cover
Contact Name
Akper HUSADA KARYA JAYA
Contact Email
akperhusadakaryajaya@gmail.com
Phone
+6285283507468
Journal Mail Official
astutygreace14@gmail.com
Editorial Address
RT.5/RW.18, Sunter Agung, Kec. Tj. Priok, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14350
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA
ISSN : 28083253     EISSN : 3218640     DOI : https://doi.org/10.59374/jpmahkj.v7i1
Core Subject :
Jurnal Pengabdian Masyarakat Akper Husada Karya Jaya merupakan Jurnal pengabdian masyarakat yang fokus di ilmu kesehatan, yang berfungsi untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan kesehatan masyarakat
Arjuna Subject : -
Articles 81 Documents
EDUKASI TERHADAP SISWA SMA TENTANG SAFETY RIDING TENTANG PENCEGAHAN LAKA LANTAS DI SMA 110 JAKARTA UTARA Susihar, Egeria Dorina Sitorus, Lulu Najmah
JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 8 No 1 (2026): JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA
Publisher : AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59374/pkmhkj.v8i1.679

Abstract

Latar Belakang: Kecelakaan Lalu Lintas merupakan suatu peristiwa di jalan yang tidak diduga dan tidak disengaja melibatkan kendaraan dengan atau tanpa pengguna jalan lain yang mengakibatkan korban manusia dan atau kerugian harta benda. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang keselamatan berkendara (keselamatan berkendara). Sasaran dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA 110 Jakarta Utara sebanyak 30 siswa. Siswa diberikan edukasi terkait safety riding (keselamatan berkendara) melalui penyuluhan. Serta diskusi langsung dengan kelompok siswa. Tujuan: Untuk mengetahui Pengaruh Pankes Terhadap Tingkat Pengetahuan Siswa SMA Tentang Safety Riding Upaya Pencegahan Laka Lantas di SMA 110 Jakarta Utara. Metodologi Pengabdian: Penyuluhan diberikan setelah sebelumnya siswa diberikan pre-test kemudian setelah penyuluhan dan diskusi selesai siswa diberikan post-test untuk mengetahui tingkat pengetahuan siswa mengenai safety riding sebelum dan sesudah penyuluhan. Penelitian ini bersifat dekriptif kuantitatif dengan menggunakan metode Pra eksperimental design dengan rancangan one group pre-post-test design. Hasil: Data dianalisis menggunakan uji sampel berpasangan dengan hasil analisis diperoleh bahwa p = 0,000 yang artinya adanya perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah dilakukan penkes tentang safety riding (keselamatan berkendara). Untuk melihat adanya perubahan teknologi membutuhkan waktu dan berulangnya diperkenalkannya intervensi yang rutin dan berkelanjutan. Kesimpulan: Pengaruh Penkes Terhadap Tingkat Pengetahuan Siswa SMA Tentang Safety Riding Upaya Pencegahan Laka Lantas di SMA 110 Jakarta Utara. Kata Kunci: Penkes, Terhadap Tingkat Pengetahuan, Safety Riding
EDUKASI BOOKLET TERHADAP PENGETAHUAN “UNDERWEAR RULES” PADA ANAK DI WARAKAS JAKARTA UTARA Nancy, Labora Sitinjak
JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 8 No 1 (2026): JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA
Publisher : AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59374/pkmhkj.v8i1.681

Abstract

Latar Belakang: Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), anak adalah individu yang berusia antara lahir hingga 19 tahun. Undang-Undang Perlindungan Anak Republik Indonesia khususnya Bab 23 Tahun 2002 mendefinisikan anak sebagai individu yang berusia di bawah 18 tahun, termasuk anak dalam kandungan. Aturan pakaian dalam merupakan program yang digagas oleh NSPCC (National Society for the Prevention o Cruelty to Children) dengan konsep pendidikan seks yang disebut dengan PANTS: P (Private are Private) anggota tubuh anak yang tertutup oleh pakaian adalah privasi, A (Always Remember You Body Belongings to You) selalu ingat tubuhmu adalah milikmu, N (No Means No) anak berhak untuk mengatakan tidak, T (Talk About Secrets That Upset You) bicaralah tentang rahasia yang kesal, S (Speak up Someone Can Help) bicaralah seseorang dapat membantu. Program ini menawarkan panduan langsung terhadap anak-anak yang disajikan dalam bahasa yang mudah diingat. Tujuan: Meningkatkan pengetahuan anak dengan menggunakan booklet terhadap tingkat pengetahuan aturan pakaian dalam. Metodologi Penelitian: Pengabdian ini dilakukan secara langsung dengan metode ceramah dan tanya jawab. ini menggunakan metode rancangan One Group Pretest and posttest, dengan desain penelitian deskriptif kuantitatif, tempat penelitian di Warakas Jakarta Utara, sampel berjumlah 96 responden dipilih menggunakan purposive sampling. Hasil: Penelitian ini menggunakan uji Paired sample t-test dengan α = 0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan edukasi dengan rata-rata nilai responden sebelum diberikan edukasi yaitu 1,70 dan sesudah diberikan edukasi meningkat menjadi 2,46 dengan p-value sebesar 0,001 Kesimpulan: Terdapat pengrauh edukasi menggunakan booklet terhadap tingkat pengetahuan aturan pakaian dalam pada anak di Warakas Jakarta Utara, dan anak-anak sangat antusias selama kegiatan berlangusng. Kata Kunci: Anak, booklet, pengetahuan, peraturan pakaian dalam.
PENYULUHAN KESEHATAN MENGGUNAKAN MEDIA POSTER TERHADAP PENGETAHUAN KELUARGA PERTOLONGAN TERSEDAK (CHOKING) PADA BALITA DI KELURAHAN SUNTER AGUNG Leo Rulino, Astuti Lumbantoruan, Suatmaji
JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 8 No 1 (2026): JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA
Publisher : AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59374/pkmhkj.v8i1.682

Abstract

Latar Belakang: Tersedak (choking) merupakan salah satu penyebab kematian tercepat pada balita dan membutuhkan penangaan sesegera mungkin untuk menghindari cedera atau kematian. Tersedak adalah suatu kondisi dimana pernafasan terhambat atau terhalang oleh benda asing yang menyempitkan saluran pernafasan bagian dalam, seperti tenggorokan, hipofaring, atau trakea. Jika penyempitan saluran napas menyebabkan gangguan suplai oksigen dan ventilasi yang parah, hal ini dapat berakibat kematian. The Global Report on Road Safety, Indonesia berada di peringkat ketiga se-Asia untuk jumlah kematian terbanyak yang diakibatkan kecelakaan laka lantas dengan total 38.279 korban (Nastiti, 2018). Badan Pusat Statistik pada tahun 2018 kecelakaan dan kerugiaan materi berjumlah 213.886 (Siti Sahara and Sylvira Ananda Azwar 2020).Tujuan: meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penanganan tersedak pada bayi.Metodologi Penelitian: Pengabdian ini menggunakan desain kuantitatif deskriptif dan metode pre-experimental design tipe one group pretest - posttest (tes awal dan tes akhir kelompok tunggal). Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner.Hasil: . Data yang diperoleh diolah secara statistic menggunakan rumus chi square. Berdasarkan hasil Analisa 84 responden Hasil Analisa 84 responden sesudah diberikan Pendidikan Kesehatan diperoleh pengetahuan yang baik 84 orang (100%).Kesimpulan: Terdapat pengaruh penyuluhan kesehatan menggunakan poster terhadap tingkat pengetahuan keluarga tentang tersedak (choking) pada balitaKata Kunci: Kegawatdauratan, tersedak (choking), pengetahuan
EDUKASI TENTANG BANTUAN HIDUP DASAR (BHD) PADA KORBAN KECELAKAAN LALU LINTAS TERHADAP PENGETAHUAN SISWA/I SMAN 73 JAKARTA UTARA Rosita Makdalena Lubis, Anita Pardede
JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 8 No 1 (2026): JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA
Publisher : AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59374/pkmhkj.v8i1.684

Abstract

Latar Belakang: Bantuan Hidup Dasar (BHD) merupakan langkah awal yang sangat penting dalam menangani korban kecelakaan lalu lintas guna meningkatkan kemungkinan korban untuk bertahan hidup. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi tentang Bantuan Hidup Dasar terhadap tingkat pengetahuan siswa/i SMAN 73 Jakarta Utara.. Metodologi Penelitian: Pengabdian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dan metode pre-experimental design tipe one group pretest - posttest (tes awal dan tes akhir kelompok tunggal). Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan edukasi, sebagian besar siswa memiliki tingkat pengetahuan dalam kategori rendah (79,4%), dan hanya 20,6% yang berada pada kategori sedang. Setelah diberikan edukasi, terjadi peningkatan yang signifikan, dengan 75% siswa berada pada kategori tinggi dan 25% kategori sedang. Uji normalitas menunjukkan data tidak terdistribusi normal (p < 0,05), sehingga dilanjutkan dengan uji Wilcoxon. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai Z = -7.192 dan p-value = 0.000 (p < 0.05), yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara sebelum dan sesudah diberikan edukasi tentang Bantuan Hidup Dasar. Kesimpulan: Edukasi tentang Bantuan Hidup Dasar efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa/i SMAN 73 Jakarta Utara. Disarankan agar pendidikan serupa dilaksanakan secara rutin untuk meningkatkan kesiapsiagaan siswa dalam menghadapi kejadian darurat seperti kecelakaan lalu lintas. Kata Kunci: Bantuan Hidup Dasar, Edukasi, Pengetahuan, Kecelakaan Lalu Lintas
PENYULUHAN TENTANG PENERAPAN SLEEP HYGIENE DALAM MENINGKATKAN KUALITAS TIDUR PADA PASIEN DIABETES MELITUS TYPE 2 DI KELURAHAN PAPANGGO Adelia Putri, Reni Amiati, Kartini K. Rahantoknam, Irmina Ika Y
JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 8 No 1 (2026): JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA
Publisher : AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59374/pkmhkj.v8i1.685

Abstract

Latar Belakang: Pasien diabetes melitus tipe 2 sering mengalami gangguan tidur yang disebabkan oleh gejala seperti poliuria, rasa haus berlebihan, serta gangguan fisik dan psikologis lainnya. Kualitas tidur yang buruk dapat mengurangi kontrol glikemik melalui mekanisme resistensi insulin dan gangguan metabolisme. Salah satu intervensi non-farmakologis yang dapat dilakukan adalah penerapan sleep hygine untuk meningkatkan kualitas tidur. Tujuan: Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kualitas tidur pasien diabetes melitus tipe 2 melalui penyuluhan tentang penerapan higiene tidur di Kelurahan Papanggo. Metode: Kegiatan ini menggunakan desain one-group pretest-posttest dengan melibatkan 32 responden. Intervensi dilakukan melalui metode ceramah, tayangan, dan diskusi interaktif. Pengukuran dilakukan sebelum dan sesudah penyuluhan menggunakan kuesioner pengetahuan. Analisis data menggunakan uji paired sample t-test dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian: Hasil menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata pengetahuan dari 14,88 menjadi 17,19 setelah intervensi. Uji statistik menunjukkan nilai p-value sebesar 0,001 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan penyuluhan sleep hygine terhadap peningkatan kualitas tidur responden. Kesimpulan: Penyuluhan sleep hygine efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kualitas tidur pada pasien diabetes melitus tipe 2. Intervensi ini berpotensi menjadi strategi promotif dan preventif dalam pengelolaan diabetes, khususnya dalam mendukung pengendalian kadar gula darah. Kata Kunci: kualitas tidur, kebersihan tidur, diabetes melitus tipe 2, edukasi kesehatan
KONTRIBUSI BOOKLET DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG KEGAWATDARURATAN STROKE Reni Amiati, Leo Rulino, Tifani Azzahra
JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 8 No 2 (2026): JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA
Publisher : AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59374/pkmhkj.v8i2.707

Abstract

Latar belakang: Stroke adalah kondisi ketika pasokan darah ke otak terhambat atau berkurang, yang dapat disebabkan oleh tersumbatnya pembuluh darah (stroke iskemik) atau pecahnya pembuluh darah (stroke hemoragik). Akibatnya, otak tidak mendapatkan cukup nutrisi dan oksigen, sehingga sel-sel otak yang terkena mengalami kerusakan atau kematian. Kurangnya pemahaman mengenai tanda-tanda awal pukulan menjadi salah satu faktor risiko. Salah satu cara agar mengatasi kurangnya pemahaman adalah edukasi untuk mengetahui tanda-tanda awal stroke sebelum berkembang menjadi yang lebih serius atau menimbulkan komplikasi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas buklet media terhadap tingkat pengetahuan masyarakat tentang kegawatdaruratan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif eksperimental dengan desain pre-post test one group. Sampel diambil secara purposif sampling sebanyak 125 orang dewasa, terdiri dari 74 perempuan dan 51 laki-laki. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata tingkat pengetahuan sebelum diberikan pendidikan adalah dengan kategori kurang sebanyak 18 (24.0%) responden dan setelah diberikan pendidikan dengan kategori Baik sebanyak 36 (48.0%). Uji statistik yang digunakan dengan menggunakan uji wilcoxon menunjukkan nilai signifikan 0,000 (p<0,05) sehingga terdapat pengaruh yang signifikan tingkat pengetahuan masyarakat tentang kegawat daruratan stroke di Rw 07 Sunter Agung setelah diberikan edukasi dengan menggunakan media Booklet. Kesimpulan: Edukasi menggunakan media Booklet efektif meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang kegawatdaruratan stroke. Saran: kepada petugas kesehatan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat dapat menggunakan media Booklet sebagai salah satu pilihan media edukasi. Kata kunci: Stroke, Kegawatdaruratan, Edukasi, Booklet, Pengetahuan
KEBERHASILAN SENAM OSTEOPOROSIS TERHADAP KEMAMPUAN MOBILISASI LANSIA Egeria Dorina Sitorus, Susihar, Nirina Dian Hapsari
JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 8 No 2 (2026): JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA
Publisher : AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Individu dengan usia 60 tahun atau lebih tergolong kepaadaindividu lansia. Keluhan muskulokleletal yang menyebakan nyeri yang dapat menghambat pergerakan seseorang. Sehingga, lansia cenderung mengalami penurunan aktivitas fisik. Latihan senam osteoporosis berperan dalam menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh dalam jangka panjang. Senam osteoporosis bermanfaat bagi kesehatan tulang, setiap gerakannya mampu membantu distribusi nutrisi dan cairan. Tujuan: Penelitian ini dilakukan untuk Untuk mengetahui apakah senam osteoporosis memiliki kemampuan dalam meningkatkan kemampuan mobilisasi. Metodologi Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan pra-eksperimental, yaitu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sebab akibat dengan cara mengontrol variabel-variabel yang ada titik peneliti akan melakukan perlakuan tertentu atau intervensi tertentupada suatu kelompok eksperimen dan mengamati efeknya. Hasil: Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa terjadi peningkatan skor kemampuan mobilisasi dari sebelum intervensi (pretest) hingga sesudah intervensi (posttest), dengan rata-rata nilai pretest sebesar 44,17 dan meningkat menjadi 44,63 pada posttest. Pengujian menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah intervensi.Artinya, senam osteoporosis efektif dalam meningkatkan kemampuan mobilisasi pada lansia. Kesimpulan: pemberian senam osteoporosis efektif dalam meningkatkan kemampuan mobilisasi pada lansia. Kata Kunci: Lansia, Osteoporosis, Mobilisasi
KEBERHASILAN EDUKASI MEDIA BUKU SAKU TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA TENTANG VULVA HYGIENE UNTUK PENCEGAHAN KEJADIAN INFEKSI SALURAN KEMIH Kartini Kafiana Rahantoknam, Adelia Putri, Mesi Mahmudah
JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 8 No 2 (2026): JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA
Publisher : AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59374/pkmhkj.v8i2.709

Abstract

Latar Belakang: Infeksi Saluran Kemih (ISK) atau yang disebut sebagai infeksi saluran kemih (ISK) adalah kondisi infeksi yang disebabkan oleh mikroorganisme, terutama bakteri Escherichia coli, masuk dan menyerang pada bagian saluran kemih, seperti uretra, kandung kemih, ureter, maupun ginjal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah edukasi menggunakan buku saku dapat meningkatkan pengetahuan remaja tentang kebersihan vulva dalam mencegah infeksi saluran kemih di SMAN. Metodologi Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimen dengan metode survei analitik dan pendekatan satu kelompok yang diuji sebelum dan sesudah perlakuan (pre-test dan post-test). Peneliti memberikan edukasi menggunakan buku saku untuk mengukur tingkat pengetahuan remaja di SMAN. Responden yang tercatat sebagai siswi kelas x di SMAN, remaja yang bersedia menjadi responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji statistik uji Shapiro-Wilk. Hasil: Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan remaja meningkat dengan jelas, nilai p = 0,000 (p < 0,05). Kesimpulan: : Setelah diberikan edukasi dengan buku saku, pengetahuan remaja meningkat. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi pihak sekolah, guru, dan orang tua untuk meningkatkan pengawasan, memberikan edukasi mengenai dampak ISK serta menjaga kebersihan vulva higiene guna mencegah infeksi saluran kemih. Kata Kunci: Edukasi, Buku Saku, Vulva Hygiene, ISK, Remaja
DAMPAK EDUKASI PIJAT I LOVE YOU TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU DALAM PENCEGAHAN KONSTIPASI PADA BAYI Astuti Lumbantoruan
JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 8 No 2 (2026): JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA
Publisher : AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59374/pkmhkj.v8i2.710

Abstract

Latar Belakang: Berdasarkan data prevalensi, sebanyak 14,4% kasus konstipasi pada anak terjadi di dunia dan 18,3% di Indonesia. Pada bayi, kondisi ini dapat mengganggu kesehatan pencernaan sekaligus mempengaruhi proses tumbuh kembangnya. Adapun salah satu pencegahannya dengan pemberian pijatan lembut pada area perut bayi dengan Teknik pijat I Love You yang bertujuan untuk membantu memperlancar pencernaan bayi dengan pijatan. Tujuan: Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana pengaruh edukasi pijat I Love You terhadap Tingkat pengetahuan dan sikap ibu. Metodologi Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan aplikasi desain pre-experimental menggunakan metode one group pre and post dengan sampel sebanyak 30 ibu. Hasil: Pemberian edukasi tentang pijat I Love You sebagai pencegahan konstipasi pada bayi terbukti dapat meningkatkan tingkat pengetahuan dan sikap ibu dan dibuktikan dengan hasil uji Wilcoxon dimana rata- rata Tingkat pengetahuan ibu adalah 0.01 menjadi 7.50 dengan nilai p-value 0.001. Peningkatan ini juga terjadi pada sikap ibu dari rata-rata 3.00 menjadi 8.36 dengan p value 0.001. Kesimpulan: pemberian edukasi pijat I Love You sebagai pencegahan konstipasi pada bayi dapat meningkatkan Tingkat pengetahuan dan sikap ibu yang dibuktikan dengan hasil p-value 0.01 yang diperoleh melalui uji Wilcoxon. Maka dari itu dapat dinyatakan bahwa Ha diterima dan H0 ditolak. Kata Kunci: Pijat I Love You, Sikap ibu, Tingkat pengetahuan
DAMPAK EDUKASI SELF-DIAGNOSE DENGAN MEDIA SOSIAL TIKTOK TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN KESEHATAN MENTAL REMAJA Labora Sitinjak
JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 8 No 2 (2026): JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA
Publisher : AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59374/pkmhkj.v8i2.711

Abstract

Latar Belakang: engetahuan merupakan hasil dari kemampuan mengingat terhadap suatu objek, baik secara sengaja maupun tidak. Self-diagnosis adalah tindakan individu menentukan diagnosis medis berdasarkan pengalaman pribadi dan informasi yang diperoleh, baik dari sumber resmi maupun tidak resmi. Meskipun dapat meningkatkan rasa empati self-diagnose memiliki risiko menyebabkan kesalahan diagnosis dan penanganan. Kesehatan mental melibatkan kesadaran diri, kemampuan mengatasi masalah dan kontribusi sosial. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi Pengaruh Edukasi Self-Diagnosis Dengan Media Sosial TikTok Terhadap Tingkat Pengetahuan Kesehatan Mental Remaja. Metodologi Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain pra eksperimen dengan one group pre and post test yang dilaksanakan pada remaja di sekolah dengan 40 responden menggunakan kuesioner 2 instrumen yaitu self-diagnose dengan nilai Cronbach's Alpha adalah 0,876 dan kesehatan mental dengan nilai Cronbach's Alpha adalah 0,825. Hasil: Rata-rata tingkat pengetahuan remaja sebelum edukasi pada self-diagnose adalah 7,33 dan setelah diberikan edukasi meningkat menjadi 10,47. Sedangkan pada kesehatan mental sebelum diberikan edukasi adalah 3,67 dan setelah diberikan edukasi meningkat menjadi 5,67 dengan P-value 0,001 (<0,005) yang berarti kedua tersebut memiliki pengaruh dalam memberikan edukasi self-diagnose melalui TikTok terdahap tingkat pengetahuan kesehatan mental. Kesimpulan: : Dari hasil tersebut, dapat disimpulkan ada pengaruh yang signifikan antara edukasi self-diagnose dengan media sosial TikTok terhadap tingkat pengetahuan kesehatan mental remaja. Kata Kunci: kesehatan mental, Remaja, Diagnosis diri, Tingkat pengetahuan

Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 8 No 2 (2026): JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 8 No 1 (2026): JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 7 No 2 (2025): JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 7 No 1 (2025): JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 6 No 2 (2024): JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 6 No 1 (2024): JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 5 No 2 (2023): JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 5 No 1 (2023): JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 4 No 2 (2022): JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 4 No 1 (2022): JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 3 No 2 (2021): JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 3 No 1 (2021): JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 2 No 2 (2020): JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 2 No 1 (2020): JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 1 No 2 (2019): JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 1 No 1 (2019): JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA More Issue