cover
Contact Name
ARISTO
Contact Email
arkaaristo46@gmail.com
Phone
+6281250476622
Journal Mail Official
arkaaristo46@gmail.com
Editorial Address
Jl. Gotong Royong III, No. 02 RT 005 / RW 006 Kel. Mentaos Loktabat Utara, Kec. Banjarbaru Utara, Kota Banjar Baru, Kalimantan Selatan 70714
Location
Kota banjarbaru,
Kalimantan selatan
INDONESIA
JURNAL TEOLOGI DAN PENDIDIKAN KRISTEN
ISSN : -     EISSN : 3047115X     DOI : -
Core Subject :
SARITA BAHALAP : Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani. Adalah merupakan wadah publikasi ilmiah dari hasil penelitian Teologi dan Pendidikan Kristiani serta menerima artikel dari berbagai sub-disiplin ilmu Teologi dan Pendidikan Kristiani, terutama yang bercirikan dengan teologi Bethel dan tidak bertentangan dengan kebenaran Alkitab. Artikel yang dikirimkan haruslah belum pernah atau tidak sedang dalam proses dimuat dalam jurnal lainnya. Artikel yang masuk harus sesuai dengan petunjuk penulisan atau format yang telah ditetapkan. Editor akan menolak artikel yang tidak memenuhi persyaratan tanpa proses lebih lanjut.Artikel yang telah memenuhi persyaratan akan dinilai kelayakannya oleh reviewer melalui proses blind-review. ISSN ONLINE : 3047-115X . Adapun yang menjadi Fokus dan Ruang Lingkup dalam jurnal Sarita Bahalap adalah : Teologi Pendidikan Kristiani (PAK) Misiologi Biblika Dogmatika Historik
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 3 (2025): April 2025" : 5 Documents clear
AGAMA DASAR FILSAFAT TEOLOGIS PLURALISME Purwanto
Jurnal Sarita Bahalap Vol. 3 No. 3 (2025): April 2025
Publisher : Jurnal Sarita Bahalap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Philosophical basis also plays an important role in human understanding to think and provide arguments about what is in the situation where he is. However, people still philosophize and try to achieve success in sharpening their knowledge or to find out what they have been questioning in their life. But this cannot answer his criticism of the Bible or of the existence of God. Because, only God's Word is able to reach absolute understanding and truth in accepting God's existence by faith. Keywords : analitical, philosophy,theolgloy,pluralism Abstrak Dasar filosofis selalu menjadi hal yang penting dalam berpikir dan bahkan dalam berargumentasi. Meskipun banyak filsuf telah berhasil dalam ilmu pengetahuan, namun tidak dapat memberi jawab atas semua hal mengenai kehidupan. Tentu para filsuf tidak sanggup memahami keberadaan Tuhan, karena hanya Firman Tuhan yang dapat menjangkau kemutlakan pemahaman dan kebenaran itu hanya dapat diterima dengan iman. Kata kunci : analisis, filsafat,theology, pluralisme
PERSEMBAHAN JEMAAT Konsep Theologis dan Implementasi Praktis Fiska Natalia; Aristo
Jurnal Sarita Bahalap Vol. 3 No. 3 (2025): April 2025
Publisher : Jurnal Sarita Bahalap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Memberi persembahan merupakan salah satu bentuk ungkapan syukur, tanda penebus salah, dan tanda keselamatan kepada Allah ungkapan syukur umat Kristen kepada Allah  atas segala berkat yang telah diberikan Tuhan sehingga ada pemberian persembahan. Sejak sekolah minggu mereka sudah di ajarkan untuk memberikan persembahan yaitu memberikan sebagian milik mereka yang berbentuk materi atau uang. Persembahan bukan saja tentang uang tetapi juga dengan pelayanan kita di gereja,membantu menolong sesama,mengasihi sebagai mana Tuhan mengasihi kita itu juga bentuk persembahan. Metode yang dipakai dalam penelitiaan ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskripstif. Metode penelitian kualitatif adalah penelitian lapangan dengan cara pengambilan data langsung ke lapangan, terlibat dengan masyarakat dan turut merasakan apa yang kita rasa kan itu harus kita injil kan sepaya banyak jiwa yang di selamatkan Bukan hanya orang Kristen saja tetapi semusa bangsa sehingga misi Yesus dapat mudah  mereka rasakan sekaligus mendapat gambaran yang harus kita tunjukan kasih Allah itu yang lera mati untuk semua umat manusia ini,sering kali Gereja – gereje hanya ingin mengembangkan umat nya saja kalau hanya umat Kristen saja yang di injilkan kasihan mereka yang beragama lain yang masih belum percaya,masih hidup dalm keterikatan kita sebagai jiwa jiwa yang di menangkan. Kata kunci:  Pemahaman Alkitab mengenai  Persembahan  Jemaat ,Doktrin Orang Beriman   Abstract Giving offerings is a form of expression of gratitude, a sign of atonement for wrongdoing, and a sign of salvation to God. Christians express gratitude to God for all the blessings that God has given, so there are offerings. Since Sunday school they have been taught to make offerings, namely giving some of their possessions in the form of material things or money. Offerings are not only about money but also our service in the church, helping others, loving as God loves us are also forms of offering. The method used in this research is a qualitative method with a descriptive approach. The qualitative research method is field research by collecting data directly in the field, engaging with the community and sharing what we feel, we must evangelize it so that many souls are saved, not just Christians but all nations so that Jesus' mission can be made easier for them. feel and get a picture that we have to show God's love which is irresistible to all mankind, often churches only want to develop their people if only Christians are evangelized, pity those of other religions who still don't believe, still living in our attachments as won souls. Key words : Biblical Understanding of Congregational Offerings, Doctrine of Believers
PENGAKUAN DOSA DALAM LITURGI KRISTEN Mikhael Chalvin Aldy Laoh; Mentari Ruthma Putri
Jurnal Sarita Bahalap Vol. 3 No. 3 (2025): April 2025
Publisher : Jurnal Sarita Bahalap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Dosa merupakan tindakan sadar yang tidak taat kepada perintah Tuhan dalam arti tertentu menolak kebaikan dan cinta ilahi. Dosa tidak bermula pada tindakan yang terang terangan tetapi dosa timbul dari hati dan pikiran manusia (Markus 7:21-23). Agama Kristen mengajarkan bahwa Adam dan Hawa sudah berdosa. Oleh kerena itu anak dan cucunya menjadi orang berdosa karena mereka menjdai keturuna orang berdosa. Tiap-tiap anak kandung  dan dilahirkan oleh ibunya dalam keadaan dosa. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh sikap dalam Pengakuan dosa. Kejatuhan manusia tidak disebabkan oleh Tuhan Allah, iblis, atau Adam dan Hawa, melainkan bersumber dari hati manusia yang dipenuhi keegoisan untuk menjadi manusia yang bebas tanpa ingin terikat dengan aturan Allah. Dalam perspektif Alkitab, pengakuan dosa melibatakan pengakuan secara lisan atau batin kepada Allah, serta penyesalan yang lulus. Inisitif Allah untuk menemui manusia pun turut dinyatakan di dalam liturgi karena liturgi dipandang sebagai sebuah undangan dari Allah untuk merayakan iman. Kata-kata kunci: Pengakuan Dosa, Liturgi Abstract             Sin is a conscious act of disobeying God's commands in a sense rejecting divine goodness and love. Sin does not originate from overt actions but sin arises from the human heart and mind (Mark 7:21-23). Christianity teaches that Adam and Eve sinned. Therefore, his children and grandchildren become sinners because they are the descendants of sinners. Every biological child is born to its mother in a state of sin. This research aims to explain the influence of attitude in confession. The fall of humans was not caused by God, the devil, or Adam and Eve, but rather came from the human heart which was filled with selfishness to become a free human being without wanting to be bound by God's rules. In a Biblical perspective, confession of sin involves verbal or mental confession to God, as well as passing regret. God's initiative to meet humans is also expressed in the liturgy because the liturgy is seen as an invitation from God to celebrate faith.   Key words: Confession of sin, Liturgi
GAY DAN LESBI HUKUMNYA DALAM AL-Quran Irmaliani
Jurnal Sarita Bahalap Vol. 3 No. 3 (2025): April 2025
Publisher : Jurnal Sarita Bahalap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Gay dan lesbian yang dibahas dalam makalah ini dikaji dari dua perspektif, yaitu pandangan hukum Islam terhadap penyimpangan seksual dalam bentuk gay dan lesbian, dan sanksi yang diberikan bagi gay dan lesbian. Dengan menggunakan pendekatan normatif, disimpulkan bahwa para ulama sepakat bahwa perbuatan homoseksual dan lesbian hukumnya haram. Akan tetapi, para ulama masih berbeda pendapat dalam menentukan hukuman bagi para pelakunya. Sebagian ulama berpendapat bahwa pelakunya harus dibunuh atau dirajam baik muhsan maupun ghairu muhsan. Sebagian ulama menetapkan hukuman ta’zir dengan alasan bahwa perbuatan tersebut hanya salah satu bentuk kemaksiatan. Yaitu tidak ditentukan bentuknya dan hanya sekedar suka pada tempat hukuman yang tidak dikehendaki oleh naluri yang wajar. Oleh karena itu, para pelaku tidak mendapatkan hukuman yang setimpal. Kata kunci: LGBT, homoseksualitas, al-sahaq, heteroseksual, biseksual Abstract: Gay and lesbian issued in this paper analyzed from two perspectives, namely the views of Islamic law against sexual perversion in the form of gay and lesbian, and the sanctions given for gay and lesbian. By using a normative approach, it was concluded that the scholars agreed that homosexual and lesbian acts are haram/ prohibited. However, scholars are still different opinions in determining punishment for the perpetrators. Some scholars argue that the perpetrators should be killed or stoned both muhsan and ghairu muhsan. Some scholars assign ta’zir penalty on the grounds that this action is only one form of immorality. That is not specified shape and just love on the penalty spot unwanted by normal instincts. Because of that, perpetrators don’t not gain had punishment.   Key words LGBT, homosexuality, al-sahaq, heterosexual, bisexual
KOMPETENSI SOSIAL GURU PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DAN KETERLIBATAN ORANG TUA DALAM PENDIDIKAN ANAK DI SD BOPKRI 3 BONDO Sri Handayani
Jurnal Sarita Bahalap Vol. 3 No. 3 (2025): April 2025
Publisher : Jurnal Sarita Bahalap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

            Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kompetensi sosial guru Pendidikan Agama Kristen dan keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak di SD BOPKRI 3 Bondo, Jepara. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya sinergi antara guru dan orang tua dalam menunjang keberhasilan pendidikan, khususnya dalam pembentukan karakter anak. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini dengan metode survei terhadap 30 orang tua dari 7 siswa yang terlibat aktif dalam kegiatan sekolah serta 1 guru Pendidikan Agama Kristen. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner skala Likert untuk mengukur persepsi terhadap kompetensi sosial guru dan tingkat keterlibatan orang tua dalam pembelajaran. Analisis data menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara kompetensi sosial guru dan keterlibatan orang tua, dengan koefisien korelasi r = 0.68 dan signifikansi p < 0.01. Hasil ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kompetensi sosial guru, semakin tinggi pula keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak. Temuan ini memperkuat pentingnya pengembangan kemampuan interpersonal guru, seperti komunikasi, empati, dan kolaborasi, untuk membangun kemitraan yang efektif dengan orang tua. Penelitian ini merekomendasikan pelatihan kompetensi sosial bagi guru PAK sebagai strategi untuk meningkatkan keterlibatan orang tua secara aktif dalam mendukung proses pendidikan dan karakter anak. Kata-kata kunci: Kompetensi Sosial, Guru PAK, Keterlibatan Orang Tua, Pendidikan Anak, SD BOPKRI 3 Bondo                  This study aims to analyze the relationship between the social competence of Christian Religious Education (CRE) teachers and parental involvement in children's education at SD BOPKRI 3 Bondo, Jepara. The background of this research is rooted in the importance of synergy between teachers and parents in supporting educational success, particularly in character formation. A quantitative approach was employed using a survey method involving 30 parents of 7 students actively engaged in school activities, as well as 1 Christian Religious Education teachers. The instruments used were Likert-scale questionnaires designed to measure perceptions of teachers’ social competence and the level of parental involvement in learning. Data analysis revealed a significant positive correlation between teachers’ social competence and parental involvement, with a correlation coefficient of r = 0.68 and a significance level of p < 0.01. These results indicate that the higher the teacher’s social competence, the greater the parental involvement in their children’s education. The findings emphasize the importance of developing teachers’ interpersonal skills—such as communication, empathy, and collaboration—in order to build effective partnerships with parents. This study recommends the implementation of social competence training for CRE teachers as a strategic effort to enhance active parental involvement in supporting children's educational and character development.  Key words: Social Competence, Christian Religious Education Teachers, Parental Involvement, Children's Education, SD BOPKRI 3 Bondo

Page 1 of 1 | Total Record : 5