cover
Contact Name
Deddy Ramdhani
Contact Email
deddyramdhani@uinmataram.ac.id
Phone
+628214544556
Journal Mail Official
maharah715@gmail.com
Editorial Address
Jalan Gajah Mada No. 100, Pagesangan, Mataram, Jempong Baru, Kec. Sekarbela.
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Maharah
ISSN : -     EISSN : 31239757     DOI : https://doi.org/10.20414/maharah.v2i1
Core Subject :
Maharah: Journal of Islamic Education Teaching and Learning adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Pascasarjana UIN Mataram, yang memfokuskan kajiannya pada isu-isu pembelajaran dan pengajaran dalam pendidikan Islam. Jurnal ini memuat artikel hasil penelitian, kajian konseptual, maupun telaah pustaka yang mencakup topik seperti strategi pembelajaran, pengembangan kurikulum, integrasi teknologi dalam pendidikan Islam, pendidikan karakter dan moderasi beragama, serta pendidikan multikultural dalam konteks Islam. Diterbitkan dua kali setahun (Januari–Juni dan Juli–Desember), Jurnal Maharah menggunakan sistem review double-blind dan menerapkan kebijakan akses terbuka (open access) untuk mendorong diseminasi pengetahuan secara luas. Artikel diterbitkan dalam Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris, dan jurnal ini sedang dalam proses indeksasi di berbagai basis data nasional dan internasional.
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Kontribusi Pendidikan Agama Islam terhadap Pengembangan Karakter Entrepreneurial sebagai Solusi Pengangguran Pemuda di Indonesia Akh. Bayu Rifki; Ismail; M. Habiburrahman
Maharah: Journal of Islamic Education Teaching and Learning Vol. 2 No. 1 (2025): Juli-Desember
Publisher : Pascasarjana UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/maharah.v2i1.94

Abstract

Tingginya tingkat pengangguran pemuda di Indonesia, khususnya di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), yang mencapai sekitar 16–17,3% pada tahun 2025, menjadi persoalan sosial dan ekonomi yang mendesak untuk diatasi. Ketidaksesuaian kompetensi lulusan dengan kebutuhan pasar kerja yang semakin kompetitif akibat kemajuan teknologi memperparah kondisi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menumbuhkan karakter kewirausahaan sebagai solusi strategis dalam menghadapi permasalahan pengangguran pemuda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research) yang berfokus pada analisis deskriptif terhadap berbagai sumber ilmiah seperti buku, artikel jurnal, laporan penelitian, dan dokumen kebijakan yang relevan. Data dianalisis melalui proses kategorisasi tematik dan interpretasi deskriptif untuk mengidentifikasi nilai-nilai Islam yang berkontribusi terhadap pembentukan karakter kewirausahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai moral dan etika Islam seperti amanah, sabar, dan ikhlas mampu menumbuhkan jiwa kewirausahaan yang berorientasi pada keberhasilan ekonomi, tanggung jawab sosial, dan spiritualitas. Kesimpulannya, PAI berperan penting dalam membangun karakter kewirausahaan yang berkelanjutan, sehingga dapat menjadi solusi holistik dalam mengurangi pengangguran pemuda di era modern.
Mendidik dengan Adil: Kesetaraan Gender sebagai Pilar Pendidikan Islam yang Berkemajuan Nurul Khatimah; Deddy Ramdhani
Maharah: Journal of Islamic Education Teaching and Learning Vol. 2 No. 1 (2025): Juli-Desember
Publisher : Pascasarjana UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/maharah.v2i1.95

Abstract

Kesetaraan gender merupakan nilai fundamental dalam Islam yang menegaskan hak dan kewajiban laki-laki dan perempuan sama dalam pendidikan. Namun, dalam praktiknya, ketidakadilan gender, terutama terhadap perempuan, masih terjadi akibat budaya patriarki dan stereotip negatif di masyarakat. Penelitian ini menganalisis bagaimana prinsip kesetaraan gender dapat diinternalisasikan dalam kurikulum dan metode pembelajaran di lembaga pendidikan Islam serta mengidentifikasi tantangan implementasinya, khususnya di masyarakat tradisional. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka dengan pendekatan kualitatif deskriptif, mengumpulkan data dari buku, jurnal, dokumen kebijakan, serta ayat Al-Qur’an dan hadis terkait. Analisis content analysis mengungkapkan bahwa Islam mengajarkan keadilan dan kesetaraan gender secara tegas, baik secara spiritual maupun sosial. Pendidikan Islam yang inklusif dan responsif gender mampu mengatasi hambatan budaya dan diskriminasi serta memberdayakan peserta didik mencapai potensi terbaik. Namun, budaya patriarki, norma sosial tradisional, dan kurangnya pemahaman nilai keadilan gender masih menjadi kendala utama. Oleh karena itu, diperlukan integrasi nilai kesetaraan gender secara sistematis dalam kurikulum, metode pembelajaran, dan kebijakan pendidikan Islam. Penelitian ini diharapkan menjadi rujukan bagi pendidik dan pembuat kebijakan dalam mengembangkan pendidikan Islam yang inklusif dan bebas diskriminasi gender.
Transformasi Pendidikan Islam di Era Kurikulum Merdeka: Integrasi Nilai Keislaman dan Pendekatan Pedagogis Abad ke-21 Syamsul Hadi; Deddy Ramdhani
Maharah: Journal of Islamic Education Teaching and Learning Vol. 2 No. 1 (2025): Juli-Desember
Publisher : Pascasarjana UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/maharah.v2i1.96

Abstract

Transformasi pendidikan Islam di Indonesia semakin berkembang seiring implementasi Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran holistik, kontekstual, dan berpusat pada peserta didik. Kurikulum ini menjadi instrumen penting dalam mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan kompetensi abad ke-21 seperti kreativitas, kolaborasi, komunikasi, dan berpikir kritis. Penelitian ini bertujuan menganalisis pelaksanaan Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di madrasah serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam proses transformasi tersebut. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan, meliputi analisis deskriptif terhadap berbagai sumber primer dan sekunder yang relevan, kemudian dilakukan sintesis tematik untuk memperoleh temuan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Kurikulum Merdeka berkontribusi signifikan terhadap penguatan karakter, moderasi beragama, dan internalisasi nilai-nilai Islam pada peserta didik. Namun demikian, masih terdapat kendala pada aspek kesiapan guru, keterbatasan sarana pembelajaran, serta adaptasi kurikulum di tingkat madrasah. Penelitian ini menyimpulkan perlunya peningkatan kompetensi pedagogis guru, pengembangan perangkat ajar berbasis nilai Islam, dan penelitian lanjutan mengenai penerapan model pembelajaran proyek yang kontekstual guna mendukung keberhasilan Kurikulum Merdeka di madrasah.
Strategi Penguatan Kompetensi Lulusan Pendidikan Islam dalam Merespons Tantangan Dunia Kerja di Era Society 5.0 Rakhmi Vegi Arizka
Maharah: Journal of Islamic Education Teaching and Learning Vol. 2 No. 1 (2025): Juli-Desember
Publisher : Pascasarjana UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/maharah.v2i1.97

Abstract

Era Society 5.0 menghadirkan tantangan sekaligus peluang bagi dunia kerja yang menuntut lulusan pendidikan Islam memiliki kompetensi religius, digital, kolaboratif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesenjangan kompetensi lulusan lembaga pendidikan Islam terhadap kebutuhan dunia kerja serta merumuskan strategi penguatan yang relevan. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan pendekatan deskriptif-analitis yang menelaah berbagai sumber literatur akademik terkait kompetensi, pendidikan Islam, dan tuntutan industri pada era Society 5.0. Data dianalisis secara kualitatif melalui tahapan reduksi, kategorisasi, dan interpretasi tematik terhadap temuan literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lulusan lembaga pendidikan Islam masih menghadapi ketimpangan kompetensi pada aspek penguasaan teknologi, kemampuan komunikasi, berpikir kritis, serta keterhubungan dengan dunia industri. Strategi yang direkomendasikan mencakup revitalisasi kurikulum berbasis kebutuhan industri, pelatihan digital, pembelajaran berbasis proyek, program magang kolaboratif, dan penguatan kemitraan antara lembaga pendidikan dan dunia usaha. Penelitian ini menyimpulkan bahwa transformasi pendidikan Islam perlu dilaksanakan secara holistik dan berkelanjutan untuk menghasilkan lulusan yang beriman, kompeten, dan siap bersaing di era Society 5.0.
Integrasi Program Tahfidz Al-Qur’an dalam Pengembangan Aktualisasi Diri Siswa: Studi Kasus di MTs Jihadul Ummah NW Waker Nina Amalia
Maharah: Journal of Islamic Education Teaching and Learning Vol. 2 No. 1 (2025): Juli-Desember
Publisher : Pascasarjana UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/maharah.v2i1.98

Abstract

Pendidikan Islam bertujuan untuk membentuk manusia yang seimbang antara potensi jasmani dan ruhani melalui proses pengembangan nilai-nilai spiritual, intelektual, dan moral. Salah satu bentuk pendidikan tersebut adalah program Tahfidz Al-Qur’an, yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan kemampuan menghafal, tetapi juga berperan dalam pengembangan kepribadian dan potensi diri peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan program Tahfidz Al-Qur’an sebagai sarana pengembangan aktualisasi diri (self-actualization) siswa di MTs Jihadul Ummah NW Waker. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program Tahfidz Al-Qur’an berkontribusi signifikan terhadap pengembangan aktualisasi diri siswa dengan capaian rata-rata 93%. Kegiatan ini menumbuhkan kedisiplinan, tanggung jawab, kemandirian, kepercayaan diri, serta kesadaran spiritual siswa. Dengan demikian, program Tahfidz Al-Qur’an terbukti tidak hanya memperkuat aspek religius, tetapi juga menjadi media strategis dalam pembentukan karakter dan pengembangan potensi diri peserta didik secara utuh.

Page 2 of 2 | Total Record : 15