cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Matematika
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2013): JURNAL MATEMATIKA" : 7 Documents clear
FUNGTOR KOVARIAN PADA KATEGORI Soleh Munawir; Y.D Sumanto
Jurnal Matematika Vol 2, No 1 (2013): JURNAL MATEMATIKA
Publisher : MATEMATIKA FSM, UNDIP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fungtor kovarian merupakan pemetaan dari kategori ke kategori. Akibat dari kategori yang memuat kelas dari obyek-obyek dan morfisma, fungtor kovarian akan memetakan obyek ke obyek dan morfisma ke morfisma. Di sisi lain, fungtor kovarian juga merupakan pemetaan sehingga mempunyai sifat-sifat seperti pada pemetaan yakni injektif, surjektif dan bijektif. Untuk fungtor kovarian dengan pemetaan morfisma bersifat injektif, surjektif dan bijektif secara berturut-turut disebut dengan fungtor kovarian yang faithful, full, fully faithful.
Penyelesaian Penempatan Kutub Umpan Balik Keluaran dengan Matriks Pseudo Invers Agung Wicaksono
Jurnal Matematika Vol 2, No 1 (2013): JURNAL MATEMATIKA
Publisher : MATEMATIKA FSM, UNDIP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (410.745 KB)

Abstract

Abstrak: Metode matriks pseudo invers merupakan salah satu metode untuk menyelesaikan masalah penempatan kutub umpan balik keluaran. Tujuan penyelesaian  masalah penempatan kutub tersebut adalah untuk menstabilkan sistem lup tertutup. Perilaku sistem lup tertutup terlihat dari respon impulsa sistem lup terbuka dengan umpan balik keluaran yang dihasilkan dari matriks pseudo invers.Kata kunci: Sistem LTI, penempatan kutub
ANALISIS KEPADATAN ARUS LALU LINTAS BERDASARKAN PERSAMAAN LIGHTHILL-WHITHAM-RICHARDS (LWR) (Studi Kasus di Ruas Jalan Raya Krapyak, Semarang) M.Saifudin Zuhri; kartono kartono
Jurnal Matematika Vol 2, No 1 (2013): JURNAL MATEMATIKA
Publisher : MATEMATIKA FSM, UNDIP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This final paper on mathematical modeling to analyze the traffic on the roadway Krapyak, Semarang equation using Lighthill, Whitham and Richards (LWR), which describes the movement of the traffic flow, the model can be applied to the LWR equation congestion or overcrowding situations more specifically to the junction with one or two roads in and out. The results of dynamics analysis to explain higher density the vehicle speed decreases. The main variables are used to explain the flow of vehicles on a path of motion is flow , velocity , and the density. This problem is analyzed through an implicit scheme and double sweep Cholesky method for determining the density during peak hours. Based on the results of analysis, the highest density occurring on highways Krapyak occurred at 07.00 - 08.00.
IMPLEMENTASI TEKNIK MESH MORPHING DAN SELECTION MORPHING PADA CITRA DIGITAL DENGAN DELPHI 7.0 Oki Dhian Pribadi; eko adi sarwoko
Jurnal Matematika Vol 2, No 1 (2013): JURNAL MATEMATIKA
Publisher : MATEMATIKA FSM, UNDIP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (598.057 KB)

Abstract

Dalam pembuatan sebuah film, ada banyak jenis spesial efek yang ditambahkan ke dalam sebuah film untuk menghasilkan suatu film yang berkualitas. Salah satu spesial efek yang sering digunakan adalah morphing, yaitu suatu efek dimana suatu obyek diubah perlahan-lahan menjadi obyek lain. Sebelum menggunakan komputer, efek ini dilakukan dengan cara tradisional yang sulit dan memakan waktu lama dalam pembuatannya dengan hasil yang kurang memuaskan, dengan menggunakan komputer selain waktu pembuatannya jauh lebih cepat, hasilnya pun jauh lebih bagus. Tugas Akhir ini membahas tentang pembuatan efek morphing dengan menggunakan teknik mesh morphing dan selection morphing. Aplikasi yang dibuat diharapkan dapat menambah alternatif cara dalam pembuatan efek morphing, sehingga dapat menciptakan animasi yang lebih efektif dan efisien. Hasil pengujian aplikasi ini menunjukan bahwa pada teknik mesh morphing sangat memperhitungkan site point-site point pada gambar asal dan gambar tujuan, karena akan mempengaruhi kualitas animasi yang dihasilkan. Halus tidaknya animasi bergantung pada peletakan site point. Jika hanya mempunyai 1 buah gambar, atau terlalu sulit memperoleh gambar tujuan yang sesuai, maka dapat menggunakan teknik selection morphing dalam pembuatan animasinya
ANALISIS MODEL ANTRIAN PADA PADEPOKAN SILATURAHMI SEMARANG Minarsih Minarsih; Heru Tjahjana
Jurnal Matematika Vol 2, No 1 (2013): JURNAL MATEMATIKA
Publisher : MATEMATIKA FSM, UNDIP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakProses antrian adalah suatu proses yang berhubungan dengan kedatangan seorang pelanggan pada suatu fasilitas pelayanan, kemudian menunggu dalam suatu baris (antrian) apabila semua pelayannya sibuk, dan akhirnya meninggalkan fasilitas tersebut setelah memperoleh pelayanan. Proses antrian dapat terjadi dimana saja, termasuk di Padepokan Silaturahmi Semarang. Padepokan Silaturahmi pada waktu-waktu tertentu dihadapkan pada situasi dimana pasien yang datang tidak dapat dilayani secara langsung sehingga pasien harus menunggu dan terjadi penumpukan pasien. Oleh karena itu, diperlukan penerapan teori antrian pada sistem pelayanan di Padepokan Silaturahmi. Dari hasil analisis, model antrian yang digunakan di Padepokan Silaturahmi adalah Multi Channnel Single Phase dimana sistem antrian yang terdapat pada tahap pembekaman untuk laju kedatangan berdistribusi Poisson dan laju pelayanan berdistribusi Eksponensial. Model antrian terbaik pada sistem pelayanan Padepokan Silaturahmi yaitu (M/M/2) : (GD/∞/∞) untuk hari Senin sampai dengan Minggu.Kata kunci : Proses antrian, sistem antrian, model antrian, Padepokan Silaturahmi.
HUBUNGAN BENTUK-BENTUK KHUSUS K-ALJABAR HIPER IMPLIKATIF Ratna Kusuma Ayu; Djuwandi Djuwandi
Jurnal Matematika Vol 2, No 1 (2013): JURNAL MATEMATIKA
Publisher : MATEMATIKA FSM, UNDIP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (564.468 KB)

Abstract

ABSTRAK.Setiap K-aljabar hiper dapat dipandang sebagai BCK-aljabar dimana peran operasi biner pada BCK-aljabar diambil alih oleh operasi hiper yang berlaku pada K-aljabar hiper. Operasi hiper merupakan pemetaaan dari himpunan ke keluarga himpunan sehingga operasi hiper yang berlaku pada K-aljabar merupakan generalisasi dari operasi biner yang berlaku pada BCK-aljabar. Dalam Tugas Akhir ini, akan dijelaskan Definition-Definition dan teorema-teorema dalam K-aljabar hiper, K-aljabar hiper implikatif, K-aljabar hiper implikatif kuat dan K-aljabar hiper implikatif lemah serta hubungan antara ketiganya.Kata kunci : K-aljabar hiper, K-ideal hiper, K-aljabar hiper implikatif lemah, K-aljabar hiper implikatif kuat.
PELABELAN SUPER GRACEFUL – SISI PADA GRAF KUBUS HIPER UNTUK Destian Dwi Asyani; bayu surarso
Jurnal Matematika Vol 2, No 1 (2013): JURNAL MATEMATIKA
Publisher : MATEMATIKA FSM, UNDIP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (799.864 KB)

Abstract

ABSTRAKMisalkan  merupakan suatu graf sederhana, berhingga dan tak berarah dengan  dan  . Jika  dan  bilangan asli maka  dan  didefinisikan untuk  genap maka , untuk  ganjil maka , untuk  genap maka  dan untuk  ganjil maka . Sebuah graf  adalah graf  jika terdapat pemetaan injektif sedemikian sehingga  yang didefinisikan  oleh  adalah pemetaan surjektif. Graf kubus hiper  dan graf kubus hiper  adalah bukan graf . Hubungan nilai  dan  sehingga graf kubus hiper  merupakan graf   adalah jika maka  , jika maka  dan jika maka  and  .Kata Kunci : pelabelan , graf kubus hiper.

Page 1 of 1 | Total Record : 7