cover
Contact Name
Heidy Arviani
Contact Email
heidy_arviani.ilkom@upnjatim.ac.id
Phone
+6287775009700
Journal Mail Official
voxpop@upnjatim.ac.id
Editorial Address
Gedung Twin Tower B FISIBPOL (Lantai 3) Ruang Dosen Ilmu Komunikasi
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
VoxPop Journal
ISSN : -     EISSN : 27237281     DOI : -
Core Subject :
VoxPop Editorial Team is inviting fellow students, especially in Communication Studies department to spread their own original ideas, criticisms and observations of social, communication, culture, and media phenomenon in the form of scientific articles. VoxPop Journal is an annual publication publishing original research in communication studies, media studies, and related fields. Scholars are invited to submit manuscripts addressing any area of communication and media studies, including, but not limited to: Media and Journalism Broadcasting Media Issue Audience Studies Visual Communication Intercultural Communication Communication Skills Communication Management Governmernt Communication Organizational & Business Communication Development Communication Health Communication
Arjuna Subject : -
Articles 3 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 1 (2026): VOXPOP" : 3 Documents clear
DIGITAL SNACK BRANDING: STRATEGI MARKETING MIX NGEMILYUKK29 MELALUI TIKTOK Aisyah Nur Ramadhani; Tazkiyah Azizah; Nimas Safira Widhiasti Wibowo
VOXPOP Vol. 7 No. 1 (2026): VOXPOP
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan media sosial telah mendorong perubahan pola komunikasi pemasaran digital, khususnya pada sektor usaha kuliner. TikTok tidak lagi digunakan hanya sebagai media hiburan tetapi juga sebagai media promosi. Kehadiran Tiktok kini menjadi salah satu platform yang dianggap efektif digunakan bagi para pelaku usaha dalam membangun brand awareness melalui berbagai penyajian konten yang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi marketing mix yang diterapkan oleh brand kuliner Ngemilyukk29 melalui TikTok dalam meningkatkan brand awareness konsumen. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teori Marketing Mix 4P yang meliputi product, price, place, dan promotion. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi virtual, dokumentasi, dan analisis isi konten terhadap akun TikTok @ownerngemilyukk29. Analisis isi digunakan untuk mengidentifikasi bentuk komunikasi pemasaran, pola promosi, penggunaan fitur TikTok, serta representasi brand awareness pada konten yang diunggah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi marketing mix yang dilakukan Ngemilyukk29 melalui TikTok mampu meningkatkan brand awareness melalui pemanfaatan fitur live streaming, TikTok Shop, affiliate marketing, dan konten interaktif. Penelitian ini menunjukkan bahwa TikTok tidak hanya berfungsi sebagai media promosi, tetapi juga sebagai media komunikasi pemasaran digital yang mampu membangun hubungan emosional dengan konsumen dan meningkatkan brand awareness.
KONSTRUKSI REALITAS MEDIA DALAM TAYANGAN KEHIDUPAN PONDOK PESANTREN: ANALISIS FRAMING ROBERT M. ENTMAN TERHADAP PROGRAM "XPOSE UNCENSORED" TRANS 7 Wafa, Masruroh Jazila; Pawestri, Wisnu Pudji; Rifqi, Achmad Farouq
VOXPOP Vol. 7 No. 1 (2026): VOXPOP
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tayangan "Xpose Uncensored" yang merupakan salah satu program saluran Trans 7 menjadi polemik di masyarakat dan kemudian memicu kontroversi luas karena dianggap mendistorsi realitas kehidupan di pondok pesantren. Sebagai institusi pendidikan Islam yang telah mengakar selama berabad-abad di Indonesia, pesantren dihadapkan pada tantangan serius berupa penggiringan opini publik ke arah persepsi negatif melalui mekanisme media massa yang kurang etis dan tidak representatif. Fenomena ini krusial untuk dikritisi karena melibatkan strategi media yang bias dan bukan hanya merugikan reputasi pesantren secara institusional, tetapi juga berpotensi memperlemah kepercayaan publik serta mengganggu kohesi sosial melalui polarisasi dan stereotip yang ditimbulkan. Melalui metode kualitatif, penelitian ini memberikan sudut pandang lain melalui pendekatan kritik argumentatif. Narasi yang dimunculkan dalam program tersebut berusaha dibedah menggunakan lensa teori-teori komunikasi massa yang relevan. Analisis Framing Robert N. Entman digunakan sebagai landasan teoritis untuk menganalisis bagaimana media menentukan prioritas perhatian publik, serta mengungkap manipulasi narasi melalui fungsi pendefinisian masalah dan penilaian moral. Analisa strategi media massa ini disandarkan pada empat fungsi utama identifikasi elemen yang saling berkaitan, yaitu mendefinisikan masalah (define problems), mengidentifikasi penyebab (diagnose causes), memberikan penilaian moral (make moral judgments), dan menawarkan penyelesaian (suggest remedies).
STRATEGI BRANDING LAFIYE DALAM MEMBANGUN BRAND AWARENESS MELALUI INSTAGRAM @lafiye Aulia, Firda Hari; Munawwaroh, Zahrotul; Putri, Dhelittya Finaliyani
VOXPOP Vol. 7 No. 1 (2026): VOXPOP
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital yang ditandai dengan meningkatnya penggunaan media sosial dan platform e-commerce di Indonesia telah mendorong perubahan signifikan dalam strategi pemasaran dan pengembangan bisnis, khususnya pada industri fashion lokal. Perkembangan teknologi digital memberikan peluang bagi masyarakat untuk membangun dan mengembangkan usaha secara lebih mudah, efektif, dan kompetitif. Fenomena ini ditunjukkan dengan munculnya berbagai brand lokal yang mampu bersaing dengan brand besar di Indonesia melalui optimalisasi media digital. Salah satu brand lokal yang berkembang melalui media sosial adalah Lafiye, sebuah brand fashion online milik content creator Fira Assegaf atau yang dikenal sebagai Sashfir, yang berdiri sejak tahun 2017. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi branding Lafiye melalui Instagram menggunakan teori strategi branding Van Gelder (2005), sebagaimana dikembangkan dalam penelitian Ramayanti dan Rizka (2020). Teori tersebut mencakup tiga elemen utama, yaitu brand positioning, brand identity, dan brand personality. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk memahami implementasi strategi branding yang dilakukan oleh Lafiye dalam membangun brand awareness. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi branding Lafiye melalui Instagram efektif dalam meningkatkan kesadaran merek serta memperkuat hubungan dengan konsumen. Target audiens Lafiye difokuskan pada konsumen yang menghargai kesederhanaan, kepraktisan, dan keanggunan dalam fashion. Konsistensi penggunaan elemen visual, pesan komunikasi, dan karakter brand pada konten Instagram mampu membentuk citra merek yang kuat dan relevan dengan kebutuhan audiens. Secara keseluruhan, penerapan strategi branding berbasis teori Van Gelder memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan brand Lafiye, baik dalam memperluas jangkauan pasar digital maupun memperkuat daya saing di industri fashion lokal yang berkelanjutan dan memberdayakan.

Page 1 of 1 | Total Record : 3