cover
Contact Name
Moh Solehudin
Contact Email
grahahusadacirebon@gmail.com
Phone
+62231200811
Journal Mail Official
grahahusadacirebon@gmail.com
Editorial Address
Jl. Widarasari III, Sutawinangun, Kec. Kedawung, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat 45153
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Journal Placenta
ISSN : 20874251     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Jurnal Ilmiah PLACENTA diterbitkan oleh Akademi Kebidanan Graha Husada Cirebon. Redaksi mengundang para dosen, peneliti dan profesional dari dunia industri dan kerja untuk menulis tulisan ilmiah dan pengalaman praktis-nya di lapangan terkait implementasi di bidang terkait lainnya.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 1 (2025): Issue Januari" : 6 Documents clear
FAKTOR-FAKTOR YANG MEPENGARUHI TERJADINYA   KEJANG DEMAM PADA ANAK DI RSUD INDRAMAYU Ghea Sugiharti
PLACENTA Journal Of Midwifes, Women's Health and Public Health Vol 2 No 1 (2025): Issue Januari
Publisher : Akademi Kebidanan Graha Husada Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kejang Demam merupakan gangguan neurologis akut yang paling sering terjadi pada bayi dan anak yang disebabkan tanpa adanya infeksi system saraf pusat. Yang mengalami kejang demam kemungkinan besar akan menjadi epilepsi jika terdapat kelainan neurologis sebelum kejang demam pertama atau kejang demam kompleks. Terdapat 74 Anak dengan kejang demam pada periode tahun 2021-2023. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi kejang demam pada anak. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan desain penelitian cross-sectional pendekatan retrospektif jumlah populasi 74 anak yang mengalami kejang demam di RSUD Indramayu periode tahun 2021-2023 menggunkan teknik pengambilan total sampling. Data dikumpulkan menggunakan analisis rekam medis pasien kejang demam anak kemudian dianalisa secara Univariat dan Bivariat menggunakan uji chi-square.Anak dengan kejang demam di RSUD Indramayu paling tinggi pada tahun 2022 yaitu sebanyak 35 sampel (47,3%), dan paling banyak berada pada usia 0-11 bulan yaitu sebanyak 59 sampel (80%), sebagian besar Resiko prenatal kejang demam pada anak adalah faktor usia ibu sebanyak 9 sampel (47%), sebagian besar resiko perinatal kejang demam pada anak yaitu faktor bayi dengan Asfiksia 8 sampel (25%), dan sebagian besar resiko postnatal  kejang demam pada anak yaitu Demam 23 sampel. Berdasarkan Uji Chi Square yang dilakukan didapatkan 2 Faktor Kejang Demam yaitu Faktor Asfiksia dengan nilai p-value = 0,04 dan Faktor demam dengan nilai p-value = 0,01 yang berarti bahwa Demam dan Asfiksia merupakan salah satu faktor yang menyebabkan terjadinya kejang demam pada anak. Demam dan Asfiksia merupakan salah satu Faktor penyebab terjadinya kejang demam pada anak. Diharapkan dapat memberikan Asuhan dan edukasi berkala terkait penanganan anak yang mengalami kejang demam di rumah agar orang tua tidak panik dan melakukan langkah yang tepat ketika anak kejang demam.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU PADA IBU PRIMIPARA TENTANG TEKNIK MENYUSUI PADA BAYI USIA 0-6 BULAN DI DESA SINDANG KECAMATAN CIKIJING KABUPATEN MAJALENGKA Nuraeni; Fera Asriani
PLACENTA Journal Of Midwifes, Women's Health and Public Health Vol 2 No 1 (2025): Issue Januari
Publisher : Akademi Kebidanan Graha Husada Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seribu hari pertama anak sangat kritis. Kemenkes RI (2015) menyatakan kekurangan gizi sulit diobati. WHO (2015) melaporkan 42% kematian balita disebabkan pneumonia, 20% malnutrisi, dan 22% kurang ASI.Tujuan Untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan perilaku ibu primipara tentang teknik menyusui pada bayi usia 0-6 bulan di Desa Sindang, Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majalengka, tahun 2024.Metode Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi seluruh ibu primipara menyusui bayi usia 0-6 bulan di Desa Sindang, Kabupaten Majalengka, sebanyak 39 orang. Sampel sebanyak 39 orang ditentukan dengan teknik total sampling. Pengumpulan data digunakan dengan data primer dan data sekunder. Instrumen penelitian menggunakan kuesoner dan lembar observasi. Analisis data dilakukan dengan analisis univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square.Hasil penelitian menunjukkan mayoritas ibu primipara di Desa Sindang, Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majalengka berusia 20-35 tahun (33,3%), bekerja (82,1%), berpendidikan SMA (41%) tersebut memiliki pengetahuan baik tentang teknik menyusui, dan berperilaku benar dalam menyusui bayi usia 0-6 bulan. Hal ini didukung oleh edukasi tenaga kesehatan serta pendidikan ibu. Adapun hasil menunjukkan p-value 0,023, menandakan hubungan signifikan antara pengetahuan dan perilaku ibu primipara tentang teknik menyusui bayi usia 0-6 bulan (p < 0,05). Ini menunjukkan pengetahuan ibu primipara mempengaruhi perilaku menyusui mereka. Program edukasi menyusui dapat dijadikan sebagai cara untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman bagi ibu primipara untuk mendukung praktik menyusui yang efektif dan berkelanjutan.
PENGARUH AKUPRESUR GV 20, PC 6, LI 4 TERHADAP HIPERTENSI  PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS KEDAWUNG KABUPATEN CIREBON Aulia Agyanti Rahmah; Ika Pramesti
PLACENTA Journal Of Midwifes, Women's Health and Public Health Vol 2 No 1 (2025): Issue Januari
Publisher : Akademi Kebidanan Graha Husada Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan 5-15 % penyulit kehamilan dan merupakan salah satu dari tiga penyebab tertinggi mortalitas dan morbiditas ibu bersalin. Asuhan yang diberikan pada pasien yang mengalami hipertensi umumnya diberikan perawatan farmakologi menggunakan antihiprertensi seperti metildopa atau nefidipin, untuk mencegah terjadinya komplikasi. Akan tetapi asuhan tersebut masih dirasa kurang dengan masih tingginya angka kejadian hipertensi, asuhan yang diberikan oleh bidan dapat berupa asuhan non farmakologi atau asuhan komplementer seperti pemberian pijat akupresur. Nopri, dkk (2015). Populasi Sampel: Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil dengan Hipertensi di Puskemas Kedawung Kabupaten Cirebon sejumlah 31 responden. Teknik Pengambilan Sampel dilakukan dengan menggunakan Total Sampling yaitu sejumlah 31 responden. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal April 2024- Mei 2024 di Puskesmas Kedawung Kabupaten Cirebon. Desain Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan pre Eksperimen untuk mengetahui pengaruh Akupresur terhadap Hipertensi pada ibu hamil. Analisa yang dilakukan yaitu Analisa Univariat dan Bivariat. Analisa Univariat digunakan untuk mendeskripsikan karakteristik setiap variabel penelitian. Sedangkan Analisa Bivariat yang digunakan adalah uji t-test. Hasil: Terdapat hasil bahwa rata-rata tekanan sistolik sebelum intervensi akupresur yaitu 147,8 mmHg, Sedangkan rata-rata tekanan sistolik sesudah intervensi akupresur sebanyak 120 mmHg. Dan hasil rata-rata tekanan diastolik sebelum intervensi akupresur yaitu 96,45 mmHg, Sedangkan rata-rata tekanan diastolik sesudah intervensi akupresur yaitu 78,70 mmHg. Setelah di lakukan intervensi akupresur menunjukan hasil p-value lebih kecil dari nilai alpha (0,000<0,05). menunjukkan bahwa pijat akupresur terdapat perubahan yang signifikan dalam menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik pada ibu hamil di Puskesmas Kedawung Kabupaten Cirebon. Saran: Diharapkan dengan adanya hasil penelitian ini dapat dijadikan referensi dan acuan bagi tenaga Kesehatan di pelayanan dalam memberikan asuhan kebidanan pada ibu hamil hipertensi dengan terapi Akupresur. Selain itu juga terapi Akupresur ini dapat digunakan oleh masyarakat secara mandiri sebagai upaya preventif.
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP PADA REMAJA PUTRI KELAS XI TENTANG KEKERASAN SEKSUAL DI SMK ISLAMIC CENTRE CIREBON Ilah Lilahsah; Mar'atus Solihah
PLACENTA Journal Of Midwifes, Women's Health and Public Health Vol 2 No 1 (2025): Issue Januari
Publisher : Akademi Kebidanan Graha Husada Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semakin maraknya kasus kekerasan seksual yang terjadi pada anak baik anak sebagai korban ataupun anak sebagai pelaku merupakan bukti nyata bahwa masih banyak anak yang belum mendapatkan pengetahuan yang cukup mengenai pencegahan kekerasan seksual. Kasus kekerasan seksual menduduki posisi tertinggi ada 85 jenis kekerasan seksual yang di tangani oleh LSM WCC Mawar Balqis Cirebon, Untuk itu perlu kiranya pemberian informasi atau pengetahuan kepada anak sejak dini agar anak mengetahui perilaku apa saja yang di anggap menjurus pada kegiatan kekerasan seksual. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan dan sikap remaja putri kelas XI tentang kekerasan seksual. Desain Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, dengan meneliti dua variabel pengetahuan dan sikap, Populasi dalam penelitian ini seluruh siswi dengan jumlah 293 siswi. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan Random Sampling,. Diketahuinya pengetahuan tentang kekerasan seksual pada remaja kelas XI termasuk kategori kurang sebanyak 36 responden (61,02%), diantaranya tentang pengertian kategori cukup sebanyak 19 responden (32,2%), mengenai Faktor kategori kurang sebanyak 38 responden (64,4%), mengenai Jenis-jenis kekerasan seksual kategori kurang sebanyak 34 responden (5,6%), mengenai Dampak kekerasan seksual kategori kurang sebanyak 32 responden (54,2%), dan mengenai Upaya Pencegahan kekerasan seksual kategori kurang yaitu sebanyak 43 responden (2,9%). Sikap Remaja kelas XI Terhadap kekerasan seksual sebanyak 53 responden (89,8%) Memiliki sikap Positif. Pengetahuan remaja putri kelas XI memiliki pengetahuan kurang, dan sikap remaja putri terhadap kekerasan seksual memiliki sikap Positif Di harapkan remaja putri dapat mencari informasi melalui buku atau media sosial, bagi tempat penelitian dan petugas kesehatan dapat memberikan penyuluhan mengenai kesehatan reproduksi.
PENGARUH AKUPRESURE PADA TITIK MERIDIAN SI I TERHADAP PENGELUARAN ASI PADA IBU PRIMIGRAVIDA DI PUSKESMAS PALIMANAN TAHUN 2024 (Studi Kasus Kunjungan Nifas Ke-II). Atiek Noviyanti; Ika Pramesti
PLACENTA Journal Of Midwifes, Women's Health and Public Health Vol 2 No 1 (2025): Issue Januari
Publisher : Akademi Kebidanan Graha Husada Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produksi ASI yang sedikit dapat mengganggu proses menyusui. Diperoleh penurunan pencapaian target ASI ekslusif pada tahun 2022 yaitu 71,8% menjadi 66,5% pada tahun 2023 di Puskesmas Palimanan. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui apakah ada pengaruh pemijatan akupresure pada titik meridian SI I tehadap pengeluaran ASI ibu nifas primigravida kf-II. Desain Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan metode Desain Quesi Exsperimental yang digunakan dalam penelitian ini adalah Two Group Pre Test dan Post Test Control Design. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 30 ibu nifas primigravida kf-II dan didapatkan sampel 15 responden kelompok perlakuan dan 15 responden kelompok kontrol. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling.Instrument penelitian ini menggunakan lembar SOP pemijatan akupresure,gelas ukur dan lembar observasi. Uji analisis data menggunakan univariat dan bivariat (uji paired simple t-test). Hasil penelitian ini didapatkan hasil dari uji paired simple t-test menunjukan adanya pengaruh antara pemijatan akupresure pada titik meridian SI I terhadap pengeluaran ASI ibu nifas primigravida kf-II dengan hasil p-value (0,00) < a (0,05). Terdapat pengaruh antara pemijatan akupresure pada titik meridian SI I terhadap pengeluaran ASI ibu nifas primigravida kf-II. Diharapkan pemijatan akupresure pada titik meridian SI I ini dapat dijadikan sarana meningkatkan produksi ASI untuk membantu menaikan target pencapaian ASI ekslusif.
PENGARUH TEKNIK MASSAGE EFFLEURAGE TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERI PERSALINAN KALA 1 FASE AKTIF PADA IBU BERSALIN DI RSUD INDRAMAYU Ade Iko Rovikoh; Nuraeni
PLACENTA Journal Of Midwifes, Women's Health and Public Health Vol 2 No 1 (2025): Issue Januari
Publisher : Akademi Kebidanan Graha Husada Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persalinan merupakan hal natural yang dialami oleh wanita, tidak dapat dipungkiri bahwa melahirkan merupakan proses yang menyakitkan dan menimbulkan nyeri. Nyeri persalinan dapat diatasi dengan metode holisticare salah satunya yaitu massage effleurage. Massage Effleurage merupakan manipulasi gosokan yang halus dengan teknik relative ringan sampai kuat (Astuti,2018). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh massage effleurage terhadap penurunan intensitas nyeri pada ibu bersalin kala 1 fase aktif. Penelitian ini menggunakan quasi-eksperimental dengan one group pre-test dan post-test design. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 48 ibu bersalin di ruang Gincu 1 (Vk) dan IGD Kebidanan sehingga di dapatkan sempel sebanyak 20 ibu bersalin berdasarkan kriteria inklusi dan eklusi. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Instrumen penelitian ini menggunakan lembar SOP Massage Effleurage dan observasi lembar ukur perilaku skala NRS (Numerical rating scale). Uji analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat (uji paired simple t-test). Hasil penelitian ini didapatkan mean itensitas nyeri pada kelompok pretest adalah 6.85 dan pada kelompok posttest diperoleh mean 4.25 sehingga terjadi penurunan sebanyak 2.6. Hasil uji paired simple t-test menunjukan adanya pengaruh massage effleurage pada sebelum dan sesudah dilakukan massage effleurage dengan hasil p-value (0.000) < α (0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya pengaruh massage effleurage terhadap penurunan intensitas nyeri persalinan kala 1 pada ibu bersalin sebelum dan sesudah diberikan massage effleurage.

Page 1 of 1 | Total Record : 6