cover
Contact Name
Akper HUSADA KARYA JAYA
Contact Email
akperhusadakaryajaya@gmail.com
Phone
+6285283507468
Journal Mail Official
astutygreace14@gmail.com
Editorial Address
RT.5/RW.18, Sunter Agung, Kec. Tj. Priok, Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14350
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA
ISSN : 28083253     EISSN : 3218640     DOI : https://doi.org/10.59374/jpmahkj.v7i1
Core Subject :
Jurnal Pengabdian Masyarakat Akper Husada Karya Jaya merupakan Jurnal pengabdian masyarakat yang fokus di ilmu kesehatan, yang berfungsi untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan kesehatan masyarakat
Arjuna Subject : -
Articles 74 Documents
Edukasi Pengetahuan Ibu Dalam Menangani Kegwatdaruratan Pada Balita Dengan Kejang Demam Di Wilayah Rusun Marunda Blok Di Rt 015/Rw 007 Kecamatan Cilincing JakartaUtara Egeria Dorina Sitorus, Astuti Lumbantoruan, Riska
JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 5 No 1 (2023): JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA
Publisher : AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59374/jpmahkj.v5i1.423

Abstract

Latar Belakang: g Kejang demam merupakan kejang yang berkaitan dengan peningkatan cepat suhu dalam inti tubuh 39℃.Kejangpadabalita sering tidak diketahui orang tua paling utama ibu akibatnya ibu menjadi gelisah serta mampu melaksanakanmetode yang salah dan membahayakan keadaan anak. Pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu dalammenangani kegawatdaruratan pada balita dengan kejang demam di wilayah rusun marunda blok d1 rt 015/rw 007 KecamatanCilincing Jakarta Utara. Metodologi Pengabdian: Pengabdian ini bersifat deskriptif dengan rancangan Consecutif Sampling dandilakukanmelaluipengisiin kuesioner dengan jumlah responden 30 responden. Dari hasil pengabdian yang dilakukan bahwaterdapat perbedaan tingkat pengetahuan responden ibu tentang pengertian, penyebab, tanda gejala dan pertolongan pertama saatterjadikejang demam. Hasil: disimpulkan bahwa hubungan pendidikan dengan tingkat pengetahuan ibu dalam menanganikegawatdaruratan pada balita dengan kejang demam di Wilayah Rusun Marunda Blok D1 Rt 015/Rw 007 Kecamatan CilincingJakarta Utara berada dalam kategori tinggi dengan rata-rata 80%.
Motivasi Suami Merawat Istri Pasca Sectio Caesarea Di RPKK RSUD Koja Jakarta Utara Nancy Febriani, Putri Nurani
JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 5 No 1 (2023): JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA
Publisher : AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59374/jpmahkj.v5i1.424

Abstract

Latar Belakang: Sectio Caesarea adalah suatu pembedahan guna melahirkan anak lewat proses insisi pada dinding abdomen danuterus. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan motivasi suami merawat istri pasca section caesarea. MetodologiPengabdian: Menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan metode analisa secara deskriptif yang bertujuan untuk melihatgambaran fenomena yang terjadi didalam suatu populasi tertentu dan dengan menggunakan pendekatan cross sectional dimanadata yang menyangkut variable, akan dikumpulkan dalam waktu yang bersamaan. Pengumpulan data dilakukan secara langsungterhadap responden dengan lembar kuesioner. Hasil: Disimpulkan bahwa gambaran motivasi suami merawat istri pasca sectiomenunjukkan hasil yang sangat tinggi, yaitu 100% untuk gambaran motivasi intrinsik maupun motivasi ekstrinsik
PENERAPAN TERAPI OKSIGEN DENGAN NASAL KANUL PADA KLIEN GANGGUAN KEBUTUHAN OKSIGENASI AKIBAT CHF Susihar, Anggun Pertiwi
JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 5 No 1 (2023): JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA
Publisher : AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59374/jpmahkj.v5i1.425

Abstract

Latar Belakang: Congestive Heart Failure (CHF) adalah suatu kondisi dimana jantung mengalami kegagalan dalam memompadarah untuk mencukupi kebutuhan sel-sel tubuh sebagai nutrisi dan oksigen secara adekuat. Kebutuhan oksigenasi merupakankebutuhan dasar manusia yang digunakan untuk kelangsungan metabolisme sel tubuh, mempertahankan hidup dan aktivitassebagai organ atau sel. Metodologi Pengabdian: Pengabdian ini menggunakan metode pendekatan studi kasus deskriptif inidimasukkan untuk mendeskripsikan secara sistematis dan akurat suatu situasi atau area populasi tertentu yang bersifat factual.Hasil: Dengan menggunakkan nasal kanul, sehingga partisipan mampu mempertahankan suplai oksigen yang adekuat dalam tubuhmenunjukan adanya peningkatan suplai oksigen pada partisipan CHF yang mendapatkan terapi oksigen sehingga dapatmenunjukkan jalan nafas menjadi paten
Pengaruh Penkes Terhadap Tingkat Pemahaman Ibu Dalam Penanganan Kegawatdaruratan Cidera Kaki Pada Anak Usia 9-36 Bulan Di Jakarta Utara Ni Wayan, Lilis, Lailatul
JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 5 No 1 (2023): JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA
Publisher : AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59374/jpmahkj.v5i1.426

Abstract

Latar Belakang: Pemahaman adalah suatu kemampuan seseorang dalam memahami arti atau konsep dan juga faktayangdiketahuinya. Cedera adalah kerusakan fisik yang terjadi ketika tubuh manusia tiba tiba mengalami penurunan energi dalamjumlah yang melebihi batas toleransi fisiologis atau akibat dari kurangnya satu atau lebih elemen pentingseperti oksigen(WHO,2014). Cedera biasanya berawal dari rasa keingintahuan dan rasa ingin bereksperimen dengan hal hal yang baru namunbelum mampu atau seimbang dalam memahami bahaya (Hastuti, 2017). Hasil Riskesdas (2018) mengatakan bahwa kasus cederapada anak mencapai 8.2 % dan biasanya terjadi pada anak usia 1-4 tahun, dan 12.1%pada anak usia5-14 tahun. MetodologiPengabdian: Berdasarkan data yang sudah disebutkan peneliti bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman ibu berdasarkandengan usia dan tingkat pendidikannya dengan menggunakan metode kualitatif dan menggunakan uji sample sebanyak 20 orang,penelitian yang dilakukan selama 1 hari ini didapatkan bahwa adanya peningkatan pemahaman responden sesudah dilakukansosialisasi baik terhadap definisi, ciri-ciri, penanganan, alat yang digunakan, dan jenis jenis penanganan pada saat cedera. Hasil:Tingkat pemahaman ibu terhadap definisi dari cedera mengalami peningkatan setelah dilakukan sosialisasi yaitu sebanyak 33%.Tingkat pemahaman ibu terhadap ciri-ciri dari cedera mengalami peningkatan setelah sosialisasi yaitu sebanyak 16%. Tingkatpemahaman ibu terhadap penanganan dari cedera mengalami peningkatan setelah dilakukan sosialisasi yaitu sebanyak 43%.Tingkat pemahaman ibu terhadap alat yang dapat digunakan dalam penanganan cedera mengalami peningkatan setelah dilakukansosialsasi yaitu sebanyak 25%. Tingkat pemahaman ibu terhadap jenis-jenis penanganan cedera mengalami peningkatan setelahdilakukan sosialisasi yaitu sebanyak 25%.
Tingkat Pemahaman Driver Ojek Online Tentang Pertolongan Pertama Laka Lantas Di Kalibaru Barat RT 05 RW 05 Jakarta Utara Rosita Lubis, Andri
JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 5 No 1 (2023): JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA
Publisher : AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59374/jpmahkj.v5i1.427

Abstract

Latar Belakang: Pertolongan pertama adalah upaya pertolongan dan perawatan sementara terhadap korban kecelakaan. Tujuandari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pemahaman driver ojek online tentang pertolongan pertama terhadap lakalantas di Kalibaru Barat RT 015 RW 05 Jakarta Utara. Pengabdian dilakukan di RT 05 RW 05 dengan menggunakan metodedeskriptif kuantitatif pendekataan cross sectional. Pengabdian ini jumlah sampel sebanyak 10 responden. Mayoritas driver ojekonline berusia 20-30 tahun sebanyak 40%, usia 30 >-40 tahun sebanyak 30% dan usia 40 >-50 tahun sebanyak 30%. Sedangkanpada tingkat pendidikan mayoritas driver ojek online berpendidikan SLTA dan SD keduanya sebanyak 40% dan minoritasberpendidikan SMP sebanyak 20%. Pemahaman driver ojek online tentang pengertian pertolongan pertama terhadap laka lantasusia 20-30 tahun sebesar 98,5%, usia lebih 30-40 tahun 83,3% dan usia lebih 40-50 tahun 77,8%, pendidikan SD 70%, SMP 100%dan SLTA 95,8% rata rata berkatagori tinggi. Sedangkan pemahaman terhadap langkah langka pertolongan pertama laka lantasmenurut usia mayoritas tingkat pemahaman sedang sebanyak 66,6% usia 20-30 tahun, usia lebih 30-40 dan usia lebih 40-50keduanya sebanyak 33,3%. Pendidikan SD sebesar 29,1%, SMP 50%. Dan SLTA sebesar 66,6% rata rata berkatagori rendah.
Tingkat Pengetahuan Masyarakat Tentang Identifikasi Henti Jantung Di Kehidupan Sehari-Hari Di Tanjung Priok Jakarta Utara Leo Rulino, Radita Estuwardhany
JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 5 No 2 (2023): JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA
Publisher : AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59374/jpmahkj.v5i2.428

Abstract

Latar Belakang: Henti jantung adalah suatu keadaan dimana jantung kehilangan fungsinya secara mendadak dan tiba-tiba untukmempertahankan sirkulasinya. Identifikasi henti jantung dapat menurunkan angka kematian di luar rumah sakit. Pengabdian iniMengunakan metode deskriptif kuantitatif pendekatan Cross Sectional dengan jumlah 44 reponden. Pengumpulan datamenggunakan kuisoner yang dilakukan pada 28-30 April 2021. Tujuan dari penelitianiniadalah untuk mengetahui gambarantingkat pengetahuan masyarakat tentang identifikasi henti jantung di kehidupansehari-hari di Jl. Pelita II RT 004/015 Tanjung PriokJakarta Utara. Hasilnya menunjukkan dari 44 responden, mempunyai karakteristik berdasarkan usia 17-25 tahun sebanyak 14orang, 26-35 tahun sebanyak 17 orang, dan usia 36-45 tahun sebanyak 13 orang. Berdasarkan pendidikan, SD-SMP sebanyak 7orang, SMA 31 orang dan perguruan tinggi 5 orang. Berdasarkan jenis kelamin laki-laki sebanyak 15 orang dan perempuansebanyak 29 orang. Hasil dari tingkat pengetahuan masyarakat tentang pengertian henti jantung mayoritas cukup baik sebesar59%, tingkat pengetahuan masyarakat tentang 3A mayoritas baik sebesar 61%, tingkat pengetahuan masyarakat tentang mengecekkesadaran mayoritas cukup baik sebesar 47,7% dan tingkat pengetahuan masyarakat tentang meminta bantuan mayoritas cukupbaik sebesar 57%. Berdasarkan hasil penelitian bahwa gambaran tingkat pengetahuan masyarakat tentang identifikasi hentijantung di kehidupan sehari-hari di Jl. Pelita II RT 004/015 Tanjung Priok Jakarta Utara adalah rata-rata tingkat pengetahuanmasyarakat cukup baik, hal ini dikarenakan masih kurangnya informasi tentang identifikasi henti jantung
Pengaruh Pendidikan Kesehatan (Penkes) Terhadap Tingkat Pengetahuan Masyarakat Umur 45- 64 Tahun Mengenai Pencegahan Stroke Di Rt.04 Rw.03 Kelurahan Pulau Tidung Dina Carolina, Reni Amiati
JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 5 No 2 (2023): JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA
Publisher : AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59374/jpmahkj.v5i2.429

Abstract

Latar Belakang: Stroke adalah gangguan neurologis fokal atau global yang disebabkan oleh pembuluh darah di otak yangtersumbat atau pecah, sehingga mencegah bagian otak mendapatkan suplai darah pembawa oksigen yang dibutuhkannya, yangmengakibatkan kematian sel/ jaringan. Data dari World Stroke Organization (WSO) menunjukkan bahwa setiap tahun, negara inimemiliki 13,7 juta kasus strokebaru, dan sekitar 5,5 juta juta kematian akibat stroke. Menurut laporan tahun2014oleh AmericanHearth Association (AHA), di seluruh dunia 1,5 juta orang mengalami stroke tiap tahun, sepertiga meninggal dan sisanya menjadicacat (Wilda, 2019). Secara nasional, angka stroke di Indonesia pada tahun 2018 sebesar 10,9%. Provinsi Kalimantan Timur(14,7%) dan Yogyakarta (14,6%) merupakan provinsi dengan angka kejadian stroke tertinggi diIndonesia. Prevelensi DKI Jakartamenempati urutan ke-9 dengan sekitar 12,2% di Indonesia (Kemenkes, 2019). Menurut data Riskesdas, pada tahun 2018 angkastroke cukup tinggi kerena beberapa faktor, seperti faktor usia (50,2%), tingkat pendidikan (21,2%) dan tidak bekerja (21,8%).Angka kejadian stroke tertinggi pada usia 75 tahun ke atas (50,2%), usia65-74 tahun (45,3%), usia 55-64 tahun (32,4%) dan usia45-64 tahun (14,2%) (Kemenkes, 2018). Menurut Zulfa (2012), permasalahan yang terjadi dalam pelayanan stoke di Indonesiaadalah rendahnya kesadaran akan faktor resiko stroke, kurangnya kesadaran akan gejala stroke, pelayanan stroke yang kurangoptimal dan kurang patuhnya program pengobatan untuk mencegah terjadinya stroke berulang. Pencegahan stroke dapatdilakukan oleh semua orang, terutama bagi mereka yang berisiko, sehingga pengetahuan yang baik tentang stroke sangat pentingbagi orang-orang yang berisi tertingi terkena stroke (Sidabutar, 2021). Pengabdian kepada masyarakat berupa tingkat pengetahuanmasyarakat umur 45-64tahun mengenai pencegahan stroke di rt.04 rw.03 kelurahan pulau tidung sebanyak 20 Orang. Hasilpengabdian didapatkan bahwa, baik dari (27%) menjadi baik (73%) dalam kategori sedang. Artinya pemberian pendidikankesehatan terhadap pencegahan sangat berpengaruh terhadap tingkat pendidikan masyarakat umur 45-64 tahun di Rt. 04 Rw. 03,Kelurahan Pulau Tidung
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Tingkat Pengetahuan Ibu Mengenai Pencegahan Pneumonia Di Wilayah Komplek Sekneg Karawaci, Rt.05 Rw.10, Kelurahan Bencongan Indah Labora sitinjak, Aprisisto L
JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 5 No 2 (2023): JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA
Publisher : AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59374/jpmahkj.v5i2.430

Abstract

Latar Belakang: Pneumonia adalah penyakit Inflamasi juga pembengkakan ditimbulkan bakteri, virus, fungi yang menyebabkaninfeksi dalam saluran pernapasan dan jaringan paru.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengaruh pendidikankesehatan terhadap tingkat pengetahuan ibu mengenai pencegahan pneumonia di wilayah komplek sekneg karawaci, Rt 05,Rw10,Kelurahan Bencongan Indah. Pengabdian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif yang bertujuan untuk melihat tingkatpemahaman yang terjadi di dalam suatu populasi tertentu dan dimana data yang menyangkut variabel bebas (independen) danvariabel terikat (dependen). Pengumpulan data dilakukan secara langsung terhadap responden dengan lembar kuesioner. Hasildisimpulkan bahwa gambaran pengaruh pendidikan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan ibu mengenai pencegahanpneumonia di wilayah komplek sekneg karawaci, Rt 05, Rw 10, Kelurahan Bencongan Indah. Rata-rata berapa di kategori baik(60%). Metodologi Pengabdian: Pengabdian kepada masyarakat berupa penyuluhan pencegahan pneumonia sebagai upaya untukmeningkatkan pengetahuan ibu mengenai pencegahan pneumonia di wilayah komplek sekneg karawaci, rt.05 rw.10, kelurahanbencongan indah sebanyak 20 Orang. Dari hasil kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat tentang upaya penurunan kecemasandengan terapi music.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Tingkat Pengetahuan Remaja Mengenai Dampak Negatif Bermain Games Online Di Rt.08/Rw.02, Kelurahan Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu Utara Rizki P. Pratama, Murni
JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 5 No 2 (2023): JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA
Publisher : AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59374/jpmahkj.v5i2.431

Abstract

Latar Belakang: Game online merupakan salah satu permainan yang didukung oleh media internet. Seiring dengan perkembanganteknologi, internet memiliki jaringan yang semakin meluas dan berkembang dengan sangat pesat. Arti game online itu sendiriadalah sesuatu yang dapat dimainkan dengan aturan tertentu sehingga ada yang menang dan ada yang kalah. Dari perkembangantersebut, media internet memiliki dampak positif dan negatifnya tergantung pada bagaimana tiap individu dapat memanfaatkanfasilitas internet tersebut. Game online merupakan game yang diakses dengan jaringan internet melalui perantara yaitu gadgetsehingga semua kalangan bisa bermain game online itu sendiri. Game memiliki dampak negatif bagi penggunanya, antara lain (1)Penurunan aktifitas gelombang otak depan yang memiliki peranan sangat penting, dengan pengendalian emosi dan agresifitas. (2)Menjadikan seseorang superior karena keberhasilannya dalam meraih score yang tinggi dan tak terkalahkan atau game menjaditempat pelarian dari tumpukan masalah sehari-hari. (3) Game juga dapat memupuk rasa egois yang tinggi. (4) Membuat anakmenjadi terisolir dengan lingkungan sekitar. (5) Apabila terlalu sering akan berakibat pada gangguan psikologis. (6) Dampak darigame bisa menyebabkan anak menjadi dua kali lebih hiperaktif dan akan menurunkan daya konsentrasi belajar anak. (7) Bermaingame merupakan sebuah pemborosan secara waktu, apabila game telah menjadi candu. Pengabdian kepada masyarakat berupapenyuluhan dampak negatif bermain games online sebagai upaya untuk pengetahuan remaja mengenai dampak negatif bermaingames online di rt.08/rw.02, kelurahan pulau kelapa, kepulauan seribu utara sebanyak 20 Orang. Mengenai Dampak NegatifBermain Games Online terhadap pengetahuan remaja, hal tersebut terlihat dari peningkatan pengetahuan Pra PendidikanKesehatan 45% dan Pasca Pendidikan Kesehatan 60%.
Efektivitas Pendidikan Kesehatan Mengenai Perilaku Kekerasan Seksual Terhadap Tingkat Pengetahuan Perilaku Kekerasan Seksual Remaja Astuti Lumbantoruan, Reni Amiati, Mishael Lukas
JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 5 No 2 (2023): JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA
Publisher : AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59374/jpmahkj.v5i2.432

Abstract

Latar Belakang: Perilaku kekerasan seksual merupakan perbuatan seksual yang didasari oleh paksaan dan terjadi dalam berbagaijenis seperti fisik, non fisik, verbal, dan daring. Usia sejak dini yaitu remaja, perlu dibekali dengan informasi faktual dan aktualmengenai perilaku kekerasan seksual. Pendidikan kesehatan adalah salah satu media pemaparan materi yang menggabungkanpesan, informasi, dan pengetahuan berupa verbal (tulisan) maupun non-verbal (gambar). Penelitian ini bertujuan untukmengetahui efektivitas pendidikan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan remaja mengenai perilaku kekerasan seksual.Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimental dengan rancangan one group pretest-posttest design sebanyak 36responden di SMP N 114 Jakarta. Random sampling technique merupakan teknikyang digunakan dalam pengambilan sampel dansampel dalam penelitian ini adalah siswa/i kelas VII. Kuisioner merupakan instrumen yang digunakan sebagai pengumpulan data.Hasil menunjukkan dari 36 responden mempunyai karakteristik berdasarkan usia 12 tahun sebanyak 2 responden (6%), 13 tahunsebanyak 16responden (44%), dan usia 14 tahun sebanyak 18 responden (50%). Berdasarkan jenis kelamin laki-laki sebanyak 15responden (42%) sedangkan 21 responden (58%) memiliki jenis kelamin perempuan. Tingka pengetahuan sebelum pemberianpendidikan kesehatan didapatkan dengan persentase sebesar75% dikategorikan dengan tingkat pengetahuan sedang serta 25%dikategorikan dengan Tingkat pengetahuan baik. Tingkat pengetahuan sesudah pemberian pendidikan kesehatan didapatkandengan persentase sebesar 100% dikategorikan dengan tingkat pengetahuan baik. Dapat disimpulkan perbandingan tingkatpengetahuan sebelum dan sesudah pemberian pendidikan kesehatan dikatakan efektif didasarkan adanya peningkatan tingkatpengetahuan siswa/i kelas VII dengan kategori Tingkat pengetahuan baik di SMP N 114 Jakarta.

Filter by Year

2019 2026