cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Industrial Engineering Online Journal
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
INDUSTRIAL ENGINEERING ONLINE JOURNAL adalah Karya Ilmiah S1 Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Diponegoro yang memuat tulisan ilmiah dan hasil-hasil penelitian, kajian ilmiah, analisis dan pemecahan permasalahan di Industri yang erat hubungannya dengan bidang Ilmu Teknik Industri.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Volume 3, Nomor 3, Tahun 2014" : 7 Documents clear
ANALISIS GANGGUAN SISTEM TRANSMISI LISTRIK MENGGUNAKAN METODE ROOT CAUSE ANALYSIS (RCA) Luh Nyoman Widyastuti; Hery Suliantoro; Rani Rumita
Industrial Engineering Online Journal Volume 3, Nomor 3, Tahun 2014
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.528 KB)

Abstract

Gaya hidup masyarakat saat ini sangat tergantung pada ketersediaan tenaga listrik dan PT. PLN. (PERSERO) merupakan satu-satunya penyedia energi listrik di Indonesia. Data PT. PLN (Persero) P3BS menunjukkan terjadi peningkatan kekerapan dan durasi gangguan sistem transmisi listrik milik PT. PLN (Persero) di Sumatera dengan kerugian energi yang tidak dapat disalurkan mencapai 10682.24 MWh. Penelitian ini menggunakan metode Root Causes Analysis (RCA) untuk mencari akar penyebab gangguan sistem transmisi listrik milik PT. PLN (Persero) di Sumatera. Pemahaman terhadap akar penyebab gangguan sistem transmisi listrik akan menghasilkan rekomendasi yang tepat guna mencegah gangguan serupa terulang kembali.Dari hasil fault tree analysis diperoleh dua puluh satu akar penyebab gangguan sistem transmisi, lima basic event paling dominan diantaranya adalah: arus gangguan lebih besar dari kemampuan alat menetralkan, konduktor mengalami korosi yang disebabkan debu polusi dan terpaan iklim, kompetensi pelaksana pemasangan alat kurang, kurangnya koordinasi dengan masyarakat sekitar, dan temuan inspeksi yang terlambat ditindaklanjuti. Rekomendasi korektif dari akar penyebab yang dominan tersebut diantaranya: Pertimbangkan untuk mengandakan jumlah TLA yang dipasang di titik rawan sambaran petir, penggantian konduktor aluminium berinti kawat baja (ACSR) dengan konductor Aluminium Conductor Composite Core (ACCC), pendekatan dengan warga sekitar, respon yang lebih cepat terhadap hasil temuan inspeksi lapangan, dan peningkatan kompetensi pelaksana pemasangan alat.   ABSTRACTPublic lifestyle nowdays is very dependent on the availability of electrical power and PT. PLN. (PERSERO) is the sole provider of electricity in Indonesia. Data PT. PLN (Persero) P3BS showed an increase in the frequency and duration of electrical transmission systems disorders owned by PT. PLN (Persero) in Sumatra with a loss of energy can not be served reach 10682.24 MWh.  This study uses the Root Causes Analysis (RCA) to find the root cause of the electrical transmission systems disorders owned by PT. PLN (Persero) in South Sumatra. Understanding the root causes of electricity transmission system disorders will generate appropriate recommendations to prevent recurrence of similar disorders. From the fault tree analysis results obtained twenty one root cause of the transmission system disorders, some of which are: the fault current is greater than the ability of the tool to neutralize the fault current, conductor corrosion caused by polution and climate demage, lack competency of installation crew, lack of coordination with the surrounding community, and the field inspection findings are followed late. Some of the root causes corrective recommendations include: doubling the number of transmission lightning arresters installed at critical points of a lightning strike, replacing the Aluminum conductors reinforced with steel (ACSR) with Aluminum Conductor Composite Core (ACCC),  approach to the surrounding community,  a faster response of the field findings, and improving the competence of installation crew. 
EVALUASI SISTEM PEMBELAJARAN PADA PROGRAM STUDI S1 TEKNIK INDUSTRI UNIVERSITAS DIPONEGORO DENGAN MENGGUNAKAN MODEL HEDPREF, EDUQUAL, SQM-HEI, DAN VALIDATING THE NATIONAL SURVEY OF STUDENT ENGANGEMENT (NSSE) Oky Kurniawan; Naniek Utami Handayani
Industrial Engineering Online Journal Volume 3, Nomor 3, Tahun 2014
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.811 KB)

Abstract

Analisis sistem pembelajaran dilakukan dengan menggunakan performasi sistem kualitas pelayanan yang melibatkan responden (mahasiswa) Program Studi Teknik Industri UNDIP. Pengukuran performasi ini dilakukan berdasarkan 9 dimensi penelitian dari model Hedpref, EduQual, Sqm-Hei dan Validating the National Survey of Student Engangement (NSSE). Sembilan dari dimensi ini adalah aspek non-akademis, aspek akademis, pemahaman,pengembangan kepribadian ,lingkungan faktor studi, tindakan disiplin, Active and Collaborative Learning (ACL), Enriching Educational Experiences (EEE), Student-Faculty Interaction (SFI).Variabel penelitian yang digunakan untuk penelitian ini adalah sebanyak 43 variabel. Pengukuran performasi kualitas pelayanan ini melibatkan partisipasi mahasiswa. Dalam pengukuran performasi yang telah dilakukan menyatakan variabel penelitian yang menjadi prioritas utama dalam desain perbaikan adalah  ” staf non-akademik cepat tanggap dalam menangani setiap keluhan”, “perpustakaan menyediakan buku/jurnal/literartur lainnya yang lengkap dan up to date untuk menunjang perkuliahan”,“kehadiran dosen yang tepat waktu dalam perkulihan”, dan “kesiapan mahasiswa dalam menerima materi yang diberikan dosen pengampu”.    ABSTRACTAnalysis of the learning system done with using a system performance service quality that involves respondents (students) UNDIP Industrial Engineering Program. Measurement was carried out by 9 performance research dimension of models Hedpref, EduQual, Sqm-Hey and Validating the National Survey of Student engangement (NSSE). Nine of these dimensions is the non-academic aspects, academic aspects, understanding, personality development, environmental factors studies, disciplinary actions, Active and Collaborative Learning (ACL), Enriching Educational Experiences (EEE), Student-Faculty Interaction (SFI). Research variables used for this study were many as 43 variables. Performance measurement of service quality involves student participation. In performance measurement variables that have done research stating that a top priority in the design improvement is "non-academic staff responsive in dealing with any complaints", "library provides books / journals /literartur more complete and up to date to support the lectures", "lecturer timely presence in stady", and "student readiness in receiving the material provided lecturers". 
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI LOYALITAS PELANGGAN PADA PT. MATAHARI DEPARTMENT STORE SIMPANG LIMA SEMARANG Hasanah, Uswatun; Puspitasari, Diana
Industrial Engineering Online Journal Volume 3, Nomor 3, Tahun 2014
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.921 KB)

Abstract

PT. Matahari Department Store merupakan salah satu retail terbesar di Semarang yang pusatnya berada di Simpang Lima. Dalam mengukur loyalitas pelanggan, terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi, yaitu faktor kualitas pelayanan, faktor kepuasan pelanggan serta loyalty program. Salah satu faktor loyalitas pelanggan yang pertama adalah kualitas pelayanan. Kualitas pelayanan merupakan salah satu faktor yang paling mempengaruhi kepuasan pelanggan dan kepuasan pelanggan merupakan salah satu faktor yang sangat berpengaruh bagi loyalitas pelanggan. Apabila kualitas layanan yang diberikan oleh perusahaan dapat membuat pelanggan puas maka pelanggan akan setia dan loyal terhadap PT. Matahari Department Store. PT. Matahari Department Store menerapkan kebijakan baru yaitu pelanggan kartu MCC diharuskan membayar untuk memperpanjang kartu dan bagi pelanggan yang ingin berlangganan kartu MCC juga diharuskan membayar, sehingga karena kebijakan baru itulah pelanggan pengguna kartu MCC menurun dan adanya keluhan pelanggan mengenai kebijakan baru tersebut.Penelitian ini menggunakan metode Structural Equation Modeling dengan sampel penelitian berjumlah 200 orang. Metode analisis yang digunakan adalah analisis Structural Equation Modeling serta analisis uji goodness of fit statistic. Hasil penelitian mendapatkan bahwa faktor yang paling mempengaruhi loyalitas pelanggan adalah kepuasan pelanggan dan loyalty program dengan nilai estimates sebesar 0,41. Variabel kepuasan pelanggan juga dipengaruhi oleh variabel kualitas layanan dan loyalty program, namun variabel yang paling mempengaruhi variabel kepuasan pelanggan adalah variabel kualitas layanan dengan nilai estimates sebesar 0,81.   ABSTRACTPT. Matahari Department Store is one of the largest retail center located in Semarang Simpang Lima. In measuring customer loyalty, there are several factors, namely factors of service quality, customer satisfaction and loyalty factors program. One of the first customer loyalty factor is the quality of service. Quality of service is one of the factors that most affect customer satisfaction and customer satisfaction is one of the most influential factors for customer loyalty. If the quality of services provided by the company can make customers satisfied and loyal customers are loyal to the PT. Matahari Department Store. PT. Matahari Department Store implementing a new policy that MCC card customers are required to pay to extend the card and for customers who want to subscribe to the MCC card is also required to pay, so as a new policy that decreases the MCC card user customers and any customer complaints about the new policy. This study uses Structural Equation Modeling with a sample of 200 people. The analytical method used was analysis of Structural Equation Modeling and analysis of statistical goodness of fit test. The results of the study found that the factors that most affect customer loyalty is customer satisfaction and loyalty programs with value estimates of 0.41. Variable customer satisfaction is also influenced by the variable quality of service and loyalty programs, but the variables that most affect customer satisfaction variable is the variable quality of service with value estimates of 0.81. 
ANALISIS DAN USULAN PERBAIKAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (SMK3) PADA PT. FUMIRA SEMARANG Fajar, Nur; Puspitasari, Diana
Industrial Engineering Online Journal Volume 3, Nomor 3, Tahun 2014
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.62 KB)

Abstract

PT. FUMIRA merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dibidang pengolahan baja menjadi seng, dimana salah satu produknya adalah baja lembaran lapis seng (BJLS). PT. FUMIRA Semarang melakukan produksi massal walaupun disamping itu juga menerima pesanan dari konsumen. Namun, masalah kerja yang ada di PT. FUMIRA yaitu banyak terjadinya kecelakaan kerja 46% di bagian produksi yang dapat menyebabkan cacat fisik pada bagian tubuh pekerja dan produktivitas kerja menurun. Untuk mengurangi penyebab kecelakaan kerja di bagian produksi maka dilakukan evaluasi SMK3 kurang optimal dalam idenfikasi bahaya dan menangani penyebab kecelakaan kerja. Identifikasi potensi (sumber) bahaya ini dilakukan dengan mencatat semua langkah-langkah tiap aktifitas yang terjadi pada departemen produksi di PT. FUMIRA dengan menggunakan pendekatan tahapan manajemen risiko atau  Hazard Identification, Risk Assessment, Risk Control (HIRARC) sehingga didapat total bahaya sebanyak 43 risk event. Potensi bahaya yang memiliki katagori Risk  Priority Indeks (RPI) tertinggi  ada 22 risk event, kemudian 14 risk event untuk dicari penyebab kejadian risik dengan Fault Tree Analysis. Rekomendasi sesuai dengan potensi bahaya adalah mengunakan alat pelindung diri (APD), Pengawasan pelaksanaan aktivitas pekerjaan, pelatihan dan melakukan perawatan pada mesin.. Sehingga hasil yang didapat dari penyebab kecelakaan kerja diharapkan dapat mengurangi tingkat kecelakaan kerja yang ada dari kecelakaan sebelumnya dengan melakukan metode HIRARC dan FTA.  Fumira Semarang, Inc. is a a company engaged in the processing of steel into zinc, in which one of its products is zinc-coated steel sheet. Fumira, Inc. produces in bulk, though beside that also receives orders from customers. However, work issues that occur in Fumira, Ltd. is there are a lot of work accidents by 46% in production that can cause physical defects in the body parts of the workers and decrease work productivity. To reduce the causes of the accident, it is necessary to evaluate SMK3 less than optimal in the hazard identification and addressing the causes of workplace accidents. The identification potential hazards records all the steps for each activity that occurs in the production department at Fumira, Inc. using a risk management stage approach or Hazard Identification, Risk Assessment, Risk Control (HIRARC) in order to get as many as 43 total hazard risk events. The potential of hazards that has category of Risk Priority Index (RPI) which the highest were 22 risk events, then 13 risk events to look for the causes of risk events with Fault Tree Analysis (FTA). Recommendation in accordance with the potential of hazard is the using of personal protective equipment, monitoring the implementation of work activities, training and performing maintenance on the machine. So that results of the causes of the accidents can reduce the accident rate of the previously accidents with HIRARC and FTA method.
PENATAAN ULANG PROGRAM BPJS KESEHATAN DENGAN PENGGUNAAN CHAT EKSPERIMEN DAN MEMPERHATIKAN KESEDIAAN MEMBAYAR (WILLINGNESS TO PAY) MASYARAKAT TERHADAP IURAN JAMINAN KESEHATAN Petty Primatury Anjani Pungky; Nia Budi Puspitasari
Industrial Engineering Online Journal Volume 3, Nomor 3, Tahun 2014
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.313 KB)

Abstract

Bagi Negara berkembang seperti Indonesia kesehatan penduduk merupakan salah satu hal yang perlu diperhatikan, untuk itu guna menunjang hal tersebut dibentuklah Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) yang terdiri dari BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Terhitung mulai tanggal 1 Januari 2014 program tersebut sudah mulai berjalan dan tidak sedikit masalah yang muncul. Salah satunya adalah mengenai batasan penggunaan manfaat program BPJS Kesehatan yang dinilai masih sulit dimenegerti oleh masyarakat luas dan masalah tarif iuran. Pada penelitian ini akan dibahas mengenai metode yang dapat digunakan untuk membuat suatu paket manfaat asuransi kesehatan, di mana peserta diberi kebebasan untuk memilih paket manfaat asuransi mereka sendiri tetapi dibatasi oleh besarnya tarif iuran yang bersedia mereka bayarkan, yaitu CHAT Eksperimen. Selain itu juga dibahas mengenai bagaimana menganalisis willingness to pay (WTP) masyarakat dalam membayar iuran asuransi kesehatan dan mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi WTP masyarakat dengan menggunakan multinomial logit regression.   Abstrak For developing countries such as Indonesia, People Health is one of the things should be noticed. One of the government ways that provide Indonesian people health is establish an institution called National Health Insurance Agency (BPJS). It consists of the BPJS for Health and the BPJS for Manpower. The BPJS for Health commenced on 1 January 2014 and many problem appear, such us about the limitations of the benefit of BPJS for health program and the premium rate. In this study will discuss about the method that can be used for making a package of health insurance benefits, where the participant is given the right to choose their health insurance benefits package but still restricted by the cost of the premium rate that they will pay, it’s called the chat experiment. Beside that this study will also discuss about how to analyze the people willingness to pay in paying the health insurance premium rate and knowing the factors that affect people WTP by using the multinominal logit regression.
ANALISA SISTEM MANAJEMEN LINGKUNGAN DI PT. JANATA MARINA INDAH SEMARANG BERDASARKAN ISO 14001 Agus Yulianto Subekhi; Darminto Pujotomo
Industrial Engineering Online Journal Volume 3, Nomor 3, Tahun 2014
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.86 KB)

Abstract

PT.Janata Marina Indah Semarang merupakan salah satu perusahaan swasta nasional Indonesia, dalam bidang produk dan perbaikan kapal, dimana dalam proses produksinya melalui beberapa tahap yang setiap tahapnya dapat menimbulkan dampak terhadap lingkungan. Masalah lingkungan itu sendiri mempunyai dampak penting yang terus meningkat bagi perusahaan, tergantung pada bagaimana reaksi pada perusahaan PT. Janata Marina Indah Semarang. Perkembangan perusahaan selalu seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan dan perbaikan sesuai standar-standar yang diberlakukan di pasar global yang menjadi kendala perusahaan dalam era globalisasi ini. Isu penurunan kualitas lingkungan mendorong PT. Janata Marina Indah Semarang untuk memasukan persoalan tersebut kedalam agenda perusahaan. Untuk menyelesaikan persoalan tersebut PT. Janata Marina Indah Semarang merencanakan untuk menerapkan standar-standar international guna mendukung keberlangsungan perusahaan, yang diantaranya adalah menerapkan sistem manajemen lingkungan yang dikenal dengan istilah ISO 14001.Dari hasil analisa data mengenai kebutuhan Sistem Manajemen Lingkungan yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa penerapan Sistem Manajemen Lingkungan di PT. Janata Marina Indah Semarang saat ini masih kurang memenuhi prinsip-prinsip ISO 14001. Keadaan tersebut bukan merupakan persiapan yang baik dalam hal mendapatkan sertifikasi ISO 14001. Salah satu Prinsip dalam ISO 14001 yang belum diterapkan Perusahaan yang menandakan kekurangan-siapan perusahaan dapat terlihat pada belum terdokumentasikannya dan terkomunikasikannya kebijakan dan komitmen manajemen puncak tentang Sistem Manajemen Lingkungan perusahaannya. Padahal, kebijakan dan komitmen lingkungan merupakan prinsip utama yang menjadi dasar untuk diterapkannya Sistem Manajemen Lingkungan. Oleh karena itu rancangan perbaikan dibuat sedemikian rupa sehingga dapat berfungsi untuk mendapatkan sertifikasi ISO 14001..  Abstract PT. Janata Marina Indah, Semarang is one of the Indonesian national private companies, in the fields of producy and ship repair, whre in the production process through several stages that each stage can have an impact on the environment. The environmental concerns it self have a significant impact for the company continues to increase, depending on how the company PT. Janata Marina Indah Semarang. The development company is always in lineb with improved quality of care and improvements in accordance with the standards in force in the global markets that constrain companies in the globalization. The issue of environmental degradation encourages PT Janata Marina Indah Semarang  to incorporate these issues into the agenda of the company. To resolve the issue of PT Janata Marina Indah Semarang plan to implement international standards in order to support the sustainability of the company, which include implementing an environmental management system known as ISO 14001.            From the data analysis of the needs conducted an Environmental Managemenet System,it can be concluded that the implementation of Environmental Management Systems at PT. janata Marina Indah Semarang is still not meet the principles of ISO 14001. The situation is not a good preparation in terms of obtaining ISO 14001 certification. One of the principle in ISO 14001 which hasn’t been applied to the preparation privative companies can be seen in yet policy and commitment of top management about yhe company’s Environmental Management System. In fact, environmental policies and commitment are the main principles that form the basis for the implementation of Environmental Management Systems. Therefore, the design improvement were made such that it can serve to obtain ISO 14001 certification.
ANALISIS PENGARUH DISIPLIN KERJA, MOTIVASI DAN PENGEMBANGAN KARIER TERHADAP KINERJA KARYAWAN (Studi Kasus di PT. Bank Mandiri (Persero), Tbk Cabang Daan Mogot Jakarta Sari Veronica Jantitya; Diana Puspita Sari
Industrial Engineering Online Journal Volume 3, Nomor 3, Tahun 2014
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.899 KB)

Abstract

PT. Bank Mandiri (Persero), Tbk merupakan perusahaan bergerak dibidang jasa yaitu perbankan dengan tujuan menciptakan manajemen yang kuat dan professional. Demi terwujudnya tujuan tersebut, tentunya ditunjang dengan sumber daya yang ada. Salah satunya adalah karyawan pada PT. Bank Mandiri (Persero),Tbk Cabang Daan Mogot Jakarta yang selalu dituntut untuk meningkatkan kinerja dalam pekerjaannya. Tetapi masih ada ditemukan kinerja karyawan yang tidak sesuai dengan ekspektasi sebesar 55% dan kurangnya disiplin kerja pada pegawai dilihat dari absensi yang mempunyai rata-rata diatas sebesar 20%. Disisi lain adanya motivasi dan pengembangan karier juga memberikan pengaruh yang besar terhadap kinerja karyawan. Tujuan dalam penelitian yang dilakukan ini adalah untuk mengetahui pengaruh baik secara individual maupun simultan antara disiplin kerja, motivasi dan pengembangan karier, mengetahui variabel yang berpengaruh paling dominan serta memberikan rekomendasi kepada perusahaan. Metode yang digunakan pada penelitian ini ialah uji regresi linear berganda dengan berbasis OLS (Ordinary Least Square) dengan α= 0,05 dan tingkat kepercayaan 95%. Berdasarkan hasil yang ditemukan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan baik secara individual maupun simultan antara disiplin kerja, motivasi dan pengembangan karier terhadap kinerja karyawan. Dari ketiga variabel tersebut yang paling berpengaruh ialah disiplin kerja sebesar 0,631. ABSTRACTPT. Bank Mandiri (Persero) Tbk is a company that is engaged in banking services with the aim of creating a strong and professional management. For the realization of that goal, of course, supported by the available resources. One of them is an employee of PT. Bank Mandiri (Persero),Tbk Branch Jakarta Daan Mogot is always required to improve performance on the job. But still there is found the performance of employees who are not in line with expectations at 55% and the lack of discipline of working on employee absenteeism have seen an average of over 20%. On the other hand the motivation and career development also give a great influence on employee performance. The purpose of this study was conducted to determine the effect, either individually or simultaneously between labor discipline, motivation and career development, determine which variables is the most dominant influence and provide recommendations to the company. The method used in this study is to test multiple linear regression based on OLS (Ordinary Least Square) with α = 0.05 and 95% confidence level. Based on the results found that there is a positive and significant relationship, either individually or simultaneously between labor discipline, motivation and career development on employee performance. Of these three variables is the most influential work discipline of 0.631. 

Page 1 of 1 | Total Record : 7


Filter by Year

2014 2014


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 4 (2024): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2024 Vol 13, No 3 (2024): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2024 Vol 13, No 2 (2024): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2024 Vol 13, No 1 (2024): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2024 Vol 12, No 4 (2023): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2023 Vol 12, No 3 (2023): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2023 Vol 12, No 2 (2023): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2023 Vol 12, No 1 (2023): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2023 Vol 11, No 4 (2022): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2022 Vol 11, No 3 (2022): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2022 Vol 11, No 2 (2022): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2022 Vol 11, No 1 (2022): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2022 Vol 10, No 1 (2021): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2021 Vol 9, No 4 (2020): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2020 Vol 10, No 4 (2021): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2021 Vol 10, No 3 (2021): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2021 Vol 9, No 3 (2020): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2020 Vol 9, No 2 (2020): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2020 Vol 9, No 1 (2020): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2020 Vol 8, No 4 (2019): WISUDA PERIODE OKTOBER TAHUN 2019 Vol 8, No 3 (2019): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2019 Vol 8, No 2 (2019): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2019 Vol 8, No 1 (2019): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2019 Vol 7, No 4 (2018): WISUDA PERIODE OKTOBER 2018 Vol 7, No 3 (2018): WISUDA PERIODE JULI 2018 Vol 7, No 2 (2018): WISUDA PERIODE APRIL 2018 Vol 7, No 1 (2018): WISUDA PERIODE JANUARI 2018 Vol 6, No 4 (2017): wisuda periode oktober 2017 Vol 6, No 3 (2017): wisuda periode juli 2017 Vol 6, No 2 (2017): wisuda periode april 2017 Vol 6, No 1 (2017): Wisuda Periode Januari Tahun 2017 Vol 5, No 4 (2016): Wisuda Oktober Tahun 2016 Vol 5, No 3 (2016): Wisuda Juli Tahun 2016 Vol 5, No 2 (2016): Wisuda April Tahun 2016 Vol 5, No 1 (2016): wisuda januari Tahun 2016 Vol 4, No 4 (2015): Wisuda Oktober Tahun 2015 Vol 4, No 3 (2015): Wisuda Juli Tahun 2015 Vol 4, No.2 Tahun 2015 Vol 4, No.1 Tahun 2015 volume 3,nomor 4,tahun 2014 Volume 3, Nomor 3, Tahun 2014 Volume 3, Nomor 2, Tahun 2014 Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014 Volume 2, Nomor 4, Tahun 2013 Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013 Volume 1, Nomer 4, Tahun 2012 Volume 1, Nomer 3, Tahun 2012 Volume 1, Nomer 2, Tahun 2012 Volume 1, Nomer 1, Tahun 2012 More Issue