Joyo Nur Suyanto Gono
Departemen Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro, Semarang

Published : 102 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGGUNAAN INTERNET OLEH MAHASISWA FISIP UNDIP Djoko Setyabudi, Joyo Nur Suryanto Gono,
JURNAL ILMU SOSIAL Volume 12, Issue 1, Year 2013
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5449.685 KB) | DOI: 10.14710/jis.12.1.2013.68-79

Abstract

This study explored the usage of internet for study enrichment and pleasure. Understanding online media audience was becoming increasingly important in Social and Political Faculty, because internet access was one of the academic source used by the student. Most of students did not have sufficient knowledge for self information filtering to provide realible materials from internet and various online sources that fulfilled the academic and scientific requirement. Small number of student explored some opportunities for getting academic  sources through internet, but unfortunately most of them did not have througly understanding to difer valid and reliable information for completing their academic tasks and research.
5. KAMPANYE POLITIK DAN PENCITRAAN DALAM PILKADA JATENG Gono, Joyo Nur Suryanto
FORUM Vol 36, No 2 (2008) : Pilkada dan Demokratisasi di Daerah
Publisher : Faculty of Social and Political Sciences Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3818.713 KB)

Abstract

Political campaign of Jawa Tengah will be an interesting place for each candidates to political image development. Many issues are expossed by political communication to persuade the specific audience, paid their attention to winning election. Planning and making the strategy of campaign need to the nature of voters, so the messages of campaign achieve them and make change to the voting of candidates.
NARKOBA: BAHAYA PENYALAHGUNAAN DAN PENCEGAHANNYA Nur S Gono, Joyo
FORUM Vol 39, No 2 (2011): Kekerasan, SARA dan Keadilan
Publisher : Faculty of Social and Political Sciences Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.549 KB)

Abstract

Abstract :Narcotic abuse over children should get more attention and concern from all instrument of society including family, social institution and government. So far, the network of narcotic market driven by a latent syndicate that has consumer target 14 to 18 years old children who still have an unstable attitude. This condition might hazard Indonesian youth because they are the next generation who will develop this country in the future. So, this is an urgent step to prevent the drug consumption among children and destroy its syndicate in order to save and secure this nation. This paper provide description about the danger of drug and how to prevent children not to consume it.Keywords : Narcotic abuse, Socializationpermalink: http://ejournal.undip.ac.id/index.php/forum/article/view/3162
9. PANGAN: ANTARA KEBUTUHAN DAN KEBIASAAN Gono, Joyo Nur Suryanto
FORUM Vol 37, No 1 (2009) : Ketahanan Pangan Pasca Kenaikan BBM
Publisher : Faculty of Social and Political Sciences Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2690.489 KB)

Abstract

Tulisan ini membahas tentang upaya memandirikan masyarakat desa untuk pengolahan pangan. Karena selama ini media massa tidak mendorong masyarakat dengan informasi yang baik tentang pentingnya mengolah makanan yang berasal dari bahan pangan sekitar masyarakat. Menggunakan perspektif jaringan dan model komunikasi konvergensi dalam penyebaran informasinya ke desa diharapkam transformasi sosial tercapai lebih luas dan mendalam.
Proses Gatekeeping Majalah Tempo terhadap Citra Jokowi Nabilla, Ayu; Lukmantoro, Triyono; Santosa, Hedi Pudjo; Gono, Joyo NS
Interaksi Online Vol 4, No 1: Januari 2016
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.618 KB)

Abstract

Penelitian ini diawali dari ketertarikan penulis pada pemberitaan Tempo yang mengkritik berbagai kebijakan Joko Widodo, atau biasa disebut Jokowi, setelah ia terpilih sebagai presiden di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014. Padahal, saat Pilpres 2014 berlangsung, dengan jelas Tempo mendukung Jokowi. Citra Jokowi yang semula positif, khususnya saat kampanye Pilpres 2014 berlangsung, berubah setelah Jokowi berstatus sebagai presiden dalam pemberitaan Tempo.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kenapa dan bagaimana kebijakan redaksi Tempo dalam menghasilkan perubahan citra Jokowi di kedua periode tersebut. Penulis menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teori gatekeeping khususnya level organisasi, nilai berita, dan mediatization untuk menjelaskan proses produksi dan kebijakan redaksi. Untuk mengetahui proses itu, penulis melakukan wawancara dengan 2 (dua) narasumber dari Tempo, wartawan dan redaktur yang menulis berita Jokowi, dan 2 (dua) narasumber mantan wartawan Tempo.Hasil dari penelitian ini menunjukkan kebijakan redaksi Majalah Tempo yang menghasilkan perubahan citra Jokowi saat Pilpres dan saat menjadi presiden didasari rasa kewajiban untuk melindungi jalannya demokrasi di Indonesia. Tempo memilih pro Jokowi ketika Pilpres 2014 karena lawannya, Prabowo Subianto, diduga terlibat kasus pelanggaran HAM dan tidak sesuai dengan karakter pemimpin yang Tempo miliki. Tempo meyakini yang terbaik bagi demokrasi Indonesia adalah dengan memilih Jokowi, yang lebih masuk akal dipilih sebagai pemimpin, dibanding Prabowo. Setelah Jokowi terpilih menjadi presiden, Tempo berperan kembali sebagai pers yang mengoreksi pemerintah jika salah langkah, sebagai realisasi bentuk fungsi kontrol sosial.Proses gatekeeping level organisasi Tempo cenderung dipengaruhi oleh tujuan Tempo yang menjunjung tinggi fungsi dan kontribusi pers di masyarakat. Proses itu tidak dipengaruhi dikte pemilik media, diasumsikan karena saham Tempo dimiliki oleh banyak pihak. Nilai berita merupakan faktor penting dalam kebijakan redaksi Tempo dalam pemberitaan Jokowi, tapi verifikasi, konfirmasi, dan klarifikasi lebih diutamakan. Kebijakan redaksi Tempo tersebut tidak didasari kepentingan ekonomi seperti pasar dan iklan, juga bukan karena marketing politik.
Intensitas menonton vlog Kemal Palevi dan Persepsi tentang vlog Kemal Palevi dengan Sikap melakukan Cyberbullying pada Kemal Palevi melalui media social Yosua, Christian; Nur Suryanto Gono, Joyo
Interaksi Online Vol 6, No 3: Juli 2018
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.873 KB)

Abstract

In this modern age the world has undergone rapid development. technological progress is one of the most visible advances. The most widespread form in use by the world community is the internet. But technological progress can not be separated also from the problems brought about by these technological advances as well. Cyberbullying is a problem that comes along with the technological advances. The modern version of this breeding becomes a problem that plagues and even casualties. The purpose of this research is to know the relationship of watching intencity Kemal Palevi’s vlog and perception about Kemal Palevi’s vlog with Attitude to cyberbullying on Kemal Palevi. The population of this research is teen millenials from 17 - 34 years old by using purposive sampling technique. Based on the test performed using the Chi-Square formula, it shows the result that: first, the intensity of watching the vlog of Kemal Palevi with attitude of cyberbullying on Kemal Palevi with asymptotic significance value of 0.000, but there are 4 cells with expectation value below 5 (50% 20%) and the lowest expectation value is 2.52. thus the hypothesis can not be inferred. Secondly, there is a positive correlation between perception of Kemal Palevi vlog with cyberbullying attitude on Kemal Palevi with significance value 0, but there are 4 cells with expectation value below 5 (50%> 20%) and lowest expectation value 1.80. Thus the hypothesis can not be concluded. suggestions given that Kemal Palevi should create a text or subtitle in the vlog that contains a foreign language so that the audience can absorb the information and the message as a whole from the vlog he watched.
PENGARUH PROMOSI, PUBLISITAS, DAN FREKUENSI WORD OF MOUTH TERHADAP MINAT KUNJUNGAN WISATA KE KABUPATEN SEMARANG Hutabarat, Oithona Gracelia R.; Nugroho, Adi; Naryoso, Agus; Gono, Joyo NS
Interaksi Online Vol 4, No 1: Januari 2016
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.25 KB)

Abstract

Perkembangan pariwisata di Indonesia saat ini didorong untuk menjadi salah satu sektor yang memberikan andil besar dalam pengembangan perekonomian dan peningkatan kesejahteraan rakyat. Hal tersebut juga menjadi prioritas Pemerintah Daerah Kabupaten Semarang, di mana sektor pariwisata merupakan salah satu sektor yang mampu mendukung pendapatan asli daerah.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan mengambil lokasi penelitian di Kab. Semarang. Pendekatan penelitian yang dilakukan mengunakan pendekatan kuatitatif untuk mengetahui pengaruh dari promosi, publisitas, dan WOM terhadap minat kunjungan wisata ke Kab. Semarang. Data didapatkan melalui penyebaran kuisioner secara merata terhadap populasi atau sampel penelitian, yaitu wisatawan dari Kota Semarang. Seluruh data dan informasi yang berhubungan dengan penelitian ini diwujudkan dalam bentuk angka dan dianalisis menggunakan statistik untuk penelitian. Dengan demikian, tujuannya adalah untuk mengetahui apakah promosi, publisitas, dan WOM berpengaruh signifikan terhadap keputusan wisatawan dalam melakukan kunjungan wisata ke Kabupaten Semarang.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa 1) Promosi berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap keputusan kunjungan wisata. 2) Publisitas berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap keputusan kunjungan wisata. 3) Word of Mouth berpengaruh negatif dan signifikan terhadap keputusan kunjungan wisata. 4) Promosi, Publisitas, dan frekuensi Word of Mouth secara bersama-sama berpengaruh terhadap minat kunjungan wisata ke Kab. Semarang.
PEMAKNAAN KHALYAK TERHADAP PROGRAM KAMPUNG KW TRANS TV Raharjo, Nicolas Handoko; Santosa, Hedi Pudjo; Gono, joyo Ns; Widagdo, M Bayu
Interaksi Online Vol 4, No 1: Januari 2016
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.275 KB)

Abstract

Kampung KW merupakan sebuah acara sitkom baru yang tayang di Trans TV, di mana stasiun televisi tersebut sudah bersekala nasional.Umumnya tema – tema yang ada di sitkom selalu bervariasi, dan salah satunya adalah Kampung KW. Namun tema kali ini yang di angkat oleh stasiun televisi Trans TV mengundang banyak pertanyaan sebab tema yang diangkat kali ini berbeda dengan tema – tema sitkom lainnya, kali ini Trans TV mengangkat tema sitkom tentang beberapa orang yang sengaja di mirip – miripkan dengan tokoh – tokoh penting di Indonesia sebagai salah satu bahan lawakkannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pemaknaan khalayak terhadap acara Kampung KW yang berisi nama dari tokoh – tokoh penting di Indonesia yang sengaja di plesetkan.Tipe penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif.Dalam penelitian ini, data diperoleh melalu indepth interview dengan beberapa khalayak yang menonton acara Kampung KW Trans TV.Indepth interview yang dilakukan menggunakan pedoman tidak berstruktur, dimana pertanyaan dapat berkembang jika diperlukan, sehingga tidak terpaku dengan daftar pertanyaan.Kesimpulan yang diperoleh dari hasil penelitian ini adalah dimana beberapa khalayak yang menonton acara sitkom Kampung KW mengatakan acara tersebut memiliki maksud dan tujuan lain selain bertujuan untuk menghibur khalyak yang menontonnya, tujuan lain yang dimaksud adalah untuk mengkritik pemerintahan di Indonesia saat ini.Saran yang dapat disampaikan pada penelitian ini adalah sebagai salah satu stasiun televisi nasional tidak sepantasnya menayangkan tayangan – tayangan komedi yang banyak mengandung unsur – unsur lain selain tujuannya untuk membuat tawa penonton yang menontonnya dan berkomedi lah yang menididik, maksudnya karena tayangan ini di tonton oleh semua umur jangan sampai melakukan hal – hal yang tidak mendidik hanya karena untuk mengangkat ratting tanpa memikirkan efeknya bagi khalayak yang menontonnya.
SIKAP MEDIA ONLINE KOMPAS.COM TERHADAP PEMBERITAAN BASUKI TJAHAJA PURNAMA Adi Anggoro, Indra; Nur Suryanto Gono, M.Si, Drs. Joyo
Interaksi Online Vol 5, No 3: Agustus 2017
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.959 KB)

Abstract

Kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama telah menjadi sorotan media massa nasional. Banyak sekali polemik yang terjadi sepanjang peristiwa ini. Berbagai media massa nasional ikut memberitakan kasus ini dengan berbagai macam sudut pandang begitu juga dengan Kompas.com. Setiap media adalah agen konstruksi realitas, mereka mengemas dan menyajikan sebuah peristiwa sesuai dengan kepentingan masing-masing. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui realitas sosial seperti apa yang ingin disajikan Kompas.com terkait pemberitaan kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Analisis yang digunakan adalah analisis framing oleh Zhongdang Pan dan Gerald M.Kosicki. Analisis ini mempunyai empat perangkat framing yaitu Sintaksis, Skrip, Tematis dan Retoris. Sementara teori yang digunakan adalah Teori Konstruksi Sosial oleh Peter L. Berger dan Thomas Luckman. Selain itu penelitian ini juga menggunakan teori agenda setting untuk menjelaskan fenomena pemberitaan Basuki Tjahaja Purnama oleh Kompas.com ini. Hasil dari penelitian ini ialah Kompas.com cenderung memberitakan bahwa kasus dugaan penistaan agama ini hanyalah salah satu upaya untuk menjegal Basuki Tjahaja Purnama dalam Pilkada DKI Jakarta 2017 mendatang. Di sisi lain terdapat juga pemberitaan mengenai banyaknya masyarakat yang masih menaruh simpati dan dukungan kepada Basuki meski ia telah ditetapkan sebagai tersangka.
Interpretasi Pembaca Terhadap Materi Pornografi dalam Komik Hentai Virgin Na Kankei Putri, Swasti Kirana; Lukmantoro, Triyono; Gono, Joyo NS; Suprihatini, Taufik
Interaksi Online Vol 3, No 4: Oktober 2015
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (49.353 KB)

Abstract

Komik merupakan salah satu media yang dapat dinikmati dan diakses dengan mudah oleh semua kalangan. Mayoritas komik yang beredar di Indonesia adalah komik yang berasal dari Jepang. Salah satu genre komik Jepang yang beredar di Indonesia adalah komik Hentai. Komik Hentai dianggap sebagai salah satu media yang memuat materi pornografi di Indonesia karena menampilkan gambar tubuh telanjang manusia dan hubungan seks secara vulgar dan erotis. Komik Hentai menampilkan hal yang tidak etis dan tidak sesuai dengan kebudayaan masyarakat Indonesia serta berbahaya dan berdampak buruk bagi pembacanya. Salah satu komik Hentai yang beredar di Indonesia adalah Virgin Na Kankei.Tujuan penelitian ini adalah mengetahui bagaimana interpretasi pembaca terhadap materi pornografi dalam komik Hentai Virgin Na Kankei, serta eksploitasi dan komodifikasi tubuh perempuan yang ditampilkan dalam komik tersebut. Teori yang digunakan adalah teori komik (Scott McCloud, 1993), teori analisis resepsi (Ien Ang, 1990) dan teori politik-ekonomi media (Dennis McQuail, 1987). Tipe penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan interpretatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan melakukan indepth interview kepada empat orang informan yang pernah membaca komik Virgin Na Kankei.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi perbedaan pemaknaan mengenai eksploitasi perempuan dalam komik Virgin Na Kankei, dua informan berpendapat terjadi eksploitasi sedangkan dua informan lainnya berpendapat tidak terjadi eksploitasi tubuh perempuan dalam komik tersebut. Dalam hal komodifikasi tubuh perempuan dalam komik Virgin Na Kankei, tiga orang informan berpendapat bahwa terjadi komodifikasi tubuh perempuan sedangkan satu orang informan lainnya berpendapat sebaliknya. Perbedaan pemaknaan dari para informan juga terjadi terkait dengan materi pornografi yang ditampilkan dalam komik Virgin Na Kankei. Informan perempuan berpendapat bahwa percakapan yang ditampilkan dalam komik tersebut merupakan materi pornografi, sedangkan informan laki-laki berpendapat sebaliknya. Dari segi penggambaran tokoh yang ditampilkan dalam komik Virgin Na Kankei, tiga informan berpendapat bahwa hal tersebut bukan materi pornografi, sedangkan satu orang lainnya memandang hal tersebut sebagai materi pornografi. Seluruh informan berpendapat bahwa cerita dalam komik Virgin Na Kankei bukan merupakan materi pornografi. Seluruh informan juga sepakat bahwa penggambaran adegan seksual dalam komik tersebut merupakan materi pornografi.
Co-Authors Abigail Betsy Eliasta Roos Abilangga . Adi Anggoro, Indra Adi Nugroho Adi Nugroho Adi Nugroho Adydhatya Della Pahlevi Agus Naryoso Ahmad Firdaus Faza Aisyah Nur Iswahyudi, Farah Akbar, Bintang Alya Anwar, Rizqika Amanda Meipuspa Nusa Ambar Rakhmawati Anastasia Betsy Palupi Andhika Putra Nugraha Anggita Muti Arani Zulaikho Anike Puspita Yunita Aqila Nur Iswahyudi, Shima Ardani, Fransisca Arif Andhika, Wisnu Arifa Rachma Febriyani Arinda Putri Oktaviani Arma Ngabeti Asri Bryllianissa, Fadhilla Asty Setiandini Ayu Nabilla, Ayu Azalea Puspa Sessarina Bagas Satria Pamungkas Bayu Widagdo, Muhammad Beta Himawan Putra, Beta Himawan Burhanudin Ilham Wibawa, Muhammmad Cokky _ Desy Kurniasari Dinda Dwimanda Wahyuningtias Djoko Setyabudi Dody Pradana Eryanto Elisabeth Putri Widasari Faradila, Sabna Fauzi, Aldi Fetiyana Luthfi Prihandini Feyza Syifa Ashila Fitriani Sholekha, Hillda Fitriyani, Putri Frieda Isyana Putri Gibran, Alvien Gofita Dharana Zenaislamey Novadhiyavast Hapsari Dwiningtyas Hapsari Dwiningtyas S Hapsari Dwiningtyas S, Hapsari Dwiningtyas Hapsari Dwiningtyas Sulistyani Hayu Pratiwi Hedi Pudjo Santosa Hedi Pudjo Santosa Hedi Pudjo Santosa Hidayat Putra, Syahida Alam Gitanjali Himawan, Hilmi Ika Adelia Iswari Ilman Mursid Andaru Irfan Zuldi Jan Khairuzzaman, Alief Khansa Faadilah Krisan Putri, Florentina Kurnia Primareta Langgeng Irma Salugiasih Lintang Ratri Rahmiaji Lovegi David Sanjaya, Lovegi David M Bayu Widagdo M Yulianto Madani, Ndaru Maharani Harris, Marsya Mateus Sianturi, Primus Miratus Sholekhah, Ana Much Yulianto Much Yulianto M.Si Much Yulianto M.Si, Much Yulianto Much. Yulianto Muhammad Aldien Priambodo Muhammad Raditya Dwi Adhyatma Muhammad Wahyu Rizki Waskita Nadia Hutaminingtyas Naufal Farid Jayendar Nicolas Handoko Raharjo, Nicolas Handoko Nisa Bela Dina, Nisa Bela Nur Shafira, Hana Nurhanatiyas Mahardika Nurist Surayya Ulfa Nurul Hasfi Octaviani, Averina Oithona Gracelia R. Hutabarat, Oithona Gracelia R. Otto Fauzie Haloho Pinondang Caroline, Andrea Primada Qurrota Ayun R. Milwanda Nadika S. Rachma Fitriani, Areta Radinda N Harahap Razan Fathantra, Ryan Renata Alma Ratu Nabila Reza Andriana Dewanti Ribka Minatisari Sekeon Rimadhani Putri Budiana Rindhianti Novita Sari Rizky Kusnianto Rumi Aulia Rahmanisa S Rouli Manalu Septiana Wulandari Suparyo Siti Hawa . Sri Budi Lestari Sri Widowati Sri Widowati Herieningsih Sunarto Sunarto Sunarto Sunarto Susi Santiaji Swasti Kirana Putri, Swasti Kirana Syafiq Muhammad Qualitoaji Tandiyo Pradekso Tandiyo Pradekso Taufik Suprihatini Taufik Suprihatini Triono Lukmantoro Triyono Lukmantoro Triyono Lukmantoro Triyono Lukmantoro Turnomo Rahardjo Umi Nafiatul Udkhiyah Wahyu Aji Hernawan, Dhimas Widya K. Siahaan Wimala Wimardana Wiwid Noor Rakhmad Wiwied Noor Rakhmad Yanuar Luqman Yoga Yuniadi Yolanda Christin, Urimiana Yosua, Christian Yuanisa Meistha Yunisa Wirastanti, Tiara Zakira, Tuhfah