cover
Contact Name
M. Guffar Harahap
Contact Email
publisherbarokah@gmail.com
Phone
+6285765116052
Journal Mail Official
publisherbarokah@gmail.com
Editorial Address
Desa Lengau Seprang, Kec. Tanjung Morawa. Kab. Deli Serdang. Prov. Sumatera Utara. INDONESIA
Location
Kab. deli serdang,
Sumatera utara
INDONESIA
Al-Insyirah: Jurnal Pendidikan dan Konseling Islam
Published by CV. Barokah Publisher
ISSN : -     EISSN : 3124887X     DOI : -
Core Subject :
Al-Insyirah: Jurnal Pendidikan dan Konseling Islam. ISSN: 3124-887X (Media Online) merupakan jurnal ilmiah yang berfokus pada publikasi hasil penelitian, kajian konseptual, dan studi literatur di bidang pendidikan Islam dan konseling Islam. Jurnal ini hadir sebagai wadah akademik bagi para peneliti, dosen, praktisi, dan mahasiswa untuk mengembangkan serta menyebarluaskan pemikiran ilmiah yang berbasis nilai-nilai keislaman. Nama Al-Insyirah yang bermakna “kelapangan” mencerminkan harapan bahwa jurnal ini mampu memberikan pencerahan, solusi, dan kontribusi nyata terhadap berbagai persoalan pendidikan dan bimbingan konseling dalam perspektif Islam. Jurnal ini berkomitmen untuk: Mendorong pengembangan ilmu pendidikan Islam yang relevan dengan perkembangan zaman Mengintegrasikan nilai-nilai Al-Qur’an dan Hadis dalam praktik pendidikan dan konseling Menjadi referensi ilmiah yang berkualitas dan berstandar nasional maupun internasional Publikasi dilakukan secara berkala dengan proses peer-review yang ketat untuk menjaga kualitas dan integritas ilmiah. jurnal terbit setiap 3 bulan sekali (triwulan): Februari → Mei → Agustus → November Ruang Lingkup (Scope) Jurnal Jurnal Al-Insyirah: Jurnal Pendidikan dan Konseling Islam menerima artikel dalam bidang berikut: 1. Pendidikan Islam Filsafat dan pemikiran pendidikan Islam Kurikulum pendidikan Islam Metodologi pembelajaran pendidikan Islam Inovasi dan media pembelajaran berbasis Islam Manajemen pendidikan Islam Evaluasi dan asesmen dalam pendidikan Islam Pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Islam 2. Konseling Islam Teori dan pendekatan konseling Islam Bimbingan dan konseling berbasis Al-Qur’an dan Hadis Konseling keluarga Islami Konseling remaja dan anak dalam perspektif Islam Konseling spiritual dan terapi Islami Kesehatan mental dalam Islam 3. Integrasi Pendidikan dan Konseling Peran guru sebagai konselor Bimbingan konseling di lembaga pendidikan Islam (madrasah, pesantren, sekolah Islam) Pencegahan masalah psikososial berbasis nilai Islam Pengembangan karakter dan akhlak melalui pendekatan konseling 4. Studi Sosial dan Keislaman dalam Pendidikan Isu-isu kontemporer pendidikan Islam Transformasi digital dalam pendidikan Islam Pendidikan Islam berbasis kearifan lokal Moderasi beragama dalam pendidikan Gender dan pendidikan Islam 5. Penelitian Interdisipliner Integrasi psikologi, pendidikan, dan studi Islam Pendekatan multidisipliner dalam konseling Islam Pengembangan model pembelajaran dan konseling inovatif
Arjuna Subject : -
Articles 13 Documents
PENERAPAN TAUHID DALAM SISTEM ZAKAT SEBAGAI INSTRUMEN KESEJAHTERAAN UMAT Nurul Hasannah; Nabila Shaqna Wanayu; Vivi Syahfitri; Madinauli Novita Sinaga; Adam Fahlendri; Fikhar Ihsan; Ismail Fadly Dalimunthe; Miftahul Fadli; Ferizal
Al-Insyirah: Jurnal Pendidikan dan Konseling Islam Vol 1 No 1 (2026): FEBRUARI
Publisher : CV. BAROKAH PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The application of tauhid in the zakat system as a welfare instrument emphasizes zakat's spiritual and social dimensions. Obligatory in Islam, zakat not only fulfills financial duties but also serves as an effective wealth redistribution tool, fostering solidarity and reducing economic inequality. Professionally and accountably managed, zakat can alleviate poverty, especially through the productive zakat concept, which focuses on empowering mustahik economically. Integrating tauhid values into zakat management policies ensures justice and social responsibility while increasing participation in zakat fulfillment. Furthermore, transparency in zakat management strengthens trust in zakat institutions, encouraging greater community contributions. Through the principles of tauhid, zakat has the potential to create a more equitable, self-reliant, and prosperous society.
PENGARUH PEMAHAMAN TAUHID TERHADAP SIKAP KONSUMEN MUSLIM DALAM BERTRANSAKSI SECARA ISLAMI Akhyar Hudan Dira; Ferizal; Ananda; Putri Hasanah; Dhea Haniza Azharum Tobing; Mutiara Ramadani Siregar; Rafhanna; Raihan Kurniawan; Siti Sarah Lubis; Suraya Nabilla Ishmah
Al-Insyirah: Jurnal Pendidikan dan Konseling Islam Vol 1 No 1 (2026): FEBRUARI
Publisher : CV. BAROKAH PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pemahaman tauhid terhadap sikap konsumen Islam dalam bertransaksi Islami. Tauhid mengajarkan keesaan Allah sebagai landasan seluruh aspek kehidupan, termasuk perilaku konsumen. Dalam konteks ini, pemahaman yang lebih baik mengenai tauhid diharapkan dapat mengarah pada sikap konsumen yang lebih baik dalam memilih produk dan jasa yang sesuai dengan prinsip Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dimana pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang disebar di Google Forms. Survei terdiri dari beberapa pertanyaan yang bertujuan untuk mengukur tingkat pemahaman responden terhadap tauhid dan sikap mereka terhadap transaksi Islam. Respondennya adalah konsumen Muslim dari berbagai latar belakang sosial dan ekonomi. Sampel yang digunakan untuk penelitian ini terdiri dari 104 responden yang dipilih secara acak. Analisis data dilakukan dengan menghitung persentase responden yang menanggapi positif, negatif, atau netral terhadap setiap pernyataan dalam kuesioner. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pemahaman monoteisme memiliki dampak positif yang signifikan terhadap sikap konsumen Muslim terhadap perdagangan. Sebanyak 85% responden yang memiliki pemahaman tauhid yang baik cenderung lebih memilih melakukan transaksi dengan cara yang sesuai dengan prinsip-prinsip Islam, seperti: Pilih produk halal dan hindari riba. Lebih jauh lagi, penelitian ini juga menemukan bahwa pemahaman tentang monoteisme memengaruhi perilaku konsumen yang berkelanjutan. Responden dengan pemahaman kuat tentang monoteisme akan lebih loyal terhadap merk yang menerapkan prinsip-prinsip Islam dan akan lebih cenderung merekomendasikan produk tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa pemahaman tauhid tidak hanya mempengaruhi keputusan pembelian saat ini tetapi juga membentuk perilaku konsumen dalam jangka panjang. Responden yang melakukan aktivitas keagamaan cenderung memiliki pemahaman tauhid yang lebih baik, sehingga mempengaruhi sikap mereka terhadap perdagangan. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemahaman tauhid berperan penting dalam membentuk sikap konsumen Islam dalam bertransaksi Islami. Oleh karena itu, penting bagi berbagai pemangku kepentingan, termasuk lembaga pendidikan dan organisasi keagamaan, untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang tauhid dan dampaknya terhadap kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks bisnis dan perekonomian. Meningkatkan pendidikan tentang prinsip-prinsip perdagangan Islam akan membantu konsumen Muslim lebih berhati-hati dalam memilih produk dan layanan yang tidak hanya memenuhi kebutuhan mereka tetapi juga selaras dengan nilai-nilai Islam. Oleh karena itu, penelitian ini memberikan kontribusi penting untuk memahami hubungan antara pemahaman tauhid dan sikap konsumen Muslim. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi peneliti selanjutnya untuk mengkaji perilaku konsumen lebih dalam dalam konteks Islam.
TAUHID SEBAGAI SOLUSI KRISIS MORAL DALAM EKONOMI MODERN: KAJIAN EKONOMI ISLAM Fadlan Khairi; Ferizal; Gilang Ramadhan; Luthfiah Khairunisa; M. Agus Soleh Siregar; Nur Afipah Lubis; Pahruroji Harahap; Siti Murrohmah; Tiara Kusuma
Al-Insyirah: Jurnal Pendidikan dan Konseling Islam Vol 1 No 1 (2026): FEBRUARI
Publisher : CV. BAROKAH PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Krisis moral dalam ekonomi modern menjadi tantangan signifikan yang mengancam keadilan sosial dan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini mengkaji tauhid sebagai solusi dalam ekonomi Islam, menekankan pentingnya nilai-nilai moral dan etika. Metode yang digunakan adalah studi literatur untuk menggali konsep-konsep fundamental ekonomi Islam. . Di era globalisasi, sistem ekonomi dunia mengalami transformasi yang memunculkan berbagai permasalahan moral dan etika. Sistem ekonomi kapitalis yang mendominasi cenderung memprioritaskan keuntungan material dan mengabaikan dimensi spiritual serta nilai-nilai moral. Islam menawarkan paradigma ekonomi berbeda dengan tauhid sebagai fondasi utamanya. Tauhid menekankan bahwa aktivitas ekonomi harus didasarkan pada kesadaran akan keesaan Allah dan menjunjung tinggi nilai-nilai moral dalam setiap transaksi ekonomi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode library research. Hasil penelitian menunjukkan bahwa krisis moral dalam ekonomi modern disebabkan oleh individualisme berlebihan, persaingan tidak sehat, kesenjangan ekonomi, dominasi korporasi besar, konsumerisme, dan dehumanisasi teknologi. Tauhid menawarkan solusi dengan menekankan bahwa semua sumber daya adalah milik Allah, dengan manusia sebagai khalifah yang bertanggung jawab. Implementasinya tercermin dalam instrumen seperti zakat dan sedekah sebagai mekanisme redistribusi kekayaan. Studi kasus di Indonesia menunjukkan efektivitas tauhid dalam mengatasi masalah korupsi dan praktik monopoli melalui penerapan prinsip kejujuran, integritas, keadilan ekonomi, dan kemaslahatan bersama. Penelitian menyimpulkan bahwa tauhid dapat menjadi panduan praktis dalam membangun sistem ekonomi berkeadilan yang mengintegrasikan nilai spiritual dan material.
IMPLEMENTASI NILAI NILAI TAUHID DALAM ETIKA BISNIS ISLAMI Ade Tria Jelita; Ferizal; Che-Che Revalinda Ramadhani; Dwi Marisya; Fadillah Afsa; Masita; Muhammad Rayyan Huwaiza; Nadia Septira; Zaqi Alviyanuddin
Al-Insyirah: Jurnal Pendidikan dan Konseling Islam Vol 1 No 1 (2026): FEBRUARI
Publisher : CV. BAROKAH PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan nilai-nilai tauhid dalam bisnis Islami dan dampaknya terhadap keberlanjutan usaha. Dengan menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif, penelitian ini menemukan bahwa nilai-nilai tauhid menanamkan kesadaran spiritual yang mendalam di antara pelaku bisnis, mendorong mereka menjalankan usaha dengan prinsip kejujuran, keadilan, dan tanggung jawab sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan tauhid dalam bisnis Islami menciptakan ekosistem usaha yang berkelanjutan dan adil, memperkuat integritas, serta membangun kepercayaan antara pelaku bisnis dan pemangku kepentingan. Nilai-nilai tauhid juga mempengaruhi kehidupan spiritual dan sosial, serta memberikan keberkahan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan nilai-nilai tauhid dalam bisnis Islami dapat mencapai tujuan ekonomi dan spiritual. Studi ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan paradigma bisnis Islami yang relevan dengan kebutuhan modern, tanpa mengabaikan prinsip-prinsip keimanan. Hasil ini dapat menjadi acuan bagi pelaku bisnis, akademisi, dan pengambil kebijakan untuk mengembangkan praktik bisnis Islami yang etis dan berkelanjutan.
MANAJEMEN RISIKO DALAM AL QURAN : STUDI TAFSIR TENTANG KONSEP TAWAKAL DAN IKHTIAR Nasha fahriza; Ferizal; Annisa Nur Sabrina; Risqullah Firdaus; Rahma Aulia; Vinanda Siswandari; Halim Wijaya; Fathir Ferdianysah Sitepu
Al-Insyirah: Jurnal Pendidikan dan Konseling Islam Vol 1 No 1 (2026): FEBRUARI
Publisher : CV. BAROKAH PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi konsep tawakal dan ikhtiar dalam Islam serta penerapannya dalam manajemen risiko berdasarkan tafsir Al-Qur'an. Tawakal diartikan sebagai penyerahan diri secara total kepada Allah setelah melakukan usaha maksimal (ikhtiar). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis tematik terhadap teks tafsir dan wawancara dengan ulama. Temuan menunjukkan bahwa integrasi tawakal dan ikhtiar dalam manajemen risiko menciptakan keseimbangan antara kepercayaan kepada Allah dan usaha manusia. Prinsip tawakal membantu individu dan organisasi mengelola risiko dengan lebih efektif, mengurangi kecemasan, dan meningkatkan ketenangan batin. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dan praktis dalam studi manajemen risiko dan Islam.
PERAN ZAKAT DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN EKONOMI MENURUT ALQUR’AN Myza Uzyla Afryza; Ferizal; Najmi Afifah; Ririn Arianti Harahap; Firza Azzahra; Lutfia Amara; M Prima Aji; Alzaki Fadir Pratama Hasibuan; Sajid Abdul Gani Berutu
Al-Insyirah: Jurnal Pendidikan dan Konseling Islam Vol 1 No 1 (2026): FEBRUARI
Publisher : CV. BAROKAH PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Zakat merupakan salah satu rukun Islam yang berperan penting dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi umat. Dalam konteks ekonomi, zakat tidak hanya berfungsi sebagai kewajiban ibadah, tetapi juga sebagai sarana untuk mengurangi kesenjangan sosial, mendistribusikan kekayaan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Al-Qur'an memberikan penekanan yang kuat terhadap pentingnya zakat sebagai instrumen sosial-ekonomi yang dapat mendorong distribusi kekayaan secara adil. Melalui kajian terhadap ayat-ayat Al-Qur'an, zakat diartikan sebagai kewajiban bagi umat Islam yang mampu untuk memberikan sebagian hartanya kepada orang yang berhak menerimanya, seperti fakir miskin, anak yatim, dan orang yang membutuhkan lainnya. Zakat memiliki dampak positif terhadap pengurangan kemiskinan, pemberdayaan ekonomi, dan peningkatan kualitas hidup penerimanya. Selain itu, zakat juga berperan dalam menumbuhkan rasa solidaritas sosial di tengah masyarakat, yang pada gilirannya memperkuat stabilitas ekonomi secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk menggali lebih dalam tentang peran zakat dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat menurut perspektif Al-Qur'an, yang menunjukkan bahwa zakat bukan hanya soal ibadah, tetapi juga sarana untuk menciptakan keadilan sosial dan ekonomi dalam masyarakat, serta berfungsi untuk mengurangi ketimpangan ekonomi dan mempercepat proses distribusi kekayaan yang lebih merata, sehingga zakat memiliki peranan yang signifikan dalam menciptakan kesejahteraan ekonomi yang berkelanjutan.
TAUHID SEBAGAI PRINSIP DASAR DALAM PENGELOLAAN KEUANGAN SYARIAH Audina Fitri Pohan; Ferizal; Bagus Pratama Nasution; Ivan Rivaldi; Hidayati; Namira Suci Shafira; Rezeki Mustafa Lubis; Risqi Muhtadi Siahaan; Zakiatun Afifah Hasibuan
Al-Insyirah: Jurnal Pendidikan dan Konseling Islam Vol 1 No 1 (2026): FEBRUARI
Publisher : CV. BAROKAH PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this research is to investigate effective strategies and solutions in managing islamic finance by managing finances to overcome financial challenges. This research method involves an in-depth literature review on the practice of building a country’s economy with morals and social justice under the protection of Allah SWT. The results of this research show that good financial education, setting clear financial goals, creating an orderly budget and wise debt management creates a framework for economic growth, the safety of a harmonious life, in the face of ongoing economic changes, is very important in understanding strategies for managing sharia money. The basic values of islamic economics consist of: the value of ownership, the value of justice, the value of balance, the value of freedom,the value of togetherness. These business principles and ethics are the operational basis for sharia financial institutions in indonesia, where economic value is contained in something about an economic condition in a country. To restore equality there must be justice in the country so that deflation does not occur due to somethng that deviating in a country will result in fatalities in that country.
PRINSIP KEADILAN DALAM MUAMALAH BERDASARKAN PERSPEKTIF AL-QUR’AN Dini Cahyani Nasution; Ferizal; Dwi Silvia Ningsih; Ika Amelia Putri; Lidya Rosnoviana; Muhammad Fauzan Ramadhan; Rahma Intan Nuraini; Sherina; Vina Widia Afriani
Al-Insyirah: Jurnal Pendidikan dan Konseling Islam Vol 1 No 1 (2026): FEBRUARI
Publisher : CV. BAROKAH PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the principle of justice in muamalah based on the perspective of the Qur'an. Justice is a fundamental value in Islam that must be applied in every aspect of economic interaction. Through the approach of interpretation and fiqh, this study examines various verses related to muamalah and the principles of justice contained therein. The results of the study show that the Qur'an provides clear guidelines regarding the importance of justice, prohibitions on detrimental practices such as usury, fraud, and injustice in transactions. In addition, this study emphasizes that the application of the principle of justice will not only create a fairer economic system, but also improve the welfare of society as a whole. Thus, it is hoped that this study can contribute to strengthening the practice of muamalah that is fair and in accordance with Islamic teachings, in order to create a more prosperous and harmonious life in society.
MOTIVASI KERJA BERDASARKAN AYAT-AYAT AL-QURAN TENTANG SEMANGAT DAN KESABARAN Muhammad Tofiq Effendi; Ferizal; Caryssa Putri; Ribi Tri Amanda; Abelia Gultom; Nazwa Retno; Nova Elsyani; Alika Ramadhani; Siti Sahfina
Al-Insyirah: Jurnal Pendidikan dan Konseling Islam Vol 1 No 1 (2026): FEBRUARI
Publisher : CV. BAROKAH PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to examine the correlation between work motivation and enthusiasm and patience which are reflected and related in the verses of the Al-Qur'an. Where enthusiasm and patience are urgent values ​​in everyday life, including in the context of work, which can affect productivity and work quality. The background to this research is motivated by the importance of understanding and implementing Islamic values ​​that can be applied in the world of work, to form individuals who are more enthusiastic and patient in facing various life challenges. The aim of this research is to analyze the influence of the Al-Qur'an's teachings about enthusiasm and patience on work motivation. The research method used is literature study with a qualitative approach, namely analyzing and identifying interpretations and interpretations of various verses of the Al-Qur'an related to motivation, enthusiasm and patience at work. The research results show that the verses of the Qur'an which emphasize the importance of trying as hard as possible, maintaining enthusiasm, and being patient in facing tests, have a significant impact on increasing a person's work motivation. However, don't make this enthusiasm for work just an opportunity for worldly pursuits, but balance it with the afterlife and believe that work is worship. Where it is not just about earning a living, but carrying out the obligation to worship Allah SWT. The conclusion of this research is that the integration of the values ​​of enthusiasm and patience in the teachings of the Qur'an can be an effective and efficient source of motivation for individuals at work. Where you believe that all your fortune has been arranged and will not be confused.The implication of the results of this research is the importance of applying the values ​​contained in the Al-Quran and their effects in the work environment to create an atmosphere that supports increased performance, perseverance and patience.
PENGEMBANGAN MODEL EKONOMI SYARIAH BERDASARKAN SURAH AL-BAQARAH AYAT 275-280 Nazwa Akhiela Salsabila Batubara; Oktavia Ramadhani; Tri Purnama Sari; Sanjai Kurniawan Lubis; Ferizal
Al-Insyirah: Jurnal Pendidikan dan Konseling Islam Vol 1 No 1 (2026): FEBRUARI
Publisher : CV. BAROKAH PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research discusses the development of sharia economic methods by referring to Surah Al-Baqarah verses 275-280. These verses are the main guidelines in building an economic system based on justice, sustainability, and common good. The main focus is the prohibition of usury, the recommendation to transact fairly, and the importance of sharing in the form of alms or zakat. This research also analyzes the principles of sharia economics and their implementation in modern life to answer global challenges. With a qualitative approach based on interpretation and literature review, this study aims to provide a new perspective on the application of sharia values in the global economic system.

Page 1 of 2 | Total Record : 13