cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
COPE
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "2014: COPE, No.1, Tahun XVIII, Mei 2014" : 10 Documents clear
PEMIMPIN VISIONER PADA INTITUSI PENDIDIKAN Sapto Nugroho
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif 2014: COPE, No.1, Tahun XVIII, Mei 2014
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.329 KB) | DOI: 10.21831/jig cope.v0i1.2932

Abstract

Pemimpin yang memiliki kegesitan, kecepatan serta mampu beradaptasi dalammembawa jalannya organisasi memiliki peran yang penting dalam menghadapikondisi organisasi yang senantiasa mengalami perubahan. Sebab, flksibilitasorganisasi pada dasarnya merupakan karya orang-orang yang mampu bertindakproaktif, kreatif, inovatif dan non konvensional. Pribadi-pribadi seperti inilah yangdibutuhkan sebagai pemimpin organisasi pendidikan saat ini. Seorang pemimpinadalah inspirator perubahan dan visioner, yaitu memiliki visi yang jelas ke arahmana organisasi akan di bawa.
PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU MIPA DALAM MENGEMBANGKAN INSTRUMEN PENILAIAN KELAS MELALUI SUPERVISI KLINIS DI SEKOLAH BINAAN Satiti, Kendarti
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif 2014: COPE, No.1, Tahun XVIII, Mei 2014
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.251 KB) | DOI: 10.21831/jig cope.v0i1.2928

Abstract

Penelitian ini berawal dari pelaksanaan penilaian yang dilakukan guru belummenggunakan teknik penilaian dan belum sesuai dengan standar penilaian yangbaku. Instrumen penilaian kelas yang disusun guru belum semuanya mengukurkompetensi yang harus dikuasai peserta didik.Tujuan penelitian untuk mengetahui adanya peningkatan kemampuan guruMIPA dalam mengembangkan instrumen penilaian kelas melalui supervisi klinis.Subyek penelitian adalah 16 guru MIPA di SMA binaan yang terdiri dari 5 (lima)guru matematika orang, 3 (tiga) orang guru fiika, 4 (empat) orang guru kimia danguru biologi 4 (empat) orang. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan sekolahdengan dua siklus.Hasil penelitian menunjukkan kemampuan guru dalam menyusun instrumenpenilaian kelas untuk guru matematika meningkat sebesar 25 %, untuk guru fiikameningkat sebesar 16,67%, untuk kimia meningkat sebesar 18,76% dan untuk gurubiologi meningkat 21,67%. Dan instrumen yang disusun guru dapat mengukurtingkat kompetensi yang harus dikuasai peserta didik karena penyusunannya sudahsesuai dengan teknik dan standar yang ditentukan.Kata kunci: Kemampuan Guru MIPA, Instrumen Penilaian Kelas, Supervisi Klinis
PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA MELALUI PENDEKATAN PEMBELAJARAN INKUIRI PADA SISWA SD Binti Muakhirin
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif 2014: COPE, No.1, Tahun XVIII, Mei 2014
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.669 KB) | DOI: 10.21831/jig cope.v0i1.2933

Abstract

Artikel ilmiah ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan pendekatan pembelajaran inkuiri dalam peningkatan hasil belajar dalam pembelajaran IPA di Sekolah Dasar.Adapun tujuannya antara lain : (1) Peran guru sebagai fasilitator dalam pembelajaran dapatterlaksana dengan optimal, (2) Peserta didik dapat mengembangkan keterampilan prosesilmiahnya, (3) Peserta didik dapat mengonstruksi sendiri pengetahuannya melalui kegiataninkuiri, (4) Pembelajaran lebih berpusat pada peserta didik (student center learning), (5)Pembelajaran akan lebih bermakna, sehingga berdampak pada hasil belajar yang meningkat.Pencapaian optimalisasi peningkatan pembelajaran tersebut dapat dicapai menggunakansalah satu pendekatan pembelajaran yaitu inkuiri yang melatih siswa berpikir kritis danilmiah.Kata Kunci : pendekatan inkuiri, hasil belajar, IPA
PEMBERDAYAAN “TEACHER-PARENT PARTNERSHIP” UNTUK MENINGKATKAN PARTISIPASI PESERTA DIDIK KELAS XI IPA 1 SMA NEGERI 7 YOGYAKARTA Reni Herawati
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif 2014: COPE, No.1, Tahun XVIII, Mei 2014
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1288.848 KB) | DOI: 10.21831/jig cope.v0i1.2926

Abstract

This paper presents the writer’s experience in implementing a learning approachto build students’ motivation by empowering parental partnership. TeachingEnglish, especially, at class XI IPA 1, SMA N 7 Yogyakarta, is very challenging.However, the writer as the teacher found some problems in learning process. Itwas her task to create an effective learning process, therefore, she had to managethe class into active and motivated classes. The class consisted of 24 students whowere commonly silent and passive. Their class participation especially in speakingclass was far from the expected. This had led the writer to make an effort to fid alearning approach to be implemented in her speaking class. The writer performedan approach by Empowering “Teacher-Parent Partnership” to Enhance ClassParticipation among Students of XI IPA 1 at SMA Negeri 7 Yogyakarta. This paperwas aiming at describing the effectiveness of “Teacher-Parent Partnership” as anapproach to enhance students’ participation and explaining how it could enhancespeaking capability among the students of SMA N 7 Yogyakarta.The writer was really sure that parents’ involvement in children’s education ishighly correlated with children success at school. She took a deep concern sinceshe found that the teacher-parent partnership, so far, was only done but to makecommunication about school fee, regulation, and school programs. Meanwhile, onlyfew teachers realize that personal communication between teacher and parents,especially about the progress of the children at class, was very important. The writerwas really sure that parents’ involvement was needed; she decided to empowerparental partnership to build the students’ motivation.The implementation of empowering teacher-parent partnership used severalways of communication: 1) email and letter, 2) news-letter, 3) telephone, 4) meeting.Some valuable fidings were proven. The communication between teacher and parentled a new atmosphere in the class. Among students, teachers and parents could becloser. It gave an amazing power to build students’ motivation. They were creatingconducive class. They were getting better gradually in English learning. In a nutshell, “Empowering Teacher-Parent Partnership” was proven to be an effectiveapproach to solve the problems of lack participation at Class XI IPA 1, SMAN 7Yogyakarta and to enhance the students’ competence of speaking.Key words: teacher-parent partnership, learning approach, students’ participation,Key words:English learning
PENGEMBANGAN KARAKTER SISWA SD MELALUI BERMAIN PERAN Henny Sri Rantauwati
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif 2014: COPE, No.1, Tahun XVIII, Mei 2014
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.365 KB) | DOI: 10.21831/jig cope.v0i1.2934

Abstract

Pendidikan karakter perlu dikembangkan kepada peserta didik. Suatu bangsaakan baik jika karakter generasi mudanya baik. Pendidikan nasional berfungsimengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsayang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untukberkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman danbertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap,kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggungjawab.Kemampuan yang harus dikembangkan pada peserta didik melalui persekolahanadalah berbagai kemampuan yang akan menjadikan manusia sebagai makhlukberketuhanan dan mengemban amanah sebagai pemimpin dunia. Kemampuan yangperlu dikembangkan pada peserta didik Indonesia adalah kemampuan mengabdikepada Tuhan yang menciptakannya,kemampuan untuk menjadikan dirinya sendiri,kemampuan untuk hidup harmoni dengan manusia dan makhluk hidup lainnya,dan kemampuan untuk menjadikan dunia ini sebagai wahana kemakmuran dankesejahteraan bersama.Masa kanak-kanak akhir atau masa anak usia sekolah SD mulai menunjukkanperkembangan moral yang ditandai dengan kemampuan anak untuk memahamiaturan, norma dan etika yang berlaku di masyarakat. Peranan guru sangat pentingdalam pembentukan karakter peserta didik di sekolah yaitu dengan mengenalkankepada peserta didik nilai-nilai agama dan memberikan pengarahan terhadap anaktentang hal-hal yang terpuji dan tercela. Bermain secara kelompok memberikanpeluang dan pelajaran kepada anak untuk berinteraksi, bertenggang rasa dengansesama teman. Untuk itu sebagai usaha menanamkan dan mengembangkan karakterpeserta didik di sekolah dapat dikembangkan melalui metode pembelajaran bermainperan.Kata Kunci : pendidikan karakter, bermain kelompok, bermain peran
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MELALUI GAMES BENDERA KELAS I.1 SD NEGERI KEPUTRAN “A” Sulasmi Sulasmi
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif 2014: COPE, No.1, Tahun XVIII, Mei 2014
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.96 KB) | DOI: 10.21831/jig cope.v0i1.2929

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan untuk mengetahui peningkatanhasil belajar peserta didik dalam proses pembelajaran Pendidikan Agama Islammelalui games bendera di kelas I SD Negeri Keputran “A” kota Yogyakarta. Penelitian ini dilaksanakan dua siklus Subyek penelitian ini adalah siswa kelas I.1SD Negeri Keputran”A” kota Yogyakarta. Jumlah peserta didik sebanyak 29 anak.Metode pengumpulan data menggunakan lembar observasi aktivitas guru, aktivitaspeserta didik dan tes untuk mengetahui hasil belajar. Hasil penelitian siklus I dansiklus II menunjukkan bahwa dengan games bendera ada peningkatan hasil belajaryang berhasil jumlah baik dan amat baik dari semula 48,1% menjadi jumlah baikdan amat baik sebesar 92,8%.Kata kunci : Games bendera, hasil belajar, pendidikan agama Islam
KUALITAS PEMBELAJARAN SISWA SMK DITINJAU DARI FASILITAS BELAJAR Wahono, Wahono
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif 2014: COPE, No.1, Tahun XVIII, Mei 2014
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.95 KB) | DOI: 10.21831/jig cope.v0i1.2935

Abstract

Pendidikan kejuruan merupakan pendidikan yang mempersiapkan siswa untukbekerja dalam pekerjaan tertentu. Lulusan sekolah kejuruan diharapkan akan siapuntuk bekerja sebagai tenaga kerja dan keterampilan di bidang ini, dan dapatmenciptakan lapangan kerja. Sehingga siswa SMK lebih memahami dan menguasaiketerampilan, fasilitas kejuruan harus lebih mendukung proses pembelajaran, alatalat praktek, dan media pembelajaran lainnya yang dapat mendukung proses belajarmengajar. Karena tanpa fasilitas seperti alat-alat yang mendukung praktek siswaSMK tidak akan dapat belajar secara maksimal sesuai dengan kurikulum pendidikankejuruan belajar. Oleh karena itu, sekolah kejuruan harus difasalitasi oleh praktektempat kerja yang tepat sehingga siswa mereka dapat belajar dan dilatih untukmempersiapkan mental kreativitas dalam pekerjaan industri.Kata kunci: SMK, fasilitas belajar, pembelajaran
PENINGKATAN MINAT BELAJAR SISWA KELAS VA SD NEGERI JETIS 1 YOGYAKARTA MELALUI PROBLEM SOLVING SYSTEMATIC Sukemi, Sukemi
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif 2014: COPE, No.1, Tahun XVIII, Mei 2014
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.468 KB) | DOI: 10.21831/jig cope.v0i1.2930

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaanpembelajaran matematika dan meningkatkan minat belajar siswa kelas VA SD NegeriJetis 1 Yogyakarta tahun ajaran 2013/2014 dengan menggunakan metode problemsolving systematic. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan minat belajar siklus I sebesar 64,5% dan siklus II sebesar 89,6%. Setelah penerapan problemsolving systematic, siswa mampu menemukan isi dalam soal cerita yang pentinguntuk menyelesaikan soal cerita; siswa mampu mengetahui cara menganalisis soalcerita sehingga mudah dalam menemukan materi yang diketahui dan materi yangditanyakan dalam soal cerita; siswa juga dapat bekerjasama, lebih berani dan percayadiri. Metode problem solving systematic diharapkan digunakan dalam pembelajaranmatematika di kelas yang lain agar pembelajaran menjadi inovatif, kreatif, interaktif,menantang, dan menyenangkan.Kata kunci: problem solving systematic, minat belajar.
PENGGUNAAN METODE LATIHAN BERSAMA TEMAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KOMPETENSI MENULIS PARAGRAF ARGUMENTATIF PADA SISWA KELAS X SMA N 1 DEPOK Nuning Suistiningsih
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif 2014: COPE, No.1, Tahun XVIII, Mei 2014
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (525.109 KB) | DOI: 10.21831/jig cope.v0i1.2936

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) menggunakan Metode Latihan Bersama Temandalam pembelajaran bahasa Indonesia, (2) meningkatkan kompetensi menulisparagraf argumentatif siswa kelas XA SMAN 1 Depok.Penelitian dilakukan melalui penelitian tindakan kelas. Setting penelitian iniadalah siswa kelas XA SMA Negeri 1 Depok semester satu tahun ajaran 2012-2013.Subjek penelitian ada 32 siswa yang terdiri dari 9 laki-laki dan 23 perempuan. Kriteria siswa adalah tertinggi nilai UN-nya dibandingkan dengan siswa kelas X yanglain, namun kompetensi menulis paragraf argumentatifnya rendah. Objek penelitian ini adalah peningkatan kompetensi menulis paragraf argumentatif. Penelitianini terdiri dari dua siklus, masing-masing siklus menggunakan empat komponentindakan dalam satu spiral yang saling terkait. Komponen tindakan tersebut adalah(1) perencanaan tindakan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi, dan (4) reflksi.Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah observasi, dokumentasi, catatanlapangan, tes, dan angket siswa. Jenis data penelitian ini adalah data primer, yaitudata yang diperoleh dari hasil observasi, hasil tes dalam proses pembelajaran yangberupa nilai siswa yang diperoleh melalui proses pembimbingan, hasil tes akhir, danhasil angket siswa. Data dianalisis dengan teknik analisis data kualitatif, analisisdata kuantitatif, dan analisis reflksi putaran penelitian tindakan kelas.Hasil penelitian ini menyatakan bahwa Metode Latihan Bersama Teman yangdigunakan pada pembelajaran menulis paragraf argumentatif siswa kelas XA SMA N1 Depok tahun ajaran 2012-2013 (1) dapat dilakukan dengan cara memberdayakansiswa yang telah mencapai nilai tuntas untuk menilai dan membimbing siswa yangbelum mencapai nilai tuntas, (2) dapat meningkatkan kompetensi menulis paragrafargumentatif siswa kelas XA SMA N 1 Depok, (3) sebagai akibat pemberdayaansiswa membimbing teman, penelitian ini dapat menumbuhkan kegiatan remidialdan pengayaan secara beriringan saat KBM berlangsung sehingga terjadi peningkatan kompetensi.Kata kunci : Menulis paragraf; paragraf argumentatif; metode Latihan Bersama
PENINGKATAN HASIL BELAJAR BAHASA SASTRA DAN BUDAYA JAWA MELALUI “PAIR CHECK” Parminingsih Parminingsih
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif 2014: COPE, No.1, Tahun XVIII, Mei 2014
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.603 KB) | DOI: 10.21831/jig cope.v0i1.2931

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaandan hasil belajar bahasa, sastra, dan budaya Jawa dengan Pair Check. Penelitiantindakan kelas ini dilaksanakan di kelas VI B SD Negeri Jetis 1 Yogyakarta. Hasilpenelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa. Nilai rata-rata padasiklus 1 yaitu sebesar 56,12, dan siklus 2 sebesar 76, 84. Guru diharapkan dapatmenggunakan model pembelajaran kooperatifPair Check pada mata pelajaran yangsesuai agar tercipta pembelajaran inovatif yang memberi ruang yang cukup bagiprakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai bakat, minat, pertumbuhan fiik, sertaperkembangan psikologi siswa.Kata kunci: Pair Check, kooperatif, bahasa sastra, budaya Jawa

Page 1 of 1 | Total Record : 10