JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Akper Husada Karya Jaya merupakan Jurnal pengabdian masyarakat yang fokus di ilmu kesehatan, yang berfungsi untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan kesehatan masyarakat
Articles
74 Documents
KESIAPSIAGAAN TERHADAP BENCANA GEMPA BUMI DI RT.010/005 PADEMANGAN BARAT JAKARTA UTARA
Leo Rulino, Reni Amiati
JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 6 No 1 (2024): JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA
Publisher : AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59374/jpmahkj.v6i1.435
Latar Belakang: Segala sesuatu yang diketahui berdasarkan pengalaman manusia itu sendiri dan pengetahuan akan bertambahsesuai dengan proses pengalaman yang dialaminya merupakan definisi pengetahuan (Mubarak,2012). Metode penelitian yangdigunakan dalam penelitian ini pendekatan kuantitatif. Jumlah sample dalam penelitian ini sebanyak 30 responden. Pada bab iniakan diuraikan hasil dari penelitian berdasarkan data yang diambil dalam 1 hari penelitian yaitu pada tanggal 4 Mei 2022 dengan30 responden. Tingkat Pengetahuan Kepala Keluarga di Rt. 010 Rw. 005 Pademangan Barat Jakarta Utara. memiliki tingkatpengetahuan tinggi menurut usia s/d <35tahun 8 responden (26,7%), usia 36tahun – 55tahun 22 responden (73,3%), Tingkatpengetahuan kepala keluarga menurut pendidikan pun tinggi SD 4 responden (13,3%), SMP 10 responden (33,3%), SMA 16responden (53,3%), Tingkat Pengetahuan Kepala Keluarga di RT 010/005 Pademangan Barat Jakarta Utara umumnya tinggi.Rekomendasi dari penelitian ini adalah agar memberikan edukasi kepada kepala keluarga tentang kesiapsiagaan menghadapibencana gempa bumi. Penelitian ini juga menghasilkan buku panduan tentang kesiapsiagaan bencana gempa bumi, yang diberikankepada masing-masing responden dan ketua RT.
SOSIALISASI TENTANG KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT MENGHADAPI BENCANA KEBAKARAN DI RT 001/07 KELURAHAN PAPANGGO JAKARTA UTARA
Nancy Febriani, Ami Kadewi
JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 6 No 1 (2024): JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA
Publisher : AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59374/jpmahkj.v6i1.436
Latar Belakang: Pengabdian kepada masyarakat ini dengan judul Sosialisasi tentang kesiapsiagaan masyarakat menghadapibencana kebakaran di rt 001/07 kelurahan papanggo jakarta utara, bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakattentang kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana kebakaran di RT 001/07 kelurahan Papanggo Jakarta Utara. Kesiapsiagaanbencana mengacu pada tindakan yang diambil untuk mempersiapkan dan mengurangi dampak bencana. Metode pengabdiandialskanakan secara langsung dengan memberikan sosialisasi kepada masyarakat sebanyak 50 responden. Dari hasil pengabdiandidapatkan menurut jenis kelamin responden masyarakat perempuan 17 responden dengan presentase 57% dan laki-laki 13responden 43%. Menurut usia 17-25 tahun 23 responden dan presentasi 46%, 26-35 tahun 16 responden dan presentasi 32%,diatas 36 tahun tahun 11 responden dan presentase 22%. Menurut pendidikan Tidak berpendidikan-SLTA 36 responden danpresentase 72%, dan diatas SLTA 14 responden dan presentase 28%. Hasil pengabdian kesiapsiagaan pra bencana kebakaranmenunjukkan bahwa tingkat kesiasiagaan berdasarkan jenis kelamin menyatakan bahwa masyarakat laki–laki lebih tinggidibandingkan masyarakat perempuan, kesiapsiagaan pada fase saat bencana kebakaran menyatakan bahwa masyarakatperempuan lebih tinggi dibandingkan masyarakat laki–laki, dan pada fase pasca menyatakan bahwa masyarakat laki–laki lebihtinggi dibandingkan masyarakat perempuan. Pada tingkat kesiapsiagaan berdasarkan usia pada fase pra bencana kebanyakan usia17-25 tahun yang memiliki presentase 96%, kesiapsiagaan bencana kebakaran fase pasca kebanyakan usia diatas 36 tahunpresentasinya 97%, kesiapsiagaan bencana kebakaran fase pasca kebanyakan usia 17-25 tahun yang memiliki presentase 94%,hasil penelitian tingkat kesiapsiagaan bencana kebakaran berdasarkan pendidikan pada fase pra bencana kebanyakan menyatakanbahwa masyarakat yang lulusan diatas SLTA lebih tinggi dibandingkan masyarakat lulusan Tidak berpendidikan SLTA, pada fasesaat bencana kebanyakan menyatakan bahwa masyarakat yang lulusan Tidak berpendidikan-SLTA lebih tinggi dibandingkanmasyarakat lulusan diatas SLTA, dan pada fase pasca bencana kebanyakan menyatakan bahwa masyarakat yang lulusan Tidakberpendidikan-SLTA lebih tinggi dibandingkan masyarakat lulusan diatas SLTA. Berdasarkan hasil pengabdian bahwaKesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana kebakaran di RT 001 RW 07 Kelurahan Papanggo Jakarta Utara adalahsangat siap.
PENERAPAN TEKNIK RELAKSASI OTOT PROGRESIF PADA TINGKAT CEMAS PASIEN HIPERTENSI DI RT.012 RW.001 KELURAHAN KOJA
Susihar, Kartini
JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 6 No 1 (2024): JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA
Publisher : AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59374/jpmahkj.v6i1.437
Latar Belakang: Pengabdian kepada masyarakat ini dengan judul Pelatihan Tentang Cara Penerapan Teknik Relaksasi OtotProgresif Pada Tingkat Cemas Pasien Hipertensi Di Rt.012 Rw.001 Kelurahan Koja, bertujuan untuk memberikan pemahamankepada masyarakat tentang Cara Penerapan Teknik Relaksasi Otot Progresif Pada Tingkat Cemas Pasien Hipertensi. Hipertensiadalah salah satu penyakit yang sering disebut juga sebagai silent killer. Pasalnya penyakit ini sering hadir tanpa keluhansebelumnya. Hal ini membuat penderita tidak mengetahui hipertensi yang dideritanya telah parah atau tidak, dan baru menyadariketika sudah terjadi komplikasi bahkan bisa menyababkan kematian. Hal ini yang menyababkan pasien hipertensi banyak yangmengalami kecemasan karena takut terancam status kesehatan, terancam akan status ekonomi dan lingkungan sekitarnya. Untukitu penting bagi pasien hipertensi untuk melakukan peningkatan status kesehatan dengan melakukan terapi farmakologi dan nonfarmakologi. Salah satu terapi non farmakologi yaitu terapi teknik relaksasi otot progresif digunakan untuk mengatasi kecemasandan menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Tujuan pengabdian: Untuk Mengetahui Penerapan Teknik RelaksasiOtot Progresif Terhadap Tingkat Cemas Pada Klien Hipertensi Di RT.001 Kelurahan Koja Tahun 2019. Metode Pengabdian:pengadbian ini dilaksanakan secara langsung kepada Masyarakat dengan metode ceramah dalam menyampaikan materi. Hasilpengabdian: Hasil yang dilakukan kepada Masyarakat didapatkan Masyarakat memahami bagaimana pelaksanaan dari relaksasiotot progresif, dan Masyarakat yang menderita hipertensi dapat menunjukkan adanya penurunan tingkat cemas dan tekanan darah5-10 mmHg sistolik maupun diastolik pada pasien dengan hipertensi yang mendapat terapi teknik relaksasi otot progresif sehinggapasien mampu mempertahankan derajat kesehatan, kemampuan dalam menghadapi kecemasan dan penurunan tekanan darah.
Edukasi Kesehatan Tentang Anemia dan Tablet Tambah Darah Siswi SMPN 235 Jakarta.
Devi Trianingsih, Siti Sarah Hamidah
JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 6 No 1 (2024): JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA
Publisher : AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59374/jpmahkj.v6i1.438
Latar Belakang: Anemia merupakan kondisi kekurangan Hb dalam darah sehingga penderita mengalami keletihan, mudah lelah,lesu dan lemah sehingga mempengaruhi produktifitas dalam kehidupan sehari-hari. Remaja putri sebagai populasi yang beresikotinggi mengalami anemia merupakan sasaran utama kebijakan pemerintah dalam pemberian suplemen Tablet Tambah Darah(TTD). Rendahnya minat dalam mengkonsumsi TTD menyebabkan anemia masih banyak terjadi di kalangan remaja. Pengetahuanmenjadi salah satu faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia dan keinginan remaja mengkonsumsi TTD. Tujuan daripenelitian ini adalah mengidentifikasi adanya pengaruh edukasi kesehatan tentang anemia dan Tablet Tambah Darah (TTD)terhadap kadar Hemoglobin (Hb) siswi SMPN 235 Jakarta kelas VIII D. Hasil: Terdapat pengaruh edukasi kesehatan tentang anemiadan TTD terhadap kadar Hb siswi kelas VIIID SMP Negeri 235 Jakarta (p value 0,000)
SOSIALISASI DAN PELATIHAN TENTANG CARA PENANGANAN HIPOGLIKEMI PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS DI RT 001 RW 07 KELURAHAN PAPANGGO
Astuti Lumbantoruan Reni Amiati, Egeria Sitorus
JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 6 No 1 (2024): JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA
Publisher : AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59374/jpmahkj.v6i1.439
Latar Belakang: Diabetes melitus (DM) merupakan gangguan metabolisme yg ditandai dengan peningkatan kadar gula darahakibat penurunan sekresi insulin oleh sel beta pankreas serta atau disregulasi/resistensi insulin. Pada pasien DM, terjadinyakomplikasi hipoglikemia sangat dikhawatirkan karena termasuk dalam penanganan kegawatdaruratan. Sifat kegawatdaruratanadalah segera, sehingga keluarga perlu mengetahui tanda dan gejala umum dari hipoglikemia agar keluarga dapat mengetahuipenanganan apa yang harus segera dilakukan.Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini menggunakan desain kuantitaifdeskriprif dan menggunakan uji total sampling dan dilakukan melalui pengisian kuesioner dengan total sampel 10 responden. Hasilpenelitian menunjukkan mayoritas responden berusia 20-30 tahun sebanyak 50% dan minoritas berumur lebih dari 40 tahunsebanyak 20%. pada jenis kelamin responden mayoritas perempuan dengan jumlah 70% sedangkan laki laki berjumlah 30%sedangkan berdasarkan tingkat pendidikan mayoritas berpendidikan SMP berjumlah 40% dan minoritas Perguruan tinggiberjumlah 10%. Peningkatan pengetahuan perlu diberikan seperti kunjungan rumah oleh tenaga kesehatan sebagai bentukperhatian agar keluarga dapat menentukan manajemen dan perilaku apa yang harus digunakan untuk mengatasi penyakit anggotakeluarga.
EDUKASI KESEHATAN TENTANG HIPERTENSI MENGGUNAKAN POSTER TERHADAP PENGETAHUAN LANSIA DI PANTI SOSIAL JAKARTA BARAT
Susihar, Labora Sitinjak
JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 7 No 1 (2025): JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA
Publisher : AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59374/jpmahkj.v7i1.496
Latar Belakang: Lansia adalah seseorang yang berusia 60 tahun ke atas. Proses penuaan pada lansia akan menyebabkan perubahan dari fisik, mental, sosial, ekonomi, dan fisiologi. Salah satu perubahan yang terjadi adalah perubahan pada struktur vena besar yang dapat menyebabkan terjadinya hipertensi. Hipertensi merupakan penyakit di mana peningkatan tekanan darah sistolik melebihi batas normal, yaitu lebih dari 140 mmHg, dan tekanan darah diastolik melebihi 90 mmHg pada kondisi ini, tekanan pada pembuluh darah terus meningkat. Tekanan darah normal sendiri adalah 120 mmHg sistol atau saat jantung berdetak, dan 80 mmHg diastol atau saat jantung sedang rileks. Tujuan: meningkatkan tingkat pengetahuan lansia tentang hipertensi di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 2 Jakarta Barat. Metodologi: Metode penyampaian materi melalui ceramah dan permainan, serta melakukan evaluasi melalui pre-test dan post-test untuk menilai peningkatan pemahaman peserta. Hasil: Hasil didapatkan bahwa Pengetahuan hipertensi pada lansia sebelum diberikan pendidikan kesehatan dengan media poster sebagian besar berpengetahuan kurang sebanyak 15 lansia (50,0%), Pengetahuan hipertensi pada lansia sesudah diberikan pendidikan kesehatan dengan media poster berpengetahuan baik sebanyak 14 orang (46,7%). Kesimpulan: Simpulan didapatkan bahwa pendidikan kesehatan dengan media poster berpengaruh terhadap pengetahuan hipertensi. Kata Kunci: Hipertensi, Pendidikan Kesehatan, Tingkat Pengetahuan
PENERAPAN SENAM HAMIL TERHADAP TINGKAT KECEMASAN DALAM MENGHADAPI PROSES PERSALINAN PADA IBU PRIMIGRAVIDA
Nancy Febriana, Rosita Lubis
JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 7 No 1 (2025): JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA
Publisher : AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59374/jpmahkj.v7i1.497
Latar belakang Senam hamil merupakan program kebugaran bagi ibu hamil untuk mengencangkan sistem tubuh dan mempersiapkan otot menghadapi masa kehamilan. Senam kehamilan dilaksanakan pada setiap akhir sesi edukasi ibu hamil sebagai sumber untuk menambah pengetahuan tentang kehamilan dan persiapan persalinan. Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengalaman secara nyata penerapan senam hamil terhadap tingkat kecemasan ibu dalam menghadapi proses persalinan pada ibu hamil primigravida di wilayah papanggo, jakarta utara. Metodologi penelitian Pengabdian ini dilaksanakan secara langsung, melakukan penerapan senam hamil yang mengalami kecemasan dalam menghadapi proses persalinan dari mulai tahap pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi dan evaluasi keperawatan. Hasil Berdasarkan hasil evaluasi selama 5 hari setelah dilakukan senam hamil didapatkan sudah tidak merasa cemas dan merasa nyaman dan yakin akan mengadapi proses persalinan yang akan dihadapinya. Kesimpulan Kesimpulan penerapan senam hamil dapat menurunkan tingkat kecemasan. Kata kunci Senam Hamil, Kecemasan, Primigravida
EDUKASI TENTANG PERTOLONGAN PERTAMA KEGAWATDARURATAN LUKA BAKAR DI PULAU KELAPA, KEPULAUAN SERIBU UTARA
Leo Rulino, Egeria D. Sitorus
JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 7 No 1 (2025): JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA
Publisher : AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59374/jpmahkj.v7i1.498
Latar Belakang: Luka bakar adalah cedera pada kulit disebabkan oleh sumber panas, radioaktivitas, listrik, kontak dengan bahan kimia. WHO 2016 memperkirakan bahwa ada 265.000 kematian yang terjadi setiap tahun di seluruh dunia karena luka bakar. Sementara Menurut Kemenkes RI 2018, kejadian luka bakar di seluruh wilayah Indonesia dari tahun 2014 hingga 2018, terjadi peningkatan kejadian luka bakar sebanyak 35%. Tujuan: Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan masyarakat tentang pertolongan pertama kegawatdaruratan luka bakar di Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu Utara. Metode: Metode penyampaian materi melalui ceramah dan permainan, serta melakukan evaluasi melalui pre-test dan post-test untuk menilai peningkatan pemahaman peserta, dengan jumlah sampel 50 responden. Hasil: Hasil pengabdian yang didapatkan tingkat pengetahuan masyarakat tentang cara mendinginkan luka bakar berpengetahuan rendah sebanyak 18 responden (36%), hasil penelitian tingkat pengetahuan masyarakat tentang cara menjaga kelembaban kulit dan mencegah infeksi pada saat terjadi luka bakar mayoritas berpengetahuan tinggi sebanyak 32 responden (64%). Kesimpulan: : Pengetahuan masyarakat tentang langkah-langkah pertolongan pertama kegawatdaruratan luka bakar masuk kategori rendah. Kata Kunci: Tingkat Pengetahuan, Pertolongan Pertama, Luka Bakar
EDUKASI BUKU SAKU TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN PETUGAS PENANGANAN PRASARANA DAN SARANA UMUM (PPSU) TENTANG PERTOLONGAN PERTAMA LAKA LANTAS DI SUNTER JAKARTA UTARA
Irmina, Astuti Lumbantoruan
JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 7 No 1 (2025): JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA
Publisher : AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59374/jpmahkj.v7i1.499
Latar belakang: Kecelakaan lalu lintas menjadi salah satu masalah kesehatan di dunia yang menyebabkan banyak musibah dan kejadian ini mengakibatkan banyak korban jiwa dan kerugian material. Tujuan pengabdian ini untuk mengetahui Pengaruh Edukasi buku saku terhadap tingkat pengetahuan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) tentang pertolongan pertama laka-lantas di Sunter Jakarta Utara. Metodologi penelitian: Penelitian ini menggunakan metode desain pre experimental dengan one group pre and post dengan menggunakan uji T-test dengan jumlah responden 50 orang sesuai dengan kriteria inklusi yang sudah ditetapkan oleh peneliti. Hasil: Tingkat Pendidikan responden rata-rata SMA, dan 40% responden sudah bekerja selama 6-10 tahun. Tingkat pengetahuan PPSU sebelum diberikan edukasi buku saku dominan kategorinya adalah cukup sebanyak 25 orang (50%) sedangkan tingkat pengetahuan PPSU sesudah diberikan edukasi buku saku dominan kategorinya adalah cukup sebanyak 25 orang (50%). Kesimpulan: Hasil uji T-Test menunjukkan p-value 0,001 yang artinya terdapat pengaruh yang signifikan edukasi buku saku terhadap Tingkat pengetahuan PPSU tentang laka lantas. Kata kunci: Edukasi, Buku Saku, Tingkat Pengetahuan, PPSU
Edukasi Kesehatan Menggunakan Leaflet Terhadap Pengetahuan Remaja Tentang Penyakit Gastritis Di Kelas XI MA Alfalah, Jakarta Timur
Ami Kadewi, Salsa Dyah Destyani
JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 7 No 1 (2025): JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN MASYARAKAT AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA
Publisher : AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59374/jpmahkj.v7i1.500
Latar Belakang: Gastritis merupakan peradangan pada dinding bagian dalam lambung yang disebabkan karna faktor infeksi dan iritasi dengan tanda dan gejala nyeri. Penyakit yang sering disebut dengan maag ini berdampak serius bagi kehidupan sehari–hari. Gastritis ini dapat berakibat fatal jika tidak segera diobati. Tujuan: Untuk menganalisis hubungan edukasi kesehatan menggunakan leaflet terhadap Pengetahuan Remaja tentang penyakit Gastritis. Metodologi Penelitian: Metode yang digunakan yaitu menggunakan rancangan One Group Pretest and Post test. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dan didapatkan sampel 30 orang. Lokasi penelitian di sekolah yang berada di Jakarta dengan responden remaja. kriteria inklusi, yaitu Siswa kelas XI MA,Siswa yang bersedia menjadi responden. kriteria eksklusi yaitu Siswa yang mengundurkan diri saat berlangsungnya penelitian dikarenakan sakit. Data demografi meliputi jenis kelamin dan budaya (suku). Hasil: Penelitian ini menggunakan uji Paired sample t-test dengan α= 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan edukasi kesehatan dengan rata-rata nilai sebelum edukasi sebesar 8,70 dan rata rata sesudah diberikan edukasi menjadi sebesar 11,77 dengan selisih 3,07 P Value 0,001. Kesimpulan: Terdapat hubungan edukasi kesehatan menggunakan leaflet terhadap pengetahuan remaja tentang penyakit gastritis di kelas XI . Media edukasi leaflet berpengaruh terhadap pengetahuan remaja. Kata Kunci: Edukasi kesehatan, Gastritis, Leaflet, Pengetahuan, Remaja