cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Interaksi Online
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Social,
Jurnal Interaksi Online adalah jurnal yang memuat karya ilmiah mahasiswa S1 Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP Undip. Interaksi Online menerima artikel-artikel yang berfokus pada topik yang ada dalam ranah kajian Ilmu Komunikasi dan Ilmu Sosial
Arjuna Subject : -
Articles 32 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2: April 2014" : 32 Documents clear
PEMAKNAAN KHALAYAK TERHADAP SOSOK HAJI DALAM SINETRON TUKANG BUBUR NAIK HAJI THE SERIES Nurhanatiyas Mahardika; M Bayu Widagdo; Joyo NS Gono; Triyono Lukmantoro
Interaksi Online Vol 2, No 2: April 2014
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.912 KB)

Abstract

Sinetron masih menjadi tayangan televisi paling laris di Indonesia. Hampirseluruh stasiun televisi swasta dan negeri menayangkan sinetron dengan berbagaitema, dan yang sedang marak saat ini adalah sinetron religi dengan menampilkansosok haji. Salah satu sinetron yang menampilkan sosok haji adalah TukangBubur Naik Haji The Seriesdengan Haji Muhidin sebagai pemeran utama. SosokHaji Muhidin merupakan contoh penggunaan identitas keagamaan dalam konteksyang tidak sesuai dengan ajaran Islam. Haji diidentikkan dengan seseorang yangpaling kaya dan sebutan haji menjadi sebuah gengsi tersendiri.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pemaknaan khalayak terhadapkonstruksi media atas sosok haji dalam tayangan Tukang Bubur Naik Haji TheSeries. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif denganpendekatan analisis resepsi. Teori dasar yang digunakan adalah teori encoding-decodingyang dikemukakan oleh Stuart Hall tentang bagaimana khalayakmemproduksi sebuah pesan dari suatu teks media. Proses tersebut akanmenghasilkan makna yang tidak selalu sama karena dipengaruhi oleh kapasitassetiap penonton. Data diperoleh dari in-depth interviewterhadap empat informandengan latar belakang berbeda.Hasil penelitian menunjukkan Haji Muhidin dalam sinetron Tukang Bubur NaikHaji The Seriesmerupakan haji yang mempunyai sikap yang cenderungnegatifdibandingkan sifat positif, seperti sombong yang selalu diperlihatkan denganmembanggakan status haji dua kali, iri, dengki, danterlalu mengejar duniawi.Selain itu, sinetron ini hanya menjadi sinetron yang mengedepankan sisi hiburandibandingkan nilai edukasi. Dalam proses konsumsi dan produksi makna terhadapsosok Haji Muhidin, perbedaan latar belakang agama,sosial budaya, danpengalaman empat informan menjadi faktor penting yang membedakanpemaknaan mereka.Kata Kunci : Identitas Keagamaan, Tukang Bubur NaikHaji The Series
Kekerasan Dalam Sinetron “Si Biang Kerok Cilik” (Analisis Isi Kekerasan Dalam Tayangan Sinetron Anak-anak “Si Biang Kerok Cilik” Di SCTV) Dwi Ratna Setyorini; Wiwid Noor Rakhmad; Taufik Suprihatini; Dr. Sunarto
Interaksi Online Vol 2, No 2: April 2014
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.576 KB)

Abstract

Tayangan televisi merupakan kebutuhan primer masyarakat untuk mendapatkan informasi dan hiburan. Kebutuhan menonton televisi menjadikan persaingan antar stasiun televisi untuk menghasilkan tayangan yang menarik perhatian pemirsa dan mendapat rating yang tinggi. Namun adanya sistem rating, isi tayangan yang dihasilkan kurang berkualitas dan tidak mendidik seperti unsur kekerasan.Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kekerasan pada tayangan sinetron anak-anak “Si Biang Kerok Cilik” di SCTV. Tipe penelitian ini deskriptif kuantitatif dengan metode analisis isi. Teori yang digunakan adalah Teori Kultivasi dari Gebner (Griffin, 2011) dan Bentuk-bentuk kekerasan menurut Sunarto (2009) sebagai dasar kategorisasi kekerasan. Populasi penelitian ini seluruh tayangan Si Biang Kerok Cilik di SCTV, yaitu 149 episode, menggunakan teknik sampel acak sederhana (simple random sampling) dengan cara pengundian.Sampel berjumlah 10 episode dari populasi meliputi episode 02, 26, 43, 62, 98, 103, 112, 118, 139, dan 146. Teknik analisis data menggunakan uji reliabilitas antar dua koder.Hasil uji reliabilitas antar koder diperoleh 100%. Temuan penelitian menunjukkan sinetron Si Biang Kerok Cilik, dari 170 tokoh terdapat 107 tokoh(63%) melakukan kekerasan. Kekerasan banyak dilakukan oleh tokoh Usia Dewasa dan Anak. Bentuk kekerasan yang banyak muncul adalah Kekerasan Fisik (79%) dan Kekerasan Psikologis (42%). Hampir seluruh kekerasan dilakukan dengan Motif Sengaja (93%), dan sebagian besar dilakukan di Lokasi Publik (67%) yaitu di Jalan dan di Sekolah. Pada sinetron Si Biang Kerok Cilik terlihat bahwa tayangan ini banyak menampilkan / terkesan memberikan bentuk kekerasan secara jelas, serta kekerasan boleh atau wajar dilakukan oleh usia dewasa bahkan anak-anak baik dirumah maupun di tempat terbuka. Saran penelitian ini adalah televisi harus memperhatikan isi tayangan program sehingga layak ditonton pemirsa. Begitu juga masyarakat perlu mendampingi anak saat menonton televisi serta melek media agar dapat memahami dan memilih tontonanyang sesuai.Kata Kunci : Analisis Isi, Kekerasan, Televisi

Page 4 of 4 | Total Record : 32