbagai model kurikulum ini dapat menghasilkan sistem pembelajaran yang lebih adaptif dan efektif dalam mencapai tujuan pendidikan Islam.
Revitalisasi Moderasi Beragama di Era Digital Muhammad Hendri; Sandy Aulia Rahman
Horizons : Journal of Education and Social Humaniora Vol 1, No. 1 Horizons (June 2025)
Publisher : PT. Ahlal Publisher Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/hns.v1i1.8

Abstract

Moderasi beragama merupakan konsep yang menekankan pada keseimbangan dalam memahami dan mengamalkan ajaran agama agar terhindar dari ekstremisme. Di era digital, moderasi beragama menjadi semakin penting karena arus informasi yang cepat dan luas dapat mempengaruhi pola pikir dan sikap masyarakat terhadap keberagamaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan dan peluang dalam revitalisasi moderasi beragama di era digital. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan (library research) dengan mengkaji berbagai sumber literatur, jurnal ilmiah, serta data sekunder terkait isu moderasi beragama dan digitalisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa era digital menghadirkan tantangan besar bagi moderasi beragama, seperti penyebaran hoaks keagamaan, polarisasi sosial media, serta pemanfaatan teknologi oleh kelompok ekstremis untuk menyebarkan ideologi radikal. Tanpa adanya upaya moderasi, ruang digital dapat menjadi sarana yang memperkeruh hubungan antar umat beragama dan memicu konflik sosial. Namun, era digital juga membawa peluang besar bagi penguatan moderasi beragama, seperti penyebaran konten dakwah moderat, akses terhadap literatur keagamaan yang lebih luas, serta pemanfaatan platform digital untuk menyebarluaskan nilai-nilai toleransi dan keberagaman.
Analisis Lingkungan Pembelajaran yang Efektif: Tinjauan Islam dan Psikologi Ahmad Syarwani; Sandy Aulia Rahman
Horizons : Journal of Education and Social Humaniora Vol 1, No. 1 Horizons (June 2025)
Publisher : PT. Ahlal Publisher Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/hns.v1i1.9

Abstract

Lingkungan pembelajaran yang efektif memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Lingkungan ini mencakup aspek fisik, sosial, dan akademis yang berpengaruh terhadap perkembangan peserta didik. Oleh karena itu, pengelolaan lingkungan belajar yang baik harus menjadi tanggung jawab bersama antara pendidik, institusi pendidikan, dan peserta didik agar proses pembelajaran dapat berlangsung dengan optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep lingkungan pembelajaran yang efektif dari perspektif Islam dan psikologi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan, dengan menganalisis berbagai literatur yang membahas konsep lingkungan pembelajaran dalam kedua perspektif tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perpaduan pendekatan Islam dan psikologi dalam pengelolaan lingkungan pembelajaran dapat menciptakan suasana belajar yang kondusif. Dalam pandangan Islam, lingkungan belajar yang baik harus berlandaskan pada prinsip keteraturan, kebersihan, dan ketertiban sebagaimana diajarkan dalam Al-Qur’an dan hadits. Sementara itu, dari sudut pandang psikologi, lingkungan belajar yang efektif harus mampu memenuhi kebutuhan dasar siswa sebagaimana dijelaskan dalam teori hierarki kebutuhan Maslow, yang mencakup aspek fisiologis, rasa aman, rasa memiliki, penghargaan, dan aktualisasi diri. Dengan menggabungkan kedua pendekatan ini, Islam memberikan pedoman moral dan etika dalam menciptakan lingkungan belajar yang baik, sementara psikologi membantu dalam memahami kebutuhan individu serta menerapkan strategi pembelajaran yang tepat.
Dimensi Motivasi Belajar: Telaah Komparatif Antara Islam dan Psikologi Sandy Aulia Rahman
Horizons : Journal of Education and Social Humaniora Vol 1, No. 1 Horizons (June 2025)
Publisher : PT. Ahlal Publisher Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/hns.v1i1.4

Abstract

Learning motivation is one of the main factors that determine the success of the educational process. Motivation not only encourages individuals to be active and consistent in learning, but also plays a role in forming meaningful learning goals. This study uses a library research method to analyze learning motivation through Islamic and psychological perspectives. The results of the study indicate that learning motivation from a psychological perspective is influenced by various factors, such as basic needs according to Maslow's Hierarchy of Needs Theory, internal and external motivation according to Herzberg's Two Factor Theory, and the influence of expectations and achievement needs as explained in Vroom's Expectancy Theory and McClelland's Achievement Motive. In addition, Islam offers a unique perspective by emphasizing the integration between psychological and spiritual aspects, where the concept of reward and sin acts as a driver to do good deeds. This study concludes that an integrative approach between psychological theory and Islamic values can enrich the understanding of learning motivation. Learning motivation is not only oriented towards worldly achievements, but also towards achieving the goals of the afterlife, thus providing guidance for achieving a balance between material and spiritual needs in the learning process.
Implementasi Pengorganisasian Pendidikan di Indonesia Terhadap Peningkatan Kualitas Pendidikan Ahlal Kamal
Horizons : Journal of Education and Social Humaniora Vol 1, No. 1 Horizons (June 2025)
Publisher : PT. Ahlal Publisher Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/hns.v1i1.5

Abstract

Educational organization has an important role in improving the quality of education in Indonesia. This article aims to analyze the implementation of educational organization in Indonesia, with a focus on policies, structures and practices of educational management, as well as their impact on improving the quality of education. This research uses the library research method, which relies on secondary data from books, journals and education policy documents. The analysis was carried out to explore the challenges that exist in the Indonesian education system, such as gaps in access to education between urban and rural areas, varying quality of school management, as well as obstacles to coordination between agencies. The results of the research show that although the organization of education in Indonesia has been implemented well in several regions, there are still big problems related to equitable distribution of education and efficient school management. Difficulties in coordinating policies and limited resources in less developed areas lead to disparities in education quality. However, by strengthening better regulations and implementing more effective policies, the quality of education in Indonesia can improve significantly. Therefore, increasing the competence of school principals, technology-based education management, and better decentralization policies are the keys to realizing a quality and equitable education system throughout Indonesia.

Page 1 of 1 | Total Record : 5