cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Department of Naval Architecture
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Jurusan Teknik Perkapalan yang berisi artikel karya ilmiah mahasiswa program Sarjana Teknik Perkapalan universitas Diponegoro
Arjuna Subject : -
Articles 842 Documents
Analisis Pengaruh Variasi Teknik Mesh Dan Model Turbulensi Pada Simulasi Openfoam Terhadap Perhitungan Hambatan Planing Warped Hull Muhammad Agus Sri Hartono; Andi Trimulyono; Muhammad Luqman Hakim
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 14, No 3 (2026): Juli
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan perangkat lunak open-source OpenFOAM untuk simulasi hambatan kapal planing hull bertipe warped masih relatif terbatas jika dibandingkan dengan pengaplikasiannya pada lambung displacement. Mengingat hasil komputasi dari metode ini memiliki sensitivitas yang tinggi terhadap pengaturan parameter numerik, evaluasi komprehensif sangat diperlukan guna memastikan tingkat akurasi prediksi hidrodinamika. Dalam penelitian ini difokuskan pada evaluasi pengaruh variasi parameter setup OpenFOAM—yang mencakup ukuran mesh (coarse, medium, fine), model turbulensi (k-ε dan k-ω SST), serta teknik mesh (Static Grid, Moving Grid, dan Overset Grid)—terhadap nilai komponen hambatan kapal planing hull pada rentang Fr 1,5 – 2,6. Selain itu, penelitian ini juga mengkaji tingkat keandalan hasil simulasi komputasi OpenFOAM melalui verifikasi dan validasi secara empiris menggunakan data towing tank dalam memprediksi hambatan total kapal. Objek kajian pada penelitian ini adalah model kapal cepat bertipe warped planing hull (Model Warp-3) yang disimulasikan pada rentang kecepatan dengan bilangan Froude (Fr) 0,65 hingga 1,0 Penelitian ini mengaplikasikan metode simulasi Computational Fluid Dynamics (CFD) dengan penyelesaian persamaan Reynolds-Averaged Navier-Stokes (RANS). Pendekatan analitik dilakukan melalui pengujian sensitivitas parameter yang mengkombinasikan tiga teknik diskretisasi mesh (Static Grid, Moving Grid, dan Overset Grid) serta dua pemodelan turbulensi (k-ε dan k-ω SST) di bawah kondisi dinamis dua derajat kebebasan (heave dan pitch). Pendekatan Grid Convergence Index (GCI) diterapkan untuk studi konvergensi mesh, yang dilanjutkan dengan validasi Root Mean Square Error (RMSE) terhadap data eksperimental towing tank. Hasil analisis mengindikasikan bahwa adanya faktor penentu dalam pemilhan model turbulen dan disesuaikan dengan kondisi pada nilai Fr atau nilai karena hambatan selinear dengan kecepatan. Selain itu, terdapat adanya hubungan berbanding terbalik antara hambatan tekanan atau hambatan sisa dan hambatan kekentalan atau hambatan gesek.
Analisis Pengaruh Variasi Arus Listrik dan Post Weld Heat Treatment terhadap Kekuatan Uji Tarik dan Uji Impak pada Pengelasan SMAW Baja ST 60 Navidra Argie Aguslemi; Wilma Amiruddin; Untung Budiarto
Jurnal Teknik Perkapalan Vol 14, No 3 (2026): Juli
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelasan Shielded Metal Arc Welding (SMAW) merupakan metode penyambungan yang banyak digunakan pada konstruksi kapal. Kualitas sambungan las dipengaruhi oleh parameter pengelasan, terutama variasi arus listrik dan Post Weld Heat Treatment (PWHT), yang berpengaruh terhadap sifat mekanik material. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi arus listrik 100 A, 110 A, dan 120 A serta perlakuan Non PWHT, PWHT 650°C, dan PWHT 750°C terhadap kekuatan tarik dan ketangguhan impak sambungan las baja ST 60, serta menentukan kombinasi parameter yang memberikan sifat mekanik terbaik. Penelitian menggunakan baja ST 60 yang dilas dengan proses SMAW posisi 1G menggunakan elektroda AWS E7018 berdiameter 3,2 mm. Pengujian tarik mengacu pada ASTM E8 dan pengujian impak mengacu pada ASTM E23 yang masing – masing spesimen dibuat 27 spesimen uji tarik dan 27 spesimen uji impak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tegangan tarik tertinggi sebesar 434,10 MPa, regangan sebesar 28,00%, dan modulus elastisitas sebesar 251,18 GPa diperoleh pada spesimen PWHT 750°C dengan arus 120 A, yang mengindikasikan bahwa kombinasi perlakuan tersebut mampu meningkatkan keuletan sekaligus mempertahankan kekuatan las. Sementara itu, nilai impak tertinggi sebesar 1,98 J/mm² diperoleh pada PWHT 650°C dengan arus 110 A, sedangkan nilai terendah sebesar 1,09 J/mm² terdapat pada PWHT 750°C dengan arus 100 A. Hasil tersebut menunjukkan bahwa peningkatan temperatur PWHT dan arus pengelasan tidak selalu meningkatkan sifat mekanik secara bersamaan. PWHT 750°C dengan arus 120 A lebih efektif meningkatkan sifat tarik, sedangkan PWHT 650°C dengan arus 110 A memberikan ketangguhan impak terbaik, sehingga pemilihan parameter pengelasan perlu disesuaikan dengan kebutuhan aplikasi konstruksi kapal.