cover
Contact Name
Moh Solehudin
Contact Email
grahahusadacirebon@gmail.com
Phone
+62231200811
Journal Mail Official
grahahusadacirebon@gmail.com
Editorial Address
Jl. Widarasari III, Sutawinangun, Kec. Kedawung, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat 45153
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Journal Placenta
ISSN : 20874251     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Jurnal Ilmiah PLACENTA diterbitkan oleh Akademi Kebidanan Graha Husada Cirebon. Redaksi mengundang para dosen, peneliti dan profesional dari dunia industri dan kerja untuk menulis tulisan ilmiah dan pengalaman praktis-nya di lapangan terkait implementasi di bidang terkait lainnya.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 2 (2024): issue kesehatan" : 6 Documents clear
GAMBARAN PENGETAHUAN WANITA USIA SUBUR (WUS)TENTANG INFEKSI PENYAKIT MENULAR SEKSUAL (IMS)DI PUSKESMAS BABAKAN Heni Erawati; Ika Popi sundani
PLACENTA Journal Of Midwifes, Women's Health and Public Health Vol 1 No 2 (2024): issue kesehatan
Publisher : Akademi Kebidanan Graha Husada Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyaknya  kejadian di kalangan wanita usia subur yang terkena infeksi penyakit menular seksual di karena kan kurangnya pengetahuan tentang IMS. Apabila tidak dilakukan penyuluhan yang optimal maka akan mengakibatkan semakin banyaknya penderita IMS di kalangan wanita usia subur. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif, populasi penelitian ini ada 13.323 wanita usia subur, sampel penelitian ini ada 99 wanita usia subur, instrumen dalam penelitian ini adalah kuesioner yang berupa 20 pertanyaan, pengumpulan data menggunakan data primer dan analis data dalam penelitian ini menggunakan analisis univariat digunakan untuk mengetahui gambaran distribusi frekuensi. Dari hasil penelitian ini, diketahui berdasarkan pengetahuan responden terbanyak pada kategori cukup 60,6% (60 responden) dengan pengertian terbanyak pada kategori cukup 35,4% (responden), dengan jenis-jenis terbanyak pada kategori cukup 36.4% (36 responden), dengan penyebab terbanyak pada kategori cukup 39,4% (39 responden) dan pencegahan terbanyak pada kategori cukup 38,4% (38 responden) Kesimpulannya terdapat gambaran tingkat pengetahuan wanita usia subur terhadap infeksi penyakit menular seksual, diharapkan dengan penelitian ini dapat meningkatkan pengetahuan wanita usia subur tentang infeksi penyakit menular seksual  dengan memberikan penyuluhan tentang pengetahuan, pengertian,  jenis-jenis, penyebab dan pencegahan kepada wanita usia subur
GAMBARAN PENYEBAB ASFIKSIA PADA BAYI BARU LAHIR DI RSUD INDRAMAYU TAHUN 2023 Ika Popi Sundani; Mar'atus Solihah
PLACENTA Journal Of Midwifes, Women's Health and Public Health Vol 1 No 2 (2024): issue kesehatan
Publisher : Akademi Kebidanan Graha Husada Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asfiksia  merupakan salah satu masalah neonatal yang berkontribusi terhadap tingginya angka kematian pada bayi. Asfiksia adalah keadaan dimana disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya umur ibu, paritas, jenis persalinan, umur kehamilan dan  BBLR. Berdasarkan data RSUD Indramayu pada bulan januari sampai dengan bulan desember tahun 2022,  jumlah  kelahiran bayi sebanyak 3771 bayi. Bayi lahir  mengalami asfiksia sebanyak 1117. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan ibu tentang asfiksia pada bayi baru lahir di RSUD Indramayu. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang bayinya mengalami asfiksia di RSUD Indramayu. Hasil penelitian menunjukan bahwa umur ibu bersalin pada bayi baru lahir yang asfiksia di RSUD Indramayu tahun 2022 sebagian besar pada kategori berisiko yaitu <20 tahun atau >35tahun(54,5), sedangkan yang berumur tidak berisiko yaitu 20-35 tahun(45,4), sebagian besar primipara atau grande multipara (54,5) sedangkan paritas multipara (45,4) sebagian besar jenis persalinan tindakan SC(53,3) sedangkan persalinan normal sebesar (46,9) sebagian besar umur persalinan tidak prematur (57,5) sedangkan yang premature sebesar (42,4) dan sebagian besar mengalami BBLR (48,4) sedangkan yang normal sebesar (51,5) Pada masa kehamilan dianjurkan setiap ibu hamil melakukan pemeriksaan kehamilan secara teratur untuk memantau perkembangan kesehatan ibu dan janin yang dikandungannya dan bagi petugas kesehatan untuk meningkatkan pelayanan kebidanan pada ibu hamil, bersalin dan bayi baru lahir secara profesional.
HUBUNGAN KEJADIAN BERAT BADAN BAYI BARU LAHIR DENGAN PERKEMBANGAN REFLEKS MENYUSU DI RSUD INDRAMAYUKABUPATEN INDRAMAYUTAHUN 2023 Ghea Sugiharti; Fera Asriani
PLACENTA Journal Of Midwifes, Women's Health and Public Health Vol 1 No 2 (2024): issue kesehatan
Publisher : Akademi Kebidanan Graha Husada Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di indramayu banyak bayi berat lahir rendah, pada bulan april- mei terdapat 535 bayi baru lahir dengan kelahiran BBLR sebannyak sebanyak 215. Mekanisme reflek menghisap belum berkembang baik pada BBLR. Secara umum penelitian ini bertujuan untuk mengetahui “ Hubungan Kejadian Berat Badan Bayi Baru Lahir Dengan Perkembangan Refles Menyusu. Metode penelitian ini analitik dengan pendekatan case control, instrumen penelitian menggunakan lembar observasi disertai karakteristik yaitu usia bayi baru lahir, usia kehamila dan berat badan bayi. Hasil penelitian dengan analisa univariat yaitu kejadian berat badan bayi baru lahir sebanyak 50%  BBLR, 50% tidak BBLR, usia bayi baru lahir 53,3%, dan usia kehamilan sebanyak 53,3%. Analisa bivariat diperoleh ada hubungan antara BBL (p = 0,03), usia bayi (p = 0,32), dan usia kehamilan (p = 0,00) dengan perkembangan reflek menyusu. Kesimpulan terdapat hubungan anatara berat badan bayi baru lahir dan usia kehamilan dengan perkembangan reflek menyusu. diharapkan dapat menjadi masukan untuk tenaga kesehatan untuk lebih meperhatikan bayi baru lahir terutama yang mempunyai reflek lemah dengan cara menerapkan stimulus oral pada bayi dengan reflek menghisap lemah secara rutin.
Gambaran Pengetahuan Ibu Post Sectio Caesarea Mengenai Mobilisasi Dini Di RSUD Waled Kabupaten Cirebon Ilah Lilahsah; Ika Pramesti
PLACENTA Journal Of Midwifes, Women's Health and Public Health Vol 1 No 2 (2024): issue kesehatan
Publisher : Akademi Kebidanan Graha Husada Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mobilisasi Post Sectio Caesarea adalah suatu pergerakan, posisi atau adanya kegiatan yang dilakukan ibu setelah beberapa jam melahirkan dengan persalinan Caesarea. Untuk mencegah komplikasi post operasi Sectio Caesarea ibu harus segera dilakukan mobilisasi sesuai dengan tahapannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu post Sectio Caesarea mengenai mobilisasi dini di RSUD Waled Kabupaten Cirebon tahun 2023. Jenis penelitian ini yang digunakan adalah penelitian deskripsi, jumlah populasi Riwayat Sectio Caesarea pada bulan Januari – Maret 2023 berjumlah 158 orang, Teknik pengambilan sampel Purposive Sampling berjumlah 61 responden. Instrument penelitian berbentuk kuisoner berjumlah 25 pernyataan. Hasil penelitian menunjukan pengetahuan ibu post Sectio Caesarea mengenai mobilisasi dini yang dilakukan terhadap 61 responden yang memiliki pengetahuan pada kategori cukup berjumlah 29 responden (47,5 %). Pengetahuan berdasarkan pengertian mobilisasi dini dalam kategori baik berjumlah 36 responden (59 %). Berdasarkan tujuan dalam kategori kurang berjumlah 23 responden (37,7 %). Berdasarkan manfaat dalam kategori cukup berjumlah 23 responden (37,7 %). Berdasarkan tahapan dalam kategori baik berjumlah 35 responden (57,4 %). Berdasarkan dampak dalam kategori cukup berjumlah 25 responden (41%). Kesimpulan yang didapat Sebagian ibu post Sectio Caesarea mempunyai pengetahuan cukup. Saran diharapkan agar para tenaga Kesehatan sebagai tenaga pendidik dalam memberikan Pendidikan Kesehatan dan konseling. Dengan cara penyuluhan pada pemeriksaan kehamilan atau dengan melakukan sosialisasi.
PENGARUH TEKNIK KNEADING TERHADAP KECEMASAN PADA PERSALINAN KALA I DI RSUD INDRAMAYU TAHUN 2023 Nuraeni; Aulia Agyanti Rahmah
PLACENTA Journal Of Midwifes, Women's Health and Public Health Vol 1 No 2 (2024): issue kesehatan
Publisher : Akademi Kebidanan Graha Husada Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peneliti tertarik melakukan penelitian ini karena di RSUD Indramayu tidak di terapkan tentang penangan kecemasan pada ibu yang akan melahirkan, pasien hanya disuruh untuk menarik nafas yang dalam agar dapat menurunkan kecemasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh teknik kneading terhadap kecemasan pada persalinan kala I di RSUD Indramayu tahun 2023.      Penelitian ini menggunakan metode Observasional Analitik dan teknik pengambilan sampel sebanyak 64 responden pada penelitian ini menggunakan Accidental sampling. Populasinya adalah seluruh ibu hamil kala I yang akan melahirkan di RSUD Indramayu Kabaupaten Indramayu tahun 2023 yang berjumlah 180 ibu bersalin pada bulan mei sampai juni tahun 2023.      Berdasarkan hasil penelitian ini terdapat pengaruh teknik kneading terhadap kecemasan ibu bersalin, sebelum dilakukan teknik kneading  32,8%  yang mengalami kecemasan sedang dan 67,2% mengalami kecemasan berat. setelah dilakukan teknik kneading 43,8% mengalami kecemasan sedang 56,3% mengalami kecemasan berat. Penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai sumber informasi dalam peyalanan kebidanan, terutama dalam kecemasan ibu bersalin.
HUBUNGAN PERILAKU HIDUP BERSIH SEHAT (PHBS) DENGAN KESEHATAN LINGKUNGAN DI SDN 1 SUTAWINANGUN Mar'atus Solihah; Ika Pramesti
PLACENTA Journal Of Midwifes, Women's Health and Public Health Vol 1 No 2 (2024): issue kesehatan
Publisher : Akademi Kebidanan Graha Husada Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak usia sekolah merupakan kelompok usia rentan terhadap masalah Kesehatan maka siswa lebih mudah terkena penyakit. Rendahnya kesadaran untuk menjalankan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) pada anak sekolah menyebabkan lingkungan sekolah tidak terurus, mempengaruhi kenyamanan siswa maupun guru saat proses pembelajaran dan dapat memicu berbagai penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku hidup bersih sehat (PHBS) dengan kesehatan lingkungan sekolah di SDN 1 Sutawinangun tahun 2023. Jenis penelitian ini survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sempel menggunakan purposive sampling  dengan responden 57 orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa perilaku hidup bersih sehat (PHBS) di SDN 1 Sutawinangun tergolong baik (82,5%) dan Kesehatan lingkungan tergolong baik (68,4%). Hasil uji statistik Spearman Rank (Rho) diperoleh p (value) = 0,000 yang dimana (p = 0,05) sehingga ada hubungan perilaku hidup bersih sehat (PHBS) dengan Kesehatan lingkungan di SDN 1 Sutawinangun. Disarankan kepada pihak sekolah untuk menanamkan Pendidikan Kesehatan lingkungan dan perilaku hidup bersih sehat (PHBS) juga kepada siswa/I untuk meningkatkan sikap dan perilaku peserta didik untuk peduli terhadap Kesehatan lingkungan.

Page 1 of 1 | Total Record : 6