cover
Contact Name
Esti Swatika Sari
Contact Email
humaniora@uny.ac.id
Phone
+628156865456
Journal Mail Official
humaniora@uny.ac.id
Editorial Address
https://journal.uny.ac.id/index.php/humaniora/about/editorialTeam
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Penelitian Humaniora
ISSN : 14124009     EISSN : 25286722     DOI : https://doi.org/10.21831/hum.v26i2.40019
Jurnal Penelitian Humaniora is published by Institute of Research and Community Service, Universitas Negeri Yogyakarta Jurnal Penelitian Humaniora publishes articles of non educational research and issues related to humanity (culture, language, arts, social sciences)
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 29, No 1 (2024)" : 5 Documents clear
"Sumbangan" sebagai manifestasi seni dan politik: Representasi kritisitas dalam karya Rhoma Irama Hidayat, Yogi Fery
Jurnal Penelitian Humaniora Vol 29, No 1 (2024)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/hum.v29i1.72158

Abstract

Sumbangan adalah pemberian atau kontribusi, baik berupa barang, uang, waktu, atau sumber daya lainnya yang diberikan oleh seseorang atau sebuah organisasi untuk tujuan tertentu atau untuk membantu orang atau kelompok yang membutuhkan. Sumbangan seringkali diberikan untuk membantu mengatasi masalah sosial, kemanusiaan, atau kegiatan amal lainnya. Penelitian ini berfokus pada lagu "Sumbangan" sebagai manifestasi seni dan politik dalam karya Rhoma Irama. Tujuannya adalah untuk memperjelas representasi kritisitas yang terdapat dalam karya Rhoma Irama. Studi ini dilakukan dengan menganalisis lirik lagu dengan mengidentifikasi unsur-unsur seni dalam lirik lagu dan bagaimana unsur-unsur tersebut merepresentasikan kritisitas dalam sosial-politik. Penelitian ini menunjukkan bagaimana Rhoma Irama menggunakan seni untuk mengkritik isu-isu sosial dan politik yang terjadi di Indonesia. Hasil penelitian ini terdapat beberapa kritik terhadap praktik perjudian dengan berkedok sumbangan, praktik sumbangan yang tidak tulus dengan motif keuntungan, dan resistensi terhadap kekuasaan.
Pemaknaan masyarakat terhadap gugon tuhon di Ngricik, Yogyakarta Tristianto, Andi; Susanti, Marsanda Dwi; Hartanto, Doni Dwi
Jurnal Penelitian Humaniora Vol 29, No 1 (2024)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/hum.v29i1.72115

Abstract

Gugon tuhon merupakan suatu ajaran masyarakat Jawa, di mana penyampaian ajaranannya disamarkan dan diwariskan secara turun temurun. Gugon tuhon perlu dimaknai secara positif agar penyampaian ajaran dapat diterima dengan bijak. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pemaknaan masyarakat terhadap gugon tuhon di Dusun Ngricik, Kalurahan Melikan, Kapanewon Rongkop, Gunungkidul. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan sumber data yang digunakan ialah hasil wawancara kepada narasumber. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara mendalam. Analisis data dilakukan dengan analisis kualitatif induktif dengan triangulasi sumber sebagai keabsahan data. Berdasarkan hasil penelitian, gugon tuhon yang ada di Dusun Ngricik secara umum terkait dengan daur hidup masyarakat Jawa khususnya untuk ibu hamil dan anak-anak bayi (anak kecil). Larangan dalam gugon tuhon bertujuan untuk menghindarkan masyarakat dari mara bahaya khususnya anak kecil dan ibu hamil. Gugon tuhon sebagai suatu ajaran perlu dipahami secara tepat agar masyarakat terhindar dari hal-hal yang kurang baik.
Representasi kesenjangan sosial dalam novel Kami (bukan) Sarjana Kertas karya J.S. Khairen Hafiizh A., Abdul; Nur, Tadjuddin
Jurnal Penelitian Humaniora Vol 29, No 1 (2024)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/hum.v29i1.57978

Abstract

Penelitian ini didasari oleh pandangan bahwa pada dasarnya sastra merupakan proses cerminan dari realitas yang ada dalam tatanan masyarakat. Hubungan antara sastra dengan masyarakat akan selalu berdekatan, dan saling berhubungan satu sama lain. Tujuan penelitian ini dibuat yang pertama adalah untuk memenuhi tugas sebagai mahasiswa dan yang kedua adalah mengetahui kesenjangan sosial apa saja yang terdapat dalam novel Kami (Bukan) Sarjana Kertas karya J.S. Khairen. Jenis metode penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Menurut Koentjaraningrat (1993: 89) penelitian kualitatif adalah desain penelitian yang memiliki tiga format. Ketiga format tersebut adalah penelitian deskriptif, verifikasi, dan format grounded research. Hasil yang penulis dapat adalah ternyata dalam novel Kami (Bukan) Sarjana Kertas terdapat beberapa kesenjangan sosial yang ada, seperti kesenjangan sosial ekonomi (kemiskinan), pendidikan, lingkungan, lapangan pekerjaan, serta status sosial. Kesenjangan sosial tersebut sangat mencerminkan apa yang ada dalam kenyataan bahwa sebagian besar masyarakat masih mengalami hal-hal seperti di atas. Terdapat banyak perbedaan di antara sekitar yang akhirnya menimbulkan kesenjangan sosial.
Film Barbie sebagai bentuk representasi feminisme budaya timur: Kajian Spivak Cahyani, Fania Rahma; Ayuningtyas, Asyifa Windi; Khaeri, Aliyul; Rahmadhani, Diva
Jurnal Penelitian Humaniora Vol 29, No 1 (2024)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/hum.v29i1.69003

Abstract

Feminisme sebagai suatu gerakan untuk menyuarakan kesetaraan gender bagi wanita telah dilakukan sejak Pasca kolonial hingga masa kini. Salah satu media yang dapat digunakan sebagai penyuaraan Feminisme adalah melalui Film "Barbie" yang ditayangkan di layar lebar. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi Pustaka. Studi Pustaka dilakukan dengan menyaksikan film Barbie dan mengamati adegan-adegan yang diperlukan dalam penelitian. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui representasi feminisme yang terdapat di dalam Film Barbie serta bagaimana representasi yang sesuai dengan Feminisme dalam pandangan Timur. Penelitian ini menggunakan teori Feminisme sebagai pisau analisis dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan terdapat tiga poin yang menunjukkan representasi Film Barbie yang sesuai dengan Feminisme pandangan Timur. Tiga poin yang melambangkan representasi feminism tersebut terdiri atas kebebasan memilih pekerjaan, Wanita yang dominan dalam dunia kerja dan juga monolog yang berisikan bagaimana perasaan menjadi seorang Wanita di kehidupan sehari-hari. Selain itu, hasil menunjukkan bahwa tidak sepenuhnya representasi feminism yang ada di dalam film dapat direalisasikan di daerah yang menganut paham kiblat ketimuran.
Persepsi mahasiswa terhadap pelecehan catcalling: Kajian fenomenologi Nur Fatimah, Sekar Wulan Noventyas; Aurora, Anya; Setianingsih, Ayuk; Arofatul, Ilmawati; Saputra, Muhammad Andre; Atmanegara, Surya
Jurnal Penelitian Humaniora Vol 29, No 1 (2024)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/hum.v29i1.69030

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana persepsi mahasiswa terkait bentuk-bentuk serta dampak yang diakibatkan dari tindakan pelecehan seksual secara verbal (catcalling). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus agar mendapatkan suatu pemahaman yang lebih mendalam terkait kasus catcalling dengan menggunakan teori fenomenologi. Peneliti juga melakukan wawancara melalui beberapa informan yang ada melalui perspektif yang berbeda-beda serta melakukan observasi untuk mengamati mahasiswa/i yang pernah mengalami catcalling. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa terkait dampak catcalling dapat menyebabkan perasaan trauma, tidak nyaman, merasa risih dan terganggu, serta adanya perasaan takut pada korban. Bentuk-bentuk catcalling yang dilakukan oleh pelaku seperti misalnya bersiul, main mata, memberikan pujian yang terkesan tidak sopan, dan juga memanggil/menggoda para wanita. Tindakan catcalling dilakukan tidak mengenal lokasi yang ramai ataupun sepi, akan tetapi di mana saja saat pelaku ingin melakukan aksi tersebut ketika iseng. Perlunya kesadaran akan pentingnya menghormati orang lain tanpa melakukan tindakan intimidasi atau meremehkan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5