cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia
ISSN : 02161699     EISSN : 25812300     DOI : 10.21831
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 13, No 2 (2017): November 2017" : 5 Documents clear
Peningkatan hasil belajar passing atas pada permainan bola voli melalui variasi pembelajaran siswa SMP Ade Evriansyah Lubis; Muhammad Agus
Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia Vol 13, No 2 (2017): November 2017
Publisher : Departement of Sports Education, Faculty of Sport Sciences Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.16 KB) | DOI: 10.21831/jpji.v13i2.21028

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar passing atas bola voli pada siswa kelas VIII-1 SMP Negeri 1 Aek Songsongan Asahan  Tahun Ajaran 2016/2017, melalui Variasi Pembelajaran. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tiap siklus terdiri atas perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Sumber data dalam penelitian ini berupa tes kepada para siswa yang berbentuk aplikasi teknik dasar passing atas bola voli. Teknik pengumpulan data dengan penilaian hasil belajar passingatasbola voli. Teknik analisis data yang digunakan secara deskriptif berdasarkan pada analisis kualitatif dengan prosentase. Adapun hasil yang diperoleh dari observasi yakni 7 siswa dinyatakan tuntas (21%) sedangkan 25 siswa lainnya dinyatakan tidak tuntas (79%). Pada siklus I diperoleh hasil dimana 25 siswa dinyatakan tuntas (78%) sedangkan 7 siswa lainnya dinyatakan tidak tuntas (22%). Dan pada siklus II diperoleh hasil dimana 29 siswa dinyatakan tuntas (90%) sedangkan 3 siswa lainnya dinyatakan tidak tuntas (10%). Improving the learning results of high pass on volleyball through learning variance among junior high school students AbstractThe study aims at identifying the learning results of high pass on volleyball among Grade VIII-1 students of Negeri 1 Aek Songsongan Junior High School Asahan Academic Year 2016/2017 by means of learning variance. The study itself is a Classroom Action Research. When the study was conducted there were two cycles and each cycle consisted of planning, action, observation and reflection. The data sources in the study were the tests to the students in the form of basic high pass technique application in volleyball. Then, the data in the study were gathered by means of assessment toward the learning results of high pass. In analysing the data, the descriptive qualitative technique was implemented with percentage. From the observation, 7 students (21.00%) passed the test while 25 students (79.00%) did not pass the test. Furthermore, in the first cycle 25 students (78.00%) passed the test while the remaining 7 students (22.00%) did not pass the test. In the second cycle, 29 students (90.00%) passed the test while the 3 remaining students (10.00%) did not pass the test.
Peningkatan hasil belajar tolak peluru melalui penerapan strategi pembelajaran resiprokal Sabaruddin Yunis Bangun; Irawan Syahputra
Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia Vol 13, No 2 (2017): November 2017
Publisher : Departement of Sports Education, Faculty of Sport Sciences Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.709 KB) | DOI: 10.21831/jpji.v13i2.21029

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan proses hasil belajar tolak peluru melalui penerapan strategi pembelajaran resiprokal pada siswa kelas XII MAN 2 Model Medan Tahun 2017. Penelitian ini dilakukan pada peserta didik kelas XII IPA1  yang menjadi subjek dengan jumlah siswa sebanyak 36 orang. Metode yang dipakai pada penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Indikator keberhasilan penelitian adalah penerapan strategi pembelajaran resiprokal sesuai dengan sintaks yang diacu. Aktivitas peserta didik memiliki tugas yang sama sesuai dengan kemampuan dan daya serap peserta didik dapat meningkatkan hasil belajarnya. Dari hasil analisis data juga dapat diketahui bahwa hasil belajar peserta didik dari tes awal dan tes hasil belajar I masih rendah. Maka perlu dilakukannya perbaikan tindakan untuk siklus II. Disiklus II guru lebih meningkatkan dan memotivasi untuk lebih aktif dalam pengulangan pada tahap pelaksanaan dan follow trough nya. Penelitian menyimpulkan: Pada siklus I dari 36 orang peserta didik terdapat 20 orang peserta didik (55,5%) yang telah mencapai ketuntasan belajar, sedangkan 16 orang peserta didik (44,5%)  belum mencapai ketuntasan dalam belajar. Dengan nilai rata-rata hasil belajar peserta didik adalah 61,1. Sedangkan pada siklus II dapat dilihat bahwa kemampuan peserta didik dalam melakukan tes hasil belajar siklus II secara klasikal sudah meningkat. Dari 36 orang peserta didik terdapat 33 orang (91,6%) yang telah mencapai ketuntasan dalam belajar, sedangkan 3 orang peserta didik (8,4%) belum mencapai ketuntasan dalam belajar. Dengan nilai rata-rata hasil belajar peserta didik adalah 71,25.
Analisis instrumen ujian formatif mata pelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan tingkat SMP Iswanto Iswanto
Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia Vol 13, No 2 (2017): November 2017
Publisher : Departement of Sports Education, Faculty of Sport Sciences Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.923 KB) | DOI: 10.21831/jpji.v13i2.20989

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cakupan dan kualitas instrumen ujian formatif mata pelajaran Penjasorkes dilihat dari aspek kognitif dan psikomotor. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Ada 2 jenis instrumen digunakan, yakni soal essay dan soal ujian praktik. Kualitas soal essay dan soal unjuk kerja dilihat dari validitas isi dengan menggunakan formula Aiken, hasil estimasi reliabilitasnya menggunakan koefesien  Alpha dan Cronbach  ICC. Hasil penelitian menunjukkan dari 12 sekolah, 9 sekolah memiliki instrumen lengkap, yakni kompetensi kognitif dan psikomotor. Selanjutnya, dapat dijelaskan sebagai berikut: (1) ada 2 sekolah tidak memiliki soal essay, karena mengutamakan praktik. (2) ada 1 sekolah tidak memiliki soal praktik, karena tidak memiliki lapangan. Karakteristik soal ujian formatif mata pelajaran Penjasorkes, yaitu: (1) soal essay 9 sekolah memiliki indeks Aiken tergolong baik, dan soal 1 sekolah memiliki indeks  Aiken tidak baik; (2) soal essay memiliki tingkat kesukaran sedang dengan reliabilitas tidak memenuhi syarat; (3) soal praktik 11 sekolah memiliki indeks Aiken tergolong baik dengan reliabilitas 9 sekolah tidak memenuhi syarat, dan reliabilitas 2 sekolah memenuhi syarat.Kata Kunci: instrumen, ujian formatif, deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Ananalysis of Formative Test Instruments for Subjects of Physical Education and Health Among Junior High School  AbstractThis study aims to determine the scope and quality test instruments for Subjects of Physical Education and Health seen formative subjects of cognitive and psychomotor aspects. This research is descriptive. There are 2 types of instruments are used, the essay and exam practice. Quality of essay questions and problems of performance seen from the content validity by the formula Aiken, reliability estimation results of coefficient Alpha and ICC. The result showed from 12 schools, 9 school has a complete instrument, namely the cognitive and psychomotor competency. Furthermore, it can be described as follows: (1) there are two schools which do not have the essay, because the two schools prioritize learning practice. (2) there is one school which has no practical matter, because the school does not have a field facility, because it does not have a field. Characteristics exam for Subjects of Physical Education and Health formative subjects, namely: (1) essay 9 school has an index of Aiken classified is good, and about 1 school has an index of Aiken is not good; (2) The essay has a moderate level of difficulty with reliability ineligible; (3) about the practices of 11 schools have relatively good index of Aiken with reliability 9 schools were not eligible, and the reliability of two schools qualify.
Pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe NHT dalam setting lesson study terhadap hasil belajar pendidikan jasmani I Komang Ngurah Wiyasa
Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia Vol 13, No 2 (2017): November 2017
Publisher : Departement of Sports Education, Faculty of Sport Sciences Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (800.66 KB) | DOI: 10.21831/jpji.v13i2.21069

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar Penjas antara mahasiswa PGSD FIP Undiksha semester IV UPP Denpasar tahun 2016/2017 yang dibelajarakan menggunakan model pembelajaran tipe NHT dalam setting lesson study dan mahasiswa yang dibelajarakan secara konvensional. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan rancanagan nonequivalent control group design. Populasi penelitian adalah mahasiswa PGSD FIP Undiksha semester IV UPP Denpasar tahun2016/2017. Sampel kelas terteliti ditentukan dengan teknik random sampling. Dalam penelitian ini sampel terteliti adalah dua kelas, satu kelas eksperimen dan satu kelas kontrol. Penentuan sampel sebagai kelas eksperimen dan kelas kontrol dilakukan dengan cara diundi. Data penelitian berupa hasil belajar penjas diperoleh dengan metode tes yakni tes baku keterampilan atletik yang dilakukan diakhir kegiatan penelitian (post test). Selanjutnya data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis uji-t. Berdasarkan hasil perhitungan dan analisis uji-t, diperoleh thitung sebesar 27,24. Harga tersebut kemudian dibandingkan dengan haraga ttabel dengan dk=45+45-2=88 dan taraf signifikan 5% diperoleh harga ttabel 2,00. Oleh karena thitung ttabel (27,242,00) maka H0 ditolak dan Ha deterima. Hal ini dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar pendidikan jasmani mahasiswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran tipe NHT dalam setting lesson study dengan mahasiswa yang dibelajarkan secara konvensional. The influance of cooperative learning model type NHT in setting lesson on physical education learning out comes  AbstractThis study aims to determine significant differences between student learning outcomes Penjas PGSD FIP Undiksha fourth semester UPP Denpasar year 2016/2017 that learned using a whole by setting the famil-lesson study and students who dibelajarakan conventionally. The research is a quasi experiment with a scheme would nonequivalent control group design. The study population was a student of fourth semester PGSD FIP Undiksha UPP Denpasar year 2014/2015. Terteliti grade samples is determined by random sampling technique. In this study sample terteliti are two classes, one class experimental and one control class. Determination of the sample as an experimental class and grade control is done by a draw. The research data in the form of physical education learning outcomes obtained with a test method which is a standard test conducted at the end of playing skills, research activities (post-test). Furthermore, the data were analyzed using t-test analysis. Based on the calculation and t-test analysis, obtained thitung 27.24. This price is then compared with haraga ttabel with df = 45 + 45-2 = 88 and a significance level of 5% was obtained ttabel price of 2.00. Therefore thitung ttable (27.24 2.00) H0 rejected and Ha deterima. This means there is a significant difference between the results of student learning that learned by using part-whole by setting lesson study with students that learned conventionally. Top
Pemahaman mahasiswa terhadap kompetensi guru pendidikan jasmani Arvan Fetura; Tri Ani Hastuti
Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia Vol 13, No 2 (2017): November 2017
Publisher : Departement of Sports Education, Faculty of Sport Sciences Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.895 KB) | DOI: 10.21831/jpji.v13i2.21027

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman mahasiswa Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) 2013 terhadap kompetensi guru ditinjau dari matakuliah Persiapan Profesi Guru Pendidikan Jasmani. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatifif dengan menggunakan metode survei. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa aktif prodi PJKR angkatan 2013 FIK UNY. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan insidental sampling mengingat mahasiswa prodi PJKR angkatan 2013 sedang menempuh tugas akhir skripsi yang sulit ditemui sehingga jumlah sampel yang diperoleh adalah 120 responden dari 226 mahasiswa. Instrumen yang digunakan untuk mengambil data menggunakan tes. Teknik analisis data penelititan menggunakan statistik deskriptif dengan persentase. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan tingkat pemahaman mahasiswa PJKR 2013 terhadap kompetensi guru ditinjau dari matakuliah Persiapan Profesi Guru Pendidikan Jasmani adalah sebanyak 11 mahasiswa (9.17%) kategori sangat baik, 22 mahasiswa (18,33%) kategori baik, 62 mahasiswa (51,67%) kategori cukup, 19 mahasiswa (15,83%) kategori kurang baik, dan 6 mahasiswa (5%) kategori sangat kurang baik. The level of understanding of pjkr students class 2013 on teacher competence in terms of ppg penjas  AbstractThis study aimed to determine the level of understanding of PJKR students 2013 on teacher competence in terms of Physical Education Teacher Profession Preparation course. This study is a descriptive quantitative research using survey method. The research population is active students of PJKR study program class 2013 of FIK of UNY. The sampling technique was incidental sampling students of PJKR study program class 2013, who were making undergraduate theses so they were difficult to meet so the total sample was 120 respondents of 226 students. The instrument to collect data was test. The research data analysis technique was descriptive statistics by percentage. Based on the research result, it’s concluded that the levels of understanding of PJKR students 2013 o teacher competence in terms of Physical Education Teacher Profession Preparation course are 11 students (9.17%) had very good understanding, 22 students (18,33%) had good understanding, 62 students (51,67%) had adequate understanding, 19 students (15,83%) had poor understanding, and 6 students (5%) had very poor understanding.

Page 1 of 1 | Total Record : 5